Anda di halaman 1dari 3

UNIVERSITAS MUHAMMADIAH BANJARMASIN

FAKULTAS KEPERAWATAN DAN ILMU KESEHATAN


PROGRAM STUDI S1 KEPERAWATAN PROFESI NERS

LAPORAN REFLEKSI KASUS

a. Deskripsi kejadian
Tanggal 03 Desember 2018 ners muda berdinas hari pertama di ruangan
jantung, ini merupakan pengalaman pertama berdinas di ruangan jantung
ketika menjalani profesi ners stase KMB. Ketika itu ners muda dilibatkan kaka
perawat di ruangan yang bertanggung jawab atas 6 orang pasien.

Pada awalnya ners muda masih merasa bingung dan gugup apa yang harus
dilakukan, karena merupakan pengalaman pertama berada di ruangan jantung.
Pada saat pertama ners muda dilibatkan dalam proses pemberian injeksi obat
rutin pada pagi hari, setelah itu ners muda diminta oleh kaka perawat untuk
membantu kegiatan lainnya. Karena ini pengalaman langsung pertama ners
muda merasa bingung dan merasa tidak nyaman.

Pada hari kedua dinas diruangan jantung ners muda mendapat shift malam,
pada saat menjalankan shift malam ners muda menemukan pasien yang
mengeluh nyeri dada tak henti-hentinya, awalnya ners muda diminta kaka
perawat untuk memberikan terapi oksigen kepada pasien tersebut, namun
setelah itu tidak lama kemudian pasien kembali mengeluh nyeri dan akhirnya
ners muda diminta untuk melakukan perekaman ekg pada pasien tersebut, ini
merupakan pertama kalinya ners muda melakukan perekaman ekg sebanyak
12 lead.

Setelah dilakukan perekaman ekg ternyata didapatkan hasil pasien mengalami


iskemik di pembuluh darah coroner jantung, kaka perawat diruangan pun
segera memberikan obat melalui injeksi intravena, kemudia setelah diberikan
obat selama satu jam kemudian ners muda kembali diminta kaka perawat
diruangan untuk melakukan perekaman ekg kembali untuk mengetahui
apakah pasien tidak iskemik lagi, setelah dilakukan perekaman ekg ulang

1
hasilnya menunjukkan pasien tidak iskemik lagi dan pasien juga mengatakan
kalua nyeri nya sudah berkurang.

b. Perasaan saat menghadapi kasus tersebut


Perasaan ners muda ketika itu masih bingung, ragu dan tidak nyaman dengan
kondisi pertama kali dihadapi.

c. Evaluasi: sisi negatif dan positif dari kasus/kejadian


Sisi negatif : Ners muda masih merasa gugup dan ragu untuk menghadapi
kondisi pasien yang seperti itu. Namun disitu juga ada kaka perawat yang
memberikan contoh agar tidak takut dan harus lebih percaya diri.
Sisi positif : Ners muda menjadikan pengalaman pasien dengan kondisi
tersebut sebagai pelajaran dan motivasi bahwa bagaimanapun kondisi pasien
seorang perawat harus siap membantu dengan ikhlas tanpa membeda-
bedakan, dan membuat ners muda lebih bersemangat lagi membantu merawat
seseorang dengan baik dan ikhlas.

d. Analisis
1) Mengapa kasus tersebut menarik?
Karena hal tersebut merupakan pengalalaman pertama ners muda secara
langsung menghadapi kondisi pasien seperti itu.
2) Mengapa bisa terjadi?
Karena kondisi pasien penyakit pasien yang menyebabkan aterosklerosis pada
pembuluh darah coroner jantung.
3) Bagaimana hubungannya dengan kompetensi ners?
Hubungannya dengan kompetensi ners adalah kondisi pasien dengan penyakit
pjk sangat perlu diperhatikan terutama ketika pasien mengeluh nyeri yang
terus menerus, dan harus dilakukan perekaman ekg untuk mengetahui
perkembangan penyakit dan utnuk menyesuaikan dosis obat yang ingin
diberikan untuk mengurangi rasa nyeri tersebut.

e. Kesimpulan dari kasus tersebut?


Kesimpulannya ners muda harus bisa professional dalam menghadapi kasus
apapun dengan kondisi pasien seperti apapun tanpa membeda-bedakan
sehingga ners muda lebih sigap dan tanggap dengan kondisi pasien. Serta ners

2
muda harus ikhlas dalam merawat pasien sehingga kegiatan apapun bukan
menjadi sebuah beban melainkan sebuah keihlasan yang Insya Allah akan
menjadi salah satu amal jariyah yang membawa seseorang memasuki
jannahNya.

f. Action plan:
Ners muda lebih berani lagi dan tidak ragu dengan kondisi pasien
bagaimanapun. Lebih banyak belajar lagi dan lebih baik dalam memberikan
pelayanan kepada pasien kedepannya.

Banjarmasin, Desember 2018


Preseptor Akademik, Ners Muda,

Era Widiasari, Ns., M.Kep Muhammad Aulia Azwar