Anda di halaman 1dari 9

PROPOSAL SATUAN PENYULUHAN

“KENALI DAN SAYANGI JANTUNG ANDA”

Disusun Oleh :

Disusun oleh:

Muhammad Hutriadi

SRP. 173140049

PROGRAM STUDI NERS

SEKOLAH TINGGI ILMU KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH


PONTIANAK 2018
PROPOSAL PENYULUHAN “ PENYAKIT JANTUNG KORONER”

1. LATAR BELAKANG
Penyakit jantung koroner (PJK) merupakan problem kesehatan utama di
Negara maju. Banyak faktor yang mempengaruhi terjadinya PJK, sehingga upaya
pencegahan harus bersifat multifaktorial juga.
Penyakit arteri koronaria merupakan masalah kesehatan yang paling lazim dan
merupakan penyebab utama kematian di USA. Walaupun data epidemiologi
menunjukan perubahan resiko dan angka kematian penyakit ini tetap merupakan
tantangan bagi tenaga kesehatan untuk mengadakan upaya pencegahan dan
penanganan.
Mengenal Faktor resiko PJK sangat penting dalam usaha pencegahan PJK
merupakan salah satu usaha yang cukup besar peranannya dalam penanganan PJK
untuk menurunkan resiko dan kematian akibat PJK yaitu dengan cara mengendalikan
faktor resiko PJK.
Faktor – faktor resikonya besar, tetapi dapat diubah (modifiable risk factor)
dalam perkembangan CAHD. Faktor resiko utama PJK adalah: hipertensi,
hiperlipoproteinemia, makanan, dan merokok, dimana merupakan faktor yang dapat
dikontrol dan bersifat reversible.
Faktor resiko lainnya adalah : umur, ras, jenis kelamin, keturunan (bersifat
Irreversibel), geografis, diet, obesitas, diabetes, exercise, perilaku dan kebiasaan
hidup lainnya, stress, perubahan sosial dan perubahan masa (bersifat reversibel).
Denganmengatur, berhenti merokok dan perubahan hipertensi yang efektif, dapat men
urunkan resiko dan kematian akibat PJK.

2. TUJUAN
1) Tujuan Umum :
Setelah diberikan penyuluhan tentang penyakit jantung koroner diharapkan klien
dan keluarga mampu memahami tentang cara pencegahan penyakit jantung
koroner.
2) Tujuan Khusus :
1. Klien dapat menyebutkan hal-hal tentang Pengertian penyakit jantung
Koroner (PJK).
2. Klien dapat menyebutkan tentang faktor resiko PJK.
3. Klien dapat menyebutkan tentang gejala dan tanda PJK.
4. Klien dapat menyebutkan cara pencegahan PJK.
3. SASARAN.
Klien dan keluarga.
4. PELAKSANAAN KEGIATAN.
Hari/Tanggal : Selasa, 24 April 2018
Jam : 15.00 – 15.30 WIB
Tempat: Kediaman warga Rt 001/ Rw 008 Banjar serasan

5. RENCANA KEGIATAN.

NO JAM KEGIATAN PENANGGUNG JAWAB


1 2 menit Perkenalan dan menjelaskan
maksud dan tujuan.
2 20 menit Penyampaian materi
3 10 menit Tanya Jawab
4 3 menit Evaluasi materi dan penutup

6. PENUTUP.
Demikian proposal ini kami buat, mohon maaf bila ada kesalahan baik dalam
penulisan. Kritik dam saran kami harapkan untuk kelancaran kegiatan.

SATUAN ACARA PENYULUHAN

Topik Penyuluhan : Penyakit Jantung


Pokok Bahasan : Penyakit Jantung Koroner
Sub Pokok Bahasan : Cara pencegahan PJK dan Makanan sehat bagi Jantung
Sasaran : Klien dan Keluarga
Tempat : Kediaman warga Rt 001/ Rw 008 Banjar serasan
Waktu : Jam 15.00 – 15.30 WIB, 30 menit
Hari/Tanggal : Selasa 24 April 2018
Penyaji
Pembawa Acara : Sukiriansah
Penyaji/ Tim Ilmiah : Muhammad Hutriadi
Observer : Rizal Kurniawan

A. Tujuan Instruksional Umum

Setelah diberikan penyuluhan tentang penyakit jantung koroner diharapkan klien dan
keluarga mampu memahami tentang cara pencegahan penyakit jantung koroner.

B. Tujuan Instruksional Khusus


1. Klien dapat menyebutkan hal-hal tentang Pengertian penyakit jantung Koroner (PJK).
2. Klien dapat menyebutkan tentang faktor resiko PJK.
3. Klien dapat menyebutkan tentang gejala dan tanda PJK.
4. Klien dapat menyebutkan cara pencegahan PJK.
5. Klien menyebutkan makanan sehat untuk jantung.

C. Kegiatan Penyuluhan

Kegiatan Kegiatan Penyuluhan Kegiatan Keluarga Metode Waktu


Pembukaan 1. Memberi salam 1. Menjawab salam Ceramah 3 menit
2. Memperkenalkan diri 2. Mendengar kan
3. Bina hubungan saling
percaya.
4. Menyampaikan tujuan
pokok materi
Pelaksanaan Menjelaskan materi tentang: 1. Mendengar kan Ceramah 15 menit

1. Pengertian penyakit jantung 2. Menanyakan materi


Koroner(PJK) yang belum
2. Faktor resiko PJK
3. Gejala dan tanda PJK dimengerti
4. Cara pencegahan PJK
5. Makanan sehat bagi jantung

Penutup 1. Memberikan pertanyaan 1. Menjawab Tanya 12 menit


2. Menarik kesimpulan
pertanyaan jawab
3. Menyampaikan hasil
Evaluasi 2. Menjawab salam
4. Menutup penyuluhan
(salam)

D. Setting Tempat

Keterangan :
A B
A = Penyaji

C C B = Pembawa Acara

C = Audience
D
D = Observer
E. Garis Besar Materi Materi ( Terlampir)
 Pengertian penyakit jantung Koroner(PJK)
 Faktor resiko PJK
 Gejala dan tanda PJK
 Cara pencegahan PJK
 Makanan sehat bagi jantung

F. Evaluasi
 Evaluasi Struktural
- Kesiapan Klien dan Keluarga
- Kesiapan Waktu pelaksanaan.
- Kesiapan tim penyaji
- Kesiapan materi penyaji
- Kesiapan Leaflet
 Evaluasi Proses
- Peserta penyuluhan akan memenuhi waktu pelaksanaan
- Peserta aktif dalam melaksanakan tanya jawab
 Evaluasi Hasil
- Kegiatan penyuluhan berjalan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan
- Adanya kesepakatan antara pasien penderita gagal jantung, keluarga dan perawat
dalam melaksanakan implementasi
- Kelompok pasien dan keluarga bisa mengamplikasikan terapi diet sehat untuk
pasien gagal jantung dengan tepat dan benar.

H. LAMPIRAN

- Materi Lengkap
G. Referensi :
 Gray, H. H. Et al. 2005. Lecture Notes : Kardiologi. Jakarta: Erlangga.
 Joewono. B. S. 2003. Ilmu Penyakit Jantung , Surabaya, Airlangga University Press
 Sarwono. 2002. Buku Ajar : Ilmu Penyakit Dalam ; Jilid I: Edisi 3. Jakarta. FKUI
 Suddarth & Brunner. 2007. Keperawatan Medikal Bedah; Edisi 8. Jakarta. EGC
MATERI PENYULUHAN

PENYAKIT JANTUNG KORONER (PJK)

I. Pengertian
Penyakit jantung koroner (PJK) adalah penyakit yang ditandai dengan penyempitan
pembuluh darah jantung.

II. Faktor Risiko


Penyebab panyakit jantung koroner (PJK) adalah :
1. Lemak dan pengaturan makanan
Terdapat hubungan langsung antara resiko penyakit jantung koroner dan kolesssterol
darah. Kolesterol ditransport dalam darah dalam bentuk lipoprotein, 75% LDL
(Lemak jahat) dan 20% dalam bentuk HDL. Kadar kolestrol yang rendah memiliki
peran yang baik pada PJK dan terdapat hubungan terbalik antara kadar HDL dan
insidensi PJK
2. Kebiasaan merokok
Sekitar 24% kematian PJK pada laki-laki dan 11% pada perempuan disebabkan
kebiasaan merokok. Pengaruh merokok terhadap kejadian PJK :
a) Timbulnya aterosklerosis
b) Peningkatan trombogenesisi dan vasokontriksi
c) Peningkatan tekanan darah dan denyut jantung
d) Provokasi aritmia jantung
e) Peningkatan kebutuhan oksigen otot jantung
f) Penurunan kapasitas pengangkutan oksigen
Setelah 1 tahun berhenti merokok risiko PJK turun menjadi 50% dan menjadi normal
setelah 4 tahun berhenti merokok.
3. Kegemukan atau obesitas
Terdapat saling keterkaitan antara berat badan, peningkatan tekanan darah,
peningkatan kolesterol, diabetes mellitus dan tingkat aktivitas rendah.
4. Kencing manis atau Diabetes
Resiko terjadinya PJK apada pasien diabetes mellitus adalah 2-4 kali lebih tinggi dari
populasi umum dan tidak terkait dengan keparahan atau dengan durasi diabetes
mellitus. Meskipun diabetes merupakan faktor risiko untuk PJK juga berkaitan
dengan adanya abnormalitas metabolisme lipid, obesitas, hipertensi sistemik dan
peningkatan trombogenesis.
5. Hipertensi sistemik
Resiko PJK berhubungan langsung dengan tekanan darah, untuk setiap penurunan
tekanan diastolik sebesar 5 mmHg risiko PJK berkurang sekitar 16%.
6. Jenis kelamin dan hormon seks
Morbitiditas PJK pada laki-laki 2 kali lebih besar dibandingkan perempuan, dan
terjadi hampir 10 tahun lebih dini pada laki-laki daripada perempuan. Estrogen
endogen pada perempuan bersifat protektif terhadap insidernsi PJK.
7. Riwayat keluarga
Riwayat keluarga PJK pada keluarga yang langsung berhubungan darah yang berusia
kurang dari 70 tahun merupakan faktor risiko independen untuk terjadinya PJK.
Terdapat beberapa bukti bahwa riwayat keluarga yang positif dapat mempengaruhi
usia terjadinya PJK pada keluarga dekat.
8. Kelas Sosial
Resiko kematian akibat PJK lebih tinggi pada kelas sosial ekonomi rendah dari pada
kelas sosial ekomonomi tinggi.
9. Kepribadian
Stres baik fisik maupun mental merupakan faktor risiko PJK. Perilaku yang rentan
terjadinya PJK anaara lain : agresif, kompetitif, kasar, sinis, keinginan untuk
dipandang, keinginan untuk mencapai sesuatu, gangguan tidur.
10. Aktivitas fisik
Olah raga yang teratur berkaitan dengan penurunan insidensi PJK sebesar 20-40%.
11. Pembekuan darah
Beberapa faktor pembekuan darah dapat mempengaruhi insidensi kejadian PJK
termasuk kadar fibrinogen, aktivitas fibrinolitik endigen, viskositas darah, dan kadar
faktor VII dan VIII.
12. Infeksi
Infeksi oleh chlamidia pneumoniae tampaknya berhubungan dengan adanya penyakit
koroner arterosklerotik.
13. Alkohol
Alkohol dalam dosis rendah meningkatkan trombolisis endogen mengurangi adesi
platelet dan meningkatkan kadar HDL dalam sirkulasi, namun peningkatan dosis
alkohol dikaitkan dengan peningkatan mortalitas kardiovaskuler karena aritmia,
hipertensi sistemik dan kardiomiopathy dilatasi.

III. Tanda dan Gejala Klinis


a) Nyeri dada sebelah kiri{ dengan atau tanpa penjalaran ke bagian belakang lengan dan
leher ) sampai dengan ulu hati, dengan sifat nyeri sebagai berikut :
 Mencengkram dan diremas-remas
 Rasa terbakar
 Rasa penuh ( Merasa tertindih benda berat )
 Rasa cekot-cekot ( seperti tertusuk pisau )
 Lama nyeri 5 menit- 10 menit
b) Lemah dan pusing
c) Banyak keringat
d) Gemetar dan perasaan mau mati

e) Batasan kadar lipid dalam darah

Komponen Batasan Klasifikasi


lipid (mg/dl)

Kolesterol < 200 Yangdiinginkan


Total
200 – 239 Batas tinggi

> 240 Tinggi

< 100 Optimal


Kolesterol
100 – 129 Mendekati
LDL
optimal
130 – 159 Batas tinggi

160 – 189 Tinggi

> 190 Sangat tinggi

< 40 Rendah

Kolesterol > 60 Tinggi


HDL
< 150 Normal

150 – 199 Batas tinggi


Trigliserida
200 – 499 Tinggi

> 500 Sangat tinggi

IV. Pencegahan
Faktor risiko yang dapat diubah :
a) Kurangi konsumsi makanan lemak atau minyak dalam makanan sehari-hari
b) Hindari kebiasan merokok
c) Kontrol berat badab dalam batas normal
d) Olah raga teratur
e) Ikuti pengaturan makanan bagi penderita kencing manis
f) Hindari stres
g) Hindari konsumsi alkohol

Faktor risiko yang tidak dapat diubah :


a) Riwayat keluarga
b) Jenis kelamin dan hormone seks
c) Kepribadian
d) Pembekuan darah
V. Makanan Sehat Untuk Memelihara Jantung
a) Omega 3 yang terdapat dalam aneka ikan laut misalnya lkan teri, tuna, tengiri dan
minyak ikan yang dapat :
 Mengurangi penyumbatan pembuluh darah
 Melancarkan aliran darah
 Menurunkan factor Penyumbatan
 Menghambat kerusakan sel-sel akibat oksidasi radikal bebas
 Meningkatkan HDL (lemak baik)
 Membuat membrane sel-sel lebih elastic
 Menurunkan tekanan darah
b) Anti oksidan yang banyak terkandung dalam wortel, bamboo kuning, mangga, bayam,
kailan, asparagus, taoge, kacang - kacangan, daun singkong, jeruk, brokoli dan jambu
biji, yang dapat mencegah : Radikal bebas yang mengubah LDL menjadi plak (plak
menempel sehingga akan menyumbat pembuluh darah)
c) Asam Follat yang terkandung dalam kacang - kacangan (merah, hijau, tanah), hati
ayam, Jeruk, bayam dll.
d) Vitamin B 6 yang terdapat dalam pisang, beras merah, ikan laut, Asam folat dan B6
menghambat terjadinya penyumbatan pembulh darah
e) Flafanoid terdapat dalam jeruk anggur, papaya, jambu biji (sebagai anti oksidan)
f) Makanan tinggi serat, terdapat dalam kacang - kacangan, sayuran, buah-buahan
( dapat menurunkan kadar LDL aliran darah.
g) Bawang Putih, mengandung 15 jenis anti oksidan yang dapat :
 Menghancurkan plak dan mencegah kerusakan pembuluh darah lebih lanjut
 Menurunkan LDL
 Meningkatkan HDL
h) Minyak Zaitun
 Menurunkan LDL
 Menurunkan pengumpalan darah
 Meningkatkan HDL
 Mencegah kerusakan pembuluh darah