Anda di halaman 1dari 34

TRANSMISI DAYA LISTRIK

Tatap Muka 3 :
Karakteristik Saluran Transmisi (2)
Induktansi dan kapasitansi saluran transmisi
1. Induktansi dan reaktansi rangkaian satu fasa
a. Induktansi kawat pilin
b. Perhitungan GMR dan GMD
2. Induktansi dan reaktansi induktif rangkaian tiga fasa
a. Jarak ketiga fasa sama
b. Jarak ketiga fasa tidak sama
3. Kapasitansi dan reaktansi kapasitif rangkaian tiga fasa
a. Rangkaian tiga fasa jarak sama
b. Rangkaian tiga fasa jarak tidak sama
4. Konduktor berkas
a. Reaktansi induktif saluran tiga fasa dengan konduktor berkas
b. GMR konduktor berkas
c. Kapasitansi dan reaktansi kapasitif konduktor berkas
5. Saluran ganda tiga fasa
a. Reaktansi induktif saluran ganda tiga fasa
b. Reaktansi kapasitif saluran ganda tiga fasa
Resistansi seri
Induktansi seri
Induktansi dan reaktansi induktive saluran satu fasa

Dimana :
Dm = GMD atau jarak ekivalen antar konduktor
Ds = GMR konduktor

Atau :

Sehingga reaktansi induktivenya :

atau
Induktansi dan reaktansi saluran satu fasa
Induktansi saluran transmisi satu fasa dapat dinyatakan sbb :
1 1
L 2.10 7 h ln ln d12 Henri
i r1 4
Induktansi tsb terdiri dari 2 komponen yaitu L = La + Ld
La : komponen pertama dan kedua adalah komponen kawat,
tergantung dari sifat kawat
Ld : komponen ketiga adalah komponen tergantung jarak kawat
bila : ln digantikan dengan log, ln = 2,3026 log
dan panjang kawat (h) adalah 1 km = 1000 m, serta frekuensi f = 50
Hz, dan d12 dlm meter adalah jarak antar kawat, maka :
1
L 0,4605.10 3 log 0,10857 log d12 Henri / km
r1
Reaktansi induktif : XL = 2.f.L
1
X L 0,14467 log 0,10857 log d12 Ohm / km
r1
Induktansi dan reaktansi saluran satu fasa

Perhitungan GMR dan GMD


a. Radius rata-rata geometris (GMR)
Radius rata-rata geometris (GMR) dari suatu kawat bundar adalah
radius dari suatu silinder berdinding sangat tipis mendekati nol
sehingga induktansi silinder tsb sama dengan induktansi kawat asli

b. Jarak rata-rata geometris (GMD)


Bila suatu lingkaran radius r terdapat n titik berjarak satu sama lain
sama, maka GMD antara titik2 tsb adalah

GMD r n 1 n
GMD suatu titik thd lingkaran adalah jarak titik tsb thd pusat
lingkaran
GMD dari dua lingkaran dengan jarak titik pusat d12 adalah d12
Induktansi dan reaktansi rangkaian satu fasa

b. GMR dan GMD penghantar konsentris (dipilin)


Umumnya konduktor saluan transmisi terdiri dari kawat-kawat yang
dipilin. Semua elemen kawat memiliki radius yang sama.
Jumlah elemen kawat dari suatu penghantar yang dipilin ditentukan
dalam rumus :
n 3 p2 3 p 1
Dimana p merupakan jumlah lapisan kawat , tidak termasuk inti (yang
hanya 1 kawat). Jumlah kawat tiap lapisan = 6 p
i. Penghantar konsentris dengan 1 lapis (7 kawat)

GMD 2r 5 6
Karena jarak tiap kawat berurutan adalah 2 r
GMR = 2,1767 r
Induktansi dan reaktansi rangkaian satu fasa

ii. Penghantar konsentris dengan 2 lapis (19 kawat)


GMD 2r 17 18
GMR = 3,788 r
iii. Penghantar konsentris dengan 3 lapis (37 kawat)
GMD 2r 35 36
GMR = 5,3744 r
Contoh soal
Suatu saluran transmisi 1- fasa , 50 Hz, menggunakan konduktor tembaga keras
97,5%; 107,2 mm2 (4/0 atau 211.600CM), jumlah elemen kawat 19, radius efektif
0,6706 cm. Jarak antara kedua kawat 1,5 meter.
Tentukan Reaktansi induktif per kawat per fasa dalam Ohm/km.

Jawaban : 1
X L 0,14467 log 0,10857 0,14467 log d12
r1
r1 = radius konduktor (meter) = 0,006706 meter
d12 = jarak antara kawat (meter = 1,5 meter

1
X L 0,14467 log 0,10857 0,14467 log 1,5 0,3556 Ohm / km
0,006706
Induktansi & reaktansi induktif saluran tiga fasa
Secara umum jarak antar fasa pada saluran transmisi tiga fasa D ab, Dbc
dan Dac adalah tidak sama. Untuk berbagai konfigurasi konduktor, nilai
induktansi dan kapasitansi dapat dinyatakan dengan jarak ekivalen
konduktor.

Dalam praktek, konduktor saluran transmisi tiga fasa di lakukan


transposisi seperti gambar dibawah di GI.
Sehingga induktansi rata-rata per fasa menjadi :

Atau
Dan reaktansi induktivenya menjadi :

Atau
Induktansi & reaktansi induktif saluran tiga fasa
a
a. Jarak antara fasa sama (simetris)
Induktansi per fasa sama dengan
D D induktansi rangkaian satu fasa
1
c b L 0,4605.10 3 log 0,10857 log d12 Henri / km
D r1
1
X L 0,14467 log 0,10857 log d12 Ohm / km
r1

b. Jarak antara fasa tidak sama (asimetris)


Induktansi per fasa 3 1
L 0,4605.10 log 0,10857 log GMD Henri / km
r1
1
X L 0,14467 log 0,10857 log GMD Ohm / km
r1

Dimana : GMD 3 D12 .D23 .D31


Contoh soal
Suatu saluran transmisi 3-fasa , 50 Hz, 150 kV menggunakan konduktor ACSR
282 mm2 (556.500CM), 30/7, konfigurasi horizontal datar dengan jarak antar
kawat 5,33 meter. Radius efektif kawat 1,21 cm = 0,0121 meter.
Tentukan (a). Jarak ekivalen kawat; (b). Reaktansi induktif per kawat per fasa
dalam Ohm/km.

Jawaban : (a). Jarak ekivalen kawat = GMD

GMD 3 d AB .d BC .d AC 3 5,33 x5,33 x10,66 6,715 meter

(b). Reaktansi induktif : XL = Xa + Xd


1
X L 0,14467 log 0,10857 0,14467 log GMD
r1
1
X L 0,14467 log 0,10857 0,14467 log 6,715 0,29307 0,11965 0,4127 Ohm / km
0,0121
Kapasitansi dan reaktansi kapasitif saluran satu fasa

Pada saluran satu fasa terdapat dua konduktor a dan b dengan radius r
dan berjarak D serta dengan beda potensial Vab. Bila kedua konduktor
tsb bermuatan +qa dan qb, maka capasitansi antar konduktor :

atau :

Karena : = r o
Dimana = 1 untuk udara, dan
maka

Atau
Sementara itu kapasitansi ke netral atau ground adalah dua kali
kapasitansi antar konduktor. Sehingga kapasitansi ke netral adalah :

Kapasitansi antar fasa:

Kapasitansi fasa-netral :
Dengan mengetahui kapasitansi saluran, maka reaktansi kapasitif antar
fasa netral adalah

Dan charging current dari saluran adalah :


Contoh soal
Suatu saluran transmisi 3-fasa menggunakan konduktor berkas dengan 2 sub-
konduktor per fasa. Jarak sub konduktor S = 0,4 meter dan jarak-jarak kawat
berkas sbb :
dAB = dBC = 7 meter
dAC = 14 meter
Radius sub konduktor = 1,725 cm
Tentukan reaktansi induktif dan kapasitif dari saluran tsb
r1 '
Jawaban : GMR R 2
R
Dimana : R = . S
= 0,2 m
1,725 1/ 4
r1 ' e meter
100
Jadi :
r1 ' 1, 725 .e 1 / 4
GMR R 2 0,2 2 0 , 0733 meter
R 100 x 0 , 2

GMD 3 d AB .d BC .d AC 3 7 x7 x14 8,82 meter


Kapasitansi & reaktansi kapasitif rangkaian tiga fasa

Untuk jarak fasa sama : D, maka


Kapasitansi fasa netral adalah
sama dengan saluran satu fasa

Bila jarak antar fasa tidak sama, maka Kapasitansi fasa netral
adalah

Dan charging current per fasa dari saluran adalah :


Kapasitansi & reaktansi kapasitif rangkaian tiga fasa

a. Kapasitansi saluran 3 fasa dengan jarak fasa sama


q 2 . f .h
C a Farad
1
Van ln ln d
12
r1 2,417 x10 8
C Farad / km
1
atau log log d12
r1
Reaktansi kapasitif :
1
XC j X a ' X d '
2 . f .C
1
X a ' 0,1317 log MegaOhm / km X d ' 0,1317 log d12 MegaOhm / km
r1

b. Reaktansi Kapasitif saluran 3 fasa dengan jarak antar fasa tidak sama
1 GMD
XC j X a ' X d ' 0,1317 log MegaOhm / km
2 . f .C r1
GMD 3 D12 .D23 .D31
Contoh soal
Suatu saluran transmisi 3-fasa menggunakan konduktor ACSR 456 mm2
(900.000CM), konfigurasi horizontal datar dengan jarak antar kawat 4,2672 meter
(14 feet).
Frekuensi sistem 50 Hz. Diamater kawat 2,9515 cm.
Tentukan kapasitansi dan reaktansi kapasitif dari saluran tsb

Jawaban :

GMD 3 d AB .d BC .d AC 3 4,2672 x 4,2672 x8,5344 5,3763 meter

GMD 5,3763
X C ' j 0,1317 log 0,1317 log 0,3373 MegaOhm km
r1 0,01476

1 1 6
C 0,0094 x10 Farad / km
2 . f . X C 2 .50.(0,3373 x106 )
Konduktor berkas (bundle)
Pada SUTET, bila saluran tiap fasa hanya menggunakan satu konduktor, rugi
corona dan interferensi komunikasi sudah sangat besar. Untuk itu pada tiap fasa
digunakan konduktor berkas dengan jumlah konduktor 2, 3, 4 atau lebih. Dengan
menggunakan konduktor berkas, reaktansi saluran akan lebih kecil sehingga
kapasitas hantar arus akan lebih besar.

Saluran transmisi 3 fasa yang panjang umumnya dilakukan transposisi diantara


fasanya, fluksi lingkup pada fasa A karena arus pada fasa B,
DB
AB = K iB ln lilitan-Weber
d AB
Dimana : dAB = jarak pusat konduktor berkas A ke pusat konduktor berkas B
DB = jarak pusat konduktor berkas B ke titik jauh
Dengan cara yang sama untuk fasa A karena arus fasa C

Induktansi konduktor berkas per fasa adalah :


1 1 1 1
ln ln ... ln

LA A K 1
r 4 d12 d1n
ln GMD
iA n
Konduktor berkas
Pendekatan :

Reaktansi induktif konduktor berkas per fasa :

XL = 0,14467 log GMD Ohm/km


GMR
Dimana :
GMD 3 d AB .d BC .d AC GMR n r1 '.d12 .d13 .....d1n
GMR dari konduktor berkas dimana sub konduktor mempunyai jarak yang sama
dan terletak pada suatu lingkaran dengan radius R adalah :
r1 '
GMR r1 '.S r1 '.2 R R 2 Dimana : r1 = GMR sub konduktor
R
Bila jumlah sub konduktor 2, maka n = 2
R R

S
Konduktor berkas
Bila jumlah sub konduktor 3, maka n = 3
S
R
3
R S
r1 '
GMR 3 r1 '.S 2 3 r1 '.3R 2 R 3 3
R

Bila jumlah sub konduktor 4, maka n = 4


S
R r1 '
2 GMR R 4 4
R

Bila jumlah sub konduktor n, maka bentuk umumnya adalah :

r1 '
GMR R n n.
R
Konduktor berkas
Kapasitansi dan reaktansi kapasitif untuk konduktor berkas
QA 2h
CA Farad
eA 1
ln ln d12 ln d13 ... ln d1n ln GMD
r1

Dengan pendekatan, reaktansi kapasitif :


XC = Xa(eq) + Xd Mega Ohm-km

1
X a '( eq ) j 0,1317 log
R n n r1
R

X d ' j 0,1317 log 3 d AB .d BC .d AC


Contoh soal
Jawaban :

Jadi : GMD 8,82


X L 0,14467 log 0,14467 log 0,301 Ohm / km
GMR 0,0733


1 1
X a '( eq ) j 0,1317 log 0,1317 log 0,1423 MegaOhm km
R n n r1 0,2 2
0,01725

R
0,2

X d ' j 0,1317 log 3 d AB .d BC .d AC 0,1317 log 3 7 x7 x14 0,1245 MegaOhm km

XC = Xa(eq) + Xd
= - (0,1423+0,1245)
= - 0,2668 Mega-Ohm-km
Saluran ganda tiga fasa
Reaktansi induktif untuk saluran ganda tiga fasa

d16
1=a 6=f
d12
d25
2=b 5=e
d13
d23
d36
3=c 4=d
Saluran 1 Saluran 2

GMD
Reaktansi induktif = X L 0,14467 log Ohm/km/konduktor
GMR

GMD 12 d12 .d13 .d15 .d16 .d 23 .d 24 .d 26 .d 34 .d 35 .d 45 .d 46 .d 56


GMR 6 r1 '3 .d14 .d 25 .d 36
Saluran ganda tiga fasa

Reaktansi kapasitif =

GMD
X C j 0,1317 log
GMR
Contoh soal
Suatu saluran transmisi ganda 3-fasa menggunakan konduktor dengan ukuran
sbb :
r1 = 0,00698 m
r1 = 0,008626 m
Jarak antar konduktor sbb :
d12 = d23 = d45 = d56 = 3,0785 m
d13 = d46 = 6,096 m
d14 = d36 = 8,2013 m
d15 = d24 = d26 = d35 = 6,6751 m
d25 = 6,4008 m
d16 = d34 = 5,4864 m
Tentukan reaktansi induktif dan kapasitif dari saluran tsb

Jawaban :
GMD 12 d12 .d13 .d15 .d16 .d 23 .d 24 .d 26 .d 34 .d 35 .d 45 .d 46 .d 56

GMD 12 3,07854 x6,096 2 x6,67514 x5,4864 2 4,9165 meter


GMR 6 r1 '3 .d14 .d 25 .d 36 GMR 6 0,006983 x8,20132 x6,4008 0,2296 meter
Contoh soal
Jawaban :
4,9165
X L 0,14467 log 0,1925 Ohm / km / konduktor
0,2296

Untuk perhitungan reaktansi kapasitif :


GMD nya sama, untuk GMR r1 diganti dengan r1


GMR 6 r1 .d14 .d 25 .d 36
3

GMR 6 0,0086263 x8,20132 x6,4008 0,2552 meter

4,9165
X C j 0,1317 log j 0,1692 MegaOhm km / konduktor
0,2552
Penggunaan Table Konduktor
Untuk 50 Hz Untuk 60 Hz

Dm Dm
X L 0,1010 ln / mil X L 0,1213 ln / mil
Ds Ds
1 1
X L 0,1010 ln 0,1010 ln Dm X L 0,1213 ln 0,1213 ln Dm
Ds Ds
Sehingga XL terdiri dari 2 komponen, yaitu : XL = xa + xd

xa adalah reaktansi induktif pada jarak 1 ft, tergantung pada tipe dan
ukuran konduktor (GMR)

xd adalah reaktansi induktif yang merupakan fungsi jarak antar


konduktor, apabila jarak konduktor > 1 ft maka nilai xd positif sehingga
menambah nilai xa, sedangkan bila jarak konduktor < 1 ft maka nilai xd
negatif sehingga akan mengurangi nilai xa.

Nilai xa dan xd terdapat pada tabel konduktor


Penggunaan Table Konduktor
Untuk reaktansi kapasitif Untuk reaktansi kapasitif
pada 50 Hz: Pada 60 Hz:
Dm D
X C 0,05696 log M mil X C 0,06836 log m M mil
r r
1 1
X C 0,05696 log 0,05696 log Dm X C 0,06836 log 0,06836 log Dm
r r
Sehingga XC juga terdiri dari 2 komponen, yaitu : XC = xa + xd

xa adalah reaktansi kapasitif pada jarak 1 ft, tergantung pada tipe dan
ukuran konduktor (GMR)

xd adalah reaktansi kapasitif yang merupakan fungsi jarak antar


konduktor

Nilai xa dan xd terdapat pada tabel konduktor


Contoh soal
Suatu saluran transmisi 3- fasa , 60 Hz, menggunakan konduktor tembaga
ukuran 4/0 dengan 7 kawat pilin. Jarak antar konduktor adalah 6,8 ; 5,5 dan 4 ft,
serta ukuran diamater dari sub konduktor adalah 0,1739 inc.
Tentukan Reaktansi induktif per fasa per mile : a) secara manual b) dengan tabel
konduktor
Jawaban :
a) Pertama dihitung jarak ekivalen :

Dari Tabel A.1, didapatkan Ds = 0,01579 ft untuk konduktor tersebut


Sehingga reaktansi induktif :
Contoh soal
b) Dari Tabel A.1 didapatkan Xa = 0,503 / mil, dan dan dari Tabel A.8 didapatkan
untuk Deq = 5,30086 ft, maka dengan interpolasi linier diperoleh Xd= 0,2026
/mil.
Sehingga reaktansi induktif nya adalah :
Tugas 2 (latihan soal)
1. Suatu saluran transmisi 3-fasa , 50 Hz, 230 kV menggunakan konduktor
ACSR 402,83 mm2 (795.000CM), konfigurasi horizontal datar dengan jarak
antar kawat 8,6 meter. Radius efektif kawat 2,21 cm.
Tentukan :
(a). Jarak efektif kawat (GMD);
(b). Reaktansi induktif per fasa dalam Ohm/km.
(c). Reaktansi kapasitif per fasa dalam MegaOhm/km

2. Suatu saluran transmisi 3-fasa , 50 Hz, menggunakan konduktor berkas


dengan 4 sub-konduktor per fasa. Jarak sub konduktor S = 0,4 meter dan
jarak-jarak kawat berkas sbb :
dAB = dBC = 9 meter
dAC = 18 meter
sub konduktor merupakan ACSR 282 mm2 (556.500 CM), dengan diameter
sub konduktor = 2,3546 cm dan GMR = 0,9571 cm
Tentukan :
(a). reaktansi induktif per fasa dalam Ohm/km
(b). Kapasitansi dalam Farad/km
(c). Reaktansi kapasitif dalam MegaOhm/km