0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2K tayangan8 halaman

Askep Kolik Abdomen

Pasien wanita berusia 25 tahun mengeluh nyeri perut bagian kiri bawah. Pemeriksaan fisik menunjukkan nadi 80x/menit, tekanan darah 130/85 mmHg, dan nyeri ketika ditekan di perut bagian kiri bawah. Riwayat penyakit meliputi penyakit lambung dan tipoid. Pemeriksaan laboratorium dan radiologi menunjukkan ginjal besar namun bentuk normal tanpa batu. Diagnosis awal adalah kol

Diunggah oleh

Anggia Sapta Oktora
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai RTF, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2K tayangan8 halaman

Askep Kolik Abdomen

Pasien wanita berusia 25 tahun mengeluh nyeri perut bagian kiri bawah. Pemeriksaan fisik menunjukkan nadi 80x/menit, tekanan darah 130/85 mmHg, dan nyeri ketika ditekan di perut bagian kiri bawah. Riwayat penyakit meliputi penyakit lambung dan tipoid. Pemeriksaan laboratorium dan radiologi menunjukkan ginjal besar namun bentuk normal tanpa batu. Diagnosis awal adalah kol

Diunggah oleh

Anggia Sapta Oktora
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai RTF, PDF, TXT atau baca online di Scribd

FORMAT PENGKAJIAN KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH

A. PENGKAJIAN
Jam : 16:30
Pengkajian tgl : 15 Oktober 2019 NO. RM : 63693
Tanggal MRS : 15 Oktober 2019 Dx. Masuk : Colik Abdomen
Ruang/Kelas : 415/VIP Dokter yang merawat : dr. Ryan
Sp. PD
Identitas

Nama : Ny. M Jenis Kelamin : Perempuan


Umur : 25 Status Perkawinan : Menikah
Agama : Islam Penanggung Biaya : BPJS
Pendidikan : Sarjana
Pekerjaan : Karyawan
Suku/Bangsa : Jawa
Alamat : Gria Parung Panjang
Keluhan utama :
Klien mengatakan nyeri tajam di bagian perut kiri bagian bawah
Riwayat Sakit dan

Riwayat penyakit saat ini :


Colik abdomen
Kesehatan

Penyakit yang pernah diderita :


Penyakit lambung dan Tipoid

Riwayat penyakit keluarga :

Riwayat alergi:  ya ˜tidak Jelaskan :


Pemeriksaan Fisik
Keadaan Umum: ˜baik  sedang  lemah Kesadaran:
Tanda vital TD: 130/85 mmHgNadi: 80 x/mnt Suhu : 36,6 ºC
RR: 21 x/mnt
Pola nafas irama: ˜Teratur  Tidak teratur
Pernafasan

Jenis  Kusmaul  Ceyne Stokes Lain-lain:


Suara nafas: ˜ vesikuler  Stridor  Wheezing  Ronchi Lain-lain:
Sesak nafas  Ya ˜Tidak Batuk  Ya ˜ Tidak
Masalah:
Kardiovaskuler

Irama jantung: ˜Reguler  Ireguler S1/S2 tunggal  Ya 


Tidak
Nyeri dada:  Ya ˜Tidak
Bunyi jantung: ˜Normal  Murmur  Gallop lain-lain
CRT: ˜< 3 dt > 3 dt
Akral: ˜ Hangat  Panas  Dingin kering  Dingin
basah
Masalah:
GCS Eye: 4 Verbal: 5 Motorik: 6 Total: 15
Persyarafan

Refleks fisiologis: ˜patella  triceps  biceps lain-lain:


Refleks patologis: ˜babinsky  budzinsky  kernig lain-lain:
Lain-lain:

Istirahat / tidur: 6 jam/hari Gangguan tidur: tidak ada


Masalah:

Penglihatan (mata)
Pupil : ˜ Isokor  Anisokor  Lain-lain:
Sclera/Konjungtiva : ˜Anemis  Ikterus  Lain-lain:
Lain-lain :
Pendengaran/Telinga :
Penginderaan

Gangguan pendengaran :  Ya ˜Tidak Jelaskan:


Lain-lain :
Penciuman (Hidung)
Bentuk : ˜ Normal  Tidak Jelaskan:
Gangguan Penciuman : ˜Ya  Tidak Jelaskan:
Lain-lain
Masalah:

Kebersihan: ˜Bersih  Kotor


Urin: Jumlah: 600 cc/hr Warna: kuning jernih Bau: khas
Alat bantu (kateter, dan lain-lain):
Perkemihan

Kandung kencing: Membesar  Ya ˜Tidak


Nyeri tekan  Ya ˜ Tidak
Gangguan:  Anuria  Oliguri  Retensi
 Nokturia  Inkontinensia  Lain-lain:
Masalah:
Pencernaan

Nafsu makan: Baik ˜Menurun Frekuensi: 2 x/hari


Porsi makan: Habis ˜ Tidak Ket:
Diet :
Minum: 1200 cc/hari Jenis:
Mulut dan Tenggorokan
Mulut: ˜ Bersih  Kotor  Berbau
Mukosa ˜Lembab  Kering  Stomatitis
Tenggorokan  Nyeri telan  Kesulitan menelan
 Pembesaran tonsil  Lain-lain:

Abdomen  Tegang  Kembung  Ascites ˜Nyeri tekan, lokasi: kiri


bawah
Peristaltik 27 x/mnt
Pembesaran hepar  Ya ˜ Tidak
Pembesaran lien  Ya ˜Tidak
Buang air besar 1 x/2hari Teratur:  Ya ˜Tidak
Konsistensi Bau: khas Warna: kuning kecoklatan
Lain-lain:

Masalah:

Kemampuan pergerakan sendi: ˜ Bebas  Terbatas


Kekuatan otot: 5 5
5 5
Muskuloskeletal/ Integumen

Kulit
Warna kulit:  Ikterus Sianotik Kemerahan ˜ Pucat  Hiperpigmentasi
Turgor: ˜ Baik  Sedang  Jelek
Odema: Ada ˜Tidak ada Lokasi
Luka  Ada ˜Tidak ada Lokasi
Tanda infeksi luka  Ada ˜Tidak ada yang ditemukan :
kalor/dolor/tumor/Nyeri/Fungsiolesa
Lain-lain :

Masalah:

Pembesaran Tyroid  Ya ˜Tidak


Hiperglikemia  Ya ˜Tidak Hipoglikemia  Ya
Endokrin

˜Tidak
Luka gangren  Ya ˜Tidak Pus  Ya ˜Tidak
Masalah:

Mandi : 2 x/hari Sikat gigi : 2 x/hari


Keramas : : 1 x/2hari Memotong kuku: ketika kuku terlihat
Personal
Higiene

panjang/kotor
Ganti pakaian : 1 x/hari
Masalah:
Orang yang paling dekat: suami

Psiko-sosio-spiritual
Hubungan dengan teman dan lingkungan sekitar: baik
Kegiatan ibadah: baik
Lain-lain : klien berintraksi dengan lingkungan baik

Masalah:

Laboratorium
Pemeriksaan penunjang

Routine hematologi : normal


-appearance, urin : kuning
-clarity : jernih
-Specifie gravity, urine 1.015
-pH urine 6.0

Urine feme : norma


-haemoglobin 13.1 g/dL
-PCV 37.4%
-white blood cell count 10.7 103/uL
Gaster : ukuran tidak membesar , dinding menebal, tidak tampak masa
Hepar : bentuk normal, regular, tidak tampak lesi, tidak tampak lesi pembulu darah
Kandung empedu : normal
Radiologi/USG, dll

Limpa : normal
Pancreas : normoechoic homogeny
Ginjal kiri : besar bentuk normal, tidak tampak batu, system pelvoka melebar
Ginjal kanan : besar bentuk normal, tidak tampak batu, system pelvoka melebar
Vesika urinaria : dinding menebal
Uterus : tampak koleksi cairan minimal uterus
Abdomen : rectosigmoid tampak banyak fekalith didalamnya

Terapi Laxadine 2 sendok makan


Ketrolak 3x1 amp
Omeprazole 2x1 IV
Microlak sup ektra
Xepazgm 3x1
Levoflocxin 1x500 mg IV
Infus RL 20 tpm
ANALISA DATA
No. Data Problem Etiologi
1 DS : Nyeri akut Agen pencedera
- Pasien mengatakan nyeri di bagian fisiologis
perut kiri
- Pasien mengatakan nyeri saat ditekan
- Pasien mengatakan nyeri seperti
ditusuk-tusuk
- Pasien mengatakan baru pertama kali
merasakan nyeri hebat
DO :
- Pasien tampak meringis kesakitan
- Skala nyeri : 8
- Pasien tampak gelisah
TTV :
- TD : 130/85 mmHg
- Suhu : 36,60C
- Nadi: 80 x/menit
- RR :20 x/menit

2 DS : Ansietas Krisis situasional


- Pasien mengatakan baru pertama kali
merasakan nyeri hebat
- Pasien mengatakan takut mengalami
penyakit yang berbahaya
DO :
- Pasien tampak cemas
- Pasien tampak gelisah
- Pasien tampak gugup
TTV :
- TD : 130/85 mmHg
- Suhu : 36,60C
- Nadi: 80 x/menit
- RR :20 x/menit

3 DS : Gangguan rasa nyaman Gejala penyakit


- Pasien mengatakan tidak nyaman jika
melakukan gerakan
- Pasien mengatakan susah untuk rileks
- Pasien mengatakan nyeri hebat
DO :
- Pasien tampak tidak nyaman
- Pasien tampak mengeluh
- Pasien tampak sangat gugup dan
tidak rileks
TTV :
- TD : 130/85 mmHg
- Suhu : 36,60C
- Nadi: 80 x/menit
- RR :20 x/menit

B. DIAGNOSA KEPERAWATAN
0 Nyeri akut b/d Agen pencedera fisiologis
1 Ansietas b/d krisis situasional
2 Gangguan rasa nyaman b/d gejala penyakit

C. RENCANA ASUHAN KEPERAWATAN


Nama pasien : Ny. M Nama Mahasiswa : Anggia Sapta Oktora
Ruang : 415/VIP NPM : 201030100110
No.M.R. : 63693

No Tanggal dan Diagnosa Tujuan dan Kriteria Intervensi


jam Keperawatan (PES) Hasil
1 15/10/19 Nyeri akut b/d Agen Setelah dilakukan - Identifikasi lokasi,
17.00 pencedera fisiologis intervensi karakteristik, durasi,
keperawatan 2x 24 frekuensi, kualitas,
jam, maka nyeri akut intensitas nyeri
menurun dengan - Identifikasi skala nyeri
kriteria hasil : - Berikan teknik
- Keluhan nonfarmakologis untuk
nyeri : 5 mengurangi rasa nyeri
- Meringis : 5 ( terapi music )
- Gelisah : 5 - Jelaskan strategi
- Perasaan meredakan nyeri
takut : 5 - Ajarkan teknik
nonfarmakologis untuk
mengurangi rasa nyeri
- Kolaborasipemberian
analgetik, jika perlu
2 15/10/19 Ansietas b/d krisis Setelah dilakukan - Identifikasi saat tingkat
17.30 situasional intervensi ansietas berubah
keperawatan 2x 24 - Identifikasi kemampuan
jam, maka ansietas mengambil keputusan
menurun dengan - Monitor tanda-tanda
kriteria hasil : ansietas
- Verbalisasi - Ciptakan suasana
khawatir terapeutik untuk
akibat kondisi menumbuhkan
yang di hadapi kepercayaan
:5 - Dengarkan dengan
- Perilaku penuh perhatian
tegang : 5 - Latih teknik relaksasi
- Perilaku - Latih kegiatan pengalihan
gelisah : 5 untuk mengurangi
ketegangan
3 15/10/19 Gangguan rasa nyaman Setelah dilakukan - Monitor respons
18.00 b/d gejala penyakit intervensi terhadap relaksasi
keperawatan 2x 24 - Anjurkan rileks dan
jam, maka gangguan merasakan sensasi
rasa nyaman relaksasi
meningkat dengan - Gunakan nada suara
kriteria hasil : lembut dengan irama
- Rileks lambat berirama
meningkat - Anjurkan sering
- Keluhan tidak mengulangi atau melatih
nyaman teknik yang dipilih
menurun
- Gelisah
menurun
- Merintih
menurun
- Menangis
menurun

D. CATATAN PERKEMBANGAN
Nama Klien :
Diagnosis Medis :
Ruang Rawat :
Tgl/ No. Diagnosa Implementasi SOAP
Jam Keperawatan
S:
O:
A:
P:

Anda mungkin juga menyukai