Anda di halaman 1dari 7

1

ANALISA TURBIN UAP PENGGERAK GENERATOR PADA PABRIK


KELAPA SAWIT PTPN IV DOLOK SINUMBAH DENGAN KAPASITAS 30
TON TBS/JAM
Abdi Syahfutra Siregar *), Ir.Muhammad Akhir, M.T
Jurusan Teknik Mesin
Sekolah Tinggi Teknik Harapan Medan
2013
*)
E-mail : taifibcapa@yahoo.com

Abstrak

Pabrik pengolahan kelapa sawit membutuhkan mesin dan pembangkit daya, salah satu mesin
yang berada dipabrik kelapa sawit adalah turbin uap. Dimana ‘’Turbin uap tersebut dioperasikan
untuk menggerakkan generator listrik’’ dan berfungsi untuk pembangkit daya sehingga tegangannya
dapat ditransfer pada peralatan-peralatan pengolahan. Keuntungannya adalah nilai ekonomi yang
tinggi, karena uap yang dibutuhkan turbin dapat diperoleh dari ketel uap yang digunakan serat dan
cangkang dari pengolahan yang tidak produktif untuk bahan bakarnya. Turbin dapat menghasilkan
daya yang besar dan uap bekas, dari turbin ini dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan peralatan
pengolahan seperti pada alat perebusan (sterilizer), bpv (back pressure vessel) dan ketel uap (boiller).
Dari hasil data riset dapat diperoleh : 800 kW, putaran 5400 rpm sedangkan jenis turbin yang
digunakan adalah turbin Dresser Rand.

Kata kunci : Turbin uap Dresser Rand , back pressure vessel (bpv), rebusan (sterilizer), ketel
uap (boiller).

Abstract

Palm oil mills require engine and power plant, one of the machines that are in the plant oil
palm is a steam turbine. Where '' the steam turbine to drive an electric generator operated '' and serves
for power generation so that the voltage can be transferred to the processing equipment. The
advantage is that a high economic value, because the required steam turbine can be obtained from the
boiler is used in fiber and shell of the processing that is not productive for fuel. The turbine can
generate great power and steam the former, from the turbine can be used for the needs of processing
equipment such as the boiling apparatus (sterilizer), BPV (back pressure vessel) and boiler (boiller).
From the results of research data can be obtained: 800 kW, rotation 5400 rpm
while the type of turbine used is turbine Dresser Rand.
Keywords: steam turbines Dresser Rand, (back pressure vessel) BPV, decoction (sterilizer), boiler
(boiller).
1. Pendahuluan Salah satu jenisnya adalah turbin uap.
Latar belakang Dimana Turbin uap termasuk dalam kelompok
Energi merupakan unsur yang sangat penting pesawat-pesawat konversi energi potensial uap
dalam usaha meningkatkan kuantitas hidup menjadi energi mekanik pada poros turbin uap.
masyarakat. Seiring dengan meningkatkan taraf Poros turbin uap langsung atau dengan bantuan
hidup atau kuantitas dari masyarakat, kebutuhan roda gigi reduksi dihubungkan dengan
terhadap energi sangat diperlukan, sekarang ini mekanisme yang digerakkan. Turbin uap dapat
kosumsi energi sangat berhubungan langsung digunakan pada berbagai bidang industri,
dengan tingkat kuantitas kehidupan penduduk trasportasi, penerangan lampu, serta untuk
serta derajat industrilisasi suatu negara. Salah pembangkit bertenaga listrik.
satunya energi yang paling banyak digunakan Adapun turbin uap digunakan merupakan
oleh manusia dalam sehari-hari adalah energi sebagai fluida kerja, sehingga menghasilkan
listrik, sebab sumber energi sangat efektif atau bahan bakar seperti pada pabrik kelapa sawit,
efisien untuk dikoversikan menjadi bentuk bahan bakar pada turbin uap adalah untuk
energi yang lain seperti suatu pembangkit tenaga membangkitkan besarnya tenaga uap sehingga
yaitu tubin uap penggerak generator. turbin uap
2

mendistribusikan ke 3 bagian seperti melalui masa aliran uap turbin, putaran turbin,
pipa-pipa rebusan, minyakan dan pressan kondisi uap masuk dan keluar turbin.
dimana digunakan untuk proses pengolahan.
Namun sebelum dimanfaatkan untuk
proses pengolahan, terlebih dahulu berfungsi TINJAUAN PUSTAKA
untuk menghidupkan panel-panel listrik yang 2. Tinjauan Umum
digerakkan oleh generator listrik sehingga Turbin uap sebagai mesin-mesin konversi
generator listrik memutarkan turbin uap, energi yang merubah energi potensial uap
Dalam hal ini turbin uap menggerakkan menjadi energi kinetik pada nosel dan
berbagai peralatan yang berada didalam selanjutnya diubah menjadi energi mekanis
pabrik kelapa sawit dengan daya yang sangat pada sudu-sudu turbin yang dipasang pada
besar sehingga generator menghasilkan poros turbin. Energi mekanis yang dihasilkan
energi kinetik menjadi energi listrik. dalam bentuk putaran poros turbin dapat
secara langsung atau dengan bantuan roda
Tujuan Penulisan gigi reduksi yang dihubungkan dengan
mekanisme untuk digerakkan. Untuk
Perencanaan ini untuk merencanakan menghasilkan energi listrik, mekanisme yang
sebuah turbin uap penggerak generator listrik digerakkan adalah poros turbin.
untuk sebuah unit tenaga listrik pada sebuah Penggerak yang bertenaga listrik
pabrik pengolahan kelapa sawit yang seperti turbin ini mempunyai kelebihan
mempunyai kapasitas 30 ton TBS/jam. seperti :
Penulisan ini didasari pada data spesifikasi  Menghasilkan panas yang baik.
yang diperoleh dari hasil riset lapangan  Pengontrolan putaran yang sangat
seperti: efektif.
1. Untuk menganalisa sistem kerja  Dapat menyesuaikan lingkungan
turbin uap yang digunakan sekeliling yang panas.
untuk menggerakkan generator  Uap bekas untuk ketel uap dan
listrik rebusan.
2. Besaran yang dibutuhkan turbin
uap Analisis Thermodinamika
3. Untuk mengetahui jenis turbin Siklus rankine adalah siklus teoritis yang
yang digunakan. mendasari siklus kerja dari suatu pembangkit
daya uap. Siklus rankine berbeda dengan
Metodologi Penulisan siklus-siklus udara ditinjau dari fluida
kerjanya yang mengalami perubahan fase
Metodologi yang digunakan dalam selama siklus pada saat evaporasi dan
penulisan skripsi ini adalah sebagai berikut : kondensasi, oleh karena itu fluida kerja untuk
Hasil riset lapangan di pabrik kelapa sawit siklus rankine harus merupakan uap yang
PTPN IV Dolok Sinumbah, yang berupa terdiri dari dua jenis siklus yaitu:
Studi riset, studi kepustakaan, kajian dari 1. Siklus terbuka, dimana sisa uap dari
buku-buku yang terkait dengan perencanaan turbin langsung dipakai untuk keperluan
ini. Diskusi berupa tanya jawab dengan dosen proses
pembimbing yang telah ditunjukkan oleh
2. Sikus tertutup, dimana uap bekas dari
ketua jurusan Teknik Mesin, selama
turbin dimamfaatkan lagi dengan cara
penyusunan skripsi ini.
mendinginkannya pada kondensor,
kemudian dialirkan kembali ke pompa
Batasan Masalah
dan seterusnya sehinga merupakan siklus
tertutup.
Dalam perencanaan ini akan dibahas
Menurut pembentukannya ada dua jenis uap,
tentang analisa turbin uap penggerak
yaitu :
generator pada pabrik kelapa sawit dengan
1. Uap air (kabut air) yaitu uap yang
kapasitas 30 ton TBS/ jam. Pemilihan jenis
berbentuk diatas permukan air, sebagai
turbin, kecepatan turbin, dan dimensi lainnya
akibat penurunan tekan diatas permukaan
ditentukan berdasarkan besarnya daya turbin,
air sampai tekan penguapan yang sesuai
3

dengan temperatur permukaan air  Turbin silinder tiga


tersebut.  Turbin dengan silinder lebih dari
2. Uap air ( uap didih), adalah uap yang tiga ( multi silinder)
terbentuk akibat pendidihan air. Air akan Menurut Kontruksi Porosnya :
mendidih bila tekanan dan temperatur  Turbin as tunggal ( turbin multi
berada pada kondisisi didih, yaitu pada silinder) yang rotornya dipasang
tekanan dan temperatur didih. Pada pada satu poros yang sama dan
peristiwa mendidih, maka pembentukkan dihubungkanke generator tunggal.
uap terjadi pada seluruh bagian fluida,  Turbin multi aksial, turbin dengan as
kadar uap naik dari 0 s/d 1. uap yang rotor yang dipisah untuk tiap-tiap
terbentuk pada tekanan dan temperatur silinder ditempatkan sejajar satu
didih disebut uap jenuh (saturated dengan yang lain.
steam). Apabila uap jenuh dipanaskan Menurut metode pengaturan:
pada tekanan tetap, maka uap akan  Turbin dengan pengaturan
menerima panas lanjut (temperatur naik), pencekikan (throtling) dimana uap
uap yang demikian disebut uap panas segar masuk melalui satu atau lebih(
lanjut tergantung daya yang dihasilkan),
( superheated steam). katub pencekik yang dioperasikan
Analisa pembangkit tenaga dari serempak.
perencanaan turbin uap (sesuai dengan hasil  Turbin dengan pengaturan nozel(
riset yang di survey). Untuk membangkitkan pemancar ) dimana uap masuk
energi listrik pada turbin dibutuhkan melalui dua atau lebih pengatur
sejumlah uap pada kondisi tertentu. pembuka ( opening regulator) yang
Berdasarkan penetapan data berurutan.
spesifikasi analisa dapat diperoleh keadaan
 Turbin dengan pengaturan langkah (
uap sebagai berikut: by-pass governing) dimana uap di
1. Tekanan uap masuk turbin
alirkan ketingkat pertama juga
2. Tekanan uap keluar turbin
langsung dialirkan kesatu, dua atau
3. Temperatur uap masuk turbin
bahkan tiga tingkat menengah turbin
tersebut.
Klasifikasi Turbin Uap Menurut prinsip kerja uap :
Turbin uap dibagi menjadi bermacam–
 Turbin dresser rand( turbin aksi)
macam jenis menurut kontruksinya, proses
dimana energi pontensial uapdiubah
panas dalam kondisi awal dan akhir yang
menjadi energy kinetic sehingga
dipakai didalam industri.
menjadi energi listrik.
Menurut jumlah tingkat tekanan :
 Turbin reaksi aksial ,dimana
 Turbin uap tingkat tekanan tunggal
ekspansi uap antara sudu-sudu juga
atau untuk beberapa tingkat tekanan
sudu-sudu gerak pada tiap tingkat
kecepatan, pada umumnya
terjadi pada luas yang sama.
digunakan untuk menggerakkan
 Turbin reaksi radial atau tanpa sudu-
kompresor
sudu pengarah yang diam.
 Turbin dresser rand dengan satu
Menurut pemakaian uap bekas :
tingkat, dibuat untuk kapasitas
 Turbin kondensasi regulator, turbin
bertenaga kecil sampai yang lebih
uap tekanan yang lebih kecil
besar.
dimasukkan ke kondensor.
Menurut arah aliran uapnya :
 Turbin kondensasi satu atau dua
 Turbin aksial dimana uap mengalir
penarikan tingkat dari tengah
pada arah sejajar melalui sumbu
dengan tekanan tertentu untuk
turbin.
proses dan pemanasan dalam
 Turbin radial dimana uap mengalir
industri.
pada arah tegak lurus melalui arah
 Turbin tekanan belakang, uap bekas
sudu turbin.
digunakan untuk tujuan pemanasan
Menurut jumlah silinder :
dalam industri.
 Turbin silinder tunggal.
 Turbin silinder ganda
4

 Tropping adalah turbin uap bekas


untuk menggerakkan turbin
dibelakangnya.
 TurbinTekanan rendah dimana uap
bekas mesin adalah uap torak, mesin
kempa, mesin press dipakai untuk
turbin yang digunakan
membangkitkan tenaga.
Menurut besarnya tekanan uap masuk
 Turbin tekanan rendah memakai uap
pada tekanan 1,2 ÷ 2 atm
 Turbin tekanan sedang ( medium)
memakai uap pada tekanan sampai
40 atm
 Turbin tekanan sedang( medium)
memakai uap pada tekanan sampai Gambar 2.4 Turbin Dresser Rand
lebih dari 40 atm. Turbin uap dreseer rand sangat
 Turbin tekanan sangat tinggi dengan cocok untuk pompa untuk sejumlah alasan.
uap bertekanan 170 atm dan Pertama adalah kemampuannya untuk
temperature 550 ˚C atau lebih. beroperasi mempercepat jangkauan.
 Turbin tekanan super kritis pada
tekanan lebih dari 225 atm. METODE PENELITIAN
Menurut pemakaian dalam industri :
 Turbin tetap dengan putaran konstan 3. Waktu dan Tempat
sangat diutamakan untuk Penelitian yang dilakukan di Pabrik
menggerakkan altenator. Kelapa Sawit di Dolok Sinumbah, dan dari
 Turbin uap dengan putaran konstan hasil riset lapangan dalam menganalisa turbin
adalah untuk menggerakkan uap penggerak generator ini dapat dilakukan
generator listrik agar menghidupkan di ruang mesin. Dengan menggunakan
aliran listrik yang berada di panel- beberapa data–data atau buku yang di
panel listrik berikan oleh asisten juga pada operator
 Turbin uap dengan kecepatan dengan memberi defenisi sebenarnya seperti
variable adalah untuk apa kerja dari pada suatu mesin yang berada
menggerakkan turbo blower, didalam ruang mesin terutama pada turbin
sikulator udara dan pompa uap. Untuk dapat mengetahui berapa tekanan
 Turbin non stasioner ( tidak tetap) dan putaran kecepatan yang di gunakan oleh
dengan kecepatan variabel, turbin uap dresser rand. Selama proses riset
digunakan untuk mesin-mesin uap lapangan yang dilakukan di Dolok Sinumba
seperti kapal, kereta api (lokomotif). selama satu bulan dengan waktu pagi pukul
Pemilihan Jenis Turbin 07:00 s/d 18:00 wib.
Dalam merencanakan suatu turbin uap,
sangat dibutuhkan kecermatan dalam Studi Literatur
penentuan jenis turbin supaya kelangsungan Hasil survey dilakukan berupa kajian-
operasi pabrik tidak mengalami kerugian kajian buku panduan yang dilakukan
yang sangat besar. Penentuan jenis turbin ini langsung dalam ruang mesin untuk melihat
sangat penting, sebab bukan hanya dari faktor tekanan-tekanan turbin uap secara langsung
teknis tetapi juga dari faktor ekonomis. dalam tekanan berapakah yang digunakan
atau putaran turbin dalam 5400 rpm dengan
waktu 30 menit dalam sekali putaran turbin
dan akan dapat berubah sewaktu-waktu
dalam kondisi, dari hasil riset lapangan yang
langsung dipraktekkan akan diuji oleh asisten
lapangan kemudian berupa tanya jawab
supaya lebih memahami.
5

Spesifikasi Peralatan Turbin Uap : sampai mati mesin atau Triip adalah sebagai
berikut :
a. Merek : Ape Allen KKK, a. Turbin Uap = 800 kW
b. Type : CF 5 GS, b. Mesin Diesel = 400 kW
c. Made In : Germany c. Generator = 500 kW
d. No. Inventaris : 15/005.15/0001/1978 d. Hydraulick Power Pack = 4 kW
e. No. Series : 825 – 070 e. Alternator = 800 kW
f. K
f. Hydraulick Power Pack = 5,5 kW
apasitas ( kW - PK ) : 500 / 680 g. Pompa Blow Down = 15 kW
g. P Maka total daya listrik pada stasiun ini
utaran ( rpm ) adalah 2524,5 kW
: Daya diatas berasal dari turbin uap sebesar 500
5400 rpm kW sedangkan sisanya diambil dari PLN
h. Tek Uap masuk : 20 kg/cm2 dengan jumlah hasil akhir.
i. Suhu Uap masuk : 3000 c
j. Turbine Speed ( rpm ) : 1725 Perencanaan Kapasitas
k. Trip Speed ( rpm ) : 02 bar : 204 Kapasitas turbin ditentukan
kg/cm2Back Pressure Normal : berdasarkan kebutuhan daya listrik tiap 30 ton
2,9 bar : 2,29 kg/cm2 TBS perharinya yang diolah. Hasil data diatas
l. Normal : 3,4 bar : telah diuraikan dari beberapa hasil jumlah daya
3,47 kg/cm2 listrik untuk kapasitas produksi 30 Ton TBS/
m. Tahun Pemakaian : 1978 Jam sebesar 2524,5 kW
Dengan rujukan pada hasil riset lapangan
Turbin uap maka perencanaan mengikuti jumlah daya yang
dihasilkan turbin uap di PKS dimana turbin
Pada stasiun pembangkit tenaga ini terdapat yang beroperasi hanya satu unit saja dengan
beberapa mesin yang digerakkan oleh kapasitas turbin uap sebesar 800 kW. Oleh
electromotor dengan daya sebagai berikut : karena itu turbin uap memakai kapasitas
a. Turbin Uap : 800 kW dengan 800 kW, maka dengan daya yang
b. Mesin Diesel : 400 kW diperoleh pada turbin sebesar 0,9
c. Generator : 500 kW
Ns =
d. Hydraulick Power Pack : 4 kW
e. Altenator : 800 kW Ns = = 888 Kva
f. Hydraulick Power Pack: 5,5 kW
g. Pompa Blow Down : 15 kW
3. Putaran Turbin
Maka total daya listrik pada stasiun ini
Unit generator listrik :
adalah 2524,5, kW
 Jumlah Kutup, P = 2
Daya diatas berasal dari generator sebesar 500
kW sedangkan sisanya diambil dari PLN.  Frekuensi . f = 52 Hz
Maka putaran generator
Generator
Ng =
Generator yang digunakan dalam pabrik
kelapa sawit dengan daya 1000-1500 rpm, = = 5400 rpm
setelah diperkecil dari governor dapat melihat Dengan menetapkan reduksi roda gigi
berapa besar daya yang dikeluarkan untuk per transmisi sebesar I = 3,327 maka putaran poros
jamnya. Kemudian daya yang dihasilkan turbin adalah:
sewaktu-waktu mendapat daya yang kecil nt = 1 x ng
sehingga hasil dari generator sebesar 500 kW. nt = 3.327 x 5400 rpm
nt = 17965,8 rpm
PERHITUNGAN UKURAN TURBIN Data hasil riset diambil putaran turbin sebesar
5400 rpm.
4. Perhitungan Daya Turbin
Stasiun pembangkit tenaga ini adalah untuk
melihat daya listrik pada pabrik kelapa sawit
dalam seharinya bila dengan menggunakan Perhitungan Termodinamika
kapasitas dan daya secara normal per jamnya Analisa pembangkit tenaga dari
dengan putaran 5400 rpm yang akan perencanaan turbin uap (sesuai dengan hasil
dikeluarkan dalam perharinya untuk dari hidup riset yang di survey).
6

Untuk membangkitkan energi listrik


pada turbin dibutuhkan sejumlah uap pada
kondisi tertentu.
Berdasarkan penetapan data KESIMPULAN DAN SARAN
spesifikasi analisa dapat diperoleh keadaan uap
sebagai berikut: 5. Kesimpulan
 Tekanan uap masuk turbin Hasil riset lapangan yang dilakukan di
pabrik kelapa sawit berdasarkan data-data hasil
 Tekanan uap keluar turbin
penelitian awal dan akhir sehingga komponen-
 Temperatur uap masuk turbin komponen yang terdapat didalam mesin-mesin
pabrik kelapa sawit dapat diketahui sehingga
sistem kerja yang secara langsung dapat dilihat
dalam peralatan-peralatannya dan dengan awal
dari pengolahan sampai akhir pengolahan
pabrik hinga proses, dan dapat di ambil dari
hasil kesimpulan ini adalah sebagai berikut :
Dalam kehidupan sehari-hari turbin uap
telah digunakan untuk melakukan suatu
pekerjaan khususnya dibidang industri. Untuk
menggunakan turbin uap dengan baik dan
benar, maka kita harus mengetahui cara kerja
dari turbin uap tersebut, agar kesalahan yang
mungkin terjadi bisa diminimalisir. Turbin uap
dapat diklasifikaasikan menjadi berbagai
macam yaitu menurut prinsip kerjanya,
menurut penurunan tekanan dalam turbin dan
menurut penurunan tekanan uap. Turbin uap
harus digunakan sesuai dengan kegunaan turbin
tersebut, dan tidak untuk digunakan yang tidak
sesuai penggunaannya. Turbin uap merupakan
buatan manusia, jadi alat tersebut ada kelebihan
dan kekurangannya dalam pengoperasian.
Sedangkan komponen-komponen yang di
lakukan riset lapangan yaitu:
1. Generator
2. Turbin uap

Proses yang dilakukan :


Gambar 3.2 T-S. Diagram Siklus 1. Generator : 1000-1200 kWdan1500 rpm
setelah diperkecil dan governor
Pembangkit Tenaga Uap 2. Turbin uap : Dengan putaran 5400 rpm yang
1-2 : Proses pada pompa diperlukan, Tekanan uap masuk 20 kg/cm2, uap
2-3 : Proses pada ketel uap keluar 22 kg dan suhu uap masuk 300° dengan
3-4-5 : Proses pada turbin ideal jenis turbin dresser rand
3-6 : Prose pada turbin aktual
6-5-1 : proses pada kondensor Saran
Untuk lebih menyempurnakan proses hasil
riset lapangan, adapun saran penulis sebagai
berikut:
1. Melakukan pemeriksaan lapangan
terhadap hasil pengolahan yang telah
dilakukan di pabrik kelapa sawit secara
rutin.
2. Proses pengolahan kelapa sawit cenderung
lebih diperhatikan dan dirawat agar
mampu pegoperasian yang baik.
3. Untuk mengoperasikan sarana dipabrik
kelapa sawit riset lapangan harus lebih
7

diterapkan dengan mengontrol peralatan


agar mesin-mesin terjaga.

DAFTAR PUSTAKA

[1]. Sunyoto, Karnowo, Bondan Respati, S.M.,


2008, teknik mesin industri jilid II.

[2]. Pedoman Efisiensi Energi untuk Industri di


Asia.

[3]. PT.Geoteknik Indonesia, bahan pelatihan


operator ketel uap.

[4]. Muin A Syamsir (1998), pesawat-pesawat


konversi energi (ketel uap) edisi pertama,
jakarta;rajawali.

[5]. Michael Elonka Stephen, Lawrance Kohan


Anthony (1969), standart heating and Power
Boiller Plant Question and Answer, Mcgrow-
Hill Book Company.

[6]. Shlyakhin.P (1990), turbin uap,


jakarta;erlangga.

[7]. W.Clup Archie Jr (1991), prinsip-prinsip


konversi energi,jakarta;erlangga.

[8]. Reynolds C.William, perkins c. henry


dialih bahasakan harahap filino (1987)
thermodinamika teknik edisi kedua,
jakarta;erlangga.

[9]. El-Wakil.MM (1992), instalasi pembangkit


daya jilid 1, jakarta;erlangga.

[10].Djokosetyardja. M.J (1989) , ketel uap


cetakan kedua, jakarta;pradnya paramita.

[11]. Shlyakhin, P, Turbin Uap (Steam


Turbines) Teori dan Rancangan, Penerbit
Erlangga, Jakarta, 1990.