Anda di halaman 1dari 35

TUGAS KELOMPOK

MATA KULIAH PRODUK BAHAN ALAM PAGI A

OBAT HERBAL TERSTANDAR

Dosen Pengampu : Rabima, M.Farm., Apt.

Disusun Oleh :

Nurul Ramadhayati 1643050026


Suri Isnaini 1643050042
Rifatun Najah 1643050048
Dessy Mestikasari Wulandari 1643050053
Dimas Pangestu 1643050058
Irma Nofianti 1643050066
Chelsea Yurike 1643050114
Hanif Fadjar Alam 1643050159
Samuel Setia Riyanto 1643050084

PROGRAM STUDI ILMU FARMASI


UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTA

2017/2018
PENDAHULUAN

BAB I

Indonesia kaya akan tanaman obat herbal yang beraneka ragam. Oleh karena itu, keaneka
ragaman dan kekayaan alam tersebut perlu dimanfaatkan secara maksimal. Walaupun berbagai
tanaman obat telah terbukti secara empiris dan sudah turun menurun digunakan untuk mengatasi
berbagai macam penyakit, namun industri herbal dan jamu Indonesia belum dapat bersaing dengan
negara lain seperti halnya Malaysia, Thailand, China dll. Obat herbal tradisional merupakan obat-
obatan yang diproses dan diolah secara tradisional, turun-temurun, berdasarkan resep nenek moyang,
adat-istiadat, kepercayaan, atau kebiasaan setempat, baik bersifat magic maupun pengetahuan
tradisional.

Obat herbal terstandar adalah obat yang simpliasianya telah dilakukan standarisasi dan telah
dilakukan uji pra klinik. Obat herbal terstandar adalah obat yang simpliasianya telah dilakukan
standarisasi dan telah dilakukan uji pra klinik. Standarisasi simplisia merupakan upaya menyeluruh
dimulai dengan pemilihan lahan (unsur tanah) yang tepat untuk tumbuhan obat tertentu, budi daya
yang baik sampai pasca panen (good agriculture practices).

Menurut penelitian masa kini, obat obat herbal memang bermanfaat untuk kesehatan, dan kini
digencarkan penggunaannya karena lebih mudah dijangkau masyarakat, baik harga maupun
ketersediaannya. Obat tradisional pada saat ini banyak digunakan karena menurut beberapa penelitian
tidak terlalu menyebabkab efek samping, karena masih bisa dicerna oleh tubuh.

Mengenai pengertian obat herbal sendiri sebenarnya sangat banyak versinya. Versi pertama
merupakan bahwa yang dinamakan obat herbal merupakan obat yang berasal dari tumbuhan yang
diproses/ diekstrak sedemikian rupa sehingga menjadi serbuk, pil atau cairan yang dalam prosesnya
tidak menggunakan zat kimia. Seperti dalam definisi dan pengertian obat herbal, dapat kita ketahui
bersama bahwa obat herbal dapat menyembuhkan penyakit dengan efek samping yang minim karena
dibuat dari bahan-bahan yang alami, tidak seperti obat-obat sintetis yang dapat memberikan efek
samping baik secara langsung maupun setelah waktu yang lama.Versi kedua merupakan definisi dan
pengertian obat tradisional berdasarkan Peraturan Menteri kesehatan Nomor 246/Menkes/Per/V/1990
Pasal 1 menyatakan bahwa : definisi dan pengertian obat herbal atau Obat tradisional merupakan
bahan atau ramuan bahan yang berupa bahan tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sediaan galenik
atau campuran dan bahan-bahan tersebut, yang scr traditional telah digunakan untuk pengobatan
berdasarkan pengalaman.

Obat herbal yang saat ini telah diakui oleh ilmu kedokteran modern merupakan obat herbal
yang telah melalui dua uji penting, yaitu:

 Uji praklinik (uji khasiat dan toksisitas)


 Uji teknologi farmasi untuk menentukan identitas atau bahan berkhasiat scr seksama hingga dapat
dibuat produk yang terstandardisasi.
PEMBAHASAN

BAB II

Ketentuan Obat Herbal Terstandar

1. Obat Herbal Terstandar sebagaimana dimaksud dalam pasal 1 butir b harus mencantumkan
logo dan tulisan “OBAT HERBAL TERSTANDAR”
2. Logo sebagaimana dimaksud pada Ayat (1) berupa “JARI – JARI DAUN (3 PASANG)
TERLETAK DALAM LINGKARAN”, dan ditempatkan pada bagian atas sebelah kiri dari
wadah /pembungkus /brosur
3. Logo (jari – jari daun dalam lingkaran) sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dicetak dengan
warna hijau di atas dasar warna putih atau warna lain yang menyolok kontras dengan warna
logo
4. Tulisan “OBAT HERBAL TERSTANDAR” yang dimaksud pada Ayat (1) harus jelas dan
mudah dibaca, dicetak dengan warna hitam diatas dasar warna putih atau warna lain yang
menyolok kontras dengan tulisan “OBAT HERBAL TERSTANDAR”

Kriteria Obat Herbal Terstandar

 Aman
 Klaim khasiat secara ilmiah, melalui uji pra-klinik
 Memenuhi persyaratan mutu yang berlaku
 Telah dilakukan standardisasi terhadap bahanbakuyang digunakan dalam produk jadi.

Penomoran Obat Tradisional Secara Umum

Secara umum ada 11 digit penomoran untuk obat tradisional secara umum, yaitu :
1. Urutan 1,2
Penandaan jenis obat
TR : obat tradisional lokal.
TI : obat tradisional impor
TL : obat tradisional lisensi
FF :Fitofarmaka
QD/QL : Produk kuasi dalam/luar
HT : Herbal Terstandar

2. Urutan 3,4
Menunjukan tahun mulai obat tersebut terdaftar

3. Urutan 5
Menunjukan bentuk perusahaan
a) Menunjukan pabrik farmasi.
b) Pabrik jamu (IOT)
c) Perusahaan jamu (IKOT)

4. Urutan 6
Menunjukan bentuk sediaan
Angka 1 : Bentuk rajangan
Angka 2 : Bentuk Serbuk
Angka 3 : Bentuk
Angka 4 : bentuk pil, granulasi, boli, pastiles , jenang
Angka 5 : dodol, majun, tablet, kaplet
Angka 6 : cairan
Angka 7 : salep/krim
Angka 8 : plester dan koyo
Angka 9 : bentuk lain, dupa, ratus, mangir, permen
5. Urutan 7,8,9,10
Menunjukan nomer urut jenis produk yang didaftar
6. Urutan 11
Menunjukan jenis macam kemasan yang keberapa

Contoh registrasi ;
TR 121520121
TR : obat tradisonal lokal
12 : tahun mulai produk terdaftar di balai POM (2012)
1 : Menunjukanbahwa obat dibuat oleh pabrik farmasi
5 : Jenis sediaan tablet
2012 : Nomer urut jenis produk yang terdaftar
1 : menunjukan jenis kemasan yang utama

Nomer kode produksi (No. Batch)


Berdasarkan surat dirjen POM No.13650/0/se/73
Digit 1-4 : Menunjukan bulan tahun pembuatan
Digit 5,6 : Menunjukan bentuk sediaan
Digit 7,8 : Menunjukan urutan pengolahan batch

Produk Obat Herbal Terstandar

1. Glucogard ® Phapros

Deskripsi :
Glucogard adalah ekstrak standar Momordiceae Fructus dan Morindae
Folium.Glucogard mengendalikan gula darah secara alami dengan tindakan untuk
meningkatkan sintesis glukosa dan glikogen, merangsang sekresi insulin, menghambat
penyerapan glukosa dari saluran pencernaan.Glucogard adalah salah satu produk FDA
Indonesia yang terbukti untuk produk herbal standar.
Komposisi :
Morindae Folium ekstrak (daun Mengkudu), Mamordicae Fructus ekstrak (buah Pare)
Indikasi :
Membantu meringankan gejala kencing manis
Kemasan :3 blister @ 10 kapsul @ 350 mg
Bentuk Sediaan :Kapsul
Pendaftar :PT Phapros
No. Registrasi :HT142300381 (terbit 10 Februari 2014)

2. Kiranti Pegal Linu ®

Deskripsi :
Minuman Sehat Alami Atasi Pegal Linu.Kiranti Pegal Linu merupakan minuman
kesehatan yang terbuat dari rempah-rempah alami Indonesia, dengan rasa yang enak dan
dikemas dalam bentuk yang praktis (ready to drink) serta diproses secara higienis sehingga
aman untuk dikonsumsi.Kiranti Pegal Linu telah mendapat predikat sebagai Obat Herbal
Terstandar dari Badan POM (Pengawas Obat dan Makanan), sejak 2005.
Komposisi :
Kaempferiae Rhizoma, Zingiberis Rhizoma, Curcumae Domesticae Rhizoma, Myristicae
Flos, Caryophyllum, Paulliniae Fructus.
Indikasi :
Mengatasi pegal linu dan keletihan, meringankan sakit pada persendian, menghangatkan
tubuh.
Dosis :
1 – 2 botol per hari, di saat dan setelah beraktivitas.
Kemasan : Botol @ 150 ml
Bentuk Sediaan : Cairan
Pendaftar : PT Ultra Prima Abadi
No. Registrasi : HT142600401 (terbit 19 Maret 2014)
Uji Praklinik :
Pada tahun 2004, Kiranti Pegal Linu telah diuji khasiatnya di unit layanan pengujian
fakultas Farmasi Universitas Airlangga, Surabaya.Hasil uji menunjukkan bahwa Kiranti Pegal
Linu mempunyai efek analgesik (menghilangkan rasa sakit). Pemakaian 2 botol sehari lebih
besar efeknya dibandingkan dengan pemakaian 1 botol sehari:
 1 botol sehari: efek analgesik 54% lebih baik dibanding placebo (air)
 2 botol sehari: efek analgesik 65% lebih baik dibanding placebo (air)
Aman untuk dikonsumsi (tidak menimbulkan efek samping terhadap hati, ginjal, dan sel
darah).

3. Kiranti Sehat Datang Bulan ®

Deskripsi :
"Rahasia Wanita Lancarkan Datang Bulan"
Kiranti Sehat Datang Bulan membantu melancarkan haid dan mengatasi berbagai
keluhan haid.Kandungan Curcumae Domesticae Rhizoma dengan Curcumin-nya terbukti
efektif membantu mengatasi nyeri haid.Bila diminum secara teratur dapat mencegah
keputihan dan bau badan. Minum 1-2 botol per hari, 3 hari sebelum sampai dengan 3 hari
sesudah haid akan membuat tubuh Anda "bersih, sehat dan segar" selama masa haid.
Komposisi :
Curcumae Domesticae Rhizoma, Kaempferiae Rhizoma, Zingiberis Rhizoma, Tamarindi
Pulpa
Indikasi :
Pada waktu datang bulan mengalami: nyeri, letih, lesu, keputihan, bau badan.
Dosis :
Minum teratur 1-2 botol per hari, mulai 3 hari sebelum, selama datang bulan sampai 3 hari
sesudah datang bulan.
Kemasan : Botol @ 150 ml
Bentuk Sediaan : Cairan
Pendaftar : PT Ultra Prima Abadi
No. Registrasi : HT142600441 (terbit 22 April 2014)
No. Batch : 251017 B2DC
Uji klinis menggunakan metode penelitian ”Acak Tersamar Ganda”, terhadap wanita usia 18
– 40 tahun yang tidak sedang hamil atau menggunakan alat kontrasepsi KB, serta tidak
memiliki kelainan sistemik dan ginekologis.
Parameter Uji :
 Nyeri Haid - Nyeri yang timbul akibat kontraksi disritmik miometrium pada perut bagian
bawah
 Keputihan - Cairan vagina (bukan darah/ haid) atau sekresi normal yang keluar secara
berlebihan dari vagina
 Gangguan Siklus Haid - Timbulnya pendarahan melalui vagina diluar siklus haid normal
yaitu kurang dari 21 hari atau lebih dari 35 hari dalam satu siklus haid

Uji dilakukan selama 2 bulan, dengan dosis uji 1 botol per hari.
Nilai derajat nyeri haid diukur menggunakan metoda VNS (Verbal Numerical Scale) dengan
skala 0 – 10.

HASIL

A. Hasil Uji Khasiat

Kiranti Sehat Datang Bulan terbukti dapat membantu mengurangi nyeri haid secara
signifikan setelah konsumsi selama 1 bulan. Konsumsi rutin selama 2 bulan menunjukkan
peningkatan persentase panelis yang tidak mengalami nyeri haid menjadi 66% dibandingkan
dengan kontrol sebesar 9% (Tabel 1).

Tabel 1. Pengaruh konsumsi Kiranti Sehat Datang Bulan terhadap nyeri haid.

Kiranti Sehat Datang Bulan juga terbukti dapat membantu memperbaiki keluhan keputihan.
Tabel 2 menunjukkan bahwa pasien yang menderita keputihan berkurang dari 78% menjadi
18% setelah konsumsi KSDB selama 2 bulan.

Tabel 2. Pengaruh konsumsi Kiranti Sehat Datang Bulan terhadap keputihan


Kiranti Sehat Datang Bulan tidak dapat mengatasi gangguan siklus haid atau tidak dapat
menteraturkan siklus haid yang tidak teratur.

B. Hasil Uji Keamanan

Pada kedua kelompok penelitian tidak ditemukan adanya gangguan fungsi hati maupun fungsi
ginjal yang ditunjukkan oleh nilai laboratorium dalam batas normal.

KESIMPULAN:

Kiranti Sehat Datang Bulan terbukti berkhasiat membantu meredakan nyeri haid dan
keputihan, serta aman dikonsumsi

4. Kuat Segar (Chang Sheuw Tian Ran Ling Yao) ®

Deskripsi :
Kanker penyakit yang dapat Disembuhkan!
Adalah obat herbal terapi kanker yang dikenal sejak tahun 1986, merupakan inovasi
baru pengembangan dan penyempurnaan sediaan Fitofarmaka (obat yang 100% terbuat dari
tumbuhan yang telah diteliti dan diakui khasiatnya secara ilmiah), yang diracik dengan metode
tradisional Cina kuno, yang dikembangkan dengan ilmu pengetahuan (science) dan teknologi,
juga telah dibuktikan secara empiris (pengalaman nyata) selama lebih dari 23 tahun. Obat
Herbal Chang Sheuw Tian Ran Ling Yao bekerja dengan system adaptogen yaitu
menormalisasikan fungsi organ, metabolism, hormone dan jaringan-jaringan tubuh dan
kualitas keempat fungsi-fungsi tersebut.Dengan demikian tubuh menjadi sehat dan mampu
menghalau penyakit secara alami.Sistem adaptogen ini dirumuskan dari hasil riset di Amerika
Serikat dan Jepang, bahkan saat ini dunia medis telah mengakuinya sebagai system
pengobatan terbaik.
Komposisi :
Ganodermae Fungus, Panacis Pseudoginseng Radix, Ligustici Radix, Atractylodis
Macrocephalae Rhizoma, Gynostemmae Pentaphylli Herba
Indikasi :
 Mengatasi segala jenis kanker dan tumor (kista, myoma, endometriosis), hepatitis dan
gagal ginjal
 Menginduksi apoptosis sel kanker
 Mengatasi gangguan tyroid, prostat, dan hormonal
 Mempercepat penyembuhan luka atau infeksi dan regenerasi sel
 Mengurangi efek samping kemoterapi atau radiasi
 Menormalisasi fungsi organ, metabolisme, hormon dan jaringan tubuh
 Menjaga kesehatan jangka panjang (terutama ex penderita kanker)
Dosis :
Pengobatan: 3 - 4 x 10 kapsul/ hari
Pemeliharaan: 2 - 4 kapsul/ hari
Kemasan : Blister @ 30 kapsul @ 225 mg
Bentuk Sediaan :Kapsul
Pendaftar :PT Daun Teratai
No. Registrasi :HT133300311 (terbit 19 Agustus 2013)
Obat herbal ini telah teruji dan terbukti efektivitasnya secara ilmiah sebagai obat herbal terapi
kanker di:
a. Laboratorium Kultur & Jaringan Bagian Penelitian dan Pengembangan RS Kanker
Dharmais, Jakarta. Pengujian dilakukan secara In Vitro atau Cell Line terhadap
berbagai jenis sel kanker manusia. Penelitian tersebut antara lain dilakukan terhadap:
 Sel Kanker Mulut Rahim (CaSki)
 Sel Kanker Mulut (KB Cell)
 Sel Kanker Kolon (HI-29)
 Sel Kanker Payudara (MCF-7)
Kesimpulan : Terbukti efektif menghambat dan menghentikan atau mengatasi laju
pertumbuhan sel kanker tanpa merusak sel yang normal (menginduksi apoptosis sel
kanker).
b. Laboratorium Farmakologi & Toksikologi Fakultas Farmasi Universitas Gadjah
Mada, Yogyakarta. Pengujian dilakukan secara In Vivo oleh tim peneliti di
Laboratorium Farmakologi & Toksikologi, Fakultas Farmasi Universitas Gadjah
Mada dan hasilnya telah dikonferensikan secara resmi pada tanggal 25 Februari 2003
di Jakarta Media Center. Pengujian yang dilakukan:
 Uji Toksisitas dan Keamanan
 Uji Pra Klinis
Kesimpulan :
 Bebas racun atau bahan kimia dan bebas efek samping walaupun dikonsumsi
dalam jumlah banyak dan dalam jangka waktu lama sekalipun
 Terbukti efektif menghambat dan mengatasi sel kanker / tumor hingga tuntas
 Mengurangi efek samping dari kemoterapi dan radiasi atau penyinaran

5. Lelap ® Soho

Deskripsi :
Meringankan gangguan tidur
Komposisi :
Valeriane Radix 250 mg, Myristicae Semen 115 mg, Acanthopanacis Senticosi Radix et
Caulis 100 mg, Polygalae Radix 135 mg
Indikasi :
Meningkatkan kualitas tidur, membuat tidur lebih pulas.
Kontraindikasi :
Selama minum obat ini tidak diperkenankan mengendarai kendaraan bermotor atau
menjalankan mesin.
Dosis :
1-2 kaplet diminum ½ - 1 jam sebelum tidur
Kemasan :3 strip @ 4 kaplet salut selaput @ 650 mg
Bentuk Sediaan :Kaplet salut selaput
Pendaftar :PT Soho Industri Pharmasi
No. Registrasi : HT142500451 (terbit 5 Mei 2014)
No. Batch : 17FO113

6. Teh SonggoLangit ®

Deskripsi :
Teh SonggoLangit , berbahan tanaman Tridax procumbens L. yang dirajang dan dikeringkan
yang dikemas dengan sachet foil agar teh tetap segar ditunjang dengan sistem produksi one
day process agar khasiat teh tetap terjaga.
Komposisi :
Tridacis Procumbentis Herba
Indikasi :
Efektif sebagai anti nyeri dan anti bengkak pada sendi rematik, pegal linu dan kaku sendi
Dosis :
Minum 2 x sehari pagi dan sore hari, 1 kantung teh dapat digunakan 2x, untuk pencegahan
minum 1x1 sebelum tidur, Songgolangit aman dari nyeri lambung.
Anjuran :
1 kantung teh direbus dalam teko atau panci dengan 2 gelas air, rebus selama 5 menit.
Kemasan :Dus, 7 sachet @ 10 gram
Bentuk Sediaan :Rajangan
Pendaftar :PT Songgolangit Herbal Indonesia
No. Registrasi :HT143100391 (terbit 16 Maret 2014)
Uji Praklinik :
Pada tabel 1 menunjukkan hasil rata-rata AUC total dan standard error volume edema
setelah pemberian secara per oral dekokta daun Songgolangit selama 10 jam yang diukur
menggunakan plethysmometer.

Tabel I. rata-rata AUC total volume udema telapak kaki mencit uji efek antiinflamasi pada
kelompok kontrol negatif aquadest 0,5 mL; kontrol positif kalium diklofenak
dosis 9,1 mg/kg BB; dekokta daun Songgolangit dosis 1000 mg/kg BB, dekokta
daun Songgolangit dosis 1500 mg/kg BB, dan dekokta daun Songgolangit dosis
2000 mg/kg BB

Kelompok Rata-rata AUC total (X±SE)


Kontrol negatif aquadest 0,5 mL 0,841±0,030
Kontrol kalium diklofenak 9,1 mg/kg BB 0,706±0,005
Dekokta daun Songgolangit 1000 mg/kg BB 0,767±0,008
Dekokta daun Songgolangit 1500 mg/kg BB 0,754±0,003
Dekokta daun Songgolangit 2000 mg/kg BB 0,726±0,005
Keterangan :
X = Mean (rata-rata) SE = Standard error

Pada tabel I memperlihatkan rata-rata AUC total dari dekokta dosis 1000 mg/kg BB,
dekokta dosis 1500 mg/kg BB, dan dekokta dosis 2000 mg/kg BB memiliki hasil yang lebih
kecil jika dibandingkan dengan kontrol negatif aquadest, dari data tersebut menunjukkan
jika kelompok perlakuan memiliki potensi dalam menurunkan udema. Apabila
dibandingkan dengan kontrol positif, ketiga dosis dekokta daun Songgolangit memiliki
potensi dalam menurunkan udema, namun kemampuannya lebih kecil daripada kalium
diklofenak. Pada tabel I juga terlihat rata-rata AUC dari dekokta daun Songgolangit dosis
2000 mg/kBB memiliki hasil yang paling kecil dibandingkan dari dosis dekota daun
Songgolagit yang lain, hal ini menunjukkan pada dosis 2000 mg/kg BB daun Songgolangit
memiliki kemampuan paling besar dalam menurunkan udema.
Tabel II. data hasil uji Post-Hoc Mann-Whitney AUC total uji efek antiinflamasi pada
kelompok kontrol negatif aqudest 0,5 mL; kontrol positif kalium diklofenak dosis
9,1 mg/kg BB; dekokta daun Songgolangit dosis 1000 mg/kg BB; dekokta daun
Songgolangit dosis 1500 mg/kg BB; dan dekokta daun Songgolangit dosis 2000
mg/kg BB

Kelompok Nilai p
Kontrol negatif aquadest Kontrol positif kalium diklofenak 0,008(BB)
Dekokta daun Songgolangit dosis 0,074(TB)
1000 mg/kg BB
Dekokta daun Songgolangit dosis 0,035(BB)
1500 mg/kg BB
Dekokta daun Songgolangit dosis 0,008(BB)
2000 mg/kg BB
Kontrol positif kalium Dekokta daun Songgolangit dosis 0,009(BB)
diklofenak 1000 mg/kg BB
Dekokta daun Songgolangit dosis 0,009(BB)
1500 mg/kg BB
Dekokta daun Songgolangit dosis 0.027(BB)
2000 mg/kg BB
Dekokta daun Songgolangit Dekokta daun Songgolangit dosis 0.251(TB)
dosis 1000 mg/kg BB 1500 mg/kg BB
Dekokta daun Songgolangit dosis 0.016(BB)
2000 mg/kg BB
Dekokta daun Songgolangit Dekokta daun Songgolangit dosis 0,009(BB)
dosis 1500 mg/kg BB 2000 mg/kg BB
Keterangan:
P<0,05 = berbeda signifikan P>0,05 = berbeda tidak signifikan BB = berbeda
bermakna
TB = berbeda tidak bermakna

Pada tabel II dapat dilihat bahwa kontrol negatif aquadest berbeda secara signifikan
dibandingkan dengan kontrol positif, dekokta dosis 1500 mg/kg BB, dekokta dosis 2000
mg/kg BB, dan tidak berbeda signifikan dibandingkan dekokta dosis 1000 mg/kg BB.
Kontrol positif dosis 9,1 mg/kg BB berbeda bermakna pada semua dosis dekokta daun
Songgolangit. Dekokta daun Songgolangit dosis 1000 mg/kg BB memiliki perbedaan secara
signifikan dibandingkan dengan dosis dekokta dosis 1500 dan 2000 mg/kg BB. Dekokta
daun Songgolangit 1500 mg/kg BB memiliki perbedaan secara signifikan dengan dosis
dekokta dosis 2000 mg/kg BB
Mekanisme karagenin sebagai agen induksi edema bekerja dalam dua fase. Fase
pertama terjadinya inflamasi akan terdeteksi mediator inflamasi histamin, serotonin, dan
bradikinin. Fase kedua melibatkan prostaglandin yang bekerja menaikkan permeabilitas
pembuluh darah. Selain prostaglandin, pada fase kedua terjadinya pembengkakan juga
melibatkan COX-2. Aktivasi dan infiltrasi dari neutrofil juga berperan dalam respon
inflamasi menghasilkan oksigen radikal seperti anion superoksida (O2-) (Necas and
Bartosikova, 2013).
Kalium diklofenak merupakan obat antiinflamasi dengan mekanisme
menghambat secara reversibel enzim siklooksigenase 1 dan siklooksigenase 2 (COX-1 dan
COX-2) yang menurunkan pembentukan prekursor prostaglandin (Lacy, Armstrong,
Goldman, dan Lance, 2009). Diklofenak merupakan penghambat siklooksigenase yang
relatif tidak selektif dan kuat, juga mengurangi bioavailabilitas asam arakidonat. Obat ini
cepat diserap sesudah pemberian secara oral, bioavailabilitas sistemiknya 30-70% karena
metabolisme lintas pertama (Katzung, 2001).
Efek antiinflamasi yang terdapat pada daun Songgolangit (Tridax procumbens L.)
diduga berasal dari senyawa flavonoid. Berdasarkan penelitian dari Ikewuchi, Ikewuchi, dan
Ifenacho (2015) skrining dari daun Songgolangit (Tridax procumbens L.) mengandung
senyawa alkaloid (kandungan utama akuamidin 68,7%), flavonoid (kandungan utama
kaempferol 17,6%; (-)epikatekin 12,5%), karotenoid (kandungan utama lutein 62,6%),
fitosterol (kandungan utama stigmasterol 80,9%), dan lignin (kandungan utama galvagrin
77,3%). Flavonoid memiliki berbagai macam mekanisme dalam menghambat inflamasi
seperti menghambat biosintesis prostanoid, penghambatan pelepasan histamin, menghambat
fosfodiesterase, dan menghambat jalur siklooksigenase. Flavonoid juga mampu
menghambat degranulasi neutrofil. Penghambatan degranulasi neutrofil merupakan cara
untuk menghambat pelepasan asam arakidonat (Rathee, Chaudary, Rathee, Rathee, Kumar,
dan Kachan 2009). Flavonoid pada daun Songgolangit diduga bekerja dalam menghambat
histamine, neutrofil, dan penghambatan COX-2 sehingga mampu menghambat inflamasi.

Tabel III. persen (%) inhibisi edema uji efek antiinflamasi pada kelompok kontrol Kalium
diklofenak, dekokta daun Songgolangit dosis 1000 mg/kg BB, 1500 mg/kg BB,
dan 2000 mg/kg BB
Perlakuan % inhibisi edema
Kontrol positif Kalium diklofenak dosis 9,1 mg/kg BB 16,052%
Dekokta daun Songgolangit 1000 mg/kg BB 8,839%
Dekokta daun Songgolangit 1500 mg/kg BB 10,345%
Dekokta daun Songgolangit 2000 mg/kg BB 13,674%

Pada tabel III terlihat kemampuan inhibisi edema pada kelompok perlakuan. Kontrol
kalium diklofenak memiliki persentase penghambatan edema paling tinggi jika
dibandingkan beberapa dosis dekokta daun Songgolangit. Pada tabel diatas juga terlihat
persentase penghambatan edema pada dekokta daun Songgolangit pada dosis 2000 mg/kg
BB memiliki hasil yang paling besar.
Berdasarkan data tersebut maka dapat dikatakan bahwa hipotesis dekokta daun
Songgolangit memliki efek antiinflamasi pada mencit terbukti benar dan dosis dekokta daun
Songgolangit yang mempunyai efek sebagai antiinflamasi terdapat pada dosis 1500 mg/kg
BB dengan %inhibisi edema sebesar 10,345% dan dosis 2000 mg/kg BB dengan %inhibisi
edema sebesar 13,674%.

KESIMPULAN
1. Sediaan dekokta daun Songgolangit memiliki efek antiinflamasi pada mencit betina
galur Swiss yang terinduksi karagenin 3%

2. Dosis dekokta daun Songgolangit yang memiliki efek sebagai antiinflamasi yaitu pada
dosis 1500 mg/kg BB dengan %inhibisi edema sebesar 10,345% dan dosis 2000 mg/kg
BB dengan %inhibisi edema sebesar 13,674%.

7. Stop Diar Plus ®

Deskripsi :
Diare merupakan penyakit yang ditandai dengan buang air besar, berak berkali - kali
atau mencret, dengan ditandai feses lembek sampai cair.Akibat diare bervariasi dapat ringan,
dan dapat juga berakibat fatal dan bahkan berakibat kematian apabila tidak diobati dengan
segera. Stop Diar merupakan tablet Obat Herbal Terstandar (OHT), untuk mengobati diare,
produksi PT. Air Mancur yang dibuat dari bahan-bahan alami (tanaman obat) yang berkhasiat
menyembuhkan diare.
Komposisi :
Psidii Folium, Curcuma Domestica Rhizoma, Jasmini Multiflorii Folium, Brugmansiae
Folium, Bolus Alba.
Indikasi :
Tablet obat diare herbal yang telah diuji klinis oleh Bagian Farmakologi dan Toksikologi
Universitas Gadjah Mada untuk menyembuhkan diare.
Dosis :
Dewasa : 3 x sehari 2 tablet bila perlu 4 x sehari 2 tablet
Anak-anak : 3 x sehari 1 tablet bila perlu 4 x sehari 1 tablet
Kemasan :Strip @ 4 tablet
Bentuk Sediaan :Tablet
Pendaftar :PT Air Mancur
No. Registrasi : HT132500321 (terbit 20 Agustus 2013)
Tablet obat diare herbal yang telah diuji klinis oleh bagian farmakologi dan
toksikologi Universitas Gadjah Mada untuk menyembuhkan diare.

8. Virugon ®

Deskripsi :
Virugon adalah obat herbal alami yang aman untuk infeksi penyakit Herpes,
khususnya Herpes Jenis Zoster.Zat aktif dalam Virugon diambil dari ekstrak tanaman
cemplonan (drymariae herb) yang terbukti sangat efektif dapat mengobati penyakit
Herpes.Produk ini sudah memperoleh registrasi dari Depkes sebagai Obat Herbal Terstandar
(OHT) pada tahun 2005.Untuk kategori obat Herpes, Virugon menjadi satu-satunya produk
yang dapat dijual bebas (OTC).

Komposisi :
Ekstrak Drymariae setara dengan Drymariae Herba 10%, bahan lain hingga 100%
Indikasi :
Membantu dalam pengobatan penyakit Herpes (Dompo) pada kulit.
Dosis :
Oleskan krim secukupnya 3-5 kali sehari pada bagian yang sakit secara teratur.
Kemasan : Tube 5 gr
Bentuk Sediaan : Krim
Pendaftar : PT Konimex
No. Registrasi : TR172706501 (terbit 6 November 2017)

9. Tolak Angin ®

Deskripsi :
Tolak Angin adalah obat herbal yang berguna untuk meredakan masuk angin, perut
mual, tenggorokan kering dan badan terasa dingin. Tolak angin dibuat oleh pendiri PT.SIDO
MUNCUL pada tahun 1930 yaitu Ibu Rahmat Sulistyo. Tolak angin dibuat dari tumbuh-
tumbuahn herbal dan madu serta ramuan lainnya.
Komposisi :
 30% bahan yang terdiri dari : Amommi Fructus, Foeniculli Fructus, Isorae Fructus,
Myristicae Semen, Burmanni Cortex, Centellae Herba, Caryophylli Folium, Parkiae
Semen, Oryza sativa, Menthae arvensitis Herba, Usneae thallus, Zingiberis Rhizoma,
ekstrak Panacis Radix.
 70% Mel Depuratum (Madu)
Indikasi :
 Meredakan mual, kembung, sakit perut
 Melegakan tenggorokan
 Memperbaiki daya tahan tubuh
Dosis :
Diminum 2 kali sehari @ 1 bungkus sampai sembuh.
Untuk pencegahan : 1 bungkus sehari atau 2-3 hari 1 bungkus.
Kemasan :Dus, 12 sachet @ 15 ml
Bentuk Sediaan :Cairan
Pendaftar :PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk
No. Registrasi :HT122600301 (terbit 3 November 2017)
No. Batch : 14I/HST0263
Uji Klinis :
a. Toksisitas Subkronik hasilnya Tolak Angin Cair dapat diminum dalam jangka panjang
sesuai dosis anjuran. (Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta)
b. Uji Khasiat Tolak Angin Cair, dapat meningkatkan daya tahan tubuh secara signifikan.
(Laboratorium Bioteknologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro
Semarang)

10. OB Herbal ®

Deskripsi :
Obat batuk dari bahan alami yang dapat membantu meredakan batuk karena masuk angin,
mengencerkan dahak, membantu mengeluarkan dahak, serta melegakan pernafasan.
Komposisi :
Zingiberis Rhizoma 4.5; Kaempferiae Rhizoma 1.5 ; Citrus Aurantii fructus 1.5; Thymi Herba
1.5; Mentahae Folium 0.75; Myristicae Semen 0.75; Licorice 0.25
Indikasi :
Membantu meredakan batuk karena masuk angin, mengencerkan dahak, dan membantu
mengeluarkan dahak sehingga melegakan pernafasan.
Dosis :
Dewasa : 3 x sehari 1 sendok makan (15ml)
Anak-anak : 3 x sehari 1/2 sendok makan (7.5ml)
Kemasan :Botol @ 60 dan 100 ml
Bentuk Sediaan :Cairan
Pendaftar :PT Deltomed Laboratories
No. Registrasi :HT112600131 (terbit 6 Januari 2017)
No. Batch : M007IQ

11. Herbapain ®

Deskripsi :
Herbapain® mengandung faksi bioaktif DLBS1442 200 mg. Fraksi bioaktif ini telah
terbukti dapat menghasilkan efek anti-inflamasi yang dapat membantu menghilangkan rasa
nyeri.Studi yang telah kami lakukan menunjukkan bahwa DLBS1442 memberikan efek
langsung terhadap nyeri kepala, nyeri otot, dan nyeri punggung.Herbapain tidak dianjurkan
untuk dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui.
Komposisi :
Tiap tablet salut selaput mengandung DLBS1442 ekstrak dari Phaleria macrocarpa (Fruktus)
200 mg.
Indikasi :
Membantu meredakan nyeri seperti sakit kepala dan nyeri otot.
Dosis :
Dewasa & Anak-anak: 1 tablet salut selaput, 2 kali sehari
Kemasan : Dus, 10 catch cover @ 1 strip @ 4 tablet
Bentuk Sediaan : Tablet
Pendaftar : PT Dexa Medica
No. Registrasi : HT172500611 (terbit 30 Januari 2017)
No. Batch : 48J0568

12. Mastin ®

Deskripsi :
Mastin Ekstrak Kulit Manggis merupakan obat herbal alami dengan kandungan
ekstrak kulit manggis yang kaya akan antioksidan untuk menjaga kesehatan tubuh. Ekstrak
kulit manggis sudah teruji dari beberpa penelitian yang membuktikan bahwa kulit manggis
memiliki zat aktif bernama Xanthone, salah satu jenis antioksidan yang sangat kuat untuk
membantu menangkal radikal bebas serta memelihara kesehatan tubuh dan system imun.
Komposisi :
Garciniae Fructus Cortex Extract 550 mg
Indikasi :
 Memelihara kesehatan tubuh
 Anti tumor dan kanker
 Anti bakteri, anti jamur
 Mengobati sariawan, disentri
 Memelihara kesehatan kulit
 Anti aging
Dosis :
Minumlah secara teratur 2 x 2 kapsul sehari.Dosis dapat ditingkatkan menjadi 4 x 2 kapsul
sehari sesuai kebutuhan.
Kemasan : Botol @ 30, 60 dan 100 kapsul
Bentuk Sediaan : Kapsul
Pendaftar : PT Industri Jamu Borobudur
No. Registrasi : HT 1122300191 (4 Desember 2016)
No. Batch : 085BO05
Uji Praklinik :
Moongkardi P, Departemen Mikrobiologi, Fakultas Farmasi, Mahidol University,
Thailand. Dari hasil penelitian diketahui bahwa ekstrak kulit buah manggis memiliki efek
kuat dalam mencegah penyebaran sel kanker.
Matsumoto K, Gifu International Institute of Biotechnology, 1-1 Naka-Fudogaoka,
Kakamigahara, Japan : manggis (Garcinia mangostana) dapat menghambat pertumbuhan sel
penyakti leukemia jenis HI60.
Dalam penelitian yang dipublikasikan di Journal of Free Radical Research dan Journal
of Pharmacology, xanthones dipercaya memiliki manfaat kesehatan terutama bagi kesehatan
kardiovaskuler seperti mengatasi penyakit jantung , arterioklerosis, hipertensi, dan
trombosis. (Trombosis bisa menyebabkan penyumbatan pembuluh darah sehingga
menghambat aliran darah. ) (Arterioklerosis adalah penebalan dan hilangnya elastisitas
dinding pembuluh darah arteri. ) Aktivitas xanthones memberikan efek yang memperlebar
pembuluh darah dan memperlancar aliran darah. Selain itu manggis juga kaya akan kalium,
mineral yang berperan penting dalam metabolisme energi dan kesehatan jantung.
Hasil penelitian di Tokyo pada tahun 2003 menunjukkan xanthones memiliki efek anti
bakteri yang dapat menghambat pertumbuhan mikroorganisme seperti Mycobacterium
tuberculosis (penyebab TBC) dan Staphylococcus aureus(penyebab infeksi dan gangguan
pencernaan.) Selain itu, manggis juga bermanfaat sebagai anti tumor, kanker, anti aging,
mengobati hipertensi, immunostimulan (meningkatkan daya tahan tubuh), anti obesitas, anti
virus, antibiotik, dan anti jamur.

13. Antangin JRG + Madu ®

Deskripsi :

APA SIH MASUK ANGIN?

Seringkali orang mengeluh masuk angin. Walaupun di dunia medis tidak dikenal istilah
masuk angin, namun masyarakat sering menyebut masuk angin bila mengalami gejala perut
kembung, meriang, kepala pusing, dan keluar keringat dingin. Keluhan tersebut biasanya muncul
jika kurang tidur, bekerja terlalu cape/kurang istirahat, terlambat makan, kedinginan, dan sering
terjadi juga saat musim pancaroba. Selain berkhasiat mengatasi gelaja-gejala masuk angin,
Antangin JRG terbukti membantu meningkatkan sistim imun (kekebalan tubuh), dan menjaga
stamina.

Komposisi :

Mengandung ekstrak dari bahan-bahan berkhasiat:

 Zingiberis Rhizoma 1,336 g


 Royal Jelly 0,030 g
 Panax Ginseng 1,00 g
 Blumeae Folia 2,445 g
 Menthae Folia 4,89 g
 Mel depuratum (Madu) 0,8 g

Indikasi :

 Mengobati masuk angin, seperti rasa meriang, rasa mual, perut kembung,
keluar keringat dingin, capek-capek dan pusing.
 Melegakan tenggorokan.
 Mabuk perjalanan
 Menjaga daya tahan tubuh, saat pergantian cuaca, kurang tidur, bekerja keras dan
perjalanan jauh.

Dosis :

Aturan minum dewasa:

 Untuk mengobati masuk angin, minum 1 sachet 3x sehari sesudah makan sampai
sembuh.
 Untuk mabuk perjalanan, minum 1 sachet sebelum perjalanan jauh.
 Untuk menjaga kondisi tubuh, minum 1 sashet, 3x sehari sesudah makan, secara teratur.

Untuk anak-anak (6-12 tahun) 1/2 dosis dewasa

Kemasan : Dus, 5 & 12 sachet @ 15 ml

Bentuk Sediaan : Cairan

Pendaftar : PT Deltomed Laboratories

No. Registrasi : HT112600041 (terbit 20 November 2016)

Uji Praklinik :

Dr. Nyoto Wardoyo, Apt menjelaskan riset yang dilakukan oleh Bagian Farmakologi
Universitas Gadjah Mada, dengan cara memberikan salah satu produk unggulan dari PT Deltomed
Laboratories yaitu Antangin JRG pada hewan uji (mencit dan tikus putih). Antangin JRG tersebut
dalam bentuk sediaan sirup (15 ml/sachet) yang mengandung jahe, royal jelly, ekstrak panax
ginseng, blumae folia, mint dan madu.
Dosis yang diberikan pada percobaan tersebut setara dengan dosis lazim pada manusia
dan hasilnya menunjukkan adanya peningkatan aktivitas fagositosis makrofag, ketahanan fisik
dan tidak menimbulkan gejala efek toksik. Uji pra klinis tersebut terdiri dari 4 jenis, yaitu uji
toksisitas akut (14 hari), uji toksisitas subkronik (90 hari), uji imunomodulator dan uji ketahanan
fisik. “Uji pra klinis tersebut juga bertujuan untuk mengkaji keamanan pemakaian jangka pendek
dan panjang,” lanjut Presiden Direktur PT Deltomed Laboratories ini.

14. Rheumakur ®

Deskripsi :
RHEUMAKUR CAPSUL mengandung Curcuminoid, Minyak Volatile Dr Curcuma.
RHEUMAKUR CAPSUL merupakan obat herbal yang digunakan untuk membantu
pengobatan dan pencegahan radang atau nyeri sendi tulang pada OA & AR, pengobatan
malabsorbsi(Malabsorbsi adalah suatu kondisi di mana sistem pencernaan kehilangan
kemampuan untuk menyerap nutrisi tertentu).
Komposisi :
Curcuminoid 9%, minyak volatile dr curcuma 91%.

Indikasi :
Rheumakur Kapsul diindikasikan untuk pengobatan dan pencegahan radang/nyeri sendi
tulang pada OA & AR. Pengobatan malabsorbsi.
Dosis :
Rheumakur Kapsul termasuk kedalam obat herbal , yang dapat dibeli Tanpe resep dari Dokter
dan dapat dikonsumsi sesuai dengan aturan pakai yang tertera pada kemasan . Aturan Pakai
Rheumakur Kapsul sebagai berikut : Diminum 1 kali sehari 1 kapsul sesudah makan
Kemasan : Dus, botol @ 30 kapsul lunak
Bentuk Sediaan : Kapsul lunak
Pendaftar : PT Phytochemindo Reksa
15. Neo Sendi ®

Deskripsi :
Salah satu gangguan kesehatan yang sepertinya cukup sederhana namun membuat
tubuh merasa sangat tidak nyaman adalah nyeri sendi, encok, dan pegal linu yang menyerang
persendian. Biasanya hal ini menyerang orang-orang lanjut usia. Tetapi tidak menutup
kemungkinan orang-orang muda pun bisa terserang juga karena aktivitas yang berat sehari-
hari. Untuk mengatasi gangguan seperti ini, produk kapsul herbal Neo Sendi Jamu
Borobudur bisa menjadi andalan.
Produk herbal Neo Sendi ini diracik dari 3 bahan herbal pilihan yakni kencur, jahe,
dan kunyit. Ketiga rimpang ini sudah dikenal sejak dulu dalam pengobatan tradisional
berdasarkan resep-resep warisan leluhur. Di era modern ini, PT. Industri Jamu Borobudur
mengolah bahan-bahan herbal tersebut dengan menggunakan teknologi modern. Tentunya
produk yang dihasilkan adalah produk herbal yang berkualitas dan terjamin kebersihannya
yang dibuktikan dengan lisensi Obat Herbal Terstandar (OHT).

Komposisi :
Kaempferiae Rhizoma Extract …. 137.5 mg
Zingiberis Rhizoma Extract ….. 137.5 mg
Curcumae domesticae Rhizoma Extract …. 275 mg
Indikasi :
 Meredakan nyeri sendi/radang sendi
 Meredakan sakit lutut (nyeri sendi lutut)
 Meredakan pegal linu dan encok
Dosis :
Konsumsilah secara teratur 1 kali sehari 2 kapsul
Kemasan : Botol @ 30, 60 dan 100 kapsul
Bentuk Sediaan : Kapsul
Pendaftar : PT Industri Jamu Borobudur
No. Registrasi : HT 122300201

LAMPIRAN