Anda di halaman 1dari 10

AUDIT LINGKUNGAN PT.

SIDO MUNCUL ASPEK


ADMINISTRASI

I. AMDAL / UKL - UPL


No. Kewajiban Penanggung Jawab Penaatan Keterangan
Perusahaan sesuai dengan
PP. 27 Tahun 2012

1. Memiliki dokumen AMDAL / Taat PT. Sido Muncul sudah


UKL-UPL memiliki dokumen
UKL-UPL Tahun 1999,
revisi Tahun 2004, revisi
Tahun 2010.
Pada Tahun 2012 (saat ini)
PT. Sido Muncul sedang
menyusun dokumen
UKL-UPL
2. Melaporkan Pelaksanaan RKL- Tidak Taat PT. Sido Muncul belum
RPL / UKL-UPL menyampaikan laporan
Pelaksanaan UKL-UPL
secara rutin kepada Badan
Lingkungan Hidup (BLH)
Kabupaten Semarang,
Badan Lingkungan Hidup
(BLH) Provinsi Jawa
Tengah, dan Kementerian
Lingkungan Hidup,
sebagaimana ketentuan
dalam Keputusan Menteri
Negara Lingkungan Hidup
Nomor 45 Tahun 2004.
Pada Tahun 2012 (saat ini)
PT. Sido Muncul sedang
menyusun Dokumen
Pemantauan Pelaksanaan
UKL-UPL.

1
II. PENGENDALIAN PENCEMARAN AIR

No. Pengelolaan Limbah Cair Penaatan Keterangan

1. Ketaatan terhadap Titik Penaatan Tidak Taat Terdapat by pass dan air
limbah yang tidak
diolah/dikelola, sehingga
melanggar peraturan
perundang-undangan yang
berlaku yaitu Undang-
Undang Nomor 32 Tahun
2009 tentang Perlindungan
dan Pengelolaan
Lingkungan.

2.. Ketaatan terhadap Perizinan Taat PT. Sido Muncul sudah


memiliki Instalasi
Pengolahan Air Limbah
(IPAL) sesuai dengan
Surat Izin Bupati
Semarang Nomor
503/1700/IPLC-P/2008
tentang Izin Pembuangan
Limbah Cair (IPLC) Bupati
Semarang yang berakhir
pada Oktober Tahun 2011.
Pada saat ini izin
perpanjangan sedang
dalam proses.

No. Pengelolaan Limbah Cair Penaatan Keterangan

2
3. Ketaatan terhadap Pemenuhan Tidak Taat PT. Sido Muncul telah
Baku Mutu melakukan swapantau
terhadap kualitas air
limbah dan telah
melaporkannya kepada
Badan Lingkungan Hidup
(BLH) Kabupaten
Semarang.
Hasil uji kualitas air limbah
pada September Tahun
2011 menunjukkan bahwa,
parameter COD, TSS, dan
BOD telah melebihiBaku
Mutu Kualitas Air Limbah
menurut Keputusan
Menteri Negara
Lingkungan Hidup Nomor
9 Tahun 2009 dan
Peraturan Daerah Provinsi
Jawa Tengah Nomor 10
Tahun 2004 tentang Baku
Mutu Kualitas Air Limbah di
Provinsi Jawa Tengah.
Pada saat ini sedang
dilaksanakan
penyempurnaan Instalasi
Pengolahan Air Limbah
(IPAL) secara menyeluruh
dengan harapan agar air
limbah dapat memenuhi
baku mutu.
4. Ketaatan terhadap Ketentuan Tidak Taat PT. Sido Muncul belum
Teknis Pembuangan Air Limbah pernah melakukan
pengukuran dan
pencacatan debit harian
air limbah
5. Ketaatan terhadap Pelaporan Taat PT. Sido Muncul telah
melaksanakan pelaporan
kualitas air limbah kepada
Badan Lingkungan Hidup
(BLH) Kabupaten
Semarang.

III. PENGENDALIAN PENCEMARAN UDARA

No. Pengelolaan Pencemaran Udara Penaatan Keterangan

3
1. Ketaatan terhadap Titik Penaatan Tidak Taat PT. Sido Muncul belum
pernah melakukan
pemantauan terhadap
kualitas emisi udara dari
cerobong (stack).sesuai
dengan Keputusan Kepala
Bapedal Nomor 205 Tahun
1996
2. Ketaatan terhadap Pemenuhan Tidak Taat PT. Sido Muncul belum
Baku Mutu pernah melakukan
pemantauan terhadap
kualitas emisi udara dari
cerobong (stack).sesuai
dengan Keputusan Kepala
Bapedal Nomor 205 Tahun
1996
3. Ketaatan terhadap Parameter Baku Tidak Taat PT. Sido Muncul belum
Mutu pernah melakukan
pemantauan terhadap
parameter kualitas emisi
udara dari cerobong
(stack).sesuai dengan
Keputusan Kepala
Bapedal Nomor 205 Tahun
1996
4. Ketaatan terhadap Pelaporan Tidak Taat PT. Sido Muncul belum
pernah menyampaikan
laporan tentang hasil
pemantauan kualitas emisi
udara dari cerobong
(stack).sesuai dengan
Keputusan Kepala
Bapedal Nomor 205 Tahun
1996
5. Ketaatan terhadap Ketentuan Tidak Taat PT. Sido Muncul belum
Teknis pernah melakukan
pemantauan terhadap
kualitas emisi udara dari
cerobong (stack).sesuai
dengan Keputusan Kepala
Bapedal Nomor 205 Tahun
1996

IV. PENGENDALIAN KEBISINGAN

4
No. Pengelolaan Pencemaran Udara Penaatan Keterangan

1. Ketaatan terhadap Titik Penaatan Tidak Taat PT. Sido Muncul belum
secara rutin melakukan
pemantauan terhadap
kebisingan sesuai dengan
Keputusan Menteri Negara
Lingkungan Hidup Nomor
45 Tahun 2004, dan
Keputusan Menteri Negara
Lingkungan Hidup Nomor
48 Tahun 1996.
2. Ketaatan terhadap Pemenuhan Tidak Taat PT. Sido Muncul belum
Baku Mutu secara rutin melakukan
pemantauan terhadap
kebisingan sesuai dengan
Keputusan Menteri Negara
Lingkungan Hidup Nomor
45 Tahun 2004, dan
Keputusan Menteri Negara
Lingkungan Hidup Nomor
48 Tahun 1996.
3. Ketaatan terhadap Parameter Baku Tidak Taat PT. Sido Muncul belum
Mutu secara rutin melakukan
pemantauan terhadap
kebisingan sesuai dengan
Keputusan Menteri Negara
Lingkungan Hidup Nomor
45 Tahun 2004, dan
Keputusan Menteri Negara
Lingkungan Hidup Nomor
48 Tahun 1996.
4. Ketaatan terhadap Pelaporan Tidak Taat PT. Sido Muncul belum
secara rutin melakukan
pemantauan terhadap
kebisingan sesuai dengan
Keputusan Menteri Negara
Lingkungan Hidup Nomor
45 Tahun 2004.
5. Ketaatan terhadap Ketentuan Tidak Taat PT. Sido Muncul belum
Teknis secara rutin melakukan
pemantauan terhadap
kebisingan sesuai dengan
Kepmen LH Nomor 48
Tahun 1996.

V. PENGELOLAAN LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN


(B3)

5
No. Pengelolaan Limbah B3 Penaatan Keterangan

1. Izin Tempat Penyimpanan Tidak Taat PT. Sido Muncul belum


Sementara (TPS) Limbah B3 memiliki Izin Tempat
Penyimpanan Sementara
(TPS) Limbah B3,
sebagaimana tercantum
dalam Keputusan Kepala
Bapedal Nomor Kep-
01/Bapedal/09/1995
tentang Tata Cara dan
Persyaratan Teknis
Penyimpanan dan
Pengumpulan Limbah B3.
PT. Sido Muncul telah
mengajukan permohonan
izin Tempat Penyimpanan
Sementara (TPS) Limbah
B3 kepada Bupati
Semarang pada bulan Juli
2011
2. Pembuatan Neraca Limbah B3 Taat PT. Sido Muncul telah
membuat Neraca Limbah
B3
3. Pengelolaan Limbah B3 oleh Pihak Tidak Taat PT. Sido Muncul belum
Ketiga memiliki kontrak kerja
dengan pihak ketiga yang
memiliki Izin Pengelolaan
Limbah B3 sesuai dengan
Keputusan Kepala
Bapedal Nomor Kep-
03/Bapedal/09/1995
tentang Persyaratan
Teknis Pengelolaan
Limbah.B3

No. Pengelolaan Limbah B3 Penaatan Keterangan

6
4. Pelaporan Pengelolaan Limbah B3 Tidak Taat PT. Sido Muncul belum
(Neraca Limbah B3 dan Manifest) menyampaikan laporan
tentang pengelolaan
Limbah B3 sesuai dengan
Keputusan Kepala
Bapedal Nomor Kep-
02/Bapedal/09/1995
tentang Dokumen Limbah
B3.kepada Deputi IV
MENLH Bidang
Pengelolaan B3 dan
Limbah B3

5. Pengelolaan Limbah B3 Tidak Taat PT. Sido Muncul belum


mengelola seluruh Limbah
B3 sesuai dengan
Ketentuan tentang
Pengelolaan Limbah B3
yang berlaku yaitu
Keputusan Kepala
Bapedal Nomor Kep-
03/Bapedal/09/1995
tentang Persyaratan
Teknis Pengelolaan
Limbah.B3

VI. SARAN
Berdasarkan hasil audit lingkungan aspek administrasi, maka disarankan untuk
melakukan hal-hal sebagai berikut.:

7
VI.1. UKL-UPL
1. PT. Sido Muncul wajib melaksanakan pemantauan rencana pengelolaan
lingkungan hidup dan rencana pemantauan lingkungan hidup dalam bentuk
penyusunan dokumen dan melaporkannya ke Badan Lingkungan Hidup (BLH)
Kabupaten Semarang, dan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Provinsi Jawa
Tengah setiap 6 bulan sekali secara rutin. sesuai dengan Keputusan Menteri
Negara Lingkungan Hidup Nomor 45 Tahun 2004 tentang Pelaksanaan Rencana
Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Rencana Pemantauan Lingkungan Hidup.

VI.2. PENGENDALIAN PENCEMARAN AIR


2. PT. Sido Muncul wajib melaksanakan pemantauan kualitas air limbah yang
dibuang ke lingkungan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang
berlaku yaitu minimal tiap bulan sekali dan melaporkannya ke Badan Lingkungan
Hidup (BLH) Kabupaten Semarang, dan Badan Lingkungan Hidup (BLH)
Provinsi Jawa Tengah setiap 6 bulan sekali secara rutin. sesuai dengan
Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 45 Tahun 2004 tentang
Pelaksanaan Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Rencana
Pemantauan Lingkungan Hidup.

3. PT. Sido Muncul wajib melaksanakan pemantauan pH air limbah harian, dan
debit air limbah harian dari air limbah yang dibuang ke lingkungan dan
melaporkannya ke Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Semarang, dan
Badan Lingkungan Hidup (BLH) Provinsi Jawa Tengah setiap 3 bulan sekali
secara rutin sesuai dengan Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor
45 Tahun 2004 tentang Pelaksanaan Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup
dan Rencana Pemantauan Lingkungan Hidup.

4. PT. Sido Muncul wajib melaksanakan pengolahan air limbah yang dihasilkan di
seluruh unit produksi sesuai dengan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009
tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkunga Hidup.

5. PT. Sido Muncul wajib mematuhi seluruh ketentuan yang dipersyaratkan dalam
Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 9 Tahun 2009 dan
Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 10 Tahun 2004 tentang Baku
Mutu Kualitas Air Limbah di Provinsi Jawa Tengah.

8
6. PT. Sido Muncul wajib melaksanakan penyempurnaan kinerja Instalasi
Pengolahan Air Limbah (IPAL) agar dapat memenuhi seluruh ketentuan yang
dipersyaratkan dalam Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 9
Tahun 2009 dan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 10 Tahun 2004
tentang Baku Mutu Kualitas Air Limbah di Provinsi Jawa Tengah.

VI.3. PENGENDALIAN PENCEMARAN UDARA


1. PT. Sido Muncul wajib melaksanakan pemantauan kualitas emisi udara dari
seluruh cerobong yang ada dan melaporkannya ke Badan Lingkungan Hidup
(BLH) Kabupaten Semarang, Badan Lingkungan Hidup (BLH) Provinsi Jawa
Tengah, dan Kementerian Lingkungan Hidup setiap 6 bulan sekali secara rutin.
sesuai dengan Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 13 Tahun
2007 tentang Baku Mutu Emisi Sumber Tidak Bergerak, Peraturan Menteri
Negara Lingkungan Hidup Nomor 07 Tahun 2007 tentang Baku Mutu Emisi
Sumber Tidak Bergerak Bagi Ketel Uap, Keputusan Menteri Negara Lingkungan
Hidup Nomor 45 Tahun 2004 tentang Pelaksanaan Rencana Pengelolaan
Lingkungan Hidup dan Rencana Pemantauan Lingkungan Hidup.

2. PT. Sido Muncul wajib melaksanakan pemantauan kualitas udara ambien dan
melaporkannya ke Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Semarang,
Badan Lingkungan Hidup (BLH) Provinsi Jawa Tengah, dan Kementerian
Lingkungan Hidup setiap 6 bulan sekali secara rutin. sesuai dengan Peraturan
Pemerintah Nomor 41 Tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara,
dan Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 8 Tahun 2001 tentang Baku
Mutu Kualitas Udara Ambien di Provinsi Jawa Tengah, dan Keputusan Menteri
Negara Lingkungan Hidup Nomor 45 Tahun 2004 tentang Pelaksanaan
Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Rencana Pemantauan
Lingkungan Hidup.

3. PT. Sido Muncul wajib mentaati seluruh ketentuan teknis sarana dan prasarana
pendukung sesuai dengan Keputusan Kepala Bapedal Nomor 205 Tahun 1996
tentang Pedoman Teknis Pengendalian Pencemaran Udara Sumber Tidak
Bergerak.

VI.4. PENGENDALIAN KEBISINGAN

9
1. PT. Sido Muncul wajib melaksanakan pemantauan kebisingan di tapak proyek
dan permukiman penduduk dan melaporkannya ke Badan Lingkungan Hidup
(BLH) Kabupaten Semarang, Badan Lingkungan Hidup (BLH) Provinsi Jawa
Tengah, dan Kementerian Lingkungan Hidup setiap 6 bulan sekali secara rutin.
sesuai dengan Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 48 Tahun
1996 tentang Baku Tingkat Kebisingan dan Keputusan Menteri Negara
Lingkungan Hidup Nomor 45 Tahun 2004 tentang Pelaksanaan Rencana
Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Rencana Pemantauan Lingkungan Hidup.

VI.5. PENGELOLAAN LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN (B3)


1. PT. Sido Muncul wajib dan segera melaksanakan pengurusan Izin Tempat
Penyimpanan Sementara (TPS) sesuai dengan Keputusan Kepala BAPEDAL
Nomor Kep-01/BAPEDAL/09/1995 tentang Tata Cara dan Persyaratan Teknis
Penyimpanan dan Pengumpulan Limbah B3.

2. PT. Sido Muncul segera melaksanakan pencacatan dan pembuatan neraca


limbah B3 dari seluruh limbah B3 yang dihailkan secara update dan teratur.

3. PT. Sido Muncul segera melaksanakan pengelolaan limbah B3 sesuai dengan


Keputusan Kepala BAPEDAL Nomor Kep-03/BAPEDAL/09/1995 tentang
Persyaratan Teknis Pengelolaan Limbah B3.

4. PT. Sido Muncul segera menyerahkan limbah B3 hanya kepada pihak ketiga
yang memiliki Izin Pengelolaan Limbah B3 sesuai dengan . Keputusan Kepala
BAPEDAL Nomor Kep-02/BAPEDAL/09/1995 tentang Dokumen Limbah B3.

5. PT. Sido Muncul segera melaksanakan pelapoan secara khusus tentang


Pengelolaan Limbah B3 sesuai dengan data hasil pencatatan dan neraca limbah
B3 sesuai dengan ketentuan yang ada dan izin yang dimiliki kepada Deputi IV
Menteri Negara Lingkungan Hidup Bidang Pengelolaan Bahan Berbahaya dan
Beracun, Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun dan Sampah. .

10