Anda di halaman 1dari 40

AT-5001

Hidrogeologi
Silabus
Minggu Topik Sub Topik

Pendahuluan Aturan perkuliahan, Silabus perkuliahan, Referensi,


(24 Agustus 2017) dan Penilaian
1
Sifat Fisik dan Prinsip Dasar - Hukum Darcy dan batasannya
(31 Agustus 2017) - Hydraulic head dan potential

Konduktivitas hidrolik vs. permeabilitas;


Media Hidrogeologi I
2 Heterogenitas dan anisotropi konduktivitas hidrolik;
(7 September 2017)
Porositas dan void ratio; Akifer dan akitar

Media Hidrogeologi II Kompresibilitas , tekanan efektif, danTransmissivitas


3
(14 September 2017) dan storativitas

Persamaan Aliran Airtanah


4
(28 September 2017)

Aliran Airtanah - Flow Net


5
(5 Oktober 2017) - Simulasi numerik

UTS (12 Oktober 2017)

Peresapan
6
(19 Oktober 2017)

Overpressure
9
(26 Oktober 2017)

Transportasi Massa
10
(2 November 2017)

Transportasi Panas
11
(9 November 2017)

Pengukuran Parameter Akifer


12 Permeameter, Piezometer, Uji Pompa
(16 November 2017)

Uji Pompa
13 Uji Akifer
(23 November 2017)

Peran Airtanah dalam Proses Geologi Akumulasi HC, Mineralisasi, Panas Bumi, Lumpur
14
(30 November 2017) Sidoarjo, Panas Bumi, dan Geomorfologi

UAS
Sistem Penilaian
Penilaian berdasarkan
- UTS 40%

- UAS 40%

- Lainnya (absensi, kuis, tugas, dsb) 20%


Aturan Perkuliahan
Aturan Perkuliahan
Selama Perkuliahan di Kelas:
Peserta tidak diperkenankan berbicara dengan sesama
mahasiswa ketika dosen sedang menjelaskan
Silakan potong pembicaraan dosen apabila ada yang
belum jelas tentang topik yang tengah dijelaskan
Peserta tidak diperkenankan membaca atau mempelajari
hal lain selain materi perkuliahan Hidrogeologi.
Silakan ingatkan dosen apabila waktu perkuliahan sudah
selesai (waktu perkuliahan 2 x 50 menit)
Tugas-tugas mingguan dikumpulkan pada perkuliahan
berikutnya, sebelum perkuliahan tersebut dimulai
Toleransi keterlambatan: 10 menit
Referensi
Deming, D., 2002, Introduction to Hydrogeology, McGraw-
Hill Companies, Inc., New York, America.
Domenico, P.A. dan Schwartz, F.W., 1990, Physical and
Chemical Hydrogeology, Jhon Willey & Sons Inc, Canada.
Fetter, C.W., 1988, Applied Hydrogeology, Merrill
Publishing Company, Ohio.
Freeze, R.A. dan Cherry, J.A., 1979, Groundwater,
Prentice-Hall, America.
Todd, D.K., 1959, Groundwater Hydrogeology, Jhon Willey
& Sons Inc, Canada.
Pendahuluan
Air (Siklus Hidrologi)
Media Penyusun akifer
APLIKASI
Water Resources
Amblesan Tanah
Longsor
Terowongan
Bendungan
Geothermal
Petroleum
Mineralisasi (MVT, laterit, uranium)
Proses Geologi (struktur, geokimia)
Lingkungan (pencemaran air tanah)
Water Resources
Kemarau Hujan
Amblesan Tanah

b db
Longsor

plane of failure
Terowongan
Geothermal
KULIAH #1

SIFAT FISIK
DAN PRINSIP DASAR
Sub Topik
Hukum Darcy
Hydraulic head dan potential
Darcys Apparatus
Darcy (1856)

vh Q [L3T-1]
A [L2]
v 1
Q l
v h
v [LT-1]

A vK l [L]
l h [L]
dh
v = specific discharge = debit spesifik? vK K [LT-1]
= Darcy velocity = Darcy flux dl
v
v
n
average linear velocity
v specific discharge
n porositas
Hukum Darcy dalam 3-D
kondisi anisotropis
h
vx K x
x
h
vy K y
y
h
vz K z
z
kondisi isotropis
v K grad h
K h
h h h
h i j k
x y z
h del h
Media Anisotropi

Vektor kecepatan dalam 3-D


h h h
v x K xx K xy K xz
x y z K xx K xy K xz
h h h
v y K yx K yy K yz K yx K yy K yz
x y z
h h h K zx K zy K zz
v z K zx K zy K zz
x y z

Sumbu x,y,z sejajar dengan arah utama anisotropi

h
K xx 0 0 vx K x
x
0 K yy 0 h
vy K y
y
0 0 K zz h
vz K z
z
Hukum Darcy (1856) (Empiris)
Airtanah bergerak karena adanya gradien
hidrolik (dh/dl) perbedaan h
Airtanah mengalir dari h tinggi ke h rendah

Hukum Fisika (Teori)


Airtanah, listrik, kalor: mengalir karena
perbedaan energi potensial, dari potensial
tinggi ke potensial rendah

h adalah energi potensial?


Hubbert (1940) Teori Potensi

Airtanah mengandung energi mekanis,


panas dan kimia. Airtanah bergerak
karena perbedaan kandungan energi di
tiap ruang

Kelas ini: Energi Mekanis


P Titik P:
Elevasi: z
Tekanan: p
Kecepatan: v
Densitas:
Volume dari unit massa: V = 1/

Datum:
Elevasi: z = 0
Tekanan: p = p0 (atmosfer) = 0
Kecepatan: v = 0
Densitas: 0
Energi mekanis Volume dari unit massa: V0 = 1/ 0
1. Elevasi: energi potensi gravitasi
2. Tekanan: energi tekanan fluida
3. Kecepatan: energi kinetik
w1 mgz

Matematika
(Energi potensi gravitasi) w1 mgz
1 2
(Energi kinetik)
w2 mv
2
p p
v dp
(Energi tekanan fluida) w3 m dp m
p
m p

0 0
Energi potensial (mekanis) air
merupakan penjumlahan dari ketiga
komponen energi:
untuk satu satuan massa

p
v dp
gz
2 p0
p
v dp
gz
2 p0
Kecepatan aliran sangat kecil dibandingkan
dengan dua term energi yang lainnya sehingga
dapat diabaikan

p
dp
gz
p0
p
dp
gz
p0

Fluida incompressible: bukan fungsi dari P

p p0
gz

p p0
gz

Hukum Darcy:

P = ( g ) + P0

gz
g h z po po
gh

gh

h (hydraulic head) merupakan representasi


dari energi potensial airtanah:
Airtanah mengalir dari h tinggi ke h rendah
=
dari potensial tinggi ke potensial rendah

Hukum Darcy (empiris) terbukti


Kesimpulan: Airtanah mengalir dikontrol
oleh perbedaan h (hydraulic head)

Hukum Darcy:

Peristilahan:
h = hydraulic head h=z+
z = elevation head
= pressure head
h=z+

Hydraulic head merupakan penjumlahan dua


komponen, yaitu pressure head dan
elevation head

Airtanah mengalir dikontrol oleh dua faktor,


yaitu elevasi dan tekanan. Kedua faktor
tersebut akan berebut pengaruh (dominasi),
mana yang lebih mempengaruhi
dibandingkan dengan yang lainnya.
Arah aliran airtanah: tegaklurus terhadap
garis isopotensial (kontur h)
PR
1. Di suatu daerah terdapat tiga piezometer yang diletakkan
berdampingan pada lokasi yang sama :
Piezometer a b c
Elevasi Permukaan (mdpl) 500 500 500
Kedalaman Piezometer (m) 200 150 100
Kedalaman Airtanah (m) 40 50 40

Dianggap bahwa A, B, C sama dengan titik pengukuran piezometer a,


b dan c. Hitung :
Hidraulik Head pada A, B dan C (m)
Pressure Head pada A, B dan C (m)
Elevation Head pada A, B dan C (m)
Tekanan Fluida pada B (N/m2)
Gradien hidraulik antara A B dan B C.
Dapatkah saudara mengerti kondisi hidrogeologi yang
menjadi petunjuk aliran yang diindikasikan dari data diatas?
2. Tiga piezometer terletak terpisah sejauh 1000
m pada akifer horizontal yang sama.
Piezometer A terletak di sebelah selatan dari
Piezometer B dan Piezometer C terletak di
sebelah timur dari garis AB. Elevasi
permukaan dari A, B dan C berturut-turut
adalah 105, 120 dan 145 m. Kedalaman muka
airtanah A adalah 10 m, B adalah 35 m dan C
adalah 40 m. Tentukan arah dari aliran airtanah
melalui segitiga ABC dan hitung gradien
hidraulik.