0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
203 tayangan3 halaman

Pomr TTH

Pasien merasakan nyeri kepala belakang dan leher sejak 2 bulan yang lalu. Nyeri kepala hilang timbul dan berlangsung selama 3 jam dengan intensitas ringan hingga sedang. Kedua mata cekot-cekot saat serangan nyeri kepala. Berdasarkan gejala klinis didiagnosis menderita tension type headache. Terapi yang diberikan antara lain parasetamol dan betahistine serta peregangan otot leher.

Diunggah oleh

Ricky Cjdw
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
203 tayangan3 halaman

Pomr TTH

Pasien merasakan nyeri kepala belakang dan leher sejak 2 bulan yang lalu. Nyeri kepala hilang timbul dan berlangsung selama 3 jam dengan intensitas ringan hingga sedang. Kedua mata cekot-cekot saat serangan nyeri kepala. Berdasarkan gejala klinis didiagnosis menderita tension type headache. Terapi yang diberikan antara lain parasetamol dan betahistine serta peregangan otot leher.

Diunggah oleh

Ricky Cjdw
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

NNama: Mochamad Hasan Bahtiar - 201920401011177

POMR (Problem Oriented Medical Record)

Nama : Tn. N Tanggal Periksa : 24 Februari 2020


Jenis Kelamin : Laki-laki Alamat : Sampang
Usia : 37 thn
SUMMARY OF CLUE AND PROBLEM INITIAL PLANNING
DATABASE CUE LIST DIAGNOSIS
DIAGNOSIS THERAPY MONITORING EDUCATION
- Tn. N 37 th Diagnosis Terapi non 1. Keadaan Umum 1. Menjelaskan
Identitas: Chepalgia • Foto skull 2. TTV : TD, Nadi, tentang penyakit
- Nyeri kepala klinis : Nyeri farmakologi :
Tn. N, 37 tahun water Suhu, RR pasien
seperti kepala, seperti • MRI Menjaga 3. Keluhan pasien 2. Menjelaskan
Keluhan Umum: • EMG nutrisi tujuan
ditekan pada ditekan dan
Nyeri kepala • DL dengan dilakukannya
leher dan diikat, makan pemeriksaan
RPS: makanan penunjang
kepala berlangsung 30
Nyeri kepala belakang dan sehat yang 3. Menjelaskan
leher sejak 2 bulan yang belakang menit tiap kali, mengandun kepada pasien dan
lalu. Nyeri kepala g banyak keluarga tentang
sejak 2bln insomnia,
dirasakan hilang timbul. sayur, buah terapi
- Nyeri hilang anoreksia dsb farmakologis
Setiap nyeri berlangsung
serta terapi non
sekitar 3 jam. Nyeri kepala timbul, Hindari farmakologis
seperti tertindih dengan Diagnosis topis
stress yang diberikan
intensitas nyeri ringan Berlangsung
: Muscle 4. Mengejalskan
sedang ( skala nyeri 3-4) selama 3jam Peregangan kepada pasien
dan masih bisa leher otot untuk memakan
- Nyeri ringan- Diagnosis
beraktivitas. Saat nyeri bahu selama makanan yang
sedang etiologis : 20-30 menit
kepala dirasakan kedua mengandung
mata cekot-cekot dengan Tension Type Terapi banyak sayur dan
- Kedua mata
pandangan menjadi kabur. farmakologi rendah garam
cekot-cekot Headache
Tidak memburuk saat abortif : 5. Menjelaskan
kepada pasien
terkena cahaya. Waktu dan agak Diagnosis
Parasetamol
500mg 3x1 untuk
awal nyeri kepala kabur saat menghindari
diminumi bodrek atau banding :
Betahistine stress agar nyeri
istirahat keluhan hilang. serangan. Migren, 6mg 3x1 kepala tidak
Demam -, lumpuh -, BAB kambuh.
Cluster-type
BAK dalam batas normal 6. Menjelaskan
tidak ada keluhan hedache, kepada pasien
Gangguan untuk melakukan
RPD: peregangan 10-15
Riwayat trauma (-),HT (-), metabolic, menit saat bekerja
DM (-) agar otot-otot
Penggunaan
bahu tidak tegang
RPK: obat, 7. Menjelaskan
HT (-), DM (-) , Asma (-), kepada pasien
Neoplasma
atopik (-) mengenai
komplikasi yang
RPSos: dialami TTH
dapat
Pasien merokok sudah 12
menyebabkan
tahun, 1bungkus setiap nyeri pda mata
hari dan mual, muntah
8. Menjelaskan
Pemeriksaan Fisik: kepada pasien
• GCS: E4 V5 M6 bahwa prognosis
• Vital sign: nyeri kepala TTH
• TD: 110/80 mmHg dapat sembuh
• N: 84 x/menit total atau dapat
• RR: 20 x/menit menjadi nyeri
• T axilla: 36 ⁰C kepala yang
persisten, kronis
• Status Generalis: sehingga pasien
• K/L: a/i/c/d: -/-/-/-, KGB dianjurkan untuk
-, JVP - menghidari
• Cor: S1 S2 single, factor-faktor yang
murmur-, extra gallop -, dapat
extra systole - menyebabkan
• Pulmo: vesikuler +/+, rh TTH
-/-, wh -/-
• Abdomen: supel, NT-,
BU + N
• Extremitas: perfusi
HKM, edema –, CRT <2
detik

Meningeal sign (-)

Nervus Cranialis:
- N. I = tidak dilakukan
- N.II = RC +/+, Visus dbn
- N.III,IV,VI = PBI
2mm/2mm, tidak
ditemukan kelainan
- N. VII, VIII, IX, X, XI,
XII: tidak ditemukan
kelainan
- Motorik: 5/5
5/5
- Sensorik : N/N
N/N
- Reflex Fisiologis
BPR: +2/+2
TPR: +2/+2
KPR: +2/+2
APR: +2/+2
- Reflex patologis
Babinski -/-
Chaddok -/-,
Hoff -/-
Trom -/-
- Otonom: BAK lancar,
BAB lancar

Anda mungkin juga menyukai