Anda di halaman 1dari 12

Kelompok 6 MBS 4C:

1. Diviolita Olla (12405183113)


2. Viza Khumairoh (12405183125)
3. Fakhrul Siswanda (12405183131)
4. Isniati Nabilla (12405183139)
5. Andika Cahya P. (12405183387)

KOMUNIKASI TENTANG PEKERJAAN


DAN PENULISAN RESUME

Judul : Komunikasi Bisnis

Penulis : Dr. Dorothy Rouly. H. Pandjaitan, SE., M.Si. (ketua)

Driya Wiryawan S.E.,M.M (anggota)

Penerbit : DIPA BLU FEB UNILA, TA 2016

Bidang ilmu Manajemen Pemasaran

Tahun : 2016

Tebal : 191 halaman + 10 halaman gambar dan daftar isi

Bahasa : Indonesia

Sampul : Latar putih

Orientasi

(1) Buku ini ditulis oleh Dr. Dorothy Rouly. H. Pandjaitan, S.E., M.Si. (ketua) seorang
dosen tetap di Universitas Lampung program studi Manajemen.
Driya Wiryawan S.E., M.M. (anggota) seorang dosen tetap di Universitas Lampung
program studi Manajemen Pemasaran.
(2) Buku iniberisi tentang pengertian komunikasi bisnis, perbedaaan komunikasi verbal
dengan komunikasi nonverbal, proses terjadinya komunikasi, sebab munculnya
kesalahpahaman dalam komunikasi, cara memperbaiki komunikasi dan cara
meningkatkan keterampilan berkomunikasi. Buku ini sangat berguna dan perlu
dijadikan referensi oleh para pengampu pendidikan dan mahasiswa karena isinya
memaparkan pengertian bisnis, proses,sebab, dan solusi nyata yang ditawarkan.

Tafsiran Isi

(3) Buku ini memaparkan data dan fakta seputar komunikasi tentang pekerjaan dan
penulisan resume

A. Pendekatan AIDA
Sebagaimana penulisan resume, penulisan surat lamaran kerja juga perlu
menggunakan pendekatan Attention, Interest, Desire, and Action (AIDA) untuk
menggugah atau menarik perhatian pembaca. Menurut Dhoroty pendekatan AIDA ini
lebih menekankan pada sisi sikap pelamar kerja dan apa manfaat yang didapat oleh
pembaca.
Dalam penulisan surat lamaran kerja, sebaiknya kemukakan secara tegas dan
jelas maksud dan tujuan surat tersebut, misalnya untuk mengisi posisi jabatan tertentu
yang ditawarkan oleh perusahaan. Dalam surat itu perlu juga dijelaskan tentang
berbagai kemampuan, keterampilan, dan pengalaman yang dimiliki seseorang sesuai
dengan posisi pekerjaan yang ditawarkan atau sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
Jangan lupa kemukakan manfaat yang dapat diperoleh perusahaan jika mereka
memperkerjakan anda. Tunjukkan bahwa kehadiran anda di perusahaan dapat menjadi
solusi alternatif terbaik yang dapat memecahkan permasalahan yang dihadapi
perusahaan. Surat lamaran kerja pada umumnya hanya mengemukakan poin-poin
penting yang relevan dengan persyaratan pekerjaan tertentu dan menyajikan poin
penting lainnya yang dapat membedakan dengan pelamar kerja yang lain.
Seperti penulisan resume, penulisan surat lamaran kerja juga perlu
menggunakan pendekatan AIDA untuk menggugah atau menarik perhatian pihak lain
(perusahaan). Pendekatan AIDA pada dasarnya merupakan pendekatan yang bersifat
persuasif dan lebih menekankan pada sisi sikap anda dan manfaat yang didapat oleh
perusahaan yang menawarkan kerja.1

Secara lebih rinci, pendekatan AIDA adalah sebagai berikut:

a. Attention
1
Djoko Purwanto, Panduan Lengkap Memasuki Dunia Kerja, (Jakarta: Esensi, 2011), hlm. 6
Prinsip utama dalam penulisan lamaran kerja adalah attention
(perhatian). Artinya, pelamar kerja harus dapat menyakinkan pihak organisasi
atau lembaga pencari kerja (pembaca) bahwa pelamar kerja meiliki sesuatu
yang bermanfaat atau dapat menumbuhkan rasa tertarik bagi pembaca.
Jelaskan ide atatu gagasan yang mebuat pembaca antusias untuk menyimak
apa yang Anda tuliskan. Pelamar kerja juga dapat mengemukakan bagaimana
ia mendapatkan informasi lowongan kerja dan alasan mengapa tertarik pada
posisi atau jabatan tersebut.

b. Interest
Pelamar kerja harus dapat menarik perhatian pembaca dengan
menjelaskan relevansi pesan-pesan yang disampaikan. Pelamar kerja perlu
menjelaskandan menegaskan bahwa kualisifikasi yang dibutuhkan tersebut
relevan dengan kemampuan yang dimiliki dan aykin mampu menyelesaikan
pekerjaan dengan baik.

c. Desire
Desire berarti hasrat, pelamar kerja harus dapat menumbuhkan hasrat
pembaca untuk mengetahui lebih jauh apa yang sudah dituliskan dalam surat
tersebut. Pelamar juga harus meyakinkan pembaca melalui bukti-bukti
pendukung yang relevan dengan posisi yang dikehendaki.

d. Action
Pelamar kerja harus dapat memberikan saran kepada pembaca untuk
mengambil suatu tindakan tertentu berkaitan dengan harapan atau
keinginannya dalam menulis surat tersebut. misalnya memberi kesempatan
untuk melakukan wawancara kerja (job interview).

B. Pengorganisasian Surat Lamaran Kerja


Secara umum, pengorganisasian penulisan surat lamaran kerja memiliki tiga
bagian utama, yaitu:

a. Paragraf Pembuka
Surat lamaran kerja harus menyatakan secara jelas bahwa pelamar
kerja sedang melamar suatu pekerjaan sehingga ia perlu juga
mengidentifikasikan jenis pekerjaan yang diminati. Surat lamaran kerja yang
baik, yang menarik perhatian pembacanya perlu mencantumkan hal-hal
berikut:
 Rangkuman
Pelamar kerja perlu mengemukakan kualisifikasi yang dimiliki,
yang paling relevan dengan jabatan yang diinginkan dan
jelaskan bahwa kualisifikasi tersebut akan menguntungkan atau
memberikan manfaat bagi perusahaan atau lembaga yang
dilamar.

 Nama
Pelamar ekrja dapat menyebutkan nama seseorang yang sudah
dikenal oleh pembaca (yang menawarkan kerja) atau seseorang
yang menyarankan pelamar kerja untuk melamar di perusahaan
tersebut. meskipun demikian, pemenuhan kualisifikasi tetap
menjadi penilaian pertama dan utama. Pada umumnya hal ini
digunakan apabila lowongan pekrjaan hanya dibutuhkan dalam
kepentingan internal perusahaan atau hanya dibutuhkan satu
orang karyawan saja sehingga proses rekrutmen cenderug
tertutup.

 Sumber Publikasi
Sebutkan dari mana pelamar kerja memperoleh informasi
tentang ada nyalowongan kerja di perusahaan tersebut. dalam surat
lamaran juga cantumkan secara singkat bahwa pelamar kerja
memenuhi persyaratan yang dikehendaki perusahaan.

 Pertanyaan
Gunakan kalimat pertanyaan untuk menarik perhatian
pembaca yang bertujuan untuk menunjukkan bahwa pelamar kerja
mengetahui problem, kebutuhan dan tujuan suatu organisasi atau
perusahaan serta mempunyai keinginan untuk membantu
memecahkan masalah tersebut.

 Cuplikan Berita
Pelamar kerja dapat mengambil cuplikan berita di surat
kabar atau majalah yang menyebutkan bahwa suatu perusahaan
sedang merencanakan membuka kantor cabang, memperkenalkan
prosuk baru atau memerlukan tenaga operatot dan sebaginya.

b. Paragraf Pertengahan
Setelah menarik perhatian pembaca pada awal paragraf, pemalar kerja
perlu menyajikan kualifikasi yang dimilikinya untuk mengisi suatu pekerjaan
yang diinginkannya. Dalam suatu ruangan yang singkat (mungkin tidak boleh
lebih dari tiga paragraf) pelamar kerja tidak boleh mengulang apa yang sudah
dinyatakan dalam resume. Usahakan penjelasan dalam paragraf tersebut
benar-benar sangat diminati (Interest) dan sangat diharapkan (Desire) oleh
pembaca2
Dalam paragraf pertengahan ini pelamar kerja perlu mendiskusikan
kualifikasi yang dimilikinya dari sudut pandang pembaca (Employer) yang
mencakup:

1) Pendidikan
Kebanyakan para lulusan pergguruan tinggi mempertimbangkan
pendidikan sebagai kualisifikasi yang paling penting. Jika demikian, maka
pendidikan harus ditempatkan pada bagian pertama, baik pada surat
lamaran maupun resume. Pada bagian pendidikan pelamar kerjaakan
dapat:
 Menunjukkan bahwa ia mempunyai latar belakang dalam
dunia bisnis yang cukup luas dan bidang tertentu secara
mendalam.
 Menunjukkan bagaimana pendidikannya relevan dengan jenis
pekerjaan yang dilamar .

2
Djoko Purwanto, Komiunikasi Bisnis (Edisi 4), (Jakarta: Erlangga, 2011), hlm. 201
 Menjelaskan bagaimana dan mengapa ia menambahkan bidang
studi pilihan penting di luar bidang studi inti

2) Pengalaman Kerja
Berbagai jenis pekerjaan yang pernah dilakukan terutama yang
berhubungan dengan pekerjaan yang dilamar dapat digunakan untuk
membantu memperkuat kualisifikasi yang dimilikinya. Dalam hal ini
pelamar kerja perlu menyatakan secara jelas berbagai fungsi atau kegiatan
yang dapat dilakukan. Atas dasar itu, pelamar kerja akan dapat
menunjukkan kepada pembaca bahwa:
 Pelamar kerja memperoleh suatu pengalaman yang dapat
membantu mempercepat penyelesaian tugas/pekerjaan baru
 Pelamar kerja akan dapat melakukan adaptasi dan mencoba
bekerja sama dengan lingkungan.
 Pelamar kerja dapat memikul tanggung jawab suatu pekerjaan
dengan lebih baik.
 Pelamar kerja adalah orang yang mampu bekerja keras

3) Sikap, Minat, Aktivitas, dan Kualitas


Pelamar kerja dapat menjelaskan tentang kemampuannya dalam
melakukan kerja sama dengan orang lain, sikap pelamar kerja terhadap
bidang pekerjaan, perusahaan, suasana kerja, dan kualitas personal
(kegiatan ektrakulikuler dan sejenisnya)

c. Paragraf Penutup
Paragraf terakhir dari surat lamaran kerja pada umumnya berisi suatu
harapan tindakan (Action) sebagaimana yang terdapat pada surat-surat
penjualan. Pelamar kerja dengan jelas menyatakan keinginannya untuk
melakukan wawancara sesuai dengan waktu yang telah disediakan oleh
organisasi perusahaan atau lembaha yang dilamar
Uuntuk mempermudah pihak perusahaan menghubunginya, pelamar
kerja perlu memberikan alatmat yang jelas dan lengkap, termasuk nomor
telepon, faksimile (kalau ada), alamat e-email (bila ada), dan jam berapa
pelamar kerja dapat dihubungi, pagi, siang atau malam hari. Untuk beberapa
perusahaan, barangkali pelamar kerja perlu melampirkan amplop plus prangko
balasannya. Namun, ada juga beberapa organisasi perusahaan yang tidak
mensyaratkan untuk melampirkan prangko balasan.
Sebagaimana dijelaskan sebelumnya bahwa dilihat dari cara
pengorganisasiannya, surat lamaran kerja memiliki kesamaan dengan surat
penjualan (sales letters) yang sama-sama menggunakan cara persuasif.

C. Tips untuk Melamar Kerja


Suatu hal yang tidak boleh dilupakan seorang pelamar kerja adalah bahwa
sebenarnya mereka sedang “menjual potensi diri” kepada perusahaan secara
tertulis baik mencakup kepribadian, kualisifikasi, pelatihan yang pernah diikuti,
pengalaman kerja, dan hobi. Oleh karena itu, surat lamaran kerja dapat juga
dikatakan sebagai surat penjualan. Sebagai surat penjualan, paling tidak surat
tersebut harus mudah dipahami, jelas, ringkas, tepat atau sesuai dengan pekerjaan,
dan rapi dalam penampilan.
a. Yang perlu Anda Perhatikan
 Pelamar kerja harus mempunyai kualisifikasi atau pengalaman kerja
untuk posisi pekerjaan yang dikehendaki
 Bangkitkan minat terhadap kualisifikasi yang dimilki
 Tunjukkan hal-hal positif
 Usahakan surat lamaran kerja rapi, bersih, dan menarik
 Tulislah surat lamaran dari sudut pandang pembaca bukan dari sudut
pandang penulis
 Tekankan hal-hal yang membedakan dengan pelamar lainnya

b. Yang harus Anda Hindari


 Jangan melamar pekerjaan di luar kemampuan Anda
 Jangan mengirimkan surat lamaran kerja hasil fotokopi
 Jangan mengatakan bahwa Anda menerima jenis pekerjaan apa saja
 Hindari kata-kata berlebihan
 Jangan meminta belas kasihan terhadap perusahaan yang dilamar
 Hindari mempersalahkan gaji, kecuali saat ditanyakan pada wawancara
kerja
 Jangan memberi komentar langsung tentang karakter pribadi
D. Persiapan Menulis Resume

Dalam dunia bisnis, istilah resume sering disebut juga dengan CV (curriculum
vitae) atau daftar riwayat hidup. Menurut KC Bay suatu resume sebenarnya
merupakan presentasi penjualan formal diri Anda yang sangat penting. Hal ini
mengingat bahwa di dalam resume tercakup semua fakta yang relevan mengenai
latar belakang, kualisifikasi, pengalaman kerja, dan sebagainya.

Secara umum, resume adalah suatu daftar dokumen yang berisi kualisifikasi
dan jalur karir Anda yang disusun secara teratur, rapi, dan menarik perhatian.
Dalam membuat resume ada tiga hal yang perlu dilakukan yaitu:

a) Mencari Informasi Penting


1. Analisis Diri
Analisis diri dapat membantu mengenal diri sendiri secara lebih
mendalam. Untuk mempermudah menemukan kelebihan dan kekurangan,
jawablah beberapa pertanyaan berikut:
- Apakah saya mempunyai aspirasi yang cukup tinggi?
- Apakah saya dapat berkomunikasi dengan baik?
- Apakah saya orang yang sangat bergantung kepada orang lain?
- Apakah saya orang yang energik?
- Apakah saya orang yang mempunyai percaya diri?
- Apakah saya memiliki kecerdasan verbal yang tinggi?
- Apakah saya memiliki kecerdasan kuantitatif yang tinggi?
- Apakah saya mempunyai kecerdasan yang tinggi dalam pemecahan
suatu masalah?
- Apa mata kuliah yang paling baik bagi saya?
- Apa mata kuliah yang paling sulit bagi saya?
- Apa kegiatan organisasi yang saya minati?

2. Analisis Karir
Analisis karir bertujuan untuk menggali minat Anda untuk mulai
menetapkan jenjang karir yang akan dipilih. Contohnya dengan menjawab
pertanyaan sebagai berikut:
- Kecerdasan mana (kuantitatif, verbal, mekanik) yang paling
bermanfaat bagi karir saya?
- Apakah ada efek samping yang membahayakan kesehatan saya?
- Apakah prestasi akademis saya menjadi syarat penjenjangan karir?
- Apakah pengalaman kerja menjadi syarat bagi penjenjangan karir?
- Apakah ada imbalan selain yang berbentuk finansial?
- Apakah bidang pekerjaan sangat dipengaruhi oleh perkembangan
teknologi?
- Apakah di masa mendatang bidang yang saya pilih mempunyai
tingkat persaingan yang tinggi?

3. Analisis Pekerjaan
Secara umum para lulusan suatu perguruan tinggi sedikit atau belum
memilki pengalaman kerja. Pada tahap-tahap awal memasuki
kerja,perusahaan telah menyediakan suatu orientasi atau pelatihan kepada
mereka yang baru diterima sebagai karyawan suatu perusahaan. Oleh
karena itu, sebelum menyusun suatu resume Anda perlu menjawab:
- Apa tugas dan tanggung jawab pekerjaan?
- Apakah karateristik pribadi saya sesuai untuk tugas dan tanggung
jawab pekerjaan?
- Apakah latar belakang pendidikan saya sesuai dengan persyaratan
untuk posisi pekerjaan?
- Apakah pengalaman saya berkaitan dengan tugas dan tanggung
jawab pekerjaan?

b) Perencanaan Resume
Dalam merencanakan resume ada tiga hal yang perlu diperhatikan
yaitu:
1) Tujuan Karir
2) Informasi Pribadi
3) Referensi

c) Pembuatan Resume
Resume dibuat dalam berbagai bentuk. Resume yang baik menekankan
pada kompatibilitas kualisifikasi Anda dan prosfektif persyaratan kerja. Secara
umum, resume mencakup: nama, alamat lengkap, tujuan kerja, kualisifikasi,
informasi pribadi, dan referansi. Pada tujuan kerja harus menyatakan secara
jelas apa tujuan membuat resume.3 Sebagai contoh, untuk mengisi lowongan
kerja bidang manajer pemasaran, manajer keuangan, teknisi komputer,
sekretaris, supervisor, dan sejenisnya.
Adapun yang termasuk informasi pribadi (personal) antara lain:
pendidikan (dari tertinggi hingga terendah dilengkapi tahun), berbagai
keterampilan (bahasa asing, komputer, desain, dsb), hobi (musik, olah raga,
seni),penghargaan (kejuaraan matematika, lomba ilmiah, dan sebagainya),
keanggotaan asosiasi (sewaktu kuliah atau masyarakat umum). Usahakan
informasi trelevan dengan jenis pekerjaan yang diharapkan. Jadi , tidak berarti
semua kemampuan atau keahlian yang anda miliki perlu dicantumkan dalam
resume, tetapi informasi yang dapat mendukung pekerjaan anda tersebut.
Pada bagian referensi, carilah orang-orang yang mengetahui dengan
baik mengenai kemampuan anda atau prestasi yang pernah anda raih baik
semasa kuliah maupun semasa anda bekerja.

E. Rencana Perorganisasian
Berdasarkan cara pengorganisasiannya resume dapat dikelompokkan menjadi
tiga jenis yaitu

1. Resume kronologis

Cara pengorganisasian resume didasarkan pada kronologisnya, yaitu


pendidikan dan pengalaman sebagai judul isinya. Mana yang harus
didahulukan, pendidikan atau pengalaman? Putuskan mana yang lebih
memberikan kesan positif bagi pencari kerja. Informasi terkini sebaiknya
ditempatkan pada urutan pertama, lalu diikuti berikutnya, misalnya penulisan
jenjang pendidikan dimulai dari jenjang pendidikan tertinggi. Bentuk resume
ini merupakan bentuk resume tradisional.

2. Resume fungsional

3
Ibid, Hlm. 211
Resume yang disusun atas dasar fungsi-fungsi dalam organisasi yang
dapat dilakukannya dengan baik, resume fungsional memerlukan suatu
analisis diri, karir, dan pekerjaan secara lebih lengkap. beberapa fungsi
penting dalam suatu organisasi seperti fungsi pemasaran, keuangan, akuntansi,
produksi, sumber daya manusia, komunikasi, hubungan masyarakat, dan
sejenisnya dapat dijadikan sebagai judul tersendiri dalam resume.

3. Resume komunikasi

Resume kombinasi antara resume kronologis dan fungsional. Bentuk


resume ini memberikan suatu keyakinan bahwa persyaratan pendidikan dan
pengalaman terpenuhi dan masih menggunakan judul judul lain yang lebih
menekankan pada kualisifikasi yang dibutuhkan. Untuk membuat resume
yang baik perlu diperhatikan empat hal yaitu kerapihan (neatness), sederhana
(simplicity), akurat (accuracy), kejujuran (honesty).

Dalam bagian pembuka resume dapat mengunakan berbagai macam


judul, seperti resume, ikhtisar riwayat hidup, daftar riwayat hidup, resume, dan
sebagainya yang dilengkapi alamat yang jelas.

F. Masalah dalam Membuat Resume


Saat membuat resume, anda harus berfikir dengan pola pikir pembaca anda,
dalam hal ini perusahaan pencari kerja. Apa yang dibutuhkan oleh perusahaan
pencari kerja haruslah dijadikan dasar acuan dalam membuat resume.4
Beberapa masalah yang muncul berkaitan dengan pembuatan resume yaitu:
1. Resume dibuat terlalu panjang, sehingga tidak terkesan tegas dan
memungkinkan memasukan data yang tidak relevan sehingga tidak akan
mencapai sasaran.
2. Resume yang ditulis terlalu singkat, sehingga tidak memberikan informasi
atau data yang cukup bagi pembaca untuk melakukan penelaahan lebih
dalam.
3. Format penulisan resume kurang baik, inden tidak konsisten, kurang
memperhatikan tanda baca dan sejenisnya, sehingga isi resume sulit
dimengerti.

4
Ibid, hlm. 218
4. Terlalu banyak menggunakan kalimat kompleks.
5. Resume banyak kesalahan ketik atau tulis.
6. Pelamar tidak menunjukkan secara tegas tujuan resume dan bidang
pekerjaan yang diminati.
7. Pelamar menampakkan keyakinan yang berlebihan.
8. Pelamar tidak jujur untuk mengemukakan klasifikasi yang dimiliki.
Evaluasi

(1) Banyak sekali keunggulan yang terkandung dalam buku ini. Di antaranya adalah buku
ditulis berdasarkan penelitian dengan metodologi saintifik. Karena berdasarkan
penelitian, yang ditulis kanukan sekedar opini penulis, melainkan data nyata dan
faktual. Selain itu, buku ini memberikan informasi secara terperinci dengan disertai
ilustrasi, sehingga mudah ditangkap.
(2) Akan tetapi, buku ini juga bukan tanpa kelemahan pada halaman sampul terlihat
kurang menarik terlalu polos.
(3) Buku ini tampaknya lebih tepat dan bermanfaat bagi para bagi para pengampu dan
mahasiswa prodi Manajemen Bisnis Syariah untuk dijadikan sebagai acuan untuk
mempelajari tentang komuikasi tentang pekerjaan dan penulisan resume.

Rangkuman Evaluasi

(4) Buku komunikasi bisnis ini sangat berguna, khususnya bagi kemajuan ilmu
pengetahuan dan teknologi mendorong perilaku manusia karena saat ini sangat
diperlukan strategi yang tepat untuk menciptakan hubungan yang baik dengan orang
lain, organisasi baik itu antar pribadi atau publik.