Analisis Keperawatan NANDA-NIC-NOC
Analisis Keperawatan NANDA-NIC-NOC
1
2. Klien tampak gelisah
3. Klien tampak bertanya-tanya mengenai kondisi
kesehatannya
2
NANDA, NOC, dan NIC
3
Pengurangan Perdarahan
1. Identifikasi penyebab perdarahan
2. Memantau pasien secara ketat untuk perdarahan
3. Memantau jumlah dan sifat kehilangan darah
4. Pantau adanya tanda dan gejala perdarahan persisten
5. Atur ketersediaan produk darah untuk transfusi
6. Mengevaluasi respon psikologis pasien terhadap perdarahan
7. Instruksikan pasien dan keluarga tanda dan gejala serta
tindakan yang tepat
8. Instruksikan klien dan keluarga pada beratnya kehilangan
darah dan tindakan yang tepat untuk dilakukan
2. Gangguan perfusi jaringan Status sirkulasi Perawatan Sirkulasi
perifer tidak efektif b.d 1. Kaji secara komprehensif sirkukasi perifer (nadi perifer,
1. Tekanan darah sistolik dbn
penurunan konsentrasi hb 2. Tekanan darah diastolik dbn edema, kapillary refill, warna dan temperatur ekstremitas)
dalam darah 3. Kekuatan nadi dbn Evaluasi nadi perifer dan edema
4. Rata-rata tekanan darah dbn 2. Inpseksi kulit adanya luka
5. Nadi dbn 3. Kaji tingkat nyeri
6. Tekanan vena sentral dbn 4. Elevasi anggota badan 20 derajat atau lebih
7. Tidak ada bunyi hipo jantung abnormal 5. Tinggi dari jantung untuk meningkatkan venous return Ubah
8. Tidak ada angina
posisi klien minimal setiap 2 jam sekali
4
9. AGD dbn
10. Kesimbangan intake dan output 24 jam 6. Monitor status cairan masuk dan keluar
11. Perfusi jaringan perifer 7. Gunakan therapeutic bed
12. Kekuatan pulsasi perifer 8. Dorong latihan ROM selama bedrest
13. Tidak ada pelebaran vena 9. Dorong pasien latihan sesuai kemampuan
14. Tidak ada distensi vena jugularis 10. Jaga keadekuatan hidrasi untuk mencegah peningkatan
15. Tidak ada edema perifer viskositas darah kolaborasi pemberian antiplatelet atau
16. Tidak ada asites
antikoagulan monitor laboratorium Hb, Hmt
5
1. monitor intensitas kecemasan
2. menyingkirkan tanda kecemasan Peningkatan Koping
3. menurunkan stimulus lingkungan 1. Hargai pemahaman pasien tentang proses penyakit
2. Hargai dan diskusikan alternatif respon terhadap situasi
ketika cemas
3. Gunakan pendekatan yang tenang
4. merencanakan strategi koping untuk 4. Dukung keterlibatan keluarga dengan cara yang tepat
situasi penuh stres 5. Bantu pasien untuk mengidentifikasi strategi positif untuk
5. menggunakan teknik relaksasi untuk mengatasi keterbatasan dan mengelola gaya hidup dan
mengurangi cemas perubahan peran
6. tidak ada manifestasi perilaku
kecemasan
7. melaporkan kebutuhan tidur adekuat
Koping
1. Menunjukkan fleksibilitas peran
2. Keluarga menunjukkan fleksibilitas
peran anggotanya
3. Melibatkan keluarga dalam mengambil
keputusan
4. Mengekspresikan perasaan dan
kebebasan emosional
5. Menunjukkan strategi
6
7
Inisial Klien : Ny. R No. RM : 97 76 23
Hari/Tanggal : Kamis / 4 May 2017
8
11. Tawarkan snack ( jus buah, buah segar )
12. Kolaborasi dokter jika tanda cairan berlebih
muncul meburuk
13. Atur kemungkinan tranfusi
14. Persiapan untuk tranfusi
2 Gangguan perfusi jaringan Perawatan Sirkulasi S:
perifer tidak efektif b.d 1. Memonitor nadi Klien mengatakan badannya terasa dingin
2. Mengkaji tingkat nyeri Klien mengatakan nyeri pada bahagian
penurunan konsentrasi hb
3. Memonitor status cairan masuk dan perutnya
dalam darah Klien mengatakan badannya lemah
keluar
4. Memonitor hb O:
Klien tampak pucat
Nadi : 65 kali/menit
Suhu : 35,7 oC
Hb : 5,5 g/dl
A:
Masalah belum teratasi
P:
Intervensi dilanjutkan
9
keluhan klien dengan baik Klien mengatakan bahwa ia hanya ingin
3. Mampu mengidentifikasi dan cepat sembuh dan kembali ke rumah dan
mengungkapkan gejala cemas berkumpul dengan keluarganya
4. Postur tubuh, ekspresi, wajah menunjukan O:
penurunan kecemasan klien tampak cemas
5. Mengajarkan klien teknik relaksasi nafas klien tampak gelisah
dalam untuk mengurangi kecemasan klien tampak banyak bertanya tentang
penyakitnya
A:
Masalah nyeri belum teratasi
P:
Intervensi dilanjutkan
CATATAN PERKEMBANGAN
10
Hari/Tanggal : Jumat / 5 May 2017
11
2 Gangguan perfusi jaringan Perawatan Sirkulasi S:
perifer tidak efektif b.d 5. Memonitor nadi Klien mengatakan badannya terasa
6. Mengkaji tingkat nyeri dingin
penurunan konsentrasi hb
7. Memonitor status cairan masuk dan keluar Klien mengatakan nyeri pada bahagian
dalam darah perutnya
8. Memonitor hb
Klien mengatakan badannya lemah
O:
Klien tampak pucat
Nadi : 69 kali/menit
Suhu : 36,2 oC
A:
Masalah belum teratasi
P:
Intervensi dilanjutkan
3 Ansietas b.d kurang Kontrol Kecemasan S:
pengetahuan Aktifitas: Klien mengatakan bahwa ia merasa
1. Mengkaji tingkat kecemasan dan reaksi fisik cemas terhadap kondisi kesehatannya
terhadap tingkat kecemasan saat ini,
2. Memberikan informasi tentang kondisi keluhan Klien bertanya-tanya mengenai
klien dengan baik penyakit dan kondisi kesehatannya.
3. Mampu mengidentifikasi dan mengungkapkan Klien mengatakan bahwa ia hanya ingin
gejala cemas cepat sembuh dan kembali ke rumah
4. Postur tubuh, ekspresi, wajah menunjukan dan berkumpul dengan keluarganya
penurunan kecemasan O:
5. Mengajarkan klien teknik relaksasi nafas dalam klien tampak cemas
12
untuk mengurangi kecemasan klien tampak gelisah
klien tampak banyak bertanya tentang
penyakitnya
A:
Masalah nyeri belum teratasi
P:
Intervensi dilanjutkan
CATATAN PERKEMBANGAN
13
IMPLEMENTASI
1 Kekurangan volume cairan b.d Manajemen Cairan S:
perdarahan aktif Aktifitas: Klien mengeluh keluar darah dari
1. Pertahankan catatan intake dan output yang kemaluan
akurat Klien mengatakan darah yang keluar itu
2. Monitor status hidrasi (kelembaban banyak dan berbentuk bongkahan
membran mukosa, nadi adekuat, tekanan Klien mengatakan bahwa darah keluar
darah ortostatik ), jika diperlukan semenjak seminggu yang lalu
3. Monitor vital sign Klien mengatakan mengganti pembalut 3-
4. Monitor masukan makanan / cairan dan 4 kali dalam sehari
hitung intake kalori harian Kien mengatakan bahwa badan terasa
5. Kolaborasikan pemberian cairan IV lemah
6. Monitor status nutrisi O:
7. Berikan cairan IV pada suhu ruangan klien tampak lemah
8. Dorong masukan oral tampak keluar dara dari kemaluan klien
9. Berikan penggantian nesogatrik sesuai A:
output Masalah nyeri belum teratasi
10. Dorong keluarga untuk membantu klien P:
makan Intervensi dilanjutkan
11. Tawarkan snack ( jus buah, buah segar )
12. Kolaborasi dokter jika tanda cairan berlebih
muncul meburuk
13. Atur kemungkinan tranfusi
14. Persiapan untuk tranfusi
2 Gangguan perfusi jaringan Perawatan Sirkulasi S:
14
perifer tidak efektif b.d 1. Memonitor nadi Klien mengatakan badannya terasa dingin
penurunan konsentrasi hb 2. Mengkaji tingkat nyeri Klien mengatakan nyeri pada bahagian
3. Memonitor status cairan masuk dan perutnya
dalam darah
keluar Klien mengatakan badannya lemah
4. Memonitor hb O:
Klien tampak pucat
Nadi : 68 kali/menit
Suhu : 36,3 oC
A:
Masalah belum teratasi
P:
Intervensi dilanjutkan
3 Ansietas b.d kurang Kontrol Kecemasan S:
pengetahuan Aktifitas: Klien mengatakan bahwa ia merasa
1. Mengkaji tingkat kecemasan dan reaksi cemas terhadap kondisi kesehatannya saat
fisik terhadap tingkat kecemasan ini,
2. Memberikan informasi tentang kondisi Klien bertanya-tanya mengenai penyakit
keluhan klien dengan baik dan kondisi kesehatannya.
3. Mampu mengidentifikasi dan Klien mengatakan bahwa ia hanya ingin
mengungkapkan gejala cemas cepat sembuh dan kembali ke rumah dan
4. Postur tubuh, ekspresi, wajah berkumpul dengan keluarganya
menunjukan penurunan kecemasan O:
5. Mengajarkan klien teknik relaksasi nafas klien tampak cemas
dalam untuk mengurangi kecemasan klien tampak gelisah
klien tampak banyak bertanya tentang
15
penyakitnya
A:
Masalah nyeri belum teratasi
P:
Intervensi dilanjutkan
CATATAN PERKEMBANGAN
16
1. Pertahankan catatan intake dan output yang Klien mengatakan darah yang keluar itu
akurat banyak dan berbentuk bongkahan
2. Monitor status hidrasi (kelembaban Klien mengatakan bahwa darah keluar
membran mukosa, nadi adekuat, tekanan semenjak seminggu yang lalu
darah ortostatik ), jika diperlukan Klien mengatakan mengganti pembalut 3-4
3. Monitor vital sign kali dalam sehari
4. Monitor masukan makanan / cairan dan Kien mengatakan bahwa badan terasa lemah
hitung intake kalori harian O:
5. Kolaborasikan pemberian cairan IV klien tampak lemah
6. Monitor status nutrisi tampak keluar dara dari kemaluan klien
7. Berikan cairan IV pada suhu ruangan A:
8. Dorong masukan oral Masalah nyeri belum teratasi
9. Berikan penggantian nesogatrik sesuai P:
output Intervensi dilanjutkan
10. Dorong keluarga untuk membantu klien
makan
11. Tawarkan snack ( jus buah, buah segar )
12. Kolaborasi dokter jika tanda cairan berlebih
muncul meburuk
13. Atur kemungkinan tranfusi
14. Persiapan untuk tranfusi
2 Gangguan perfusi jaringan Perawatan Sirkulasi S:
perifer tidak efektif b.d 1. Memonitor nadi Klien mengatakan badannya terasa dingin
penurunan konsentrasi hb 2. Mengkaji tingkat nyeri Klien mengatakan nyeri pada bahagian
dalam darah perutnya
17
3. Memonitor status cairan masuk dan keluar Klien mengatakan badannya lemah
4. Memonitor hb O:
Klien tampak pucat
Nadi : 71 kali/menit
Suhu : 36,7 oC
Hb : 9,7
A:
Masalah belum teratasi
P:
Intervensi dilanjutkan
3 Ansietas b.d kurang Kontrol Kecemasan S:
pengetahuan Aktifitas: Klien mengatakan bahwa ia merasa cemas
1. Mengkaji tingkat kecemasan dan reaksi terhadap kondisi kesehatannya saat ini,
fisik terhadap tingkat kecemasan Klien bertanya-tanya mengenai penyakit dan
2. Memberikan informasi tentang kondisi kondisi kesehatannya.
keluhan klien dengan baik Klien mengatakan bahwa ia hanya ingin cepat
3. Mampu mengidentifikasi dan sembuh dan kembali ke rumah dan berkumpul
mengungkapkan gejala cemas dengan keluarganya
4. Postur tubuh, ekspresi, wajah O:
menunjukan penurunan kecemasan klien tampak cemas
5. Mengajarkan klien teknik relaksasi nafas klien tampak gelisah
dalam untuk mengurangi kecemasan klien tampak banyak bertanya tentang
penyakitnya
A:
Masalah belum teratasi
18
P:
Intervensi dilanjutkan
19