Anda di halaman 1dari 14

Oleh :

SUKO ISWAHYUDI
NIM : 18314574517
URAIAN MATERI

A. PROFESI AKUNTANSI
Yang dimaksud dengan profesi akuntan
adalah semua bidang pekerjaan yang
mempergunakan keahlian di bidang
akuntansi. Bidang pekerjaan akuntansi
biasanya dianggap sebagai salah satu
bidang profesi. Profesi akuntansi adalah
semua bidang pekerjaan yang mempergunakan keahlian di bidang
akuntansi. Adapun ciri profesi adalah sebagai berikut :
1. Memiliki bidang ilmu yang ditekuninya.
2. Memiliki kode etik sebagai pedoman yang mengatur tingkah laku
anggotanya.
3. Berhimpun dalam suatu organisasi resmi yang diakui oleh
masyarakat/pemerintah.
4. Bekerja bukan dengan motif komersil tetapi didasarkan kepada fungsinya
sebagai kepercayaan masyarakat.

Persyaratan ini semua harus dimiliki sehingga berhak disebut sebagai


salah satu profesi. Perkembangan profesi akuntansi sejalan dengan jenis jasa
akuntansi yang diperlukan oleh masyarakat yang makin lama semakin
bertambah kompleksnya. Gelar akuntan adalah gelar profesi seseorang
dengan bobot yang dapat disamakan dengan bidang pekerjaan yang lain.
Misalnya bidang hukum atau bidang teknik. Secara garis besar Akuntan dapat
digolongkan sebagai berikut :
1. Akuntan Publik
Akuntan publik atau juga dikenal dengan akuntan eksternal adalah akuntan
independen yang memberikan jasa-jasanya atas dasar pembayaran
tertentu. Mereka bekerja bebas dan umumnya mendirikan suatu kantor
akuntan. Yang termasuk dalam kategori akuntan publik adalah akuntan
yang bekerja pada kantor akuntan publik (KAP).
2. Akuntan Intern
Adalah akuntan yang bekerja dalam suatu perusahaan atau organisasi.
Akuntan intern disebut juga akuntan perusahaan atau akuntan manajemen.
Akuntan intern bertanggung jawab terhadap masalah akuntansi
diperusahaan tersebut

3. Akuntan Pemerintah
Adalah akuntan yang bekerja sebagai pegawai pemerintah yang bidang
dan aktivitas pekerjaannya berkaitan langsung dalam bidang akuntansi.
Tugas akuntan pemerintah mulai dari mengawasi kekayaan dan keuangan
negara sampai pada pengelolaan kekayaan dan keuangan Negara seperti
BPK, kantor pajak dan sebagainya.

4. Akuntan pendidik
Adalah akuntan yang bertugas dalam pendidikan akuntansi, melakukan
penelitian dan pengembangan akuntansi, mengajar, dan menyusun
kurikulum pendidikan akuntansi di perguruan tinggi.

B. BIDANG - BIDANG AKUNTANSI


Kebutuhan Informasi keuangan yang
semakin berkembang dengan baik dari
segi jenis maupun jumlahnya menuntut
disajikannya informasi keuangan
tersebut secara cepat dan akurat. Oleh
karena itu, dperlukan spesialisasi dalam
akuntansi yang dapat menyediakan
informasi yang beragam dan dapat memenuhi kebutuhan bagi pemakainya.
Dalam Praktiknya akuntansi dapat dikelompokan menjadi :
1. Akuntansi Publik
Spesialisasi akuntansi publik terbagi dalam :
a. Akuntansi Perpajakan (tax accounting)
Akuntansi perpajakkan adalah bidang akuntansi yang berhubungan
dengan penentuan obyek pajak yang menjadi tanggungan
perusahaan serta perhitungannya. Tugas akuntan pajak adalah
membantu dalam merencanakan pajak dan penyusunan surat
pemberitahuan pajak (SPT)
b. Pemeriksaan Laporan Keuangan (Auditing)
Akuntansi pemeriksaan adalah bidang akuntansi yang berhubungan
dengan pemeriksaan independen terhadap catatan-catatan akuntansi
pendukung laporan keuangan perusahaan dan memberikan pendapat
mengenai kelayakan dan keandalan laporan keuangan tersebut.

c. Konsultansi Manajemen
Akuntansi Manajemen merupakan pemberian jasa konsultasi
mengenai operasi perusahaan yang diperiksa oleh akuntan terhadap
manajer dalam memberikan berbagai pertimbangan dan saran untuk
perbaikan hasil operasi perusahaan.

2. Akuntansi Intern
Spesialisasi akuntansi intern terbagi dalam :
a. Akuntansi keuangan atau Akuntansi Umum (Financial
Accounting)
Akuntansi keuangan adalah akuntansi yang kegiatannya sejak dari
pencatatan transaksi sampai dengan penyusunan laporan keuangan
untuk kepentingan pihak di luar perusahaan, seperti investor, kreditur,
pemerintah, dan lain sebagainya.

b. Akuntansi manajemen (manajement accounting)


Akuntansi manajemen adalah akuntansi yang meliputi segala kegiatan
di dalam perusahaan dan membantu manajemen perusahaan untuk
pertimbangan pengambilan keputusan

c. Akuntansi biaya (cost accounting)


Akuntansi biaya adalah akuntansi yang kegiatan utamanya ditujukan
untuk menghitung biaya-biaya produksi yang dikeluarkan perusahaan
(pabrik) atau perusahaan industri. Lingkupnya biaya selama proses
produksi dan harga pokok barang yang sudah diproduksi.
.
d. Akuntansi penganggaran (budgeting)
Akuntansi anggaran adalah bidang akuntansi yang berhubungan
dengan pengumpulan dan pengolahan data operasi keuangan yang
sudah terjadi serta taksiran kemungkinan yang akan terjadi, untuk
kepentingan penetapan rencana operasi keuangan perusahaan
(anggaran) dalam suatu periode. Tujuan akuntansi anggaran adalah
menyediakan data perbandingan antara rencana operasi keuangan
yang telah ditetapkan dengan pelaksanaannya untuk membantu
manajemen dalam melaksanakan fungsi pengawasan.

e. Sistem Akuntansi (Accounting System)


Ssistem akuntansi adalah bidang akuntansi yang berhubungan
dengan penyusunan rencana, pelaksanaan proses pembelajaran
akuntansi, prosedur pengumpulan dan pelaporan data keuangan.
Akuntansi Sistem membantu agar tercipta kerja yang efektif dan
efisien.

f. Akuntansi Pemeriksanaan Internal


Akuntansi pemeriksaan internal merupakan akuntan intern yang
bertugas untuk melakukan evaluasi terhadap sistem akuntansi dan
manajemen yang bertujuan untuk membantu manajemen dalam
memperbaiki efisiensi operasi serta menjamin bahwa para karyawan
dan bagian – bagian perusahaan telah melaksanakan prosedur dan
rencana yang ditetapkan manajemen.

C. ETIKA PROFESI AKUNTANSI


1. Pengertian Etika Profesi Akuntansi
Etika merupakan suatu ilmu yang membahas perilaku perbuatan baik
dan buruk manusia sejauh yang dapat dipahami oleh pikiran manusia.
Etika mencakup analisis dan penerapan konsep seperti benar, salah, baik,
buruk, dan tanggung jawab
Secara metodologis, tidak setiap hal menilai perbuatan dapat
dikatakan sebagai etika. Etika memerlukan sikap kritis, metodis, dan
sistematis dalam melakukan refleksi. Karena itulah etika merupakan suatu
ilmu.
Etika Profesi Akuntansi yaitu suatu ilmu yang membahas perilaku
perbuatan baik dan buruk manusia sejauh yang dapat dipahami oleh
pikiran manusia terhadap pekerjaan yang membutuhkan pelatihan dan
penguasaan terhadap suatu pengetahuan khusus sebagai Akuntan
Dalam dunia lembaga akuntansi, terdapat kode etik profesi
akuntansi. seorang akuntan profesional harus memiliki ‘Etika Profesi
Akuntansi’. Di Indonesia kode etik ini di gawangi oleh organisasi profesi
akuntansi Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), Tujuan dari kode etik profesi
akuntansi ini diantaranya adalah:
a. Untuk meningkatkan mutu organisasi profesi.
b. Untuk menjaga dan memelihara kesejahteraan para anggota.
c. Untuk menjunjung tinggi martabat profesi
d. Untuk meningkatkan mutu profesi.
e. Untuk meningkatkan pengabdian para anggota profesi
f. Meningkatkan layanan di atas keuntungan pribadi.
g. Mempunyai organisasi profesional yang kuat dan terjalin erat.
h. Menentukan baku standard

2. Prinsip Etika Profesi Akuntan :


d. Tanggung Jawab Profesi
Ketika melaksanakan tanggungjawabnya sebagai seorang profesional,
setiap anggota harus mempergunakan pertimbangan moral dan juga
profesional didalam semua aktivitas/kegiatan yang dilakukan. Sebagai
profesional, anggota mempunyai peran penting dalam masyarakat.
Sejalan dengan peranan tersebut, anggota memiliki tanggung jawab
kepada semua pemakai jasa profesional mereka.

e. Kepentingan Publik
Setiap anggota harus senantiasa bertindak dalam kerangka
memberikan pelayanan kepada publik, menghormati kepercayaan
yang diberikan publik, serta menunjukkan komitmennya sebagai
profesional. Kepentingan publik didefinisikan sebagai kepentingan
masyarakat dan institusi yang dilayani anggota secara keseluruhan.
f. Integritas
Integritas adalah suatu kesatuan yang mendasari munculnya
pengakuan profesional. Integritas merupakan standart bagi teknisi
akuntansi dalam menguji semua keputusan yang di ambil serta
menjadi kualitas yang mendasari kepercayaan publik.

g. Obyektivitas
Prinsip objektivitas mengharuskan anggota bersikap adil, tidak
memihak, jujur, tidak berprasangka atau bias. Dan tiap individu
berkeharusan untuk menjaga tingkat keobyektivitasnya dan terbebas
dari benturan-benturan kepentingan dalam menjalankan tugas
kewajiban profesionalnya.

h. Kompetensi dan sifat kehati hatian profesional


Tiap anggota harus menjalankan jasa profesional dengan kehati
hatian, kompetensi dan ketekunan serta memiliki kewajiban
memepertahankan keterampilan profesional pada tingkatan yang
dibutuhkan guna memastikan bahwa klien mendapatkan manfaat dari
jasa profesional yang diberikan dengan kompeten berdasar pada
perkembangan praktek, legislasi serta teknik yang mutahir.

i. Kerahasiaan
Anggota harus menghormati kerahasiaan informasi selama
melaksanakan jasa profisional dan juga tidak boleh menggunakan
ataupun mengungkapkan informasi tersebut jika tanpa persetujuan
terlebih dahulu kecuali memiliki hak ataupun kewajiban sebagai
profesional atau juga hukum untuk mengungkapkan informasinya.

j. Perilaku Profesional
Tiap anggota wajib untuk berperilaku konsisten dengan reputasi yang
baik dan menjauhi perbuatan atau tingkah laku yang dapat
mendiskreditkan atau mengurangi tingkat profesi.
k. Standar Teknis
Setiap anggota harus menjalankan jasa profesionalitasnya sesuai
dengan standar tehknis dan standard profesional yang
berhubungan/relevan. Tiap - tiap anggota memiliki kewajiban
melaksanakan penugasan dari klien, selama penugasan tersebut tidak
berseberangan dengan prinsip integritas dan prinsip objektivitas

DAFTAR RUJUKAN

Muawanah, Umi. dkk. 2008. Konsep Dasar Akuntansi dan Pelaporan Keuangan.
Jakarta. Direktorat Pembinaan SMK Direktorat Jenderal Manajemen
Pendidikan Dasar dan Menengah Departemen Pendidikan Nasional

Suryanto, Deden. 2018. Akuntansi Dasar. Subang. CV. Pustaka Mulia

Winarti, reviana. At all. 2014. Manajemen Farmasi. Jakarta. Penerbit EGC


A. PENILAIAN PENGETAHUAN
SOAL PILIHAN GANDA
Berilah silang (X) pada huruf a,b,c,d, dan e sebagai jawaban yang benar.
1 Profesi akuntansi yang menyerahkan semua jasa akuntansi untuk
organisasi bisnis ataupun nonbisnis, adalah ....
a. akuntan pemerintah d. akuntan privat
b. BPK e. akuntan pendidik
c. akuntan publik

2 Rencana kegiatan yang akan dilaksanakan di masa datang serta nilai


uang yang terlibat di dalamnya disebut ....
a. akuntansi manajemen d. akuntansi biaya
b. penganggaran e. akuntansi perpajakan
c. sistem akuntansi

3 Akuntan yang bekerja untuk memeriksa pembukuan dan jasa konsultasi


manajemen dan bekerja secara independen disebut ....
a. akuntan umum d. akuntan publik
b. akuntan pemerintah e. akuntan spesial
c. akuntan pendidik

4 Cabang akuntansi yang berhubungan dengan pemeriksaan secara bebas


atas laporan keuangan disebut ....
a. akuntansi anggaran d. auditing
b. akuntansi manajemen e. akuntansi anggaran
c. akuntansi keuangan

5 Informasi keuangan yang disajikan untuk kepentingan para pemakai


laporan di luar perusahaan sangat berguna sebagai ....
a. dasar kajian apakah pekerjaan telah sesuai dengan rencana
b. dasar pertimbangan dalam mengambil keputusan
c. dasar pengendalian perusahaan agar tidak rugi
d. dasar untuk menyusun anggaran pada masa mendatang
e. dasar untuk menyusun perencanaan kegiatan perusahaan

6 Dibawah ini yang termasuk dalam akuntan manajemen adalah…


a. Akuntan biaya c. Akuntan intern
b. Akuntan publik d. Semuanya salah
c. Akuntan pemerintah
7 Akuntan publik dan akuntan intern merupakan bagian dari…
a. Profesi akuntansi d. Skala Akuntansi
b. Proses akuntansi e. Kerja akuntansi
c. Siklus Akuntansi

8 Seperangkat aturan yang digunakan untuk mengatur standar mutu


terhadap pelaksanaan pekerjaan akuntan adalah…
a Standar akuntansi keuangan
b standar pemeriksaan akuntan publik
c kode etik IAI
d kode etik akuntan
e Standar professional akuntan public

9 Bidang akuntansi yang melakukan kegiatan pemeriksaan atas laporan


keuangan perusahaan adalah :
a. Akuntansi Biaya d. Akuntansi Keuangan
b. Analisa Laporan Keuangan e. Akuntasi Pemeriksaan
c. Auditing

10 Bidang akuntansi yang khusus menangani transaksi – transaksi yang


menyangkut perubahan harta, utang dan modal perusahaan di sebut ...
a. Akuntansi Manajemen d. Akuntansi Pemerintahan
b. Akuntansi Biaya e. Akuntansi Perpajakan
c. Akuntansi Keuangan

SOAL ESSAY
1. Jelaskan perbedaan antara akuntan intern perusahaan dan akuntan
publik!
2. Apa yang dimaksud dengan etika profesi dan apa fungsinya ?
3. Apa sajakah bidang-bidang akuntansi itu? Jelaskan untuk setiap
bidang akuntansi!
4. Jelaskan kode etik yang harus di patuhi oleh seorang akuntan!
5. Berikut ini disajikan data :
a. Bookeeper g. Exsternal Auditor
b. Tax specialist h. Guru Akuntansi
c. Controller i. Accounting System
d. Petugas BPK j. Budgetary Accounting
e. Cost Accounting k. Govermental Accounting
f. Internal Auditor
Dari data tersebut yang termasuk ke dalam profesi akuntansi adalah
B. TUGAS MANDIRI
1. Tujuan Pembelajaran :
 Mampu Menjelaskan profesi akuntansi dengan tepat
 Mampu Menguraikan profesi akuntansi dengan benar
2. Langkah kerja :
 Buatlah kliping tentang profesi akuntansi yang ada di koran atau media
masa lainnya
3. Hasil kerja :
 kliping tentang profesi-profesi akuntansi

C. TUGAS KELOMPOK
1. Buatlah kelompok yang terdiri dari 3 sd 5 orang
2. Coba lihatlah informasi profesi-profesi akuntansi di beberapa situs
secara berkelompok dan kalian tuliskan informasi apa saja yang terdapat
pada situ tersebut, tuliskan secara lengkap
3. Rambu-rambu penilaian:
 Kesesuaian jawaban sesuai definisi
 Langkah-langkah pengerjaan
 Kerapihan

D. UJI KOMPETENSI
Berilah silang (X) pada huruf a,b,c,d, dan e sebagai jawaban yang benar.
1. Profesi akuntansi yang menyerahkan semua jasa akuntansi untuk
organisasi bisnis ataupun nonbisnis, adalah ....
a. akuntan pemerintah d. akuntan privat
b. BPK e. akuntan pendidik
c. akuntan publik

2. Rencana kegiatan yang akan dilaksanakan di masa datang serta nilai


uang yang terlibat di dalamnya disebut ....
a. akuntansi manajemen d. akuntansi biaya
b. penganggaran e. akuntansi perpajakan
c. sistem akuntansi

3. Pemerintah membutuhkan informasi akuntansi untuk ....


a. penetapan undang undang kerja d. pemberian subsidi
b. pemberian modal e. penetapan pajak
c. pemberian sumbangan
4. Akuntan yang bekerja untuk memeriksa pembukuan dan jasa konsultasi
manajemen dan bekerja secara independen disebut ....
a. akuntan umum d. akuntan publik
b. akuntan pemerintah e. akuntan spesial
c. akuntan pendidik

5. Kegiatan perencanaan dan pengendalian dilaksanakan oleh manajemen


dengan bantuan informasi dari ....
a. akuntan publik d. akuntansi pemerintah
b. akuntansi manajemen e. auditing
c. akuntansi keuangan

6. Cabang akuntansi yang berhubungan dengan pemeriksaan secara bebas


atas laporan keuangan disebut ....
a. akuntansi anggaran d. auditing
b. akuntansi manajemen e. akuntansi anggaran
c. akuntansi keuangan

7. Informasi keuangan yang disajikan untuk kepentingan para pemakai


laporan di luar perusahaan sangat berguna sebagai ....
a. dasar kajian apakah pekerjaan telah sesuai dengan rencana
b. dasar pertimbangan dalam mengambil keputusan
c. dasar pengendalian perusahaan agar tidak rugi
d. dasar untuk menyusun anggaran pada masa mendatang
e. dasar untuk menyusun perencanaan kegiatan perusahaan

8. Yang tidak termasuk prinsip etika profesi akuntansi adalah …


a. Tanggung jawab profesi d. Subyektifitas
b. Integritas e. Kepentingan Publik
c. Kerahasiaan

9. Dibawah ini yang termasuk dalam akuntan manajemen adalah…


a. Akuntan biaya c. Akuntan intern
b. Akuntan publik d. Semuanya salah
c. Akuntan pemerintah

10. Akuntan publik dan akuntan intern merupakan bagian dari…


a. Profesi akuntansi d. Skala Akuntansi
b. Proses akuntansi e. Kerja akuntansi
c. Siklus Akuntansi
11. Untuk pertimbangan-pertimbangan dan pengambilan keputusan, hasil
proses akuntansi biaya sangat diperlukan oleh..
a. kreditur dan banker d. pemilik atau pemegang saham
b. investor dan calon investor e. karyawan perusahaan
c. pimpinan perusahaan (manajemen)

12. Pengertian dari Etika Profesi Akuntansi yaitu :


a Etika yang telah memperoleh izin dari menteri keuangan
b Etika yang memberikan pelayanan jasa pada masyarakat harus
memiliki kode etik yang merupakan prinsip – prinsip moral yang
mengatur tentang perilaku profesional
c Etika akuntan yang bekerja pada lembaga – lembaga pemerintah
d Etika akuntan yang bertugas dalam pendidikan akuntansi’
e Etika akuntan yang bertindak dalam kerangka memberikan pelayanan
kepada publik

13. Seperangkat aturan yang digunakan untuk mengatur standar mutu


terhadap pelaksanaan pekerjaan akuntan adalah…
a. Standar akuntansi keuangan d. kode etik IAI
b. standar pemeriksaan akuntan publik e. kode etik akuntan
c. Standar professional akuntan public

14. Seorang akuntan professional harus tegas dan jujur dalam semua
keterlibatannya dalam hubungan professional dan bisnis, adalah prinsip
akuntan…
a. Integritas d. Kerahasiaan
b. Objektivitas e. Tanggung jawab profesi
c. Kompetensi professional

15. Bidang akuntansi yang melakukan kegiatan pemeriksaan atas laporan


keuangan perusahaan adalah :
a. Akuntansi Biaya d. Akuntansi Keuangan
b. Analisa Laporan Keuangan e. Akuntasi Pemeriksaan
c. Auditing

16. Bidang akuntansi yang khusus menangani transaksi – transaksi yang


menyangkut perubahan harta, utang dan modal perusahaan di sebut ...
a. Akuntansi Manajemen d. Akuntansi Pemerintahan
b. Akuntansi Biaya e. Akuntansi Perpajakan
c. Akuntansi Keuangan
17. Akuntan yang mengutamakan pemeriksaan terhadap penerapan prinsip –
prinsip akuntansi yang lazim dan berjalannya sistem pengendalian intern
untuk mendukung pendpatnya atas laporan keuangan perusahaan adalah
a Akuntan Publik d. Akuntan Pendidik
b Akuntan Pemerintah e. Akuntan Perpajakan
c Akuntan Intern

18. Tugas dari akuntan pendidik adalah…


a. merencanakan system akuntansi
b. mengatur pembukuan
c. membuat ikhtisar-ikhtisar keuangan
d. bertindak sebagai pemeriksa intern
e. mengajar, menyusun kurikulum, dan melakukan penelitian.

19. Laporan keuangan untuk kepentingan pihak – pihak ekstern perusahaan


tidak hanya cukup hanya diperiksa oleh akuntan intern, sebab....
a. Pemeriksaan akuntan intern sulit bersifat independen, sehingga tidak
terjamin obyektivitasnya
b. Akuntan intern hanya berfungsi sebagai pembantu manajemen
c. Akuntan intern tidak terdaftar dalam IAI
d. Akuntan intern tidak merupakan bagian dari perusahaan
e. Pemeriksaan intern boleh dilakukan oleh mereka yang tidak
mempunyai gelar akuntan

20. Bidang spesialisasi akuntansi berikut ini yang kegiatannya berhubungan


dengan pengumpulan dan pengolahan data operasi keuangan yang sudah
terjadi, serta taksiran kemungkinan yang akan terjadi untuk kepentingan
penetapan rencana operasi keuangan perusahaan (anggaran) dalam satu
periode tertentu adalah
a. Akuntansi keuangan d. Akuntansi Biaya
b. Akuntasi Pemeriksaan e. Sistem informasi akuntansi
c. Akuntansi Anggaran