Anda di halaman 1dari 16

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Nama Sekolah : SMK NEGERI GRATI


Kelas/Semester : X AKL 1/2
Mata Pelajaran : AKUNTANSI DASAR
Alokasi Waktu : 4 JP( 15 pertemuan @ 45 menit)
Materi : Transaksi bisnis perusahaan baik perusahaan jasa,
dagang dan manufaktur

A. KOMPETENSI INTI
1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung- jawab, peduli (gotong
royong, kerjasama, toleran, damai),santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukan sikap
sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif
dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan
bangsa dalam pergaulan dunia.
3. Memahami, menerapkan dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, dan
procedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni,
budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan
peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan
prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk
memecahkan masalah.
4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu
menggunakan metoda sesuai kaidah kelimuan.

B. KOMPETENSI DASAR
Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK)
3.7 Memahami transaksi bisnis perusahaan baik 3.7.1 Mengidentifikasi jenis transaksi bisnis
perusahaan jasa, dagang, dan manufakture pada perusahaan jasa
3.7.2 Mengidentifikasi jenis transaksi bisnis
pada perusahaan dagang
3.7.3 Mengidentifikasi jenis transaksi bisnis
pada perusahaan manufakture

4.7 Mengelompokkan transaksi bisnis 4.7.1 Mengelompokkan jenis transaksi bisnis


perusahaan jasa, dagang, dan manufakture pada perusahaan jasa
4.7.2 Mengelompokkan jenis transaksi bisnis
pada perusahaan dagang
4.7.3 Mengelompokkan jenis transaksi bisnis
pada perusahaan manufakture

C. TUJUAN PEMBELAJARAN
Berdasarkan penyajian model pembelajaran Discovery Learning, tayangan gambar
dan video tentang transaksi, berdiskusi dan menggali informasi, serta fasilitas yang ada
(C=Condition), peserta didik (A=Audien) dapat Mengidentifikasi jenis transaksi bisnis
pada perusahaan jasa,Mengidentifikasi jenis transaksi pada perusahaan dagang,
Mengidentifikasi jenis transaksi pada perusahaan manufakture, Mengelompokkan jenis transaksi
bisnis pada perusahaan jasa , Mengelompokkan jenis transaksi bisnis pada perusahaan dagang,
(B=Behavior) karakter yang
Mengelompokkan jenis transaksi bisnis pada perusahaan manufakture,
dikembangkan dengan percaya diri dan tepat, displin, tanggung jawab, literasi, mandiri
(D=Degree)

D. MATERI PEMBELAJARAN
1. Fakta :
- Jenis transaksi perusahaan jasa (reality)
2. Konsep :
- Definisi transaksi
- Transaksi perusahaan jasa
- Macam transaksi perusahaan jasa
(Waktu / cara kerja)

3. Prosedur:
- Bagaimana menentukan jenis transaksi (tata cara)
Prinsip :
- Bukti-bukti transaksi

4. Metakognitif :
- Cara menentukan jenis transaksi dan mengumpulkan jenis transaksi (IPK =
kemampuan anak)

E. PENDEKATAN, MODEL dan METODE PEMBELAJARAN


 Pendekatan : Scientific Learning
 Model Pembelajaran : Discovery Learning (Pertemuan Pertama dan Kedua)
 Metode :Paparan, tayangan video, diskusi, tanya jawab, dan unjuk kerja

F. ALAT, BAHAN, MEDIA, dan SUMBER BELAJAR


 Alat / Bahan : Alat Tulis, Withboard, bukti transaksi
 Media Pembelajaran : LCD projector, Laptop, Bahan tayang video
 Sumber belajar :
1. Deden Suryanto. 2017. Buku Akuntansi Dasar Untuk SMK kelas X. Pusaka Mulia. Jakarta
2. Dwi Harti. 2009. Buku Modul Akuntansi Jilid 1 A SMK dan MAK Kelas X.
Erlangga.Jakarta
3. Rusma,dkk. 2018. Akuntansi Dasar Untuk SMK / MAK Kelas X. Putra Nugraha:
Surakarta.

G. KEGIATAN PEMBELAJARAN

1. PERTEMUAN ke 1-2 (8 x 45 menit )

Nilai-nilai
PPK, Alokasi
Kegiatan DeskripsiKegiatan
Literasi, 4C, Waktu
Hots
Pendahuluan Orientasi : 10menit
1. Menanyakan kondisi peserta didik baik fisik Nilai karakter
PPK: religius maupun psikis dan memberi salam, berdoa, yang
melihat kebersihan lingkungan ,mengecek ditanamkan
pakaian seragam dan atribut lainnya. antara lain:
religius,
mencintai
lingkungan,
Disiplin.

2. Menyampaikan rencana kegiatan baik, tanggung,


individual, kerja kelompok, dan melakukan Jawab,
observasi. kerjasama,
percaya diri.

3. Memberi pesan moral tentang syukur kepada religious


TuhanYang Maha Esa karena diberi kesehatan
dan kesempatan menuntuti lmu untuk masa
depan.

Motivasi :
1. Guru menyampaikan kompetensi yang akan rasaingin
dicapai dan manfaatnya dalam kehidupan tahu, kreatif,
sehari-hari keberanian,
percayadiri

Sumber:
http://devimaysastieasia.blogspot.co.id/2016/07
/artikel-perusahaan-jasa-retail-dan.html
“Perusahaan Jasa “LOUNDRY D’FRESH”
Dalam menjalankan sebuah usaha yang
berhubungan dengan jasa pastinya yang kita
inginkan adalah kepuasan pelanggan, sama halnya
4C :Berpikir
dalam perusahaan Loundry “D’ FRESH” yang
Kritis dan selalu mengutamakan kepuasan pelanggannya.
Penyelesaian
Masalah Dalam usaha loundry ini menyediakan jasa antar –
jemput pakaian.
Salah satu kelebihan dari jasa laundry ini
dibandingkan dengan yang lainnya adalah setiap
pakaian yang sudah selesai dibersihkan dan siap di
antar kepada pelanggan bisa di check pakaiannya
apakah ada yang kurang atau kelebihan pakaian.
Ini menjadi nilai plus dari usaha loundry ini yang
selama ini menjadi peluang untuk menggambil
hati pelanggan.
Usaha loundry ini mempunyai 10 orang
karyawan dan usaha ini buka 24 jam (kerja shift),
keuntungan bagi usaha loundry ini dalam 1 bulan
sekitar 8 juta rupiah, cukup banyak bukan?
Kepuasan peanggan adalah prioritas kami.
2. Menyampaikan manfaat materi pembelajaran Mandiri
dengan kehidupan sehari-hari.
Apersepsi : Rasa ingin
1. Menyampaikan kompetensi dan lingkup materi tahu, tanggung
yang akan dicapai peserta didik jawab

2. Mengaitkan materi dengan materi Rasa ingin


pembelajaran sebelumnya tahu, gemar
membaca,
mandiri
3. Menyampaikan strategi pembelajaran yang akan Disiplin/taat
digunakan prosedur, rasa
ingin tahu

Kegiatan Inti 1. STIMULATION (STIMULASI Nilai karakter 70 enit


/PEMBERIAN RANGSANGAN) yang
Pada tahap ini Guru memberi motivasi atau ditanamkan
rangsangan untuk memusatkan perhatian pada antara lain:
bahasan transaksi perusahaan jasa dengan cara :
Rasa ingin
 Guru menayangkan video tentang suatu
tahu,
proses transaksi
bertanggung
 Guru menyajikan suatu permasalahan yang
jawab.
berkaitan dengan materi pembelajaran.
Literasi
Digital,

Sumber:
https://eontoh.blogspot.com/2017/11/contoh-
faktur-hp.html
Permasalahan 1.
Contoh faktur pajak, contoh faktur pembelian,
contoh faktur penjualan, contoh faktur pembelian
buku, contoh faktur penjualan cod, contoh faktur,
contoh faktur pajak, contoh faktur pembelian,
contoh faktur penjualan, contoh faktur pembelian
buku, contoh faktur penjualan cod.
Permasalahan:
a. Dapatkah kamu menganalisa percakapan
tersebut?
PPK: b. Tentukanlah jenis transaksi apa yang ada
Kerjasama dalam gambar tersebut!
Integritas
(Tanggungjawa
b) Guru membagi kelas menjadi beberapa
kelompok.
 Peserta didik melakukan pengamatan /
observasi tentang proses transaksi
 Peserta didik mencatat hasil pengamatan ke
dalam lembar pengamatan dan mencatat
hasil pengamatan secara individu
2. PROBLEM STATEMENT
(PERNYATAAN/IDENTIFIKASI
4C MASALAH)
:BerpikirKritis
danPenyelesai
Jujur, disiplin,
anMasalah
Tahap ini pesertadidik diajak untuk
mengidentifikasi kemungkinan masalah dari kerja keras,
kejadian dan dikembangkan jawaban sementara kreatif,
atau hipotesis terhadap konsep/ prinsip atau mandiri,seman
formulas
gat,komunikasi
Berdasarkan hasil pengamatan dari tayangan ,kerjasama,pe
video dan bukti transaksi, maka guru duli
memberikan kesempatan seluas – luasnya lingkungan,
kepada peserta didik untuk mengungkapkan tanggung
beberapa pertanyaaan: jawab
 Peserta didik menanyakan hal-hal yang tidak
dipahami dari tayangan video secara individu
 Guru mengorganisasikan peserta didik dalam
kelompok diskusi
 .Guru memberi kesempatan pada kelompok lain
untuk menjawab

3. DATA COLLECTION (PENGUMPULAN


DATA)

Kegiatan ini dapat berupa observasi terhadap


obyek atau uji coba dalam kaitan hipotesis.
Pada tahap ini peserta didik mengumpulkan
informasi yang relevan:
Jujur, disiplin,
a. Guru membagikan Lembar Kerja Peserta
kerja keras,
Didik (LKPD) ke tiap-tiap kelompok
kreatif,
diskusi tentang bukti transaksi
mandiri,seman
b. Peserta didik mencari informasi dari
gat,komunikasi
berbagai sumber (internet atau modul atau
,kerjasama,pe
buku - buku referensi atau sumber -
duli
sumber lain yang relevan) tentang bukti
lingkungan,
transaksi
tanggung
c. Guru mendorong peserta didik jawab
mengumpulkan informasi secermat
mungkin untuk mengerjakan Lembar Kerja
Peserta Didik
d. Peserta didik dalam kelompoknya
berdiskusi untuk mengolah data tentang :
 Jenis transaksi perusahaan
 Cara identifikasi bukti transaksi
4. VERIFICATION ( MENGUJI HASIL /
PEMBUKTIAN )

Padatahap ini dilakukan pengolahan dan


verifikasi data terhadap hipotesis.

Pada tahap verifikasi peserta didik Jujur, disiplin,


mendiskusikan hasil pengolahan data dan kerja keras,
memverifikasi hasil pengolahan dengan data- kreatif,
data atau teori pada buku sumber mandiri,seman
 Peserta didik mendiskusikan untuk gat,komunikasi
mengidentifikasi tentang bukti transaksi ,kerjasama,pe
 Kelompok peserta didik dibagi menjadi dua duli
kelompok besar dengan Lembar Kerja yang lingkungan,
berbeda tanggung
 Peserta didik membuat kesimpulan awal jawab
dalam kelompok masing-masing.
 Guru mengamati jalannya diskusi tiap
kelompok
 Guru mengarahkan jalannya diskusi, dan
kesimpulanpeserta didik agar tetap relevan
pada materi/tujuan pembelajaran
5. GENERALIZATION (MENARIK
KESIMPULAN/GENERALISASI)

Kegiatan pada tahap ini adalah melakukan


generalisasi konsep/ prinsip atau formulasi yang Jujur, disiplin,
sudah dibuktikan. kerja keras,
kreatif,
Misal : Pada tahap ini, peserta didik membuat
mandiri,seman
laporan tertulis secara kelompok, dan membuat
gat,komunikasi
PPK: Integritas bahan presentasi serta mempresentasikan kerja
(menghargai
,kerjasama,pe
pendapat teman)
kelompok di depan kelas.
duli
 Peserta didik mengkomunikasikan hasil lingkungan,
diskusi kepada anggota kelompok lain yang tanggung
Lembar Kerja nya berbeda jawab
 Peserta didik saling mengajukan pertanyaan
pada hal hal yang belum dimengerti dalam
penyampaian informasi tersebut
 Guru memandu jalannya proses transfer
informasi tersebut
Penutup 1. Guru membantu peserta didik untuk mandiri, 10
merangkum topik/materi pelajaran dan memberi kreatif, Menit
pencerahan terhadap hal sehingga informasi kerjasama
menjadi benar dan tidak terjadi kesalahpahaman
terhadap materi.
2. Melakukan refleksi atau merefleksi proses dan tanggung
materi pelajaran yang berlangsung hari ini jawab,
kepada peserta didik dan peserta didik keberanian
menanyakan kembali berbagai hal yang masih
diragukan tentang bukti transaksi sehingga
mendapat pencerahan yang sangat gamblang
dari guru.
3. Guru melaksanakan tindaklanjut dengan kreativitas
memberikan arahan kegiatan berikutnya dan tanggung
tugas perbaikan atau pengayaan secara individu jawab
atau kelompok

PENILAIAN:
4. Melaksanakan Penilaian Sikap melalui Integritas,
observasi. tanggung
jawab, disiplin

5. Melaksanakan Penilaian Pengetahuan melalui integritas,


tes lisan, tulisan. kejujuran,
tanggung
jawab,
menghargai,
prestasi

6. Melaksanakan Penilaian Keterampilan melalui integritas,


penyajian, praktik,laporan,portofolio. tanggung
jawab
7. Guru memberi tugas untuk pertemuan
selanjutnya Berupa Tugas Terstruktur, PR integritas,
8. Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan tanggung
memberikan MOTIVASI Akhir untuk tetap jawab
belajar.
9. Guru mengajak Berdoa untuk penutup dan Religius
memberi salam kepada seluruh siswa.

1. Pertemuan Ketiga (4 JP)


Indikator
3.7.2Mengidentifikasi jenis transaksi bisnis pada perusahaan dagang
3.7.3Mengidentifikasi jenis transaksi bisnis pada perusahaan manufakture

Kegiatan Deskripsi Kegiatan Fokus Alokasi


Pendekatan Waktu
Pendahuluan 1. Berdoa Religious,Jujur, 10 menit
2. Guru mengabsen peserta didik disiplin, kerja
3. Guru mengondisikan suasana belajar yang
menyenangkan
keras, kreatif,
4. Guru mendiskusikan kompetensi yang sudah mandiri,semang
dipelajari sebelumnya berkaitan dengan at,komunikasi,k
kompetensi yang akan dipelajari. erjasama,peduli
Apersepsi 5. Guru menyampaikan kompetensi yang akan lingkungan,
dicapai dan manfaatnya dalam kehidupan sehari- tanggung jawab
hari.

(Sumber:
https://kulpulanmateri.blogspot.co.id/2012/10/ciri
-ciri-perusahaan-dagang.html

“Secara umum. Proses pencatatan akuntansi pada


perusahaan dagang tidak berbeda dengan perusahaan jasa.
4C Perbedaannya terletak pada ciri – ciri perusahaan dagang
:BerpikirKritisd
anPenyelesaian
Masalah
yang tidak terdapat pada perusahaan jasa. Perusahaan
dagang adalah bentuk usaha yang kegiatannya membeli
barang untuk di jual kembali., tanpa mengubah sifat barang
tersebut. Pengelola barang yang dijual terbatas pada
pengemasan dan pelabelan. Contoh perusahaan dagang
adalah toko, showroom, hypermart, swalayan, dan depot.”
6. Guru menyampaikan menyampaikan garis besar
cakupan materi, kegiatan yang akan dilakukan,
lingkup dan teknik penilaian yang akan
digunakan dalam pembelajaran.Guru
mengkondisikan suasana belajar yang
menyenangkan

Inti Discovery Learning: 65 menit


1. Stimulation (Pemberian Stimulus)
Guru memberikan masalah yang berkaitan
dengan transaksi perusahaan dagang.

- Guru membagi kelas menjadi beberapa


kelompok.
Jujur, disiplin,
2. Problem Statement (Identifikasi Masalah) kerja keras,
PPK:  Guru membantu siswa mengidentifikasi kreatif,
Kerjasama permasalahan yang diberikan oleh guru dan mandiri,semang
mendorong siswa berdiskusi kelompok. at,komunikasi,k
3. Data Collecting (Mengumpulkan Data)
erjasama,peduli
 Guru membantu siswa mengumpulkan data lingkungan,
dari masalah yang diberikan dan mendorong tanggung jawab
PPK: siswa berdiskusi kelompok.
Kerjasama
Integritas
(Tanggungjawa 4. Data Processing (Mengolah Data)
b)  Semua siswa mendapat tugas untuk
menyelesaikan permasalahan.
 Selama siswa bekerja, guru memperhatikan
dan mendorong semua siswa untuk
menyelesaikan pekerjaannya.

PPK: integritas 5. Verification (Menguji Hasil)


(menghargai
pendapat
 Guru meminta siswa salah satu kelompok
teman) mempresentasikan hasil diskusinya di depan
kelas dan bersama-sama dengan siswa
membahas LAS.

6. Generalization (Menyimpulkan)
 Guru bersama siswa menyimpulkan hasil
pembelajaran.

Penutup 1. Siswa diminta membuat rangkuman tentang Religious,Jujur, 15 menit


PPK: mandiri
transaksi perusahaan dagang. disiplin, kerja
2. Guru dan siswa melakukan refleksi terhadap
keras, kreatif,
proses pembelajaran yang telah berlangsung.
mandiri,semang
3. Guru memberikan tes akhir kepada siswa.
4. Guru menginformasikan rencana kegiatan
at,komunikasi,k
pembelajaran untuk pertemuan berikutnya erjasama,peduli
5. Guru mengakhiri kegiatan pembelajaran dan lingkungan,
berdoa tanggung jawab

2. Pertemuan Keempat (3JP)


Indikator
4.7.1 Mengelompokkan jenis transaksi bisnis pada perusahaan jasa
4.7.2 Mengelompokkan jenis transaksi bisnis pada perusahaan dagang
4.7.3 Mengelompokkan jenis transaksi bisnis pada perusahaan manufakture

Kegiatan Deskripsi Kegiatan Fokus Alokasi


Pendekatan Waktu
Pendahuluan 1. Berdoa Religious,Jujur, 10 menit
2. Guru mengabsen peserta didik disiplin, kerja
3. Guru mengondisikan suasana belajar yang
menyenangkan
keras, kreatif,
4. Guru mendiskusikan kompetensi yang sudah mandiri,semang
dipelajari sebelumnya berkaitan dengan kompetensi at,komunikasi,k
yang akan dipelajari. erjasama,peduli
5. Guru menyampaikan kompetensi yang akan dicapai. lingkungan,
Apersepsi 6. Guru menyampaikan menyampaikan garis besar tanggung jawab
cakupan materi, kegiatan yang akan dilakukan,
lingkup dan teknik penilaian yang akan digunakan
dalam pembelajaran.Guru mengkondisikan suasana
belajar yang menyenangkan

Inti Problem Based Learning: 65 menit


1. Mengorientasikan peserta didik terhadap
masalah
 Guru memaparkan soal-soal yang Jujur, disiplin,
menantang yang terkait dengan konsep jenis kerja keras,
transaksi perusahaan baik perusahaan jasa, kreatif,
4C :Berpikir
dagang, dan manufakture. mandiri,semang
Kritis dan at,komunikasi,k
Penyelesaian
Masalah Masalah: erjasama,peduli
Mengelompokan jenis-jenis perusahaan jasa, lingkungan,
dagang dan manufakture: tanggung jawab

a. Jenis-jenis perusahaan jasa, dagang, dan


manufakture
b. Bukti transaksi perusahaan jasa, dagang dan
manufakture

4C :Berpikir 2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar Jujur, disiplin,


Kritis dan  Guru mengarahkan siswa untuk kerja keras,
Penyelesaian
Masalah mengidentifikasi setiap masalah pada LAS kreatif,
dan buku siswa untuk menemukan jenis- mandiri,semang
jenis transaksi perusahaan jasa, dagang dan at,komunikasi,
manufakture dari soal yang disajikan
 Siswa disarankan untuk mengelompokkan
jenis bukti transaksi perushaaan jasa,
dagang dan manufakture terkait dengan
permasalahan yang diberikan.
3. Membimbing penyelidikan individual kerjasama,pedu
maupun kelompok li lingkungan,
PPK:
 Guru membantu siswa yang mengalami tanggung jawab
Kerjasama kesulitan.
 Dengan berdiskusi peserta didik berusaha
memecahkan masalah.
4. Mengembangkan dan menyajikan hasil
karya
 Secara bergilir setiap kelompok diberi
PPK: PPK:
integritas kesempatan mengemukakan hasil diskusi
(menghargai kelompoknya
pendapat
teman)  Kelompok lain dapat memberi tanggapan
dan pertanyaan
 Guru memberi penilaian atas hasil kerja
siswa
5. Menganalisis dan mengevaluasi proses
pemecahan masalah
 Siswa diminta menyimpulkan tentang hasil
Penutup 1. Siswa diminta membuat rangkuman tentang hasil Religious,Jujur, 15 menit
2. Guru dan siswa melakukan refleksi terhadap proses disiplin, kerja
PPK: pembelajaran yang telah berlangsung.
mandiri keras, kreatif,
3. Guru menginformasikan rencana kegiatan
mandiri,
pembelajaran untuk pertemuan berikutnya
4. Guru mengakhiri kegiatan pembelajaran dan berdoa. semangat,
tanggung jawab
H. PENILAIAN HASIL BELAJAR

a. Metode : Tes Tulis


b. Instrument Remedial dilaksanakan apabila ada siswa yang belum memenuhi
KKM

Catatan: siswa dikatakan kompeten jika :


Nilai = 89-99 : Sangat baik (kompeten)
69-88 : Baik (kompeten)
< 69 : Tidak kompeten

Rencana Remidial dan Pengayaan


 Remidi diberikan setelah menganalisis hasil pengetahuan dengan berpedoman pada
nilai kkm<70
 Pengayaan diberikan setelah menganalisis hasil pengetahuan dengan berpedoman pada
nilai kkm ≥ 70
 Pemberian remidial dan pengayaan dilakukan secara individual atau klasikal sesuai
dengan kemampuan siswa.

Mengetahui, Grati, 13 Juli 2019


Kepala SMK Negeri 1 Grati Guru Mata Pelajaran

Dra. Nining Faridah, M. Si Widia Rahmaning Tyas, S.Pd


Pembina Tk I NIP. -
NIP. 196906211997032006
A. Penilaian (instrument terlampir)
1. Pengetahuan
a. Teknik Penilaian : Tes tertulis
b. Bentuk Instrument : Soal tes tertulis
c. Kisi-kisi :
No. Indikator Butir Instrumen
1. Transaksi internal dan eksternal 1, 2
2. Dokumen transakis pengeluaran kas 3, 4, 6, 8
3. Dokumen transaksi penjualan, pendapatan 5, 7
4 Bukti memorial 9
5 Transaksi Modal 10

2. Ketrampilan
a. Teknik Penilaian : Penilaian Unjuk kerja dengan melakukan diskusi kelompok
b. Bentuk instrument : Soal Latihan
c. Kisi-kisi
No. Indikator ButirInstrumen
1. Menganalisis pengertian dan jenis-jenis transaksi
1
bisnis/keuangan
2 Menganalisis bukti transaksi dan macam-macam bukti
2
transaksi bisnis/keuangan
Instrumen: lihat Lampiran 2

3. Sikap ( Spritual )
a. Teknik : Observasi
b. Bentuk Instrumen : Check List
c. Kisi-kisi:
No. Aspek Pengamatan ButirInstrumen
1. Berdoa sebelum dan sesudah melakukan sesuatu 1
2. Mengucapkan rasa syukur atas karunia tuhan 2
3. Memberi salam sebelum dan sesudah menyampaikan 3
pendapat/presentasi
4. Mengungkapkan kekaguman secara lisan maupun tulisan 4
terhadap Tuhan saat melihat kebesaran Tuhan
Instrumen: lihat Lampiran 3

4. Sikap ( Sosial)
a. Teknik : Observasi
b. Bentuk Instrumen : Check List
c. Kisi-kisi:
No. Aspek Pengamatan ButirInstrumen
1. Motivasi 1
2. Rasa Ingin Tahu 2
3. Tanggung Jawab 3
4. Jujur 4
5, Peduli 5
6 Santun 6
7 Percaya Diri 7
8 Disiplin 8
SOAL EVALUASI

Lampiran 1

Soal Pengetahuan
1. Berikut ini adalah salah satu contoh transaksi ekstern …
a. Menyetujui rencana pembayaran
b. Membayar utang
c. Menetapkan jumlah penyusutan
d. Menetapkan gaji direksi
e. Menetapkan jumlah pemakaian perlengkapan
2. Transaksi berikut yang bersifat intern adalah …
a. Menetapkan jumlah penyusutan
b. Mengembalikan barang yang mutunya kurang baik
c. Membayar utang
d. Menerima piutang
e. Membeli barang dagang
3. Berikut ini adalah bukti-bukti transaksi yang harus disertakan saat terjadi pencatatan transaksi
pengeluaran kas, kecuali …
a. Kuitansi
b. Nota kontan
c. Faktur pembelian
d. Bukti kas keluar
e. Cek
4. Transaksi pelunasan utang yang dilakukan oleh perusahaan mengharuskan perusahaan
mengeluarkan bukti transaksi berupa …
a. Nota debit d. cek
b. Nota kredit e. nota kontan
c. faktur
5. Bila sebuah perusahaan mengeluarkan faktur penjualan maka hal tersebut menyebabkan akun

a. kas perusahaan tetap d. utang perusahaan berkurang
b. kas perusahaan berubah e. piutang perusahaan berkurang
c. piutang perusahaan bertambah
6. Berikut ini adalah beberapa transaksi yang dilakukan oleh “Jasa Bersama”:
1) Menetapkan jumlah penyusutan
2) Membeli peralatan toko
3) Membayar utang per kas
4) Menerima pembayaran dari pelanggan
5) Membayar utang bank
Dari transaksi diatas yang membutuhkan bukti kas keluar adalah …
a. 1, 2 dan 3 d. 2, 3 dan 5
b. 2, 3 dan 4 e. 1, 2 dan 4
c. 1, 3 dan 5
7. Kasi bengkel menerima pembayaran tunai dari pelanggan. Transaksi tersebut membutuhkan
bukti berupa …
a. Nota kredit d. nota kontan
b. Kuitansi e. faktur pembelian
c. cek
8. Ketika perusahaan membutuhkan kas untuk membeli peralatan atau perlengkapan kantor,
maka perusahaan perlu membuat bukti berupa …
a. nota kontan d. bukti kas keluar
b. nota kredit e. cek
c. bukti kas masuk
9. Bukti memorial dibutuhkan untuk mencatat transaksi seperti …
a. Retur
b. Pembelian peralatan kantor
c. Penjualan Barang Dagangan
d. Penerimaan Piutang
e. Pengeluaran kas
10. Berikut ini adalah transaksi yang melibatkan/mempengaruhi modal perusahaan adalah…
a. Pengambilan prive d. penyusutan aktiva
b. Pembelian perlengkapan e. rekonsiliasi bank
c. Penerimaan bunga bank
Kunci Jawaban

1. B 2. A 3. C 4. D 5. C
6. D 7. D 8. D 9. A 10.A
Penskoran

Jawaban benar tiap-tiap transaksi nilai 1

Total jawaban benar 10

Lampiran 2

Soal Praktek ( Keterampilan)

Topik diskusi yang diberikan guru dalam model pembelajaran kooperatif:

- Menganalisis pengertian dan jenis transaksi bisnis/keuangan


- Menganalisi bukti transaksi dan macam-macam bukti transaksi bisnis/keuangan

Skor

No 1 jika tepat 100

No 2 jika tepat 100

Lampiran 3 (penilaian sikap spritual)

Aspek Yang Diamati


NO Nama Siswa Berdoa sblm Mengucap
Bersyukur Beribadah Dg baik
aktivitas Salam

Disi dengan skor 1 – 4

1 Kurang 2 Cukup 3 Baik 4 Sangat Baik

Lampiran 4 (penilaian sikap sosial)

SIKAP
NAMA Rasa Tanggu
NO Kerja Sant Percay Disipli
SISWA Motivasi ingin ng Jujur Peduli
sama un a diri n
tahu jawab

Disi dengan skor 1 – 4

1 Kurang 2 Cukup 3 Baik 4 Sangat Baik


Lampiran 2: Materi Pembelajaran

Materi Pembelajaran :
1. Pengertian Transaksi
Transaksi merupakan suatu kegiatan yang diakukan seseorang yang menimbulkan
perubahan terhadap harta atau keuangan yang dimiliki baik itu bertambah ataupun
berkurang. Misalnya menjual harta, membeli barang, membayar hutang, serta membayar
berbagai macam biaya untuk memenuhi kebutuhan hidup. Dalam transaksi terdapat
administrasi transaksi. Adapun yang dimaksud dengan administrasi disini adalah suatu
kegiatan untuk mencatat perubahan keuangan seseorang atau oraganisasi yang dilakukan
secara teliti serta mengunakan metode-metode tertentu.
Administarsi transaksi ditujuakan agar hasil pencatatan dapat di komunikasikan kepada
pihak lainnya. Adapun yang dimasut dengan transaksi keuangan adalah sebuah kegiatan
ekonomi yang bisa diukur dengan satuan uang tertentu, yang dapat mengubah posisi
keuangan perusahaan tersebut. Kemudian yang disebut dengan transaksi bisnis ialah
kegiatan ekonomi dari suatu bisnis yang secara langsung mempengaruhi kondisi kuangan
bisnis tersebut. Dalam mendefinisikan status dalam bisnis kita dapat mengunakan
transaksi bisnis.

2. Jenis-jenis transaksi
- Transaksi internal merupakan sebuah transaksi yang terjadi di dalam perusahaan.
Yakni transakasi yang hanya melibatkan personalia yang terdapat di dalam sebuah
perusahaan saja. Transaksi internal lebih menekankan perubahan posisi keuangan
yang terjadi dibagian dalam perusahaan. Misalnya, memo dari pimpinan kepada
seseorang pegawai, perubahan nilai keuangan karena kemunduran perusahaan,
pengunaan perlengkapan kantor. Transaksi keuangan dibuat dan juga dikeluarkan oleh
perusahaan itu sendiri.
Transaksi internal juga bisa diartikan sebagai bukti pencatatan atas kegiatan-kegiatan
yang terjadi di dalam perusahaan itu sendiri yang berhubungan dengan posisi
keuangan perusahaan tersebut. Contohnya seperti : penghapusan tangungan hutang
sebuah sektor usaha suatu perusahaan dan lainlain.
- Transaksi eksternal merupakan sebuah transaksi yang melibatakan pihak luar
perusahaan. Yakni transaksi yang melibatkan orang luar atau organisasi luar.
Transaksi eksternal juga bisa diartikan sebagai bukti pencatatan atas kegiatan-kegiatan
yang terjadi pada perusahaan yang berhubungan dengan pihak luar dari perusahaan
tersebut. Seperti misalnya: transaksi penjualan, pembelian, pembayaran hutang
piutang dan lain-lain.

3. Bukti Transaksi Bisnis/Keuangan


Adapun yang dimaksud demgan bukti transaksi ialah sebuah bukti yang tertulis atas
setiap kegiatan transaksi yang terjadi pada suatu perusahaan atau sebuah bisnis. Manfaat
dari bukti transaksi yaitu sebagai bukti tertulis atas transaksi yang telah dilakukan untuk
menghindari kemungkinan terjadinya sengketa atau permasalahan di kemudian hari.
Adapun pembagian bukti transakasi itu terdiri dari 2 jenis, yakni:
- Bukti transaksi internal
Bukti transaksi internal merupakan bukti pencatatan setiap transaksi yang terjadi di
dalam perusahaan tersebut. Bukti trasaksi internal biasanya berupa memo dari
pimpinan ataupun orang tertentu
- Bukti transaksi eksternal
Bukti transaksi eksternal merupakan bukti pencatatan setiap transaksi yang terjadi
antara perusahaan dengan pihak luar perusahaan. Adapun bukti-bukti dari transaksi
eksternal adalah sebagai berikut:
4. Macam-macam Bukti Transaksi
- Faktur
Faktur merupakan sebuah bukti transaksi tentang perhitungan penjualan barang yang
dilakukan secara kredit dan dibuat oleh pihak penjual untuk disampaikan kepada
pihak pembeli. Faktur biasanya dibuat rangkap dua. Yakni, yang asli dan copyan.
Faktur yang asli diberikan kepada pembeli yakni sebagai bukti pencatatan pembelian
secara kredit. Sedangkan kopiannya dibawa oleh penjual sebagai bukti pencatatan
penjualan secara kredit.
- Kwitansi (official receipt)
Kwitansi merupakan sebuah bukti transaksi tentang penerimaan uang atas
pembayaran suatu barang ataupun yang lainnya. Kwitansi dibuat dan ditanda tangani
oleh kedua pihak baik pihak yang menerima uang atapun juga pihak yang telah
melakukan pembayaran. Biasanya kwitansi terdiri dari dua bagian, yakni bagian
pertama dan kedua. Bagian pertama diberikan kapada pihak yang membayar.
Tujuannya sebagi bukti pencatatan pengeluaran uang. Dan bagian yang kedua (Sub
atau bonggol kuitansi) di pengan oleh penjual. Tujuannya agar dapat dijadikan sebagai
bukti pencatatan penerimaan uang.
- Nota debet (debit memo)
Nota debet merupakan bukti transaksi tentang perhitungan atau pemberitahuan yang
dikirim oleh sebuah perusahaan atau suatu badan usaha kepada konsumennya. Nota
debet membaeritahukan kepada konsumen bahwa akunnya telah didebet dengan
jumlah tertentu. Penerina nota debet tersebut akan mencatat pada akun pihak pengirim
nota yang terdapat pada sisi kredit.
- Nota kredit
Nota kredit merupakan bukti transaksi tentang pemberitahuan atau perhitungan yang
dikirim oleh sebuah perusahaan atau badan usaha kepada pelanggannya. Nota kredit
di berikan kepada konsumen agar komsumen tersebut tahu bahwa akunnya telah
dikredit dengan jumlah tertentu. Penerima nota kredit tersebut akan mencatat pada
akun pihak pengirim nota yang terdapat pada sisi debet.
- Cek (cheque)
Cek merupakan bukti transaksi yang berbentuk surat perintah yang tidak bersyarat
kepada suatu bank untuk membayar sejumlah uang dari seorang nasabah. Cek
ditandatangani oleh pihak yang menjadi nasabah. Dan nasabah tersebut mempunyai
simpanan pada bank tersebut dalam bentuk giro. Lembaran cek terdiri dari dua bagian,
yakni bagian utama dan bagian bonggol. Lembar utama diserahkan kepada pihak lain
sebagai alat pembayaran. struk/bonggol cek digunakan sebagai bukti tambahan
transaksi yang disatukan dengan kuitansi bukti dari pembayaran.
- Bilyet giro
Bilyet giro merupakan bukti transaksi yang berbentuk surat perintah dari nasabah
kepada pihak bank agar memindah bukukan sejumlah uang dari rekeningnya ke
rekening penerima. Pemilik tabungan telah menyebutkan nama penerima dalam bilyet
giro pada bank yang sama ataupun pada bank yang lain. Penerima bilyet giro tak bisa
menukarkannya dengan uang tunai kepada bank yang bersangkutan, Akan tetapi
penerima tersebut dapat menyetorkan bilyet giro kepada bank sebagai tambahan
simpanan pada rekeningnya.
- Rekening Koran
Rekening koran merupakan suatu bukti transakasi tentang mutasi kas pada bank yang
disusun oleh pihak bank untuk para nasabahnya. Rekening koran digunakan sebagai
dasar penyesuaian pencatatan antara saldo kas menurut perusahaan, dan juga saldo kas
menurut bank.
- Bukti setoran bank
Bukti setoran bank merupakan bukti transaksi setiap nasabah saat melakukan setoran
bank. Nasabah harus mengisi slip setoran yang telah disediakan oleh bank terlebih
dahulu. Tujuannya sebagai bukti bahwa nasabah tersebut benar-benar menyetorkan
uang pada bank tersebut.
- Bukti memorandum
Bukti memorandum merupakan suatu bukti transaksi yang dikeluarkan oleh pimpinan
perusahaan ataupun pihak tertentu yang memiliki wewenang. Bukti memorandum
digunakan untuk kejadian-kejadian yang berlangsung didalam internal perusahaan
tersebut. Bukti memorandum biasanay terjadi pada akhir periode seperti memo untuk
mencatat gaji para pegawai yang masih dibayar.
- Bukti kas masuk dan bukti kas keluar
Bukti kas masuk merupakan bukti transaksi atas penerimaan uang yang masuk yang
dilengkapi dengan bukti tertulis. Seperti contohnya: kuitansi dan nota. Sedangkan
bukti kas keluar merupakan suatu bukti transaksi atas pengeluaran uang kas. Seperti
contohnya: kuitansi dari kreditur dan nota kontan asli.