Anda di halaman 1dari 3

68

DAFTAR PUSTAKA

1. Agatha D.S, 2012. Laporan Praktek Kerja Profesi Apoteker Di Apotek Kimia
Farma No. 55 Jalan Kebayoran Lama No. 50, Jakarta Barat Depok.

2. Anief. M., 2007. Apa Yang Perlu Diketahui Tentang Obat. Universitas
Gadjah Mada. Jakarta

3. Arlina, P., dan Evaria. 2011. MIMS Indonesia Petunjuk Konsultasi Volume
12. PT. InfoMaster. Jakarta

4. Badan Pengawas Obat Dan Makanan, 2015. “ Kodein dan Risiko Fatal pada
Anak dengan Obstructive Sleep Apnea Setelah Operasi Tonsilfecfarny atau
Adennideetomy”. Jakarta

5. Brithis National Formulary For Children, 2014 – 2015.

6. Brithis National Formulary 62, 2011.

7. Departemen Kesehatan RI. 2009. Undang-undang No.35 Tahun 2009 tetang


Narkotika. Depkes RI, Jakarta.

8. Departemen Kesehatan RI. 1997. Undang-undang No.5 Tahun 1997 tentang


Psikotropika. Depkes RI, Jakarta.

9. Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Undang-Undang


Republik Indonesia No. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan. Jakarta; 2009.

10. Departemen Kesehatan RI. 2014. Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 35


Tahun 2014 Tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Apotek. Jakarta

11. Departemen Kesehatan RI. Permenkes RI Nomor 1332/Menkes/SK/X/ 2002


Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor
922/Menkes/Per/X/1993 Tentang Ketentuan dan Tata Cara Pemberian Izin
Apotek. Jakarta. 2002

12. Direktorat Jendral Pengawasan Obat dan Makanan. 1979. Farmakope


Indonesia Edisi III. Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Jakarta.

13. Fakutas Kedokteran Universitas Indonesia, 1995. Farmakologi Dan Terapi


Edisi 4. Jaakarta

14. Ikatan Dokter Indonesia, 2012. “Informasi Obat Dokter Indonesia”. Fakultas
Kedokteran Universitas Indonesia

68
69

15. Ikatan Apoteker Indonesia, 2013. ISO Indonesia volume 48. ISFI Penerbitan
Jakarta.

16. Pemerintah Republik Indonesia. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia


Nomor 51 Tahun 2009 Tentang Pekerjaan Kefarmasian. Jakarta. 2009.

17. Pemerintah Republik Indonesia. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia


Nomor 26 Tahun 1965 Tentang Apotek. Jakarta. 1965.

18. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 1980 Tentang


Perubahan Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 1965 Tentang Apotek.
Jakarta. 1980.

19. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor: 919/Menkes/Per/X/1993 T E N T A N G


Kriteria Obat Yang Dapat Diserahkan Tanpa Resep. Jakarta

20. Peraturan Mentri Kesehatan Republik Indonesia No. 3 Tahun 2015, Tentang
Peredaran, Penyimpanan, Pemusnahan, Dan Pelaporan Narkotika,
Psikotropika, Dan Prekursor Farmasi. Jakarta

21. Permenkes RI No 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Penggolongan


Psikotropika. Jakarta: 2015.

22. Pharmaceutical Press, 2009. “Martindale The Complete Drug Reference, 36th
Edition”. Lodon-Chicago

23. Peraturan pemerintah no. 3 tahun 2015 tentang pengelolaan Narkotik,


Psikotropik, dan Prekursor farmasi.

24. Rantucci, Melanie J. Komunikasi Apoteker-Pasien. EGC. Jakarta 2010

25. WHO. Developing Pharmacy Practice A Focus On Patient Care Handbook


2006 edition. Geneva. 2006

26. Wijoyo, Yosef. 2011.Penggolongan Obat. PT Aji parama. Yogyakarta

27. Van Schoor J, 2012, Antihistamines: a brief review, Amayeza Info Center.

28. Bina Farmasi Depkes RI, 2005, Pharmaceutical Care untuk Penyakit ISPA

29. Pembarian Informasi Obat Nasional, 2015, Balai Pengawasan Obat dan
Makanan
69