Anda di halaman 1dari 1

TUGAS HUKUM DAGANG

Dosen pengampu: Shanti Riskawati, S.H., M.Kn.


Analisis Sederhana Perbedaan Makelar dan Komisioner
A. Pengertian Makelar dan Komisioner
a. Makelar : perantara perdagangan (antara penjual dan pembeli) yaitu
orang yang menjualkan barang atau mencarikan pembeli, untuk orang lain
dengan dasar mendapatkan upah atau komisi atas jasa pekerjaannya.
b. Komisioner : orang yang menjalankan perusahaan dengan melakukan
kegiatan menutup persetujuan atas nama dia sendiri tetapi juga atas nama
amanat dan tanggungan orang lain.
B. Perbedaan Makelar dan Komisioner
No Makelar Komisoner
1. Bersumpah di depan raad van justitie Komisioner tidak berkewajiban
di mana Ia termasuk dalam daerah untuk memberitahukan kepada
hukumnya (pasal 62) orang dengan siapa ia bertindak
tentang yang menanggung beban
tindakannya itu (pasal 77)
2. Melaksanakan pekerjaan dengan Ia langsung bertanggung jawab
mengadakan pembelian dan penjualan terhadap sesama rekan dalam
untuk majikannya (pasal 64) perjanjian seolah-olah tindakan itu
urusannya sendiri (pasal 77)
3. menyelenggarakan perusahaan Pemberi amanat tidak mempunyai
mereka dengan melakukan pekerjaan hak tagihan terhadap pihak
seperti yang dimaksud dalam pasal 64 dengan siapa komisioner
dengan mendapat upah atau provisi bertindak, seperti halnya pihak
tertentu, atas amanat dan atas nama yang bertindak dengan komisioner
orang-orang lain (pasal 62) tidak dapat menuntut pemberi
amanat (pasal 78)
C. Kesimpulan
Perbedaan makelar dan komisioner adalah dimana makelar adalah perantara
pemasaran yang kegiatannya adalah mempertemukan pembeli dan penjual untuk
bisa bertransaksi atau kontrak jual beli. Sedangkan komisioner adalah perantara
penjualan dan pembelian yang bertanggung jawab atas dirinya sendiri dan atas
nama dirinya sendiri.