PERANCANGAN MODEL KOMPETENSI
Organisasi memiliki fungsi vital dalam menyelaraskan interaksi perangkat
(sistem) dengan keterlibatan orang didalamnya. Peran SDM didalamnya
menjadi modal penggerak yang dinamis dalam mencapai tujuan. Dinamika
perubahan jaman yang terus mengalami kemajuan akan berpengaruh terhadap
perkembangan organisasi. Optimalisasi organisasi dipengaruhi oleh peran
manajemen SDM dalam pencapaian efektifitas dan pencapaian kinerja.
Kompetensi menjadi unsur penting dalam konsep pengembangan
SDM. Kompetensi berkaitan dengan pengetahuan, keterampilan, serta
perilaku apa yang perlu dimiliki oleh karyawan di masing-masing
jabatannya. Idealnya pada masing-masing level jabatan didalam
organisasi harus memiliki standar kompetensi. Hal tersebut tentu akan
membantu peran fungsi dari pengembangan SDM yang terarah dalam
peningkatan performa organisasi.
Sistem Manajemen SDM berbasis kompetensi mengintegrasikan pilar-pilar
kunci dalam proses manajemen SDM, mulai dari proses seleksi, pelatihan
dan pengembangan, manajemen kinerja, pengembangan karir, sistem promosi,
suksesi jabatan dan sistem kompensasi. Dengan demikian, maka sistem
kompetensi menjadi hal penting yang memiliki nilai aplikatif dalam
pengembangan organisasi.
A. TUJUAN PERANCANGAN MODEL KOMPETENSI
1. Melakukan perancangan sistem kompetensi jabatan berupa model,
matrik, standar dan kamus kompetensi sesuai dengan kebutuhan
organisasi.
2. Melakukan perancangan aplikatif dalam penselarasan sistem
manajemen SDM yang berbasis kompetensi untuk pengembangan SDM.
3. Melakukan perancangan sistem kompetensi yang dapat diaplikasikan
langsung didalam perusahaan mitra sesuai dengan kebutuhan dan
kondisi perusahaan.
4. Mendapatkan sistem kompetensi jabatan yang komprehensif sesuai
dengan kebutuhan kinerja organisasi, kelompok, maupun individual.
B. MANFAAT PERANCANGAN MODEL KOMPETENSI
1. Organisasi memiliki manual uraian deskripsi pekerjaan secara
lengkap memuat fungsional jabatan, tugas pokok, tugas
tambahan, wewenang, hubungan kerja, kualifikasi umum dan standar
kompetensi jabatan didalamnya.
2. Organisasi memiliki rancangan sistem kompetensi jabatan sebagai
dasar didalam standar kualifikasi seleksi SDM.
3. Organisasi memiliki rancangan matrik kompetensi jabatan sebagai
dasar di dalam pengembangan SDM, baik jenjang karir maupun
kebutuhan pelatihan.
4. Organisasi memiliki rancangan sistem kompetensi jabatan sebagai
dasar didalam menselaraskan sistem rewarding dan remunerasi.
5. Obyektivitas core value kompetensi masing-masing jabatan menjadi
lebih sistematis dan terstruktur sebagai standar jabatan.
METODE & TEKNIS PELAKSANAAN
1. Observasi, level organisasi – kelompok – individu.
2. Analisis dokumen job description
3. Wawancara jabatan
4. Analisis kuantitatif
5. Kuesioner/skala
OUTPUT/HASIL YANG DIPEROLEH
1. Model kompetensi perusahaan/organisasi, yang terdiri dari
kompetensi utama dan kompetensi jabatan
2. Matrik kompetensi
3. Standar ukuran kompetensi
4. Kamus kompetensi yang terdiri dari definisi praktis
5. Program sosialisasi hasil perancangan kompetensi kepada manajemen
Jadwal Pelaksanaan : 29 – 30 September 2017
Tempat : HOTEL XYZ
Pemateri :
1. Prof. Dr. Fendy Suhariadi, M.T.
2. Dimas Aryo Wicaksono, M.Sc.
3. Horison Purba, M.Sc.