Anda di halaman 1dari 4

PERJANJIAN KERJA WAKTU TERTENTU KARYAWAN

DENGAN
PT. HADI MEDISINDO UTAMA
( RUMAH SAKIT KASIH IBU )

No. 00……./PKWTK/PT.HMU/XII/2016

Perjanjian Kerja waktu tertentu ini dibuat dan dan ditanda tangani pada hari ini, 28 Desember 2016 oleh :

I. PT. HADI MEDISINDO UTAMA, suatu Perseroan Terbatas yang didirikan berdasarkan Undang-
Undang Republik Indonesia, berkedudukan hukum di Rengat, selaku pemilik dan pemegang surat
izin penyelenggaraan rumah sakit dengan nama RUMAH SAKIT KASIH IBU, yang dalam hal ini
Ir.H. Adek Chandra,M.Si, selaku Direktur dari PT. HADI MEDISINDO UTAMA, selanjutnya PT.
HADI MEDISINDO UTAMA menunjuk/mengangkat sdr dr.H.Nurhadi.Sp.OG sebagai Direktur
Rumah Sakit yang disebut sebagai “Pihak Pertama” dan Rumah Sakit yang dijalankan Pihak
Pertama selanjutnya disebut sebagai RUMAH SAKIT KASIH IBU dan

II. Nama :
Jenis Kelamin
Tempat/tanggal lahir :
Pendidikan :
Warga Negara :
Alamat :
Kartu Tanda Penduduk :

Selanjutnya disebut Pihak Kedua

Pihak Pertama dan Pihak Kedua secara bersama-sama disebut “Para Pihak”, dalam hal sendiri-sendiri
disebut Pihak .

Para Pihak tersebut di atas terlebih dahulu menerangkan sebagai berikut:

1. Bahwa Pihak Pertama memiliki kewenangan menjalankan sarana kesehatan berupa rumah sakit
dengan nama RS KASIH IBU berdasarkan surat izin penyelenggaraan rumah sakit yang
dimilikinya berdasarkan dari Surat Keputusan Kepala Badan Penanaman Modal Daerah Dan
Pelayanan Perizinan Kabupaten Indragiri Hulu No.1/BPMD-PPT/IOSRS/XI/2015, tentang
Pemberian Izin Operasional Rumah Sakit Tipe D yang berlaku untuk periode tanggal 12
November 2015 sampai dengan tanggal 12 November 2020.

2. Bahwa Pihak Pertama memerlukan tenaga karyawan medis dan non medis guna melaksanakan
pelayanan kesehatan di RS KASIH IBU.

3. Bahwa Pihak Kedua memiliki ilmu pengetahuan, kemampuan, keterampilan dan keahlian yang
cukup serta memberikan waktu, tenaga, pengetahuan, kemampuan, keterampilan dan
keahliannya tersebut dengan bekerja pada RS KASIH IBU.

4. Bahwa Pihak Pertama setuju dan menerima Pihak Kedua untuk bekerja menjalankan tugas
sebagai karyawan di RS KASIH IBU dan Pihak Kedua setuju untuk bekerja di

RS KASIH IBU, untuk jangka waktu tertentu, dan dengan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan
yang diatur dalam perjanjian ini.

Oleh karena itu, berhubung dengan segala sesuatu yang diuraikan di atas, Para Pihak dengan ini
sepakat dan setuju untuk membuat dan menandatangani Perjanjian Kerja Waktu Tertentu ini , dengan
syarat dan ketentuan sebagai berikut :

PASAL 1

UMUM

1.1 RS.KASIH IBU menyetujui untuk mempekerjakan karyawan dan karyawan setuju dipekerjakan
oleh RS.KASIH IBU berdasarakan syarat-syarat dan kondisi-kondisi dalam perjanjian ini, dimana
karyawan wajib bekerja untuk kepentingan terbaik di RS.KASIH IBU. Untuk keperluan di atas,
maka karyawan wajib melaksanakan kewajiban-kewajiban dan tugas-tugas dengan penuh
tanggung jawab sebagaimana diatur/ditetapkan oleh RS.KASIH IBU.
PASAL 2

KEWAJIBAN KARYAWAN

2.1 Karyawan dengan segala kemampuannya akan menjalankan kewajiban dan tugas yang
dipercayakan oleh RS.KASIH IBU kepadanya dan berupaya untuk menunjukkan
kemampuan/kecakapan kerja terbaiknya, serta senantiasa melindungi kepentingan PT. Hadi
Medisindo Utama.

2.2 Karyawan wajib mentaati/mengindahkan semua peraturan yang ditetapkan RS.KASIH IBU, dan
mematuhi semua perintah/instruksi yang diberikan oleh atasannya.

2.3 Karyawan harus bekerja sesuai dengan jadwal kerja yang berlaku di lingkungan kerja klien dan
atau diluar jadwal kerja normal jika dibutuhkan.

2.4 Karyawan harus menyimpan kerahasiaan suatu data/evaluasi dan hasil pekerjaanya serta tidak
membuka serta menyebarkannya kepada pihak lain dengan cara apapun.

PASAL 3

UPAH, TUNJANGAN, FASILITAS

3.1 Setiap akhir bulan, RS.KASIH IBU akan membayar Upah karyawan yang besarnya tercantum
pada Lampiran.

3.2 Apabila karyawan diminta untuk dinas keluar kota, maka fasilitas bagi PEKERJA yang berkaitan
dengan penugasantersebut disesuaikan dengan peraturan yang telah berlaku.

3.3 Apabila karyawan sakit, maka fasilitas yang didapat adalah KLS I dan obat sesuai dengan resep
dokter. Jika mengambil obat diluar resep dokter, maka karyawan membayar besar tagihan obat
tersebut.

PASAL 4

JANGKA WAKTU PERJANJIAN

4.1 Perjanjian ini berlaku untuk jangka waktu3 (tiga) tahun yaitu dimulai pada tanggal 01 Januari 2017
dan berakhir pada tanggal 01 Januari 2020, kecuali apabila diakhiri lebih awal sesuai dengan
ketentuan dalam Pasal 5 dan atau Pasal 6 PERJANJIAN ini.

4.2 Jangka waktu perjanjian ini dapat diperpanjang sesuai kesepakatan RS.KASIH IBU dan karyawan
secara tertulis. Apabila PERJANJIAN ini diperpanjang, RS.KASIH IBU akan memberitahukan
kepada karyawan dalam waktu 7 (tujuh) hari sebelum PERJANJIAN ini berakhir.

PASAL 5

PELANGGARAN PERATURAN DAN TINDAKAN DISIPLIN

5.1 Dalam hal karyawan melakukan pelanggaran terhadap peraturan yang berlaku di RS.KASIH IBU
atau tidak mematuhi perintah yang berwenang, maka RS.KASIH IBU berhak untuk mengenakan
tindakan disiplin berupa teguran/peringatan tertulis dengan kemungkinan pemberian
sanksi/hukuman (berupa pengurangan upah) atau pemutusan PERJANJIAN ini secara lebih awal.

5.2 RS.KASIH IBU dapat melakukan pemutusan hubungan kerja seketika terhadap karyawan apabila
karyawan terbukti melakukan tindakan melanggar hukum dan/atau melakukan tindakan yang
diklasifikasikan berat, antara lain :

a. Memberikan keterangan palsu pada waktu mengajukan lamaran atau pada waktu diterima
kerja.
b. Mempergunakan kekuatan fisik, melawan atau mengancam sesama karyawan atau
atasannya yang mengakibatkan terganggunya pekerjaan sehari-hari.
c. Memindahkan harta benda milik RS.KASIH IBU tanpa seizin petugas yang berwenang atau
merusak harta benda tersebut.
d. Berulangkali datang terlambat atau meninggalkan pekerjaan tanpa alasan yang dapat
diterima oleh RS.KASIH IBU Absen tanpa izin dari pihak RS.KASIH IBU
e. Menyalahgunakan kepercayaan yang diberikan RS.KASIH IBU untuk kepentingan pribadi.
f. Melakukan kesalahan yang mengakibatkan seseorang kehilangan nyawanya.
PASAL 6

BERAKHIRNYA HUBUNGAN KERJA

6.1 Hubungan kerja berakhir karena terjadi salah satu hal tersebut dibawah ini :

a. Jangka waktu PERJANJIAN ini berakhir dan masing-masing pihak tidak memperpanjangnya.
b. karyawan mengundurkan diri atau menghentikan PERJANJIAN secara lebih awal.
c. Karyawan menderita sakit berkepanjangan
d. Aktivitas RS.KASIH IBU tidak memungkinkan lagi untuk mempekerjakan karyawan
disebabkan terjadinya keadaan kahar/Force majeur..
e. Karyawan meninggal dunia.

6.2 Pemutusan hubungan kerja tersebut pada butir 6.1, a dan c di atas dilakukan oleh salah satu
pihak tanpa harus membayar ganti rugi kepada pihak lainnya atas sisa masa PERJANJIAN yang
belum dijalani, RS.KASIH IBU tidak berkewajiban membayar apapun kecuali upah karyawan
berdasarkan hari-hari kerja yang telah dilaksanakan oleh karyawan.

6.3 Jika karyawan mengundurkan diri sebelum masa PERJANJIAN kerja berakhir, maka RS.KASIH
IBU tidak berkewajiban membayar uang pesangon kepada karyawan dan karyawan wajib
membayar denda sebesar 6 bulan gaji terakhir.

6.4 Bagi karyawan yang mengikuti pelatihan dengan biaya dari RS.KASIH IBU, jika mengundurkan
diri sebelum masa PERJANJIAN berakhir, maka karyawan wajib mengembalikan seluruh biaya
pelatihan dan akomodasi yang sudah dikeluarkan RS.KASIH IBU.

PASAL 7

KEADAAN KAHAR

7.1 Tidak ada satu pihakpun akan bertanggung jawab atas keterlambatan atau kegagalan
pelaksanaan suatu kewajiban yang ditetapkan disini jika hal itu disebabkan oleh suatu kejadian
atau keadaan yang memaksa dan istilah ini mencakup kejadian diluar kekuasaan manusia ( Act of
God ), kebakaran, ledakan atau bencana lain, angin ribut, blockade perang,
kerusuhan/kegaduhan masyarakat yang bukan disebabkan oleh kelalaian dari pihak yang
mendapat keuntungan dari pasal ini, atau oleh suatu tindakan dari penguasa sipil atau militer.

7.2 Dalam hal terjadinya keadaan kahar, pihak yang menyatakan keadaan kahar harus
memberitahukan kejadian tersebut secara tertulis kepada pihak lainnya selambat-lambatnya
dalam waktu 7 x 24 jam sejak hari pertama tugas dan tanggung jawab pihak yang menyatakan
keadaan kahar tertunda.

PASAL 8

LAIN – LAIN

8.1. Hal-hal yang tidak atau belum cukup atau belum diatur dalam Perjanjian ini dan Peraturan
Perusahaan Pihak Pertama akan diputuskan dan diatur kemudian oleh Para Pihak secara
musyawarah mufakat.
8.2. Perubahan dan/atau penambahan pada Perjanjian ini hanya sah apabila disetujui oleh Para Pihak
dan dinyatakan dalam suatu perjanjian perubahan dan/atau perjanjian penambahan (addendum)
yang ditandatangani oleh Para Pihak.

8.3 Pihak kedua dengan ini menyatakan sanggup untuk melakukan kewajibannya sebagai tenaga
kerja dengan menerima syarat-syarat yang tercantum didalam PERJANJIAN ini.

8.4 Kecuali jika ditentukan lain dalam PERJANJIAN ini, pihak II memahami sepenuhnya bahwa
ketentuan-ketentua yang berlaku di lingkungan kerja RS.KASIH IBU berlaku kepadanya. Jika
terdapat pertentangan ketentuan antara PERJANJIAN ini dengan ketentuan-ketentuan yang
berlaku di lingkungan kerja RS.KASIH IBU, maka ketentuan dalam PERJANJIAN ini yang berlaku.

8.5 Para Pihak sepakat bahwa LAMPIRAN merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari
PERJANJIAN ini.
8.6 Tentang Perjanjian ini dan segala akibatnya, Para Pihak memilih domisili yang tetap dan
seumumnya di Kepaniteraan Pengadilan Negeri Rengat.

8.7 Para Pihak sepakat bahwa setiap perselisihan yang berkaitan dengan Perjanjian ini, harus
diselesaikan secara musyawarah untuk mufakat, namun dalam hal perselisihan tersebut tidak dapat
diselesaikan secara musyawarah untuk mufakat, maka, Para Pihak memilih untuk diselesaikan
melalui Pengadilan Negeri Rengat.

8.8 Perjanjian ini dibuat dalam dalam 3 (tiga) rangkap yang masing-masing mempunyai bunyi dan
kekuatan hukum yang sama dan dengan diberi meterai yang cukup, dimana salah satu rangkap
akan menjadi pegangan/milik Pihak Kedua.

Demikian Perjanjian ini dibuat dan ditanda tangani oleh Para Pihak di RS. KASIH IBU pada hari, tanggal,
bulan dan tahun tersebut di atas.

PIHAK PERTAMA PIHAK KEDUA

dr. H. NURHADI, Sp.OG ( )

Diketahui Oleh,

PT. HADI MEDISINDO UTAMA

Ir. H. Adek Chandra, M.Si


Direktur