0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
409 tayangan7 halaman

Analisa Data-2

1. Klien mengalami ansietas dan resiko cedera karena keterbatasan penglihatan. 2. Intervensi keperawatan meliputi mengkaji ansietas, mengatur lingkungan, dan membatasi pengunjung untuk mengurangi kecemasan klien. 3. Evaluasi menunjukkan masalah ansietas dan resiko cedera teratasi, kondisi klien membaik sehingga diizinkan pulang.

Diunggah oleh

Anggunsoumena
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
409 tayangan7 halaman

Analisa Data-2

1. Klien mengalami ansietas dan resiko cedera karena keterbatasan penglihatan. 2. Intervensi keperawatan meliputi mengkaji ansietas, mengatur lingkungan, dan membatasi pengunjung untuk mengurangi kecemasan klien. 3. Evaluasi menunjukkan masalah ansietas dan resiko cedera teratasi, kondisi klien membaik sehingga diizinkan pulang.

Diunggah oleh

Anggunsoumena
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

ANALISA DATA

Nama Pasien : An.


Ruangan : L4 AD

No Data Etiologi Problem


1. Ds: Keterbatasan Ansietas
lapang pandang parental
Orang tua Klien mengatakan
merasa cemas terhadap penyakit
saat ini

Do:
- Tampak cemas
-sering bertanya penyakit yang
di derita

2. Ds: Resiko cedera


(trauma)
Orang tua Klien mengatakan
pandangan klien kabur

Do:
Tampak adanya bulatan putih di
tengah bola mata hitam klien

DIAGNOSA KEPERAWATAN

1. Ansietas behubungan dengan


2. Resiko cedera (trauma) Behubungan Dengan Keterbatasan lapang pandang
INTERVENSI RENCANA TINDAKAN

No Diagnosakeperawatan Tujuan/Kriteria Hasil Intervensi Keperawatan


(NOC) (NIC)

1. Ansietas berhubungan dengan Setelah dilakukan asuhan 1. Kaji tentang ansietas


Penyakit yang di derita
keperawatan selama 2x24 jam 2.Observasi tanda-
diharapkan: tanda vital
 Klien mampu mengatasi 3.Membatasi jumlah
kecemasan pengunjung
 Klien tidak merasa cemas dan 4. Memberi
takut lagi Keluarga mampu kesempatan kepada
mengenal kecemasan dan klien untuk
mampu menciptakan mengungkapkan
lingkungan yang nyama untuk keluhannya
klien.

Setelah dilakukan asuhan


2. Resiko cedera (trauma) 1. Orientasikan pasien
berhubungan dengan keperawatan selama 2x24 jam
terhadap lingkungan
diharapkan:
staf, orang lain di
 mempertahankan lapang
areanya
ketejaman penglihatan
2. Dorong klien untuk
tanpa kehilangan lebih
mengepresikan /
lanjut
kemungkinan
 tentukan ketejaman
kehilangan
penglihatan, catat satu
penglihatan
atau kedua mata terlibat
3. Lakukan tindakan
untuk membantu
pasien untuk
menangani
keterbatasan
penglihatan, contoh,
atur perabot/ mainan
, perbaiki sinar
sulam dan
penglihatan malam
IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

hari/tgl Waktu Implementasi Evaluasi


Selasa, 18 11.00 1. Mengkaji ansietas S:orang tua Klien mengatakan
juni
Hasil : cemas akan penyakitnya yang
2019
Klien mengatakan cemas dialami saat ini
akan penyakit yang O:
dihadapi saat ini TD: 130/90mmHg
2. Observasi tanda-tanda RR: 45 x/menit
11.15
vital HR:100 x/menit
TD: T : 36,5°c
RR: 45 x/menit - Klien tampak cemas
HR: 100 x/menit A: Masalah ansietas belum
T :36,5 °c teratasi
11.30
3. Membatasi jumlah P: Intervensi dilanjutkan
pengunjung 1. Mengkaji ansietas
Hasil : keluarga klien 2. Observasi tanda-tanda vital
selalu membatasi jumlah 4. Memberi kesempatan
pengunjung kepada klien untuk
4. Memberi kesempatan mengungkapkan keluhannya
kepada klien untuk
mengungkapkan
keluhannya
Hasil : klien
mengungkapkan takut
tidak akan sembuh

Selasa, 18 12.00 1. merioentasikan pasien S: orang tua Klien mengatakan


juni
terhadap lingkungan pandangan klien kabur
2019
staf, orang lain di O: Klien terlihat
areanya - Tajam penglihatan menurun
2.mendorong klien untuk
mengepresikan / A: Masalah belum teratasi
11.00
kemungkinan
kehilangan penglihatan P: Intervensi di lanjutkan
3.melakukan tindakan - Orientasikan pasien terhadap
untuk membantu pasien lingkungan staf, orang lain di
untuk areanya
menanganiketerbatasan -Dorong klien untuk
11.10 penglihatan, contoh, mengepresikan / kemungkinan
atur perabot/ mainan , kehilangan penglihatan
perbaiki sinar sulam -Lakukan tindakan untuk
dan penglihatan malam membantu pasien untuk
Hasil: menanganiketerbatasan
11.30
penglihatan, contoh, atur
perabot/ mainan , perbaiki
sinar sulam dan penglihatan
malam
IMPLEMENTASI DAN EVALUASI II

hari/tgl Waktu Implementasi Evaluasi


Rabu, 19 10.00 1. Mengkaji ansietas S: Klien mengatakan
juni
Hasil : O: keadaan umum baik
2019
Klien mengatakan cemas A: Masalah ansietas teratasi
akan penyakit yang P: Intervensi dihentikan,
dihadapi saat ini masalah teratasi dengan
2. Observasi tanda-tanda keadaan umum klien
10.10
vital membaik, pertahankan
TD: keadaan klien
RR: 47 x/menit (Klien pulang)
HR: 102 x/menit
T :36,3 °c
3. Membatasi jumlah
11.30
pengunjung
Hasil : keluarga klien
selalu membatasi jumlah
pengunjung
4. Memberi kesempatan
kepada klien untuk
mengungkapkan
keluhannya
Hasil : klien
mengungkapkan takut
tidak akan sembuh

Rabu, 19 12.00 1. merioentasikan pasien S:orang tua klien mengatakan


juni
terhadap lingkungan pandangan kabur klien
2019
staf, orang lain di mulai berkurang
areanya O: keadaan umum baik
11.00 2.mendorong klien A: Masalah teratasi
untuk mengepresikan / P: Intervensi dihentikan,
kemungkinan masalah teratasi dengan
kehilangan penglihatan keadaan umum klien
membaik, pertahankan
3. melakukan tindakan keadaan klien
11.15
untuk membantu pasien (Klien pulang)
untuk
menanganiketerbatasan
penglihatan, contoh,
atur perabot/ mainan ,
perbaiki sinar sulam
dan penglihatan malam

Anda mungkin juga menyukai