Anda di halaman 1dari 30

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Pada pelaksanaan kerja praktek ini penulis memilih untuk melaksanakan di


perusahaan PT. Mulia Graha Estetika yang bergerak di bidang perencanaan dan
konstruksi. Kali ini penulis bergabung pada proyek Rumah Sakit Harapan Mulia yang
berlokasi di Jalan Raya Cibarusah No. 5, Kebon Kopi, Cibarusah Jaya, Jawa Barat pada
bagian perencanaan.

1.2 Maksud dan Tujuan

Adapun maksud dan tujuan dari dilaksanakannya kerja praktek ini adalah:

a. Memperkenalkan mahasiswa pada dunia kerja;


b. Menumbuhkan dan meningkatkan sikap profesional yang diperlukan untuk
memasuki dunia kerja;
c. Meningkatkan daya kreasi dan produktifitas terhadap mahasiswa sebagai
persiapan dalam menghadapi atau memasuki dunia kerja yang sesungguhnya;
d. Meluaskan wawasan dan pandangan mahasiswa terhadap jenis-jenis pekerjaan
pada tempat dimana mahasiswa melaksanakan kerja praktek.

1.3 Ruang Lingkup Pembahasan

Ruang lingkup pembahasan pada laporan kerja praktek ini adalah penulis melakukan
kegiatan kerja praktek pada proyek pembangunan Rumah Sakit Harapan Mulia. Kegiatan
yang penulis lakukan selama kerja praktek berlangsung adalah survey lapangan,
memperoleh data dari pembimbing kerja praktek di perusahaan PT. Mulia Graha Estetika,
membuat desain fasad dan alternatif desainnya, dan membuat desain 3D.

Laporan Kerja Praktek Proyek Pembangunan Rumah Sakit Harapan Mulia | 1


1.4 Lokasi Pelaksanaan Kerja Praktek

Kerja praktek dilaksanakan di PT. Mulia Graha Estetika yang berlokasi di Kel.
Jatimulya, Kec. Cilodong, Grand Depok City, Sektor Melati, Blok C3 No. 4, Tirtajaya,
Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat 16413.

1.5 Sistematika Penulisan

Sistematika pada penulisan laporan kerja praktek ini penulis deskripsikan


berdasarkan bagian-bagian, sebagai berikut:

BAB I PENDAHULUAN

Menjelaskan tentang latar belakang, maksud dan tujuan, ruang lingkup pembahasan,
lokasi pelaksanaan kerja praktek, dan sistematika penulisan pada kegiatan kerja praktek.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Meninjau mengenai bidang konsultan perencana tentang hak, kewajiban, tugas, dan
wewenang, serta membahas mengenai data yang berkaitan dengan kegiatan kerja praktek.

BAB III TINJAUAN UMUM

Tinjauan umum dibagi menjadi dua, yaitu tinjauan umum makro dan mikro. Pada tinjauan
umum makro membahas tentang profil perusahaan yang penulis tempati sebagai tempat
pelaksanaan kerja praktek. Sedangkan pada tinjauan umum mikro membahas secara garis
besar proyek yang penulis dapatkan saat pelaksanaan kerja praktek.

BAB IV LAPORAN KERJA PRAKTEK

Membahas secara teknis keseluruhan kegiatan yang penulis lakukan selama sebulan
dimulai dari awal hingga akhir kerja praktek di PT. Mulia Graha Estetika.

BAB V KESIMPULAN

Merupakan kesimpulan dari keseluruhan tentang pelaksanaan kegiatan kerja praktek pada
proyek Rumah Sakit Harapan Mulia.

Laporan Kerja Praktek Proyek Pembangunan Rumah Sakit Harapan Mulia | 2


BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Konsultan Perencana dan Konstruksi


2.1.1 Pengertian Konsultan Perencana

Konsultan Perencana adalah pihak yang ditunjuk oleh pemberi tugas untuk
melaksanakan pekerjaan perencanaan. Perencana dapat berupa perorang atau badan
usaha baik swasta maupun pemerintah. Konsultan Perencana bertugas merencanakan
struktur, mekanikal elektrikal, arsitektur, landscape, rencana anggaran biaya (RAB),
serta dokumen-dokumen pelengkap lainnya.

2.1.2 Hak, Kewajiban, Tugas, dan Wewenang Konsultan Perencana

Menurut IAI (Ikatan Arsitek Indonesia) dan keputusan Dirjen Cipta Karya 1991
mengenai hubungan kerja antara arsitek dan pemberi tugas, perencana mempunyai
beberapa hak antara lain:

1. Perencana berhak menerima imbalan jasa sesuai peraturan


2. Perencana berhak menolak segala bentuk penilaian estetis dan hasil rancangan
baik yang dilakukan oleh pengawas maupun pemberi tugas
3. Perncana berhak mengembalikan tugas yang diberikan dengan alasan-alasan
sebagai berikut:
a. Pertimbangan individu
b. Adanya kekuasaan di luar kedua belah pihak
c. Akibat kelalaian pemberi tugas

Kewajiban perencana menurut aturan dari IAI adalah:

1. Arsitek berkewajiban menanggung yang diderita oleh pemberi tugas sebagai


akibat langsung dari kesalahan yang dibuat, yang dapat dihindari dengan keahlian
serta tata cara pelaksanaan yang lazim.
2. Arsitek berkewajiban untuk menanggung semua akibat segala pekerjaan apabila
kesalahan tersebut dilakukan oleh arsitek secara sengaja.

Laporan Kerja Praktek Proyek Pembangunan Rumah Sakit Harapan Mulia | 3


Adapun tugas konsultan perencana berdasarkan acuan dari pedoman kerja antara
arsitek dengan pemberi tugas, dalam SK Dirjen Cipta Karya No. 5/KPTS/CK 1984
dijelaskan bahwa tugas perencana mencakup beberapa lingkup pekerjaan, antara lain:

1. Lingkup Pekerjaan Pokok


a. Pembuatan sketsa gagasan rancangan pelaksanaan detail lengkap
b. Pembuatan uraian dan syarat pekerjaan yang mencakup uraian umum dan
syarat administratif serta teknis
c. Penyusunan rancangan anggaran biaya
d. Turut mengawasi dan menyeleksi proses pelelangan
2. Lingkup Pekerjaan
Lingkup pekerjaan pelengkap adalah pekerjaan yang mungkin dilakukan
dalam keadaan tertentu untuk mendukung perencanaan, yaitu:
a. Pembuatan maket dan gambar perspektif
a. Penyelidikan tanah
b. Penelitian dan pemetaan tapak
c. Pencarian dan pengadaan data
3. Lingkup Kerja Khusus
Merupakan pekerjaan yang memerlukan keahlian khusus di luar bidang
arsitektural. Seperti perhitungan konstruksi beton bertulang, konstruksi baja,
instalasi listrik, dan pekerjaan lainnya.

Adapun wewenang konsultan perencanaan adalah:

1. Mengubah rancangan bangunan


Perencanaan secara tertulis mempunyai wewenang untuk memerintahkan
pemborong memulai pengawasan terpadu dan mengadakan perubahan.
2. Melakukan pekerjaan tambahan
Perencana juga mempunyai wewenang untuk segera memerintahkan
pemborong memulai pengawasan terpadu agar melakukan persetujuan terlebih
dahulu dari pemberi tugas asal sesuai dengan jumlah biaya dalam pos pekerjaan
tak terduga. Pekerjaan tersebut adalah pekerjaan yang tidak tercantum dalam
uraian syarat-syarat serta tidak secara tegas disimpulkan dalam gambar-gambar
arsitektural.

Laporan Kerja Praktek Proyek Pembangunan Rumah Sakit Harapan Mulia | 4


3. Menilai pembayaran angsuran kontraktor
Perencana berwenang menilai berdasarkan prestasi pekerjaan pada hari
pemeriksaan sehingga pemborong berhak atau tidak untuk menerima seluruh atau
sebagian pembayaran.

2.2 Pihak-Pihak yang Terlibat di dalam Proyek

Suatu proyek merupakan suatu lingkup pekerjaan dan organisasi yang sangat
kompleks susunannya terdapat bagian yang masing-masing merupakan ahli dalam
bidangnya. Pembagian semacam ini adalah bertujuan untuk menciptakan suatu
mekanisme kerja yang teratur dan rapi sehingga pelaksanaan proyek tersebut dapat
berlangsung dengan lancar. Adapun pihak yang terlibat dalam pekerjaan ini adalah
sebagai berikut:

1. Pemberi tugas

Adalah seseorang atau badan hukum, baik itu swasta maupun pemerintah yang
mempunyai gagasan untuk membuat suatu bangunan serta menyampaikan keinginannya
pada seorang ahli bangunan untuk merencanakan apa yang dikehendaki serta besarnya
biaya yang diperlukan dalam proyek tersebut.

2. Konsultan perencana

Adalah seseorang atau badan hukum sebagai pihak yang menirima tugas dari pemilik
proyek untuk merencanakan dan memberikan penjelasan yang tertuang dalam bentuk
gambar rencana dalam batas yang telah ditentukan baik itu secara teknis maupun
administratif. Adapun pihak yang bergabung dalam konsultan perencana ini meliputi
bidang keahlian khusus, seperti:

a. Arsitektural
b. Struktur dan konstruksi
c. Mekanikal dan elektrikal

Laporan Kerja Praktek Proyek Pembangunan Rumah Sakit Harapan Mulia | 5


2.3 Tahap Perencanaan

Tahapan secara umum konsultan perencana adalah sebagai berikut:

1. Programming (Pemograman)
a. Pengumpulan dan mengaturan informasi yang diperlukan untuk rancangan
bangunan
b. Menetapkan hal-hal yang menjadi perhatian klien dan apa yang sesungguhnya
diperlukan klien
2. Planning (Perencanaan)
Menyatakan masalah umum klien menjadi sejumlah masalah “standar” yang lebih
kecil, yang diketahui pemecahannya atau yang mudah dipecahkan.
3. Design (Perancangan)
a. Menggunakan informasi dari kedua tahapan sebelumnya sebagai tuntutan dalam
mengembangkan suatu gagasan keseluruhan, dan suatu usul bagi bentuk dan
konstruksi bangunan
b. Penyusunan rancangan terperinci dan membuat gambar-gambar serta persyaratan-
persyaratan yang dipakai unutk konstruksi

Laporan Kerja Praktek Proyek Pembangunan Rumah Sakit Harapan Mulia | 6


BAB III

TINJAUAN UMUM

3.1 Tinjauan Umum Makro


3.1.1 PT. Mulia Graha Estetika

Logo Perusahaan :

Alamat : Kel. Jatimulya, Kec. Cilodong, Grand Depok City, Sektor Melati,
Blok C3 No. 4, Tirtajaya, Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat
16413

Telp/Fax : (021)87906929

Mobile : 0818-166538, 0812-80616638

E-mail : moeliagraha@yahoo.com

3.1.2 Visi dan Misi Perusahaan


▪ Visi:
Menjadi sebuah perusahaan yang unggul dan tangguh dengan mengedepankan
profesionalisme kerja.
▪ Misi:
Membangun hubungan kemitraan jangka panjang dengan partner bisnis kami
berlandaskan saling percaya dan menguntungkan.
Menciptakan suasana kerja yang kondusif untuk lebih menumbuhkan Team
Work yang lebih solid.

Laporan Kerja Praktek Proyek Pembangunan Rumah Sakit Harapan Mulia | 7


3.1.3 Sejarah Perusahaan

PT. Mulia Graha Estetika adalah perusahaan yang berdiri sebagai perusahaan
penyedia jasa Perencana dan Konstruksi di seluruh Indonesia. Yang ditunjang dengan
tenaga kerja yang terampil di bidangnya dan pengalaman di proyek-proyek Rumah
Tinggal, Ruko & Rukan, Jembatan, Sarana Pendidikan, Office dan Rumah Sakit. PT.
Mulia Graha Estetika didirikan pada tanggal 23 November 2004 di Depok Jawa Barat
berdasarkan Data Isian Akta Notaris Rudy Fitriyadi, SH.

3.1.4 Struktur Managemen Perusahaan


Struktur managemen dari perusahaan ini, yaitu:

Direktur : Ir. Masyuri Kurniawan, IAI


Komisaris : Dra. Hamidah
Manager Oprasional : Priyanto Sulistiono
Perencana : - Aditya Anggono
- Riki Aljhaparian
- Freddy Sumanto
- Eko Arief Wicaksono
- Riki Mubarok
- Imam Depi Rachmatullah
Estimasi : Nurfajar Suryawan

Logistik : Tri Wahyono

Site Manager : - Maryono

- Irwan NA
- Ahmad Junaedi
- Suhendra
- Ari Sutanto
- Nuki Pudyastoro
- Ari Bowo

Laporan Kerja Praktek Proyek Pembangunan Rumah Sakit Harapan Mulia | 8


3.1.5 Struktur Organisasi Perusahaan
Terdapat pembagian tugas dan wewenang pada perusahaan ini, yang dibentuk
menjadi Struktur Organisasi. Berikut adalah Struktur Organisasi Perusahaan PT.
Mulia Graha Estetika:

Gambar 1. Struktur Organisasi Perusahaan

3.1.6 Daftar Proyek Perusahaan


PT. Mulia Graha Estetika yang bergerak di bidang jasa perencana arsitektur dan
interior, serta jasa sipil dan konstruksi ini telah melaksanakan beberapa proyek-
proyek di Indonesia, yaitu:
Tabel 1. Daftar Proyek Perusahaan
No. Nama Proyek Lokasi Mulai Bulan Tahun
1. RS. Madina Padang In Progress 2012
2. Jembatan Madina Padang In Progress 2014
RS. Madina (Bangun
3. Padang In Progress 2014
Sebrang)
4. RS. Mitra Hospital Jambi In Progress 2014
5. Lab. Cyto & Kso RSUD Za Banda Aceh November 2014
6. Lab. Utdrs RS Moh. Hoesin Palembang November 2014
7. Lab. Mikro RS Moh. Hoesin Palembang November 2014
8. KF Benhil Benhil Januari 2015
9. Jembatan Banten Banten Maret 2015

Laporan Kerja Praktek Proyek Pembangunan Rumah Sakit Harapan Mulia | 9


10. RS. Bhakti Husada Cikarang April 2015
11. RS. Harapan Mulia Cibarusah April 2015
12. Kantor Notaris 2 Lantai Jatipadang April 2015
13. Sekolah Bumbu Sukabumi Sukabumi April 2015
14. KF Situgintung Ciputat April 2015
15. KF Ceger Raya Pondok Aren April 2015
16. Kost Pondok Labu Pondok Labu April 2015
SMAN 1
17. Masjid Al-Wushto Agustus 2015
Depok
18. KF Karang Tengah Cileduk Agustus 2015
19. KF HM Yusuf Depok 2 Agustus 2015
20. KF KS Tubun Jl. KS Tubun Agustus -
21. Jembatan Patia Banten Banten Agustus 2015
Lenteng
22. Renov. KF Lenteng Agung Agustus 2015
Agung
23. Renov. KF Zeni Srengseng Agustus 2015
R. Dokter Lt.2 KF Karang
24. Ciledug Agustus 2015
Tengah
25. KF Citra 7 Kalideres September 2015
26. Grhamet Office Jombang September 2015
Jl. Radio
27. KF Radio Dalem Oktober 2015
Dalem
28. RSUP H. Adam Malik Medan Oktober 2015
Kelapa Dua
29. KF Akses UI Kelapa Dua Oktober 2015
Depok
R. Dokter Lt.2 KF
30. Depok Oktober 2015
Sawangan
31. KF Kejayaan Depok Oktober 2015
32. Lab. Patology Klinik Medan November 2015
Kebayoran
33. KF 55 Kebayoran Lama Desember 2015
Lama

Laporan Kerja Praktek Proyek Pembangunan Rumah Sakit Harapan Mulia | 10


34. Town House Pasar Rebo - -
35. Training Centre P. Untung - -
36. Sekolah dan Asrama - - -
Lab. Flowcitometri
37. Medan Januari 2016
(Pekerjaan Tambahan)
38. KF. Bapindo Plaza Bapindo Januari 2016
KF. 55 Kebayoran Lama Kebayoran
39. Januari 2016
(Pekerjaan Tambahan) Lama
40. KF Tole Iskandar Depok April 2016
41. KF Margonda Depok April 2016
42. KF Santosa Depok Mei 2016
43. KF Kemakmuran Depok Mei 2016
44. KF Meruyung Depok Mei 2016
45. KF Kartini Depok Mei 2016
46. KF Nusantara Depok Mei 2016
47. Klinik Pratama Cileungsi Juni 2016
48. Asrama Desa Qur’an Cileungsi Juni 2016
49. RS. Ichsan Medical Center Bintaro Juli 2016

Laporan Kerja Praktek Proyek Pembangunan Rumah Sakit Harapan Mulia | 11


3.1.7 Beberapa Portofolio Proyek

Laporan Kerja Praktek Proyek Pembangunan Rumah Sakit Harapan Mulia | 12


3.2 Tinjauan Umum Mikro
3.2.1 Proyek Rumah Sakit Harapan Mulia

Nama Proyek : Rumah Sakit Harapan Mulia

Logo Perusahaan :

Alamat : Jl. Raya Cibarusah No. 5, Kebon Kopi, Cibarusah Jaya,


Cibarusahjaya, Cibarusah, Bekasi, Jawa Barat 17340

Telp/Fax : (021) 89952340

Mobile : (021) 89952460

E-mail : info@rumahsakit-harapanmulia.com

Website : www.rumahsakit-harapanmulia.com

Luas Area : 1,5 Hektar

Jumlah Lantai : 4 (empat) lantai

Laporan Kerja Praktek Proyek Pembangunan Rumah Sakit Harapan Mulia | 13


3.2.2 Struktur Organisasi Proyek RS. Harapan Mulia

Berikut adalah struktur organisasi pada proyek Rumah Sakit Harapan Mulia,
Cibarusah:

Gambar 2. Struktur Organisasi Proyek RS. Harapan Mulia

3.2.3 Jadwal Pengerjaan Proyek RS. Harapan Mulia


Pada pengawasan proyek dibutuhkan time schedule untuk mengontrol pekerjaan
agar dapat diselesaikan degan baik dan tepat pada waktunya.
Time schedule sendiri merupakan rencana waktu untuk memulai kegiatan
pembangunan hingga selesai dan menjadi pedoman pekerjaan sehari-hari agar
pekerjaan dapat berjalan lancar dan efisien.

Laporan Kerja Praktek Proyek Pembangunan Rumah Sakit Harapan Mulia | 14


Gambar 3. Jadwal Pengerjaan Proyek RS. Harapan Mulia

Laporan Kerja Praktek Proyek Pembangunan Rumah Sakit Harapan Mulia | 15


BAB IV

LAPORAN KERJA PRAKTEK

4.1 Pelaksanaan Pekerjaan


Pada pelaksanakan kegiatan kerja praktek ini dilaksanakan di PT. Mulia Graha
Estetika, penulis diposisikan sebagai asisten perencana. Pekerjaan yang dilakukan
oleh penulis adalah mendesain fasad pada proyek RS. Harapan Mulia. Yang dilakukan
penulis selama kegiatan ini adalah:
1. Melakukan survey lapangan yang belokasi di Jalan Raya Cibarusah untuk
mengetahui perkembangan proyek dan kondisi di lapangan;
2. Memperoleh data dari pembimbing untuk keperluan desain;
3. Membuat beberapa alternatif desain fasad bangunan;
4. Membuat desain 3D.

4.2 Jadwal Kegiatan Kerja Praktek


Penulis melakukan kegiatan kerja praktek selama 1 (satu) bulan terhitung dari
tanggal 7 Agustus-15 September 2017. Berikut adalah kegiatan penulis selama kerja
praktek berlangsung:
Tabel 2. Jadwal Kerja Praktek
No. Tanggal Kegiatan
1. 07 Agustus 2017 Perkenalan dan pengarahan proyek
2. 08 Agustus 2017 Kunjungan proyek (RS. Harapan Muila)
3. 09 Agustus 2017 Pembagian tugas pertama (Eksterior)
4. 10 Agustus 2017 Asistensi tugas pertama
5. 11 Agustus 2017 Lanjut revisi tugas
Perubahan tampak di lapangan (Jendela pada
6. 14 Agustus 2017
denah ramp)
7. 15 Agustus 2017 Revisi tugas pertama ke-2
Membuat alternatif fasad (dari owner, request
8. 18 Agustus 2017 warna fasad mengandung warna kuning, merah,
dan hijau)
9. 21 Agustus 2017 Membuat alternatif fasad ke-2

Laporan Kerja Praktek Proyek Pembangunan Rumah Sakit Harapan Mulia | 16


10. 22 Agustus 2017 Asistensi alternatif fasad ke-2
11. 23 Agustus 2017 Pembagian tugas ke-2 (3d Eksterior)
12. 24 Agustus 2017 Lanjut membuat 3d Eksterior
13. 25 Agustus 2017 Asistensi alternatif fasad ke 1 & 2
Tahap 1: 3d Eksterior (tampak depan dan
14. 28 Agustus 2017
tampak kanan)
Tahap 2: 3d Eksterior (tampak kiri dan tampak
15. 29 Agustus 2017
belakang)
16. 30 Agustus 2017 Asistensi 3d Eksterior
17. 31 Agustus 2017 Revisi 3d Eksterior
18. 06 September 2017 Penyempurnaan tugas
19. 08 September 2017 Kunjungan proyek ke-2 (RS. Harapan Muila)
20. 15 September 2017 Penyelesaian dan penyerahan tugas

4.3 Pihak yang terlibat dalam Kerja Praktek

Pihak yang membimbing penulis selama kegiatan kerja praktek ini adalah:

1. Bapak Ir. Masyuri Kurniawan, IAI selaku Direktur Utama PT. Mulia Graha
Estetika;
2. Bapak Priyanto S, ST selaku Project Manager, Bapak M. Adib Widhianto
selaku Manager Konstruksi, Bapak Ari Bowo selaku Sipil, dan Bapak Imam
D.R selaku Mekanikal Elektrikal yang sudah membimbing penulis selama
survey lapangan;
3. Bapak Freddy Sumanto selaku Arsitek yang telah memberikan data proyek
dan tugas kepada penulis.

4.4 Deskripsi Kegiatan Kerja Praktek

Pada kegiatan kerja praktek hari pertama penulis bertemu dengan Direktur Utama
PT. Mulia Graha Estetika, yaitu Bapak Ir. Masyuri Kurniawan, IAI yang telah
mengizinkan penulis untuk melakukan kerja praktek di perusahaan ini. Penulis
dijelaskan mengenai proyek yang sedang dijalankan oleh PT. Mulia Graha Estetika,
yaitu proyek Rumah Sakit Harapan Mulia yang berlokasi di Jalan Raya Cibarusah.

Laporan Kerja Praktek Proyek Pembangunan Rumah Sakit Harapan Mulia | 17


Rumah Sakit Harapan Mulia ini merupakan rumah sakit tipe c. Rumah Sakit Harapan
Mulia sebelumnya sudah berdiri, namun pemilik ingin melakukan pengembangan
yang saat ini sedang ditangani oleh PT. Mulia Graha Estetika.

Setelah penulis diberi penjelasan mengenai proyek, penulis diperkenalkan oleh


pembimbing yang akan membimbing penulis selama kerja praktek berlangsung, yaitu
Bapak Freddy Sumanto selaku Arsitek pada proyek Rumah Sakit Harapan Mulia.
Penulis dijelaskan oleh pembimbing proyek sudah memasuki tahap for construction
(tahap pelaksanaan), dan penulis diberikan data pedoman teknis fasilitas rumah sakit
kelas c.

Penulis melakukan survey lapangan pada hari berikutnya. Pada kegiatan survey
lapangan penulis dapat melihat langsung kondisi proyek. Pada proyek Rumah Sakit
Harapan Mulia ini penulis ditugaskan oleh pembimbing untuk mengerjakan desain
fasad Rumah Sakit Harapan Mulia.

4.4.1 Gambar Proyek RS. Harapan Mulia

Berikut adalah gambar proyek Rumah Sakit Harapan Mulia yang penulis dapatkan
selama melakukan kegiatan kerja praktek di PT. Mulia Graha Estetika:

Gambar 4. Site Plan

Rumah Sakit Harapan Mulia

Laporan Kerja Praktek Proyek Pembangunan Rumah Sakit Harapan Mulia | 18


Gambar 5. Denah Basement

Rumah Sakit Harapan Mulia

Gambar 6. Denah Lantai 1

Rumah Sakit Harapan Mulia

Laporan Kerja Praktek Proyek Pembangunan Rumah Sakit Harapan Mulia | 19


Gambar 7. Denah Lantai 2

Rumah Sakit Harapan Mulia

Gambar 8. Denah Lantai 3

Rumah Sakit Harapan Mulia

Laporan Kerja Praktek Proyek Pembangunan Rumah Sakit Harapan Mulia | 20


Gambar 9. Denah Lantai 4

Rumah Sakit Harapan Mulia

Gambar-gambar tersebut merupakan gambar for construction (gambar detail) yang


dibutuhkan penulis selama pengerjaan tugas kerja praktek di PT. Mulia Graha Estetika.

4.4.2 Alternatif Desain Fasad

Tugas yang diberikan pembimbing kerja praktek kepada penulis adalah membuat
desain fasad bangunan Rumah Sakit Harapan Mulia. Penulis diberikan gambar for
construction yang dibutuhkan penulis selama mendesain fasad Rumah Sakit Harapan
Mulia. Penulis menggunakan aplikasi AutoCad untuk pengerjaan tugas tersebut. Cara
yang penulis gunakan untuk membuat tampak adalah dengan memproyeksikan denah
bangunan menjadi sebuah tampak bangunan. Selama pengerjaan tampak penulis harus
detail dalam peletakan pintu, jendela, ventilasi, dan blower ac. Rumah Sakit Harapan
Mulia ini menggunakan air conditioner (ac) split, oleh karena itu penulis harus meletakan
blower ac yang pas, agar fasad bangunan tetap terlihat baik. Pada tahap pengerjaan desain
fasad ini tentunya terjadi beberapa perubahan, mulai dari perubahan jendela maupun
warna yang digunakan.

Laporan Kerja Praktek Proyek Pembangunan Rumah Sakit Harapan Mulia | 21


Berikut adalah dua alternatif fasad yang penulis kerjakan selama kerja praktek di
PT. Mulia Graha Estetika berlangsung:

4.4.2.1 Alternatif Desain Fasad 1

Pada desain fasad alternatif pertama, penulis mendesain fasad bangunan


menggunakan nuansa warna hijau, karena warna hijau merupakan warna yang
santai dan menyegarkan, dengan menggunakan warna hijau pengunjung rumah
sakit akan memiliki suasana damai.

Gambar 10. Tampak Depan Alternatif 1

Sumber: Penulis

Gambar 11. Tampak Samping Kiri Alternatif 1

Sumber: Penulis

Laporan Kerja Praktek Proyek Pembangunan Rumah Sakit Harapan Mulia | 22


Gambar 12. Tampak Belakang Alternatif 1

Sumber: Penulis

Gambar 13. Tampak Samping Kanan Alternatif 1

Sumber: Penulis

Laporan Kerja Praktek Proyek Pembangunan Rumah Sakit Harapan Mulia | 23


4.4.2.2 Alternatif Desain Fasad 2

Pada desain fasad alternatif kedua terjadi perubahan nuasa warna karena
permintaan dari klien untuk menggunakan warna hijau, merah, dan kuning agar
lebih bervariasi dan rumah sakit terkesan lebih ‘fun’.

Gambar 14. Tampak Depan Alternatif 2

Sumber: Penulis

Gambar 15. Tampak Samping Kiri Alternatif 2

Sumber: Penulis

Laporan Kerja Praktek Proyek Pembangunan Rumah Sakit Harapan Mulia | 24


Gambar 16. Tampak Belakang Alternatif 2

Sumber: Penulis

Gambar 17. Tampak Samping Kanan Alternatif 2

Sumber: Penulis

Laporan Kerja Praktek Proyek Pembangunan Rumah Sakit Harapan Mulia | 25


4.4.2.3 Perubahan Pada Alternatif 1 ke Alternatif 2

Terjadi beberapa perubahan pada alternatif 1 dan alternatif 2 fasad


bangunan, yaitu pada bagian jendela tangga darurat. Pada alternatif pertama
jendela pada tangga darurat berdimensi 2mx0.5m dan menggunakan jendela
swing pada bagian kanan dan kiri. Dengan pertimbangan dari arsitek pada
alternatif desain kedua jendela dibuat dimensi lebih besar, yaitu 2mx1m dan
menggunakan jendela mati, dikarenakan agar bagian tangga darurat mendapatkan
pencahayaan alami yang banyak dan apabila terjadi kecelakaan dan saat orang-
orang melewati tangga darurat tidak dapat membuka kaca jendela saat keadaan
panik.

Gambar 18. Detail Jendela Tangga Darurat Alternatif 1

Sumber: Penulis

Laporan Kerja Praktek Proyek Pembangunan Rumah Sakit Harapan Mulia | 26


Gambar 19. Detail Jendela Tangga Darurat Alternatif 2

Sumber: Penulis

4.4.2.4 3D Eksterior

Dalam mendesain 3d eksterior bangunan penulis menggunakan aplikasi


SketchUp dan di render menggunakan V-Ray, lalu tahap finishing menggunakan
aplikasi Photoshop.

Gambar 20. 3D Eksterior Sebelum Editing

Sumber: Penulis

Laporan Kerja Praktek Proyek Pembangunan Rumah Sakit Harapan Mulia | 27


Gambar 21. 3D Eksterior Sesudah Editing

Sumber: Penulis

Laporan Kerja Praktek Proyek Pembangunan Rumah Sakit Harapan Mulia | 28


BAB IV

KESIMPULAN

Kesimpulan yang penulis dapatkan pada kegiatan kerja praktek di PT. Mulia
Graha Estetika yang bergerak di bidang perencanaan dan konstruksi ini selama satu bulan,
penulis mendapatkan banyak pembelajaran dan ilmu pengetahuan yang diperoleh penulis.
Penulis dapat merasakan langsung pengalaman dalam lingkup perancangan pada proyek
Rumah Sakit Harapan Mulia, khususnya dalam mendesain eksterior bangunan. Penulis
juga mendapatkan pengalaman langsung untuk turun ke lapangan melihat pengerjaan
bangunan Rumah Sakit. Saat di lapangan, gambar rencana belum tentu sesuai dengan
yang di lapangan, atau terjadi kesalahan karena kompleksitas yang lebih tinggi. Tentunya
dalam mendesain gambar juga diperlukan ketelitian dan kesabaran agar desain sesuai
dengan keinginan klien.

Laporan Kerja Praktek Proyek Pembangunan Rumah Sakit Harapan Mulia | 29


DAFTAR PUSTAKA

PM Hut. 2008. Project Architect vs Project Manager. http://pmhut.com/project-


architect-vs-project-manager/. Diakses online pada 19/20/2016.

Keputusan Dirjen Cipta Karya. 1991. Pedoman Hubungan Kerja Antara Arsitek
dan Pengguna Jasa IAI.

2016. Tugas dan Wewenang Konsultan Perencana dalam Pelaksanaan Proyek


Konstruksi. http://pengadaan.web.id/2016/02/tugas-dan-wewenang-konsultan-
perencana-dalam-proyek-konstruksi.html.?m=1. Diakses online pada 19/10/2016.

Laporan Kerja Praktek Proyek Pembangunan Rumah Sakit Harapan Mulia | 30