Anda di halaman 1dari 13

STUDIO PERANCANGAN PERMUKIMAN 2

“ PERMUKIMAN TEMATIK PARIWISATA


PULAU SOMBORI

KELOMPOK 2

PRODI S1-ARSITEKTUR
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS TADULAKO
2020
PULAU SOMBORI, MATARAPE, MENUI KEPULAUAN, KAB,MOROWALI, SULAWESI TENGAH

data sik
( GEOGRAFIS )
Kabupaten Morowali adalah sebuah kabupaten di provinsi Sulawesi Tengah, Indonesia. Ibu kota
kabupaten sekaligus pusat adimistrasi terletak di kota bungku, kabupaten ini memili luas sebesar
3.037,04 km dan berpenduduk sebanyak 129.814 jiwa pada tahun 2017.
Sombori merupakan kawasan konservasi laut seluas 41.342 ha. Di sekitarnya terdapat beberapa CITRA SATELIT PULAU SOMBORI
pulau kecil. Sebagian dijadikan tempat tinggal para nelayan, lebih banyak yang kosong tanpa manusia.
Pantai dengan pasir putih bersih adalah kekhasan pulau-pulau kecil yang berserak di Teluk Tolo. salah
satu dari beberapa pulau tersebut adalah Pulau berpenghuni bernama Desa Mbokita. Belum lama ini Desa
Mbokita telah ditetapkan sebagai Desa Wisata. Penduduk desa ini merupakan suku Bajo. Namun Desa
wisata ini belum tertata dengan baik, sehingga perlu penataan yang nantinya dapat bersaing denga
Desa-desa wisata lainnya yang ada di Indonesia. Seperti yang diketahui, bahwa permukiman terbagi
dalam dua kategori, yaitu permukiman terencana dan permukiman tidak terencana. Permukiman Desa
Mbokita merupakan permukiman yang termasuk dalam jenis permukiman yang tidak terencana. Hal ini
dapat dilihat dari factor yang ada , seperti : arah orientasi bangunan, jenis bangunan,material bangunan
hingga izin resmi kepemilikan rumah.

PULAU SOMBORI pulau sombori merupakan pulau yang sangat indah namun pada
pulau ini tidak terdapat permukiman dan pulau ini hanya menjadi objek
wisata sedangkan permukiman penduduk terdapat pada pulau mbokita
dan satu satunya aksesmenuju pulau ini hanya dapat diakses dengan
menggunakan perahu atau speedboat

Pulau Sombori adalah salah satu pulau yang


terdapat di Kabupaten Morowali Provinsi
SulawesiTengah, Indonesia , Pulau Sombori dengan
pemandangan yang sangat indah dan cantik yang
dijuluki Raja Ampatnya Sulawesi Tengah. Sombori adalah
kawasan konservasi seluas laut 41.342 ha, yang terdiri
dari gugusan pulau-pulau karang nan indah. Masuk
kawasan ini kita akan disuguhi pemandangan
menakjubkan. Tebing karang tinggi mengawal di sisi kiri
dan kanan. laut yang di luar cukup berombak, tiba-tiba
Sombori dahulunya bagian dari Desa Dongkalang. Nama hilang. Yang tertinggal hanya dataran air tenang, jernih
bagai kaca. Gradasi warna biru tua, cyan hingga hijau
desa tersebut adalah Lombokita. Nama tersebut ternyata identik muda menandakan kedalaman air, menyuguhkan
dengan nama sebuah perusahaan pengelola mutiara bernama pemandangan elok.
PT. Lombokita yang berasal dari Lombok. Perusahaan itu pulau sombori
beroperasi di desa tersebut. Akhirnya, masyarakat setempat
mengganti nama desa menjadi Desa Mbokita, artinya nenek kita.
pulau marege
Sebelum akhirnya berubah menjadi tempat wisata terkenal,
Pulau Sombori dahulunya dianggap sebagai lokasi buangan.
Tapi kini pulau ini menjadi salah satu destinasi yang dikunjungi
tak kurang dari 6.000 wisman juga lokal.
PULAU SOMBORI, MATARAPE, MENUI KEPULAUAN, KAB,MOROWALI, SULAWESI TENGAH

data sik
( GEOGRAFIS )
POTENSI WISATA DI SEKITAR PULAU SOMBORI
PULAU KAYANGAN PERMUKIMAN SUKU BAJO PANTAI MARAGE

permukiman suku bajo di


pulau mbkita ini juga menjadi
potensi wisata yang cukup menarik
y a n g m e n y a j i k a n
kehidupan,budaya tradisional suku
bajo serta keindahan dari pulau
mbokita itu sendiri

Pulau ini berada disebelah barat dari desa mbokita, dari Pantai pasir putih yang memanjakan mata, posisinya
puncak pulau, kamu akan disuguhkan pemandangan laut biru yang masih sangat dekat dengan teluk bunga anggrek. pantai ini
luar biasa. seakan akan kamu enggan meninggalkan tempat ini. sangat cocok untuk beristirahat, makan siang atau sekedar
akses ke puncakpun sangat mudah, jalan dari pelabuhan kecil bermain air dipantai. pasir putih yang halus dan air yang bening
sampai kepuncak sudah dibuat jalan setapak. saat kamu berada akan menambah keseruan dalam Berliburan
dipuncak, kamu harus tetap berhati hati, karena kondisi puncak
tidak dipagari.

GUA BERLIAN TELUK BUNGA ANGGREK

Spot ini masih jarang dikunjungi wisatawan,


karena letaknya yang jauh dan tertutup. teluk kecil ini
memiliki pulau kecil ditengahnya yang dipenuhi tumbuhan
anggrek. lokasi teluk biasa juga dijadikan tempat berteduh
nelayan dari gelombang dan angin yang besar.
PULAU SOMBORI, MATARAPE, MENUI KEPULAUAN, KAB,MOROWALI, SULAWESI TENGAH

data sik
AQUARIUM POINT ( GEOGRAFIS )
POTENSI WISATA DI SEKITAR PULAU SOMBORI
Memiliki pemandangan laut yang
mengagumkan membuat Pulau Sombori tempat yang
tepat untuksnorkeling. Pengunjung bisa menyaksikan
beragam binatang karang yang memiliki bermacam
BUKIT PUNCAK KAYANGAN bentuk dan warna di Aquarium Point, yaitu titik selam
terbaik, yang berada di Pulau Dua Laut. Sajian lainnya
adalah pasir putih yang menghampar indah.
Wisatawan juga bisa menyaksikan rombongan hiu
paus atau lumba-lumba yang sedang mengejar ikan
jika beruntung.

PULAU KOKO
Jika ingin menikmati pantai, singgahlah di
Pulau Koko. Pulau di Provinsi Sulawesi Tengah ini
terkenal akan lambaian pohon kelapanya. Kejernihan
airnya membuat ikan-ikan yang berenang menjadi
nampak jelas. Selain pantai, hal lain yang bisa
dinikmati di Pulau Sombori adalah Gua Berlian. Gua
Tebing karang yang berada di kanan dan kiri menjadi pemandangan yang ini memiliki ketinggian kira-kira 10 mdpl.
disuguhkan Pulau Sombori saat pengunjung memasuki wilayah tersebut. Selain itu, Pengunjung harus memanjat tebing dengan
pemandangan lautan yang cukup berombak juga merupakan suguhan tempat wisata kemiringan 70-80 derajat untuk sampai di tempat
di Morowali, Sulawesi Tengah ini. Semakin ke dalam, wisatawan bisa menikmati laut ini.
yang indah dan tenang. Seperti halnya Raja Ampat, Sombori merupakan daerah yang
terdiri dari kumpulan pulau karang yang memikat. Pulau-pulau itu tak hanya berupa
karang saja tapi ada beberapa pulau tersebut yang ditumbuhi pepohonan yang
cukup rimbun yang menjadi tempat bertenggernya burung-burung. Bukit Puncak
Khayangan adalah tempat yang tepat untuk menikmati pemandangan pulau ini. Jika
SUKU BAJO
berminat untuk memanjat bukit ini, pengunjung akan menaiki tebing terjal dan tak
ada daratan datar untuk berpijak. Menyaksikan kehidupan suku Bajo bisa
menjadi daya tarik tersendiri ketika berkunjung ke
Pulau Sombori yang ada di Morowali. Suku yang
dikenal sebagai pelaut yang tangguh tersebut
hidup di pulau ini. Pengunjung dapat melihat
bagaimana mereka hidup sehari-hari, bahkan
belajar berenang dari mereka yang mahir
menyelam tanpa memakai alat apapun.
PULAU SOMBORI, MATARAPE, MENUI KEPULAUAN, KAB,MOROWALI, SULAWESI TENGAH

data sik
( GEOGRAFIS )
PULAU MBOKITA

CITRA SATELIT PULAU MBOKITA


Wisatawan mengenal wilayah Desa Mbokita dengan nama
Sombori yang dijuluki sebagai “Raja Ampatnya Sulawesi Tengah”.
Secara administrasi wilayah potensi cagar budaya gua-gua
prasejarah berada di pesisir pantai Teluk Matarape dan gugusan
pulau Sombori yang berbatasan langsung dengan Laut Banda di
Desa Mbokita, Kecamatan Menui Kepulauan, Kabupaten Morowali,
Provinsi Sulawesi Tengah.

pulau mbokita

pulau mbokita dikarenakan pulau sombori merupakan pulau yang tidak


berpenghuni maka data yang akan dianalisa menggunakan data yang
berasal dari pulau mbokita dimana pulau ini sudah terdapat
permukiman tradisional suku bajo dengan jumlah penduduk sekitar
206 jiwa, serta pada pulau mbokita ini terdapat fasilitas umum
seperti mushollah, sekolah dasar dan kantor desa
PULAU SOMBORI, MATARAPE, MENUI KEPULAUAN, KAB,MOROWALI, SULAWESI TENGAH

data sik
( GEOGRAFIS )
PULAU MBOKITA DESA MBOKITA

Kondisi permukiman desa


Mbokita , rumah-rumah di bangun
dengan menggunakan bahan kayu
dan material alam sekitar seperti
bambu, daun rumbia dan lain-lain.
Beberapa rumah di permukiman
tersebut juga di bangun di atas air.
Desa Mbokita merupakan gugusan pulau karang yang Untuk akses antar rumah,masyarakat
terletak di Teluk Matarape dari salah satu desa dari 24 desa membuat dermaga-dermaga kecil
yang akan menghubungkan satu
yang berada di Kecamatan Menui Kepulauaan. Aksesbilitasi
rumah dengan rumah yang lain
mencapai desa Mbokita dapat dilalui dengan dua jalur
menumpangi roda empat atau roda dua dari Bungku Tengah
ke dermaga Lafeu ( Morowali, Sulawesi Tenagah)
menumpangi kapal antar pulau atau dengan melalui jalur
Kota Kendari ke dermaga Molore (Konawe Utara, Sulawesi
Tenggara) dan menumpangi kapal sewa dari masyarakat
setempat

Jarak antara Desa Ambokita dan pulau Hamparan laut biru dan bentangan gugusan
Sambori sekitar 2,19 Km karst Matarape tentunya dapat memanjakan mata
Luas pulau Ambokita 1 Km2 para penikmat wisata pantai. Penduduk yang
Luas wilayah Ambikita 7,01 Km2 bermukim dipulau Mbokita berasal dari suku Bajo
yang akrab dengan budaya maritim. Adapun suku
lainnya berasal dari Bungku dan Menui, Sulawesi
Tengah. Keberadaan masyarakat di pulau ini tidak
terlepas dari orang dituakan dengan sebutan dalam
b a h a s a B a j o – B u n g k u y a i t uA m b o( I d n .
Nenek)Kitta(Idn. Kita). Ambo Kitta (Mbokita) kini di
nakamkan di pulau Kayangan yang terletak disebelah
barat pulau yang sekarang menjadi nama desa yakni
Mbokita.
PULAU SOMBORI, MATARAPE, MENUI KEPULAUAN, KAB,MOROWALI, SULAWESI TENGAH

data sik
( GEOGRAFIS )
POTENSI WISATA DI SEKITAR PULAU MBOKITA
LAYOUT SEBARAN LUKISAN DI GUA MBOKITA
GUA PURBAKALA DENGAN LUKISAN TELAPAK TANGAN
Selain budaya masyarakat suku bajo yang menjadi daya tarik dipulau ini, ternyat juga
terdapat Gua purbakala dengan nama guaMbokita, awalnya gua ini diberikan nama sebagai gua
telapak tangan oleh pak Haidar yang menjadi penunjuk jalan. Baginya gua telapak tangan ini cukup
misterius dan awalnya hanya dia yang mengetahui keberadaannya. Po l a s e b a r a n g a m b a r
cadas telapak tangan berdasarkan
pembagian panel dan denah gua
yang dibuat oleh Tim Pendataan
Po te n s i C a g a r B u d a y a G u a
Prasejarah Morowali BPCB
Gorontalo. Foto oleh Faiz, 2018.

LAYOUT SEBARAN LUKISAN DI GUA BERLIAN DI PULAU SOMBORI


Aksesibilitas ke gua Berlian
berjarak ± 0,86 Mil Laut atau
sekitar 1,59 Km dari sebelah
Timur desa Mbokita dengan
menumpangi perahu dengan
melalui Teluk Matarape dan
Tidak banyak yang tahu keberadaan gambar cadas yang terdapat di gua Berlian dan gua bersandar di tepi tebing laut
Mbokita. Bagi wisatawan dan masyarakat keindahan alam pulau dan pantai yang menjadi daya tarik untuk menapaki jalan tanjakan
wisata di kepulauan Sombori. Untuk pertama kalinya di tahun 2018, tim Balai Pelestarian Cagar hingga mencapai mulut gua
Budaya Gorontalo menemukan gambar cadas berupa cap tangan di gua Berlian dan gua Mbokita Rata-rata pembuatan
melalui Pendataan Potensi Cagar Budaya Gua Prasejarah, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi telapak tangan dilakukan dengan
Tengah. Penamaan gua pun bagi masyarakat di Mbokita diberikan secara objektif melalui unsur teknik penyemprotan atau bentuk
pembentuk dinding gua, stalaktit, stalagmit dan pilarmenyerupai batu berlian yang berkilauan saat telapak tangan negative hand
terpancar sinar, sehingga diberikan nama gua Berlian. stencil. Teknik ini ditandai pada
pola bercak-bercak merah pada
bagian luar untuk mendapatkan
pola telapak tangan yang
diinginkan
PULAU SOMBORI, MATARAPE, MENUI KEPULAUAN, KAB,MOROWALI, SULAWESI TENGAH

data sik
( existing )
SARANA DAN PRASARANA DI PULAU MBOKITA
Fasilitas jenis jumlah
1.pendidikan SD 1
2.kesehatan Poskesdes 1
3.tempat Masjid 1
ibadah
4. warung Warung 1
makan /minu
m
5. kios/toko Campuran 5
6. kantor Kantor desa 1
Mbokita

PerumahanWarga
Kantor
SekolahDasar
Warung/ Kios
Masjid

PETA DESA MBOKITA


PULAU SOMBORI, MATARAPE, MENUI KEPULAUAN, KAB,MOROWALI, SULAWESI TENGAH

data non sik


( penduduk )
PULAU MBOKITA

PENDUDUK

berdasarkan tabel data statistika


dari BPS tahun 2014 jumlah
penduduk desa mbokita adalah
193 dengan :
Ÿ laki-laki : 103 jiwa
Tingkat kepadatan penduduk Mbokita adalah 206 jiwa yang mayoritasnya Ÿ perempuan; 90 jiwa
bermata pencaharian sebagai nelayan.salah satu pengembangan yang dapat
dilakukan di desa Mbokita untuk memperluas sektor ekonomi adalah dengan
membuka sektor pariwisata dan sektor perikanan di desa tersebut.

Suku yang berdiam di desa


Mbokita adalah suku Bajo. Yang telah
lama berdiam di pulau mbokita.
Permukiman masyarakat bajo
merupakan prmukiman nelayan yang
menyebar di sepanjang garis bibir
pantai pulau mbokita, selain suku bajo
dipulau ini juga terdapat suku lainnya
berasal dari Bungku dan Menui,
Sulawesi Tengah.

tabel 1 : jumlah penduduk mbokita tahun 2014


PULAU SOMBORI, MATARAPE, MENUI KEPULAUAN, KAB,MOROWALI, SULAWESI TENGAH

data non sik


( penduduk )
PULAU MBOKITA

berdasarkan tabel data statistika


dari BPS tahun 2019 jumlah
penduduk desa mbokita adalah
206 jiwa dengan :
Ÿ laki-laki : 110 jiwa
Ÿ perempuan; 96 jiwa

tabel 2 : jumlah penduduk dan KK tabel 3 : jumlah penduduk berdasarkan jenis kelamin
PULAU SOMBORI, MATARAPE, MENUI KEPULAUAN, KAB,MOROWALI, SULAWESI TENGAH

data non sik


( pekerjaan )
PROFESI PENDUDUK DI PULAU MBOKITA

Sebagian besar masyarakat desa mbokita


berpropesi sebagai nelayan sehingga desain
rumahnya pun dibuat diatas tepi laut yang berdiri
diatas karang sehingga memudahkan mobilitas berdasarkan tabel data statistika dari berdasarkan tabel data statistika dari berdasarkan tabel data statistika dari
mereka dari rumah ke laut ataupun sebaliknya, BPS tahun 2019 jumlah penduduk BPS tahun 2019 jumlah penduduk BPS tahun 2019 jumlah penduduk
selain nelayan di desa mbokita juga terdapat yang berprofesi sebagai guru adalah 7 yang berprofesi sebagai PNS daerah yang berprofesi sebagai hasip adalah
profesi lain seperti guru, PNS daerah dan hansip. jiwa adalah 3 jiwa dengan: 5 jiwa
Ÿ pns golongan III : 1 jiwa
Ÿ pns golongan IV : 2 jiwa

tabel 3 : jumlah profesi sebagai guru tabel 4 : jumlah profesi sebagai PNS daerah tabel 5 : jumlah profesi sebagai satpam
PULAU SOMBORI, MATARAPE, MENUI KEPULAUAN, KAB,MOROWALI, SULAWESI TENGAH

ANALISA TEORI PERMUKIMAN 4 + 1 PADA DESA MBOKITA


wisma
marga
Untuk akses jalan didesa mbokita ini terdiri atas bebrapa jenis yaitu jalan
setapak dengan material kayu dan jalan setapak dengan material beton, jalan yang
berbahan kayu ini terletak di area permukiman warga yang terletak langsung
diatas permukaan air sedangkan jalan setapak dengan material beton terletak
diarea paling depan permukiman warga hal ini dilakukan dengan alasan kekuatan
material beton guna menahan hempasan ombak laut pada saat cuaca buruk
Bentuk rumah sebagian besar di desa
mbokita ini yaitu rumah panggung hal ini
disesuaikan dengan kondisi lahan yang sempit
Analisa 4 + 1 pada permukiman
· Wisma merupakan tipologi bangunan dengan fungsi sehingga rumah langsung berdiri diatas karang suka
tempat tinggal sementara atau permanen. dan material rumah sebagian besar berbahan
· Marga merupakan infrastruktur seperti jalan akses yang kayu dengan mrnggunakan papan ataupun daun
digunakan untuk mencapai tempat yang dituju. rumbiah yang dugunakan sebagai dindng dan
· Karya adalah fasilitas dan bangunan yang dibutuhkan oleh atap rumah
masyarakat setelah mereka membangun rumah, mereka
membutuhkan lahan pekerjaan untuk menghidupi diri dan
keluarganya.
· Suka merupakan tipologi bangunan yang berfungsi Desa mbokita ini termasuk dalam desa
sebagai tempat hiburan dan bersenang senang. wisata yang sudah dikunjungi oleh wisatawan
· Penyempurna merupakan tipologi fasilitas yang berfugsi lokal dan mancanegara namun bagi masyarakat
melengkapi dan menunjang kebutuhan dan aktivitas karya lokal laut dan rumah serta gugusan pulau bisa
menjadi area hiburan mereka
masyarakat.

+ 1 Penyempurna
Fasilitas pendukung
Sebagian besar masyarakat desa kegiatan masyarakat didesa
mbokita berpropesi sebagai nelayan mbokita ini yaitu hanya terdapat
sehingga desain rumahnya pun dibuat diatas satu unit sekolah dasar dan satu
tepi laut yang berdiri diatas karang sehingga masjid serta kantor desa
memudahkan mobilitas mereka dari rumah
ke laut ataupun sebaliknya
38/$8620%25,0$7$5$3(0(18,.(38/$8$1.$%0252:$/,68/$:(6,7(1*$+

XQWXNPHQJHWDKXLODMXSHUWXPEXKDQSHQGXGXNVHUWDSUHGLNVL
/8$6 -80/$+ -(1,6.(/$0,1 /8$6 -80/$+ -80/$+.. -(1,6.(/$0,1
MXPODKSHQGXGXN\DQJWHUGDSDWGL'HVD0ERNLWD
'(6$ -80/$+.. '(6$ :,/$<$+ 3(1'8'8.
:,/$<$+ 3(1'8'8. 3U /N 3U /N
0ERNLWWD NP 0ERNLWWD NP

/8$6 -80/$+ -(1,6.(/$0,1 /8$6 -80/$+ -80/$+.. -(1,6.(/$0,1


'(6$ -80/$+.. '(6$ :,/$<$+ 3(1'8'8.
GDWDSHQGXGXN :,/$<$+ 3(1'8'8. 3U /N 3U /N
0ERNLWWD NP 0ERNLWWD NP
SUR\HNVLODMXSHUWXPEXKDQSHQGXGXN

/8$6 -80/$+ -80/$+.. -(1,6.(/$0,1


'(6$ :,/$<$+ 3(1'8'8. 3U /N
0ERNLWWD NP

5XPXV 5XPXV
'LWDQ\DNDQ3Q "
'LWDQ\DNDQU "
3HQ\HOHVDLDQ
3HQ\HOHVDLDQ 3Q 3R^UQ`
NHW NHW
3W MXPODKSHQGXGXNSDGDWDKXQW U ^3W3RAW` 3Q ^`
3Q MXPODKSHQGXGXNVHWHOHKQWDKXQNHGHSDQ
3R MXPODKSHQGXGXNSDGDWDKXQGDVDU 3R MXPODKSHQGXGXNSDGDWDKXQDZDO 3Q
W MDQJNDZDNWX U ^A` U ODMXSHUWXPEXKDQSHQGXGXN
U ODMXSHUWXPEXKDQSHQGXGXN U Q MDQJNDZDNWXGDODPWDKXQ 3Q
U
SUR\HNVLMXPODK.. ..
'LNHWDKXL 'LNHWDKXL
3W MXPODKSHQGXGXNWDKXQ 3R MLZD MDGLSUHGLNVLMXPODKSHQGXGXNSDGDWDKXQ
3R MXPODKSHQGXGXNWDKXQ U VHEDQ\DNMLZDGDQSUHGLNVL
MDGLODMXSHUWXPEXKDQSHQGXGXNGL
W W WDKXQ MXPODK..VHEDQ\DN..
'HVD0ERNLWWDSHUWDKXQQ\DDGDODK

GDWD\DQJGLSDNDLXQWXNPHQJKLWXQJSUR\HNVLSHQGXGXNGLDPELOGDULWDKXQWHUDNKLUGHQJDQGDWD
GDWD\DQJGLSDNDLXQWXNPHQJKLWXQJSUR\HNVLSHQGXGXNGLDPELOGDULWDKXQWHUDNKLUGHQJDQGDWD
WHUOHQJNDS WHUOHQJNDS