Anda di halaman 1dari 11

BAB I

GERAK LURUS 1 DIMENSI

JENIS GERAK

Translasi Perpindahan. Misal, mobil bergerak, kita berjalan.

Rotasi Perputaran. Misal, Bumi berputar, Roda berputar

Vibrasi Getaran Osilasi. Misal, Senar gitar, Gelombang air, Ayunan dsb

Mekanika: Studi tentang gerak benda, dan konsep-konsep yang terkait mengenai gaya

dan energi.

Kinematika: Ilmu yang mempelajari gerak tanpa peduli penyebab gerak.

Dinamika: Ilmu yang mempelajari gerak dan konsep-konsep fisis seperti gaya

dan massa.

Statika: Ilmu yang mempelajari perhitungan gaya-gaya yang bekerja pada dan

di dalam struktur-struktur, di mana gaya-gaya ini dalam keadaan kesetimbangan.

MODEL PARTIKEL

Model partikel: sebuah benda dianggap sebuah titik, benda yang bermassa tapi

tidak mempunyai ukuran atau ukurannya diabaikan.

Contoh bumi mengelilingi matahari, ukuran bumi diabaikan.

Mobil bergerak, biasanya menggunakan model partikel dengan menggunakan

titik pusat massa. Jadi ukuran mobil diabaikan.

1
POSISI:

Posisi: Lokasi partikel ditinjau dari titik acuan (disebut titik nol atau titik origin

koordinat).

Pengamatan Perubahan Posisi GRAFIK x vs t

Posisi t(s) x(m)


A 0 30
B 10 52
C 20 38
D 30 0
E 40 -37
F 50 -53
2
Perpindahan adalah perubahan posisi pada interval waktu tertentu.

Untuk menandakan perubahan kita menggunakan simbol (delta).

Posisi berubah dari nilai awal xi ke nilai akhir xf , maka perpindahan :

x = xf xi

Indeks: i initial (awal), f final (akhir)

JARAK TEMPUH DAN PERPINDAHAN

Perlu kita perhatikan dan bedakan istilah jarak tempuh dan perpindahan

Perpindahan adalah perubahan posisi, besaran vektor, walapun satu dimensi,


tetap ada arah (+) dan (-). Memperhatikan posisi awal dan akhir.

Jarak tempuh adalah panjang lintasan yang dilalui partikel, sebuah besaran
skalar, tidak ada arah, bernilai selalu positif, tidak memperhatikan posisi awal
dan akhir.

3
KECEPATAN RATA-RATA:

Kita ingin mengetahui seberapa cepat posisi berubah terhadap perubahan waktu.

Mendefinisikan kecepatan rata-rata: perpindahan x dibagi dengan interval


waktu t

x xf xi
X
v =
t tf ti

Interpretasi Grafik x-t


Kecepatan rata-rata = kemiringan garis dari
posisi awal ke posisi akhir

Contoh: Posisi awal t i = 1 s sebuah partikel di xi = 25 m. Posisi akhir t f = 3 s adalah


xf = 50 m. Tentukan kecepatan rata-rata partikel:

x xf xi 50 m 25 m
X
v = = = , m/s
t tf ti 3s1s

LAJU RATA-RATA:
Perhatikan bahwa Laju dan kecepatan adalah dua hal yang berbeda. Kecepatan
merupakan besaran vektor dan Laju besaran scalar.
Jarak tempuh
Laju rata rata =
Interval waktu

Contoh: Umpama jarak titik A dan B adalah 10 km. Kita berjalan dari titik A ke B dan
kemudan kembali ke titik A setelah interval waktu 1 jam.

4
A B
0 10 km

Tentukan (a) kecepatan rata sata berjalan dari A ke B dan kembali ke A:

Kecepatan rata-rata:

x xf xi 0 km 0 m
X
v = = =0
t tf ti 1j

Laju rata-rata:

d 10 km + 10 km
vx = = = 20 km/j
t 1j

KECEPATAN SESAAT (disingkat KECEPATAN)

Kita mulai dengan kecepatan rata-rata, dari posisi A ke


B. Kemudian jika kita perkecil interval waktu antara A
dan B, kita melihat garis menjadi Garis Singgung pada
kurva
Sesaat? Artinya interval waktu yang pendek. Kita
inginkan mendekati nol atau mengunakan limit:

x dx
vx = lim =
t0 t dt

Catatan: Kita mengubah simbol dengan d yang menyatakan dt adalah interval waktu
sangat kecil

laju sesaat = |kecepatan sesaat|

PERCEPATAN
Seperti definisi kecepatan rata-rata, kita mendefinisikan percepatan rata-rata adalah
perubahan kecepatan dibagi dengan interval waktu, atau
5
v
x vxf vxi
ax =
t tf ti

Percepatan sesaat:

v x d2 x
x dv
ax = lim = = 2
t0 t dt dt

Grafik v versus t

Kemiringan Garis pada kurva v-t adalah


percepatan

Kemiringan Garis pada kurva v-t


adalah percepatan

Gerak 1dimensi dengan = konstan

Percepatan rata-rata = percepatan sesaat = konstan. Jika t i = 0 dan t f = t, maka:


vxf vxi
ax = , sehingga:
t0

vxf = vxi + ax t
6
GERAK SATU DIMENSI dengan a = konstan

Percepatan rata-rata = percepatan sesaat = konstan.


Jika t i = 0 dan t f = t, maka:

vxf vxi
ax = , sehingga:
t0

vxf = vxi + ax t
Grafik v versus t: a = konstan

Grafik a versus t, a = konstan Grafik x versus t, a = konstan


Kecepatan rata-rata:

vxf + vxi
vx =
2

Definisi kecepatan rata-rata:

1 1
xf xi = v t = (vxf + vxi ) t atau xf = xi + (vxf + vxi ) t
2 2

Subsitusi vxf [vxf = vxi + ax t], diperoleh:

1 1
xf = xi + v t = xi + (vxf + vxi ) t atau xf = xi + [(vxi + ax t) + vxi ] t
2 2
1
xf = xi + vxi t + ax t 2
2
vxf vxi
Subsitusi t [t = ], diperoleh:
ax

7
1 vxf vxi
xf = xi + (vxf + vxi ) ( )
2 ax
2 2
vxf = vxi + 2ax (xf xi )

KESIMPULAN:

vxf = vxi + ax t atau vt = vO + at


1 1
xf = xi + vxi t + ax t 2 xt = xO + vO t + at 2
2 2
2
vxf 2
= vxi + 2ax (xf xi ) vt2 = vO2 + 2as

Contoh 1: Sebuah batu dilemparkan dari atas sebuah bangunan dengan kecepatan awal
20,0 m/s lurus ke atas, pada ketinggian awal 50,0 m dari atas tanah. Tentukan (a) waktu
yang diperlukan untuk batu untuk mencapai ketinggian maksimum, (b) ketinggian
maksimum dari tanah, (c) waktu yang diperlukan batu untuk kembali ke ketinggian
yang awal dan kecepatan batu saat itu, (d) waktu yang diperlukan untuk batu mencapai
tanah, dan (e) kecepatan dan posisi batu pada t = 5,00 s?
Penyelesaian:

(a) Gunakan persamaan GLBB untuk mencari t:


v = vO + at; saat ketinggian maksimum, v = 0, sehingga:
vO 20,0 m/s
v = vO + at = 0 atau t = = = , s
a 9,80 m/s 2
(b) Ketinggian maksimum :
1
y = yO + vO t + at 2 = 50m + (20 m/s)(2,04 s) + (9,80 m/s2 )(2,04 s)2 = ,
2
(c) Waktu yang diperlukan batu untuk kembali ke ketinggian yang awal dan kecepatan
batu saat itu:
t tot = 2 t = 2(2,04 s) = ,
m m
v = vO + at = 20 + (9,80 2 ) (4,08 s) = /
s s
(d) Waktu yang diperlukan untuk batu mencapai tanah:
Gunakan persamaan (b) di mana y = 50 m:
m 1 m
50 m = 0 + (20 ) t + (9,80 2 ) t 2 , diperoleh t = , s
s 2 s
(e) Kecepatan dan posisi batu saat t = 5,00 s:
m m
v = vO + at = 20 + (9,8 2 ) (5,00 s) = , m/s
s s
1 2
y = yO + vO t + at = 0 + (20 m/s)(5,00 s) + (9,80 m/s2 )(5,00 s)2 = , m
2

8
Contoh 2: Hitung perpindahan sebuah mobil dalam 5 menit jika kecepatan rata-ratanya selama
selang waktu itu adalah 80 km/jam.
Penyelesaian:
Perpindahan mobil:
80 km 1 jam
x = v
rata t, maka: x = ( ) 5 menit = , km
1 jam 60 menit

Contoh 3: Tentukan kecepatan rata-rata partikel dari x(m)


t = 0 s sampai t = 4 s pada grafik di samping.
Penyelesaian: 4

x2 x1 2 m (5 m) 2
rata =
v = = 1,75 m/s
t 2 t1 4s0s t(s)
0 1 2 3 4
-2

-4
-5

Contoh 4: Sebuah mobil bergerak dengan laju 80 km/j di kawasan sekolah. Sebuah mobil polisi
berangkat dari keadaan diam tepat setelah pengebut melewatinya dan dipercepat dengan
percepatan konstan 8 km/j.s. (a) Bilamana mobil polisi menangkap mobil pengebut itu? (b)
Berapa kecepatan mobil polisi ketika menangkap mobil pengebut?
Penyelesaian:
(a) Karena mobil bergerak dengan kecepatan konstan, maka posisi mobil (xO = 0):
x = vO t = (80 km/j)t
Posisi mobil polisi:
1 1 km 2
xpol = at 2 = (8 )t
2 2 j. s
Waktu dapat ditentukan saat x = xpol , sehingga:
1 km 2 km
(80 km/j)t = (8 ) t atau t (4t 80 km/j) = 0
2 j. s j. s
Solusi:
80 km/j
t = 0 (kondisi awal) dan t = =
km
4 j. s
Jadi mobil polisi menangkap pengebut saat t = 20 s.
(b) Kecepatan mobil polisi:
km
vpol = at = (8 )t
j. s
Saat t = 20 s, kecepatan mobil polisi:
km
vpol = at = (8 ) (20 s) = /
j. s

9
Contoh 5: Perhatikan gambar di bawah ini.
Tentukan jarak mendatar yang dicapai oleh
pemain ski tersebut (x). Tentukan pula
ketinggiannya (y).

Penyelesaian:
Jarak mendatar dan ketinggian pemain ski:
1 1
x = v0x t dan y = voy t + at 2 = gt 2
2 2
d cos
x = d cos = v0x t atau t =
v0x

1
y = gt 2 = d sin
2
Subsitusi:
1 d cos 2
d sin = g ( )
2 v0x

Panjang lintasan:
2
2vox sin 2(25 m/s)2 sin 35o
d= = = 109 m
g cos 2 (9,8 m/s 2 )(cos 35o )2

Jarak mendatar:
x = d cos = (109 m) cos 35o = , m

Ketinggian:
y = d sin = (109 m) sin 35o = , m

10
TUGAS BAB II

1. Seorang pelari berlari menempuh jarak 100 m dalam 12 detik, kemudian berbalik

dan berjoging sejauh 50 m ke arah titik awal selama 30 detik. Tentukan kelajuan

rata-rata dan kecepatan rata-rata untuk seluruh perjalanannya.

Penyelesaian:

(a) Kelajuan rata-rata:


d 100 m + 50 m 150 m
vrata = = = = 3,57 m/s
t 12 s + 30 s 42 s
(b) Kecepatan rata-rata:
xf xi 50m 0 50 m
rata =
v = = = 1,19 m/s
t 12 s + 30 s 42 s
2. Sebuah partikel bergerak sepanjang sumbu x sedemikian sehingga posisinya pada

setiap saat diberikan oleh x = 5t 2 + 1, x dalam meter dan t dalam detik. Hitunglah

kecepatan rata-ratanya dalam selang waktu 2 detik dan 3 detik. Hitunglah juga

kecepatan sesaatnya pada 2 detik.

3. Sebuah bola dilemparkan vertikal ke atas dengan kecepatan awal vO = 20 m/s dari

suatu jarak 2 meter di atas tanah. Tentukan waktu yang diperlukan bola tersebut

untuk kembali ke tanah.

4. Sebuah mobil bergerak dengan laju 80 km/j di kawasan sekolah. Sebuah mobil polisi

berangkat dari keadaan diam tepat setelah pengebut melewatinya dan dipercepat

dengan percepatan konstan 8 km/j.s. (a) Bilamana mobil polisi menangkap mobil

pengebut itu? (b) Berapa kecepatan mobil polisi ketika menangkap mobil pengebut?

11