Anda di halaman 1dari 1

2.

Kaidah Agama

Kaidah agama adalah kepercayaan manusia akan tingkah lakunya yang berhubungan dengan dunia dan
akhirat yang bersumber dari Tuhan. Manakala perbuatan yang dilakukan tersebut menyimpang dari
sebuah ajaran-ajaran agama maka manusia tersebut akan menanggung dosanya di akhirat kelak.

Achmad Ali membedakan atas dua kaidah tersebut, yakni kaidah agama yang khusus mengatur
hubungan manusia dengan Tuhan; dan kaidah agama yang umum mengatur hubungan manusia dengan
manusia lainnya. Salah satu contoh dapat dilihat pada agama islam dimana sanksinya ada sanksi di dunia
dan di akhirat kelak.

Namun kedua sanksi tersebut baik yang secara khusus maupun yang secara umum kedua-duanya
termasuh kaidah sosial karena meskipun ada yang mencakup sanksi di akhirat kelak, tetapi sebab dari
perbuatannya dilakukan di dunia.

Contohnya larangan membunuh dengan sanksi mendapatkan siksaan di neraka, sehingga mengakibatkan
masyarakat yang beragama tidak membunuh di dunia. Jadi dapat disimpulkanbahwa tingkah laku di
akhirat kelak keseluruhannya bergantung pada perbuatan yang ada di dunia bagi yang meyakini sebuah
agama. Namun contoh diatas bagi saya yang muslim, merupakan perumpamaan siksa neraka sebagai
ancaman, bukan semata-mata lebih takut akan ancaman neraka, namun mesti kita takut akan yang
menciptakan neraka bagi manusia yang ingkar kepadaNya. Jadi mari kita beragamakarena Allah SWT,
bukan karena takut akan neraka.