Anda di halaman 1dari 27

AUDIT INTERNAL

PROGRAM PROMOSI KESEHATAN


UPTD PUSKESMAS BATUMARTA II
TAHUN 2018

A. Latar Belakang
Dalam rangka peningkatan pelayanan bidang promosi kesehatan yang meliputi
usaha promotif dan preventif perlu dilakukan upaya-upaya agar pelaksanaan
usaha promosi kesehatan di UPTD Puskesmas Batumarta II berjalan sesuai
dengan prosedur dan aturan yang ada. Pelaksanaan promosi kesehatan
diperlukan kerja sama lintas program dan sektor lintas sektor, sehingga tujuan
dari program promosi kesehatan ini dapat terwujud yaitu meningkatnya status
derajat kesehatan lubuk raja melalui usaha pencegahan dan pendidikan
masyarakat terhadap upaya-upaya yang dilakukan oleh UPTD Puskesmas
Batumarta II, yang diantaranya adalah : Upaya Kesehatan Ibu dan Anak,
Keluarga berencana, Gizi masyarakat, Penyehatan Lingkungan, dan
pencagahan Penyakit baik yang Menular maupun tidak menular. Disamping
peningkatan upaya Kesehatan Perorangan dengan semangat lebih baik
mencegah dari pada mengobati (luweh becik anyegah tinimbang ngombe obat).
B. Tujuan Audit Internal
Tujuan Umum
Meningkatnya kesadaran, kemauan dan kemampuan masyarakat dalam upaya
meningkatkan status derajat kesehatannya melalui upaya pencegahan dan
penyuluhan/pendidikan bidang kesehatan.
Tujuan Khusus
1. Pelaksana / PenanggungJawab Program Promosi Kesehatan sesuai dengan
kompetensinya
2. Adanya dukungan dana yang mencukupi untuk keberhasilan program
Promosi Kesehatan di Puskesmas
3. Adanya sarana dan prasarana sesuai standar untuk pelaksanaan promosi
kesehatan di puskesmas
4. Adanya jadwal kegiatan yang berkelanjutan dan ditepati dan dilaksanakan
oleh petugas kesehatan
5. Adanya prosedur Tatacara penyuluhan, SOP, SK dan materi penyuluhan
yang didokumentasikan.
6. Adanya MOU antara Petugas Kesehatan yang lain dengan Pengelola
program Promosi Kesehatan Puskesmas.
7. Adanya Kesepakatan dengan pihak-pihak terkait yang dituangkan dalam
nota kesepahaman bersama.
C. Ruang Lingkup Audit
1. Pemberdayaan Individu, Keluarga, dan Masyarakat
2. Bina suasana
3. Advokasi
4. Kemitraan
5. Sistem pencatatan dan Laporan
D. Metode Audit
Audit dilakukan dengan melakukan sosialisasi/pemberitahuan kepada petugas
yang akan dilakukan audit, menentukan jadwal audit dan menginformasikan apa
saja yang akan diaudit/diperiksa. Menentukan fakta yang ada dilapangan
disesuaikan dengan standar yang ada dan kemudian diberikan rekomendasi
kepada audite untuk perbaikan ke depan. Hasil audit dibahas dalam rapat tim
mutu (RTM) dan dilaporkan kepada Kepala Puskesmas untuk dilakukan tindak
lanjut yang diperlukan.
E. Instrumen Audit
Audit kali ini menggunakan instrumen sebagai berikut :
No Kriteria audit Daftar Pertanyaan Fakta lapangan Temuan audit Rekomendasi audit
1 Pemberdayaan Individu 1. Apakah setiap orang yang
mendapatkan pelayanan
kesehatan di puskesmas
diberikan pendidikan/penyuluhan
kesehatan sesuai dengan
kebutuhannya.
2. Apakah dalam pelaksanaan
pelayanan kesehatan di sekolah-
sekolah dilakukan penyuluhan
kesehatan bagi anak sekolah
tersebut.
3. Apakah setiap ibu balita yang
datang di posyandu mendapatkan
penyuluhan kesehatan
4. Apakah lansia yang datang ke
posyandu lansia dilakukan
penyuluhan kesehatan
5. Apakah setiap orang yang datang
ke Posbindu mendapatkan
penyuluhan kesehatan sesuai
dengan kebutuhannya

2 Pemberdayaan Keluarga 1. Apakah ada data mengenai


keluarga dengan resiko tinggi
terhadap kesehatan.
2. Apakah keluarga yang memiliki
resiko tinggi terhadap kesehatan
mendapatkan penyuluhan
kesehatan sesuai dengan
kebutuhannya

3 Pemberdayaan 1. Adakah upaya penggerakan atau


Masyarakat pengorganisasian kelompok
kesehatan masyarakat.
2. Ada berapa kelompok
masyarakat yang terorganisir
dibidang kesehatan.
3. Adakah bukti (Surat keputusan
dari pihak terkait) tentang
organisasi kemasyarakatan
tersebut.

4 Bina suasana Adakah selebaran, poster, papan


informasi tentang upaya-upaya
promosi kesehatan.

5 Advokasi 1. Adakah pertemuan Lintas sektor


yang membahas tentang upaya-
upaya kesehatan
2. Adakah kesepakatan / nota
kesepahaman tentang upaya
kesehatan
3. Adakah peraturan tentang
Kawasan bebas rokok di tempat
tempat umum, institusi pendidikan,
institusi pemerintah.

6 Kemitraan 1. Adakah kotak saran atau nomor


Hp yang bisa dihubungi untuk
menyampaikan saran atau
keluhan masyarakat tentang
upaya kesehatan yang dilakukan
puskesmas
7 Pencatatan dan Laporan Apakah telah dilakukan pencatatan
dan pelaporan terhadap semua
kegiatan program promosi kesehatan
Kriteria Audit Kesehatan Lingkungan

No Kriteria audit Daftar Pertanyaan Fakta lapangan Temuan audit Rekomendasi audit
1 Penyehatan Air 1. Apakah sudah dilakukan Inspeksi
sanitasi Sarana Air Bersih (SAB),
Berapa banyak, dan dimana saja
2. Apakah sudah dilakukan
Pembinaan kelompok
masyarakat / kelompok pemakai
air
3. Berapa % SAB yang memenuhi
syarat kesehatan
4. Apakah sudah dilakukan
pemeriksaa Akses air bersih

2 Hygiene sanitasi Apakah sudah dilakukan Inspeksi


makanan & minuman sanitasi Tempat Pengolah Makanan
Apakah sudah dilakukan Pembinaan
Tempat Pengolah Makanan
Berapa % Cakupan TPM memenuhi
syarat kesehatan

3 Penyehatan tempat Apakah sudah dilakukan Inspeksi


pembuangan sampah sanitasi tempat pembuangan sampah
dan limbah
Berapa % tempat sampah yang
memenuhi syarat kesehatan
Inspeksi sanitasi sarana
Pembuangan Air Limbah (SPAL)
% SPAL memenuhi syarat kesehatan

4 Penyehatan lingkungan Apakah sudah dilakukan


pemukiman dan Pemeriksaan kondisi rumah
jamban keluarga
Berapa % Cakupan rumah yang
memenuhi syarat kesehatan
Apakah sudah dilakukan
Pemeriksaan kondisi jamban
Berapa % KK yang menggunakan
jamban sehat

5 Pengawasan sanitasi Apakah sudah dilakukan Inspeksi


TTU sanitasi TTU
Berapa % TTU memenuhi syarat
kesehatan

6 Pengamanan tempat Apakah sudah dilakukan Inspeksi


pengolahan pestisida sanitasi sarana pengelolaan pestisida
Apakah sudah dilakukan Pembinaan
tempat pengelolan pestisida

7 Pengendalian Vektor Apakah sudah dilakukan


Pengawasan tempat-tempat
potensial perindukan vektor di
pemukiman penduduk dan sekitarnya
Apakah sudah dilakukan
Pemberdayaan sasaran/klp/pokja
potensial dalam upaya
pemberantasan tempat
Apakah sudah dilakukan
pemberantasan perindukan vektor
penyakit di pemukiman penduduk
dan sekitarnya
Berapa Desa/lokasi potensial yang
mendapat intervensi pemberantasan
vektor penyakit menular
TARGET TARGET CAKUPAN

SUB
NO JENIS KEGIATAN 2017 SATUAN SASARAN PENCAPAIAN VARIABEL
VARIABEL

(T) (H) (SV) (V)

UPAYA KESEHATAN WAJIB

I. PROMOSI KESEHATAN 83 74

A. Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada 82

1 Rumah Tangga

- Survei Rumah tangga PHBS 68 Rumah 8022 8022 100,00 x

- Rumah Tangga Sehat 68 Rumah 5455 4650 85,24 x

2 Institusi Pendidikan (sekolah)

- Survei PHBS Sekolah 100 Sekolah 36 14 38,89 x

- Institusi sekolah sehat 100 Sekolah 5 5 100,00 x

3. Institusi Sarana Kesehatan

- Survei PHBS Sarana


Kesehatan 100 Sarkes 12 12 100,00 x

- Sarana Kesehatan Sehat 100 Sarkes 12 9 75 x

4. Institusi TTU
- Survei PHBS TTU 100 Lokasi 183 114 62,30 x

- Institusi TTU sehat 100 Lokasi 120 78 63,33 x

5. Institusi Tempat Kerja

- Survei PHBS Tempat kerja 100 Institusi 16 16 100,00 x

- Institusi Tempat kerja sehat 100 Institusi 4 4 100,00 x

824,76

B. Penyuluhan ASI Eksklusif 70 kelompok 31 20 64,52 65

Mendorong terbentuknya Upaya


Kesehatan Bersumberdaya
C. Masyarakat 49

1 Posyandu Madya (baru) 100 Posyandu 3 2 66,67 x

2 Pos yandu Purnama 40 Posyandu 31 10 32,26 x

98,92

D. Penyuluhan Napza 15 kelompok 14 14 100,00 100

1161 100,00 296


II. KESEHATAN LINGKUNGAN 76 65

A. Penyehatan Air 71,95

Inspeksi sanitasi Sarana Air x


6163 4184 67,89
1. Bersih (SAB) 80 sarana

Pembinaan kelompok masyarakat x


30 kelompok 100 75 75,00
2. / kelompok pemakai air

% SAB yang memenuhi syarat x


3. 4184 3669 87,69
kesehatan 80 sarana

4. Akses air bersih 75 jiwa 29504 16885 57,23 x

287,81

B. Hygiene sanitasi makanan & minuman 67,78

Inspeksi sanitasi Tempat X


168 123
1. Pengolah Makanan 80 sarana 73,21

Pembinaan Tempat Pengolah X


123 83
2. Makanan 70 sarana 67,48

% Cakupan TPM memenuhi


sarana 83 52 62,65 X
3. syarat kesehatan 75

203,34
Penyehatan tempat pembuangan
C. sampah dan limbah 64,45

Inspeksi sanitasi tempat


80 sarana 4415 3014 x
1. pembuangan sampah 68,27

% tempat sampah yang


70 sarana 3014 1840 x
2. memenuhi syarat kesehatan 61,05

Inspeksi sanitasi sarana


80 sarana 5204 3362 x
3. Pembuangan Air Limbah (SPAL) 64,60

% SPAL memenuhi syarat


70 sarana 3362 2148 x
4. kesehatan 63,89

257,81

Penyehatan lingkungan pemukiman


D. dan jamban keluarga 71,49

1. Pemeriksaan kondisi rumah 80 rumah 6104 3761 61,62 x

% Cakupan rumah yang x


85 rumah 3761 3395 90,27
2. memenuhi syarat kesehatan

3. Pemeriksaan kondisi jamban 80 sarana 6226 4149 66,64 x

% KK yang menggunakan x
75 sarana 4292 2895 67,45
4. jamban sehat

285,97
E. Pengawasan sanitasi TTU 62,81

1. Inspeksi sanitasi TTU 90 sarana 183 114 62,30 x

% TTU memenuhi syarat 120 76 x


2. kesehatan 85 sarana 63,33

125,63

Pengamanan tempat pengolahan


F. pestisida 61,25

Inspeksi sanitasi sarana x


8 5 62,50
1. pengelolaan pestisida 80 sarana

Pembinaan tempat pengelolan x


5 3 60,00
2. pestisida 80 sarana

122,50

G. Pengendalian Vektor 58,19

Pengawasan tempat-tempat
potensial perindukan vektor di 95 lokasi 4 3 75,00 x
1. pemukiman penduduk

dan sekitarnya

Pemberdayaan
sasaran/klp/pokja potensial
80 kelompok 34 29 85,29 x
dalam upaya pemberantasan
2. tempat
perindukan vektor penyakit di
pemukiman penduduk dan
sekitarnya

Desa/lokasi potensial yang


mendapat intervensi
3. 56 desa/ 7 1 14,29 x
pemberantasan vektor penyakit
menular

1676 174,58 458

KESEHATAN IBU DAN ANAK TERMASUK


KELUARGA BERENCANA 92 72

A. Kesehatan Ibu 91,6

Persentase Ibu Bersalin yang


x
1 ditolong oleh nakes terlatih 90 Ibu Bersalin 727 560 77,03

Persentase Ibu Hamil mendapat


x
2 Pelayanan ANC 100 Ibu Hamil 761 657 86,33

Persentase Ibu Hamil yang


x
3 Mendapatkan Pelayanan ANC 95 Ibu Hamil 761 657 86,33

Persentase Fasilitas Pelayanan


x
4 KB sesuai Standar 100 Fasilitas 23 23 100,00

Persentase Ibu Nifas yang x


5 Mendapatkan Pelayanan 90 Ibu Nifas 727 544 74,83

6 80 Ibu dengan 158 198 125,32 x


Persentase Ibu Hamil, Bersalin,
dan Nifas yang Mendapatkan
penanganan komplikasi

Kebidanan (Cakupan PK) Komplikasi 549,84

B. Kesehatan Bayi 78

Persentase Neonatal yang x


mendapat pelayanan (KN.
1 Lengkap) 90 bayi 691 564 81,62

Persentase Neonatal yang x


mendapat penanganan
2 mendapat penanganan 80 bayi 108 45 41,67

3 Cakupan BBLR ditangani 100 bayi 41 41 100,00 x

4 Pelayanan kesehatan bayi 90 bayi 691 623 90,16 x

313,45

C. Upaya Kesehatan Balita 63

1 Pelayanan kesehatan anak balita 90 Balita 2917 1616 55,40 x

Pelayanan deteksi dan stimulasi


dini tumbuh kembang Anak Pra 90 Anak 693 493 71,14 x
2 Sekolah

126,54
Upaya Kesehatan Anak Usia sekolah
D. dan Remaja 82

1 Pelayanan kesehatan anak


sekolah dasar oleh nakes atau 100 anak 772 772 100,00 x
tenaga terlatih/ guru UKS/
dokter kecil
Cakupan pelayanan kesehatan
2 100 anak 578 375 64,88 x
Remaja

164,88

E. Pelayanan Keluarga Berencana 45

Akseptor KB aktif di Puskesmas x


1 (CU) 80 PUS 5114 3440 62,27

Akseptor aktif MKET di x


2 Puskesmas 70 orang 511 240 46,97

Akseptor MKET dengan x


3 komplikasi 70 orang 3 1 33,33

Akseptor MKET mengalami x


4 kegagalan 70 orang 3 1 33,33

1585 180,90 361


UPAYA PERBAIKAN GIZI MASYARAKAT 79 69

1 Balita yang naik berat badannya 80 anak 2917 1591 54,54 X

2 balita bawah garis merah 5 anak 21 14 66,67 X

Cakupan balita yang mendapat


85 anak 2917 2600 89,13 X
3 kapsul Vit.A di kab/kota

Cakupan Fe bumil mendapat


tablet Fe 90 tablet (laporan 85 Bumil 761 448 58,87 X
4 sebelum tahun 2012)

Cakupan Fe bufas mendapat


tablet Fe 90 tablet (laporan thn 85 ibu nifas 727 602 82,81 X
5 2012)

Cakupan akupan pemberian


makanan pendamping ASI (MP- 100 anak 21 21 100,00 X
6 ASI)

Cakupan balita gizi buruk yang


100 anak 2971 2917 100,00 X
7 mendapat perawatan

8 ASI Eksklusif (laporan tiap bln) 80 anak 345 160 46,38 X

ASI Eksklusif terkoreksi (Febuari


80 anak 345 107 31,01 X
9 dan Agutus)

ASI Eksklusif tidak terkoreksi


80 anak 345 121 35,07 X
10 (Febuari dan Agutus)
Cakupan RT yang
mengkonsumsi garam 90 orang 30081 30081 100 X
11 beryodium

870 764,48

UPAYA PENCEGAHAN DAN


PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR 89 73

A. TB Paru 94

Pengobatan penderita TB Paru


21 16 76,19 X
1 (DOTS) BTA positif 100 Orang

Pengobatan penderita TB Paru


(DOTS) BTA negatif Rontgen 100 Orang 14 14 100,00 X
2 positif

3 Angka kesembuhan 88 Orang 21 21 100,00 X

4 Penemuan kasus 90 Orang 30 30 100,00 X

376,19

B. Malaria *) 62

Pemeriksaan Sediaan Darah


(SD) pada penderita malaria 100 Orang 761 97 12,75 x
1 klinis*)

Penderita Malaria Klinis yang


2 100 Orang 43 97 225,58 x
diobati
Penderita '+' (positif) malaria
24 2 8,33 x
3 yang diobati sesuai standar 100 Orang

Penderita yang terdeteksi


Malaria Berat di Puskesmas 100 Orang 0 0 0,00 x
4 yang dirujuk ke RS *)

246,66

C. Kusta 75

Penemuan tersangka penderita


x
1 kusta <5/100.000 Orang 4 3 75,00

2 Pengobatan penderita kusta 100 Orang 4 3 75,00 x

3 Pemeriksaan kontak penderita 20/1 Orang 80 60 75,00 x

225,00

D. Pelayanan Imunisasi*) 74

1 Imunisasi BCG pada bayi 100 bayi 761 552 72,54 x

2 Imunisasi DPT 3 pada bayi 100 bayi 761 598 78,58 x

3 Imunisasi Polio 4 100 bayi 761 598 78,58 x

4 Imunisasi Campak 100 bayi 761 653 73,98 x

5 Imunisasi HB-1 < 7 hari 100 bayi 761 594 78,06 x

6 Imunisasi DT anak kelas 1 SD 100 anak 723 632 87,41 x


Imunisasi Td pada anak SD
x
7 kelas 2 dan 3 100 anak 1319 659 49,96

519,11

E. Diare 44

Penemuan kasus diare di


x
1 Puskesmas dan Kader 843/1000 Orang 2535 442 17,44

Kasus Diare ditangani oleh


Puskesmas dan kader dengan 100 Orang 2535 442 17,44 x
2 oral rehidrasi

Kasus Diare ditangani dengan


100 orang 68 66 97,06 x
3 Rehidrasi Intravena

131,93

F. ISPA 45

Penemuan kasus pnemonia dan


pnemonia berat oleh puskesmas 100 Orang 106 50 47,17 x
1 dan kader

Jumlah kasus pnemonia dan


100 Orang 57 50 87,72 x
2 pnemonia berat ditangani

Jumlah kasus pnemonia berat /


dengan tanda bahaya ditangani 100 Orang 2 0 0,00 x
3 /dirujuk
134,89

G. Demam Berdarah Dengue (DBD)*) 94

1 Angka Bebas Jentik (ABJ) 100 Rumah 1050 983 93,62 x

Pencegahan dan penanggulangan


H. PMS dan HIV/AIDS 50

1 Kasus PMS yang diobati 100 Kasus 1 1 100,00 x

Klien yang mendapat


100 Orang 0 0 0,00 x
2 penanganan HIV/AIDS

100

Pencegahan dan penanggulangan


I. Rabies*) 100

Cuci luka terhadap kasus gigitan


x
1 HPR 100 Kasus 1 1 100

Vaksinansi terhadap kasus


x
2 gigitan HPR yang berindikasi 90 Kasus 1 1 100

200
Pencegahan dan penanggulangan
J. Filariasis dan Schistozomiasis*) 0

1 Kasus Filariasis yang ditangani 100 orang 0 0 0 x

K. Surveilans Epidemiologi 0
Penyelidikan Epidemiologi dan
x
1. Penaggulangan KLB 100 Kasus 0 0 0,00

Acute Flacid Paralysis (AFP) /


x
2. Lumpuh Layu Mendadak >2/100.000 anak 0 0 0,00

M. Kesehatan Haji 84

Pengawasan Kesehatan Calon X


1 Jemaah Haji 100 Orang 103 103 100,00

2 Pelacakan K3JH 100 Orang 98 66 67,35 X

167,35

Surveilans Epidemiologi Penyakit


N. Tidak Menular 82

1 Jantung 100 Orang 5 6 120,00 x

2 Diabetes Mellitus 100 Orang 41 75 182,93 x

3 Hipertensi 100 Orang 453 493 108,83 x

4 Kanker 100 Orang 13 0 0,00 x

5 Kecelakaan Lalu lintas 100 Orang 375 205 54,67 x

3468 411,76
UPAYA PENGOBATAN 77 74

A. Pengobatan

1 Kunjungan rawat jalan Umum 15 Orang 4426 2466 55,72

2 Kunjungan rawat jalan gigi 3 Orang 1180 1100 93,22

148,94

B. Pemeriksaan Laboratorium*) 72

Pemeriksaan Hemoglobin pada


x
1 ibu hamil 100 Ibu hamil 761 722 94,88

Pemeriksaan darah trombosit


x
2 tersangka DBD 100 Orang 30 30 100,00

3 Pemeriksaan darah malaria 100 Orang 97 97 100,00 x

4 Pemeriksaan test kehamilan 100 Ibu hamil 761 15 1,97 x

5 Pemeriksaan sputum TB 100 Orang 231 154 66,67 x

Pemeriksaan Urine Protein pada


x
6 ibu hamil 100 Ibu hamil 761 508 66,75

618 430,27

UPAYA KESEHATAN PENGEMBANGAN 66

Puskesmas dengan Rawat Inap 87 96


1 BOR Puskesmas tempat tidur 60 % 30 25 86,67 x

Hari rawat rata-rata ( ALOS )


100 hari 3 3 100,00 x
2 Puskesmas tempat tidur

Asuhan keperawatan individu


100 Askep 378 378 100,00 x
3 pada pasien rawat inap

260 286,67

Upaya Kesehatan Usia Lanjut 90 74

Pembinaan Kelompok Usia


100 Kelompok 22 22 100,00 x
1 Lanjut sesuai standar

Pemantauan Kesehatan pada


anggota kelompok usila Lanjut 80 Orang 2504 1205 48,12 x
2 yang dibina sesuai standar

180 148,12

Upaya kesehatan Mata/ pencegahan


kebutaan 100 50

Penemuan Kasus di
masyarakat dan Puskesmas,
melalui pemeriksaan visus /
1 refraksi 100 Orang 49 49 100,00

2 100 Orang 49 49 100 x


Penemuan kasus penyakit
mata di Puskesmas

Penemuan kasus buta katarak


3 pada usia > 45 tahun 100 Orang 0 0 100 x

Pelayanan operasi katarak


4 dipuskesmas 100 Orang 0 0 0 x

400 200

Upaya Kesehatan Telinga / Pencegahan


Gangguan Pendengaran 100 94

Penemuan Kasus dan rujukan


spesialis di Puskesmas melalui
100 Orang 70 66 94,29
1 pemeriksaan fungsi x
Pendengaran

Pelayanan tindakan / operatif


x
2 oleh spesialis di Puskesmas 0 Orang 0 0 0

3 Kejadian komplikasi operasi 0 Orang 0 0 0 x

100

Kesehatan Jiwa 100 78,13


Pemberdayaan kelompok
1 masyarakat khusus dalam upaya x
100 Kelompok 0 0 0
penemuan dini dan rujukan
kasus gangguan jiwa

Penemuan dan penanganan


2 kasus gangguan perilaku, x
100 Orang 8 8 100
masalah Napza, dll, dari rujukan
kader dan masyarakat:

Penanganan kasus kesehatan


3 jiwa, melalui rujukan ke RS 100 Orang 1 1 100 x
/spesialis

Deteksi dan penanganan kasus


4 jiwa ( gangguan perilaku,
gangguan jiwa, gangguan Orang 8 9 112,50 x
100
psikosomatik, masalah napza dll
) yang datang berobat di puskes

400 312,50

Kesehatan Olah Raga 100 22

Pemberdayaan Masyarakat
1 melalui pelatihan kader 100 orang 7 0 0 x

Pembinaan Kelompok potensial /


x
2 klub , dalam Kes. OR 100 kelompok 92 82 89,13
Pemeriksaan kesegaran jasmani
x
3 anak sekolah 100 Orang 14 0 0

Pemeriksaan kesegaran jasmani


x
4 pada atlet 100 Orang 1 0 0

400 89,14

Pencegahan dan penanggulangan


penyakit gigi 100 43

Pembinaan kesehatan gigi di


25 0 0,00 x
1 posyandu 100 Posyandu

Pembinaan kesehatan gigi pada


12 12 100 x
2 TK 100 TK

Pembinaan dan bimbingan sikat


19 19 100 x
3 gigi massal pada SD / MI 100 SD/MI

Perawatan kesehatan gigi pada


19 19 100 x
4 SD/MI 100 SD/MI

Murid SD/MI mendapat


142 142 100 x
5 perawatan kesehatan gigi 100 Orang

6 Gigi tetap yang dicabut 100 Gigi 162 169 104,32 x

Gigi tetap yang ditambal


56 0 0,00 x
7 permanen 100 Gigi

700 304,32
Perawatan Kesehatan Masyarakat 97 92

Kegiatan asuhan keperawatan


1 pada keluarga 90 Keluarga 720 539 74,86 x

Kegiatan asuhan keperawatan


2 pada kelompok masyarakat 100 Kelompok 41 41 100 x

Pemberdayaan dalam upaya


kemandirian pada keluarga lepas 100 Keluarga 26 26 100 x
3 asuh

290 274,86

Bina Kesehatan Tradisional 45 70

Pembinaan TOGA dan


pemanfaatannya pada sasaran 40 Keluarga 40 12 30,00 x
1 masyarakat

Pembinaan pengobat Tradisional


yang menggunakan tanaman 40 Orang 2 3 150,00 x
2 obat

Pembinaan pengobat Tradisional


x
3 dengan keterampilan 60 Orang 35 35 100,00

Pembinaan pengobat
x
4 Tradisional lainnya 40 Orang 1 0 0,00

180 280
Bina Kesehatan Kerja 100 x 95

1 Pos UKK berfungsi baik 100 Pos 1 1 100 x

2 Pos UKK menuju SIMASKER 100 kali 1 1 100 x

Pelayanan Kesehatan oleh


tenaga kesehatan pada pekerja 100 Orang 58 50 86,21 x
3 di pos UKK

300 286,21

F. Jadwal Audit