Anda di halaman 1dari 3

Nama : Bayu Kuncoro

NIM : 041212441

Makul : Manajemen Operasi Jasa

1. PT Garmen Jaya yang berada di Cikarang akan mendirikan cabang baru, dengan tiga
alternatif lokasi, yaitu Tangerang, Serang, dan Bogor. Dalam melakukan pemilihan lokasi,
pihak manajemen telah menganalisis faktor, dan skor untuk masing - masing lokasi sebagai
tersebut.

Skor
No Faktor Bobot
Tangerang Serang Bogor

1. Keamanan 0,6 100 120 90

2. Topografi 0,5 90 110 80

3. Pesaing 0,4 100 100 100

4. Kedekatan dengan pasar 0,4 90 100 100

5. Transportasi 0,4 100 110 90

6. Insentif Pemerintah 0,5 80 90 90

Berdasarkan kasus tersebut, lokasi mana yang paling baik untuk dipilih dengan menggunakan
The Factor-Rating Method. Jelaskan alasan saudara

Jawab :

Skor Total Skor


No Faktor Bobot
Tangerang Serang Bogor Tanggerang Serang Bogor

1. Keamanan 0,6 100 120 90 0,6*100 0,6*120 0,6*90

=60 =72 =54

2. Topografi 0,5 90 110 80 0,5*90 0,5*110 0,5*80

=45 =55 =40

3. Pesaing 0,4 100 100 100 0,4*100 0,4*100 0,4*100

=40 =40 =40

4. Kedekatan 0,4 90 100 100 0,4*90 0,4*100 0,4*100


dengan pa =40
sar =36 =40
5. Transporta 0,4 100 110 90 0,4*100 0,4*110 0,4*90
si
=40 =44 =36

6. Insentif Pe 0,5 80 90 90 0,5*80 0,5*90 0,5*90


merintah
=40 =45 =45

Total 261 296 255

Jadi lokasi yang paling baik dengan menggunakan The Factor-Rating Method adalah kota
serang karena memiliki total skor 296

2. Jelaskan empat jenis tata letak

1) Tata Letak Aliran Fleksibel

Tata letak aliran fleksibel digunakan pda kantor yang langsung berhubungan dengan
pelanggan ( front office ) dan job process dengan aliran kerja beragam, volumen rendah, dan
kastemisasi tinggi. Tata letak aliran fleksibel ini paling sesuai bila kegiatan operasi dilakukan
intermittet dengan berbagai tipe pelanggan atau perusahaan manufaktur yang memiliki
berbagai komponen yang berbeda-beda. Keunggulan tipe tata letak fleksibel adalah diatur
secara linear, menggunakan peralatan yang bersifat umum dan dengan sumber daya yang
sedikit, lebih fleksibel dalam menangani perubahan dalam bauran produk, karyawan lebih
ahli dalam pengetahuan teknis, dan peralatan yang multifungsi. Tantangan dalam tata letak
fleksibel adalah pengaturan tata letak yang memudahkan proses sehingga tidak menimbulkan
kekacauan.

2) Tata Letak Aliran Lini

Tata letak aliran lini digunakan pada pabrikasi ( back office ) dan proses lini yang
memiliki aliran kerja linear dan tugas yang berulang-ulang. Manajer harus menentukan
sumber daya bagi pelayanan, produk atau tugas individual. Setiap stasiun atau pusat kerja (
work station ) atau departemen diatur sesuai jalur lini, seperti alur cucian mobil yang
dilakukan secara otomatis. Keuntungan tipe letak aliran lini adalah dalam hal kecepatan
tingkat pemrosesan, persediaan lebih rendah, waktu tidak produktifnya rendah untuk
perubahan dan penanganan bahan atau material. Tantangan tata letak aliran lini adalah
mengelompokkan kegiatan-kegiatan ke dalam stasiun-stasiun kerja dan mencapai tingkat
hasil yang diinginkan dengan sumber daya terbatas.

3) Tata Letak Campuran


Tata letak campuran merupakan tata letak yang mengombinasikan elemen-elemen
dari proses yang berbeda dan proses lini. Beberapa fasilitas diatur dalam tata letak dengan
aliran fleksibel dan yang lain diatur dengan tata letak lini. Tata letak campuran digunakan
dalam fasilitas yang mempunyai kegiatan operasi pabrikasi dan rakitan ( Assembly )

4) Tata Letak Posisi Tetap

Tata letak posisi tetap digunakan dalam perusahaan manufaktur dan jasa dengan
lokasi yang tetap, sementara karyawan dan peralatan didatangkan ke lokasi tersebut. Tata
letak posisi tetap biasanya digunakan bila produk yang dihasilkan sulit dibawa, seperti
gudang, lokomotif, bendungan dan sebagainya. Tata letak posisi tetap meminimalkan waktu
yang harus digunakan bila produk harus dipindahkan.

3. Jelaskan tiga elemen yang disediakan untuk tata letak pelayanan yang baik

Menurut Heizer & Render tata letak yang baik membutuhan beberapa hal, yaitu :

1) Peralatan penanganan bahan atau material. Manajer harus memutuskan peralatan yang
digunakan

2) Kebutuhan kapasitas dan ruang. Apabila orang , mesin dan peralatan diketahui, maka
manajer dapat menyusun tata letak dan menyediakan ruang bagi setiap komponen.

3) Lingkungan dan keindahan. Tata letak berkaitan dengan keputusan mengenai tempat,
jendela, ruang, dan berbagai fasilitas seperti aliran udara, ketenangan, privasi dan
sebagainya.

4) Aliran informasi. Komunikasi adalah penting bagi organisasi dan harus didukung oleh
tata letak

Refrensi

Ariani, Dorothea Wahyu, 2020, Materi Pokok EKMA4369/3SKS/Modul 1-9, Tangerang


Selatan, Universitas Terbuka