Askep Gea
Askep Gea
I. BIODATA
A. Identitas Klien
1. Nama/Nama panggilan : An. L
2. TTL/Usia : 8 Tahun
3. Jenis Kelamin : Perempuan
4. Agama : Islam
5. Pendidikan : SD
6. Alamat : Jl. Diponegoro No. 20
7. Tgl masuk/jam : 13 September 2021/13.30
8. Tgl pengkajian/jam : 14 September 2021/09.00
9. Diagnosa medik : GEA
10. Rencana terapi :
3. Post Natal
a. Kondisi bayi : Lahir Normal di puskesmas, BB
2900gram, panjang badan 48 cm.
b. Anak pada saat lahir tidak mengalami : Tidak mengalami kecacatan
(Untuk semua usia)
Klien pernah mengalami penyakit : Tidak pernah mengalami penyakit yang
mebahayakan jiwa pada umur : -
Diberikan obat oleh :-
Riwayat kecelakaan : Tidak ada
Riwayat mengkonsumsi obat-obatan berbahaya tanpa anjuran dokter dan
menggunakan zat/subtansi kimia yang berbahaya : Tidak ada
Perkembangan anak dibanding saudara-saudaranya : Cepat belajar berjalan
Ket :
Ibu membawa anaknya ke RS karena :Klien BAB cair lebih dari 7x/hari
diare
Perasaan orang tua saat ini : Orang tua klien sangat khawatir dengan
Orang tua selalu berkunjung ke RS : Orang tua klien menjaga klien saat dirawat
di rumah sakit
Klien paham saat ini sedang di rawat di rumah sakit karena sakitnya
B. Cairan
Kondisi Sebelum Sakit Saat Sakit
1. Jenis minuman Air minum dan jenis Klien minum saja tidak
minuman berwarna dan bisa, klien akan merasa
berasa yang di sukai klien mual atau muntah ketika
ingin minum air
2. Frekuensi minum Klien banyak minum air Klien kurang minum air
atau minuman yang di
sukainya
3. Kebutuhan cairan Sangat banyak minum air Klien saat sakit ini sangat
putih atau minuman membutuhkan cairan
berwarna dan berasa yang banyak
C. Eliminasi (BAB & BAK)
Kondisi Sebelum Sakit Saat Sakit
BAB&BAK BAB&BAK
1. Tempat pembuangan Toilet Toilet tapi dengan bantuan
orang tua klien.
3. Konsistensi Air
Air
D. Istirahat Tidur
Kondisi Sebelum Sakit Saat Sakit
1. Jam tidur
E. Olahraga
Kondisi Sebelum Sakit Saat Sakit
1. Program Olahraga Tidak ada Tidak ada
Alat mandi Sabun mandi , sampo, Kain Lap atau Tisu basah
sikat gigi dll dan air hangat
2. Cuci rambut
Cara Keramas Belum keramas
2-3 x/minggu -
Frekuensi
3. Gunting kuku
Kuku diguntingkan oleh Belum menggunting kuku
Cara
ibu klien -
1 kali/2 minggu
Frekuensi
Di bantu ibu klien
4. Gosok gigi
Memakai sikat gigi dan
Cara
odol 1x/hari
2x/hari
Frekuensi
G. Aktifitas/Mobilitas Fisik
Kondisi Sebelum Sakit Saat Sakit
1. Kegiatan sehari-hari Klien bermain dengan Klien hanya terbaring di
teman sebayanya kasur saja
2. Pengaturan jadwal harian Tidak ada Tidak ada
aktifitas
tubuh
H. Rekreasi
2. Waktu luang
Klien menonton tv Tidak ada
X. PEMERIKSAAN FISIK
1. Keadaan umum : Lemas/lemah
2. Kesadaran : Compos mentis
3. Tanda-tanda vital
a. Tekanan darah : 90/80 mmHg
b. Denyut nadi : 84 x / menit
o
c. Suhu : 38 C
d. Pernapasan : 22 x / menit
4. Berat badan : Sebelum sakit : 38 kg
Setelah sakit : 37 kg
5. Tinggi badan : 110 cm
6. Airway :
Bebas Tidak Bebas : Pangkal lidah jatuh Sputum Darah Spasme
Benda Asing Suara nafas : Normal Stridor Tidak ada suara napas Sianosis
Gelisah
7. Breathing
Frekuensi nafas: 22x/menit.
Irama nafas : Teratur Tidak teratur
Pola nafas : Apneu Dispneu Bradipneu Takhipneu Orthopneu Bunyi
Nafas : Vesikuler Wheezing Stridor Ronkhi
Penggunaan otot bantu nafas : Retraksi dada Cuping hidung
Jenis pernafasan : Pernafasan dada Pernafasan perut. Kussmaul Cheyne-
Stokes
Hasil AGD PO2 :....-............ PCO2 :..............-.......Saturasi :........-.....HCO3 : ...-....
Trauma dada:Ya Tidak. Bila ya :Tajam TumpulKrepitasi kulit
8. Circulation
Akral : Hangat Dingin. Pucat : Ya Tidak . Sianosis : Ya Tidak
Pengisian Kapiler : < 2 detik > 2 detik. Nadi : Teraba Tidak teraba.
Frek : 84x/m
Irama nadi : Teratur Tidak teratur. Tekanan darah : 90/80mmHg
Perdarahan : Ya Tidak. Jika Ya : ………. CC
Lokasi pendarahan...............................
Kelembaban kulit : Lembab Kering. Turgor : Normal Kurang
Adanya riwayat kehilangan cairan dalam jumlah besar : diare, muntah, luka
bakar perdarahan.
Akral : Hangat Dingin. Pucat : Ya Tidak. Sianosis : Ya Tidak
Pengisian Kapiler : < 2 detik > 2 detik. Nadi: Teraba Tidak teraba
Tekanan darah 90 /80 mmHg.
Perdarahan : Ya Tidak. Jika Ya ………. CC
Lokasi pendarahan...............
Kelembaban kulit : Lembab Kering. Turgor : Normal Kurang
9. Disability
Tingkat kesadaran : Nilai GCS dewasa : E: M : V:
Anak : A : V : P : U :
Pupil : Normal. Respon Cahaya + / - Ukuran pupil : Isokor An Isokor
Diameter : 1mm 2 mm 3 mm 4mm
Penilaian Ekstremitas : Sensorik Ya Tidak. Motorik : Ya Tidak
10. Exposure
Adanya trauma pada daerah : Tidak ada, Adanya jejas / luka pada daerah Tidak ada
Ukuran luas Tidak ada cm2 - kedalaman luka : Tidak ada luka
Lokasi nyeri pada daerah..................... lamanya nyeri ...............
Intensitas........................ Skala nyeri........................
11. Fahrenheit ( Suhu Tubuh)
Suhu 38 ‘C Lamanya terpapar suhu panan / dingin 24 jam
Riwayat pemakaian obat : Tidak ada
Riwayat penyakit : Metabolik Kehilangan cairan Penyakit SSP. Cedera
kepala Hipoglikemia. Dampak tindakan Medis ( iatrogenik) Pemberian cairan
infus yang terlalu dingin Pemberian tranfusi darah yang masih dingin.
12. Kepala
Inspeksi
Keadaan rambut & Hygiene kepala
a. Warna rambut : Hitam
b. Penyebaran : Merata
c. Mudah rontok :-
d. Kebersihan rambut : Bersih
Palpasi
Benjolan : ada / tidak
Nyeri tekan : ada / tidak
Tekstur rambut : ada / tidak
13. Muka
Inspeksi
a. Simetris/tidak : Wajah simetri kiri-kanan
b. Bentuk wajah : Bulat
c. Gerakan abdormal : -
d. Ekspresi wajah : Lemah-lemas
14. Mata
Inspeksi
a. Palpebra : Edema/tidak
Radang/tidak
b. Sclera : Icterus/tidak
c. Congjutiva : Radang/tidak
Anemis/tidak
d. Pupil : Isokor/anisokor
Myosis/midriasis
Refleks pupil terhadap cahaya : Baik
e. Posisi mata : Simetris/tidak
Palpasi
a. Vokal fremitus : Baik
b. Massa / nyeri : Tidak ada
Auskultas
a. Suara nafas : Vesikuler/Bronchial/Bronchovesikuler
b. Suara tambahan : Ronchi/Wheezing/Rales
Perkusi : Redup/pekak/hypersonor/tympani
Data lain :-
21. Jantung
Palpasi
Ictus cordis :-
Perkusi : Baik
Auskultasi :
Data lain :-
22. Abdomen
Inspeksi
a. Membuncit : Tidak membuncit tapi kembung
b. Ada luka / tidak : Tidak ada
Palpasi
a. Hepar : Teraba
b. Lien : Teraba
c. Nyeri tekan : Ada
Auskultasi
Peristaltik : Terdengar bising usus meningkat
Perkusi : Baik
Data lain :-
23. Genetalian dan Anus : Tidak terpasang kateter dan Anus terlihat kemerahan dan sedikit
lecet
24. Ekstremitas
Ekstremitas Atas
a. Motorik
Pergerakan kanan/kiri : Baik, terpasang infuse di tangan kanan
Pergerakan abnormal : Tidak ada
Kekuatan otot kanan/kiri: kekuatan otot penuh 5555
Tonus otot kanan/kiri : Baik
Koordinasi gerak : Baik
b. Refleks
Biceps kanan / kiri : Ada
Triceps kanan / kiri : Ada
c. Sensori
Nyeri : Tidak ada
Rangsang suhu : Terasa
Rasa raba : Terasa
Ekstremitas Bawah
a. Mororik
Gaya berjalan : Baik
Kekuatan kanan / kiri : Baik
Tonus otot kanan / kiri : Baik
b. Refleks
Babinsky kanan / kiri : Baik
25. Status Neurologi
Saraf – saraf cranial
a. Nervus I (Olfactorius) : Penghidung : Penciuman baik
b. Nervus II (Opticus) : Penglihatan : Penglihatan baik, tidak memakai kacamata
c. Nervus III,IV,VI (Oculomotorius, Trochlearis, Abducens)
Konstriksi pupil : Ada
Gerakan kelopak mata : Ada
Pergerakan bola mata : Ada
Pergerakan mata ke bawah & dalam : Ada
d. Nervus V (Trigeminus)
Sensibilitas / sensori : baik
Refleks dagu : Ada
Refleks cornea :Ada
e. Nervus VII (Facialis)
Gerakan mimik : Baik
Pengecapan 2/3 lidah bagian depan : Baik
f. Nervus VIII (Acusticus)
Fungsi pendengaran : Baik, tidak memakai alat bantu dengar
g. Nervus IX dan X (Glosopharingeus dan Vagus)
Refleks menelan : Normal
Refleks muntah : Ada
Pengecapan 1/3 lidah bagian belakang : Baik
Suara : Ada
h. Nervus XI (Assesorius)
Memalingkan kepala ke kiri dan ke kanan : Baik
Mengangkat bahu : Baik
i. Nervus XII (Hypoglossus)
Deviasi lidah :
XII. Terapi
RL: 12 TPM
VitBc 3x1 tab
Paracetamol 3x100 mg
Kalmoxicilin 3.20 mg
KLASIFIKASI DATA
DATA SUBJECTIF DATA OBYEKTIF
Ibu klien mengatakan klien BAB KU Lemah
cair lebih dari 7x/hari Tanda-tanda Vital
Ibu klien mengatakan klien TD : 90/80 mmHg
muntah-muntah 2-3x/hari saat SB : 38 oC
akan di beri makan/minum RR : 22x/m
Ibu klien mengatakan perut klien N : 84x/m
sakit BB Sebelum sakit : 38 kg
Ibu klien mengatakan nafsu makan BB Saat sakit : 37 kg
klien berkurang sehingga klien Abdomen klien kembung dan sakit
merasa lemah/lemas Tampak penurunan berat badan
Ibu klien mengatakan tubuh klien sebelum sakit dan saat sakit
demam sejak sebelum masuk Tampak mual-muntah
rumah sakit Kllien tampak pucat dan lemah/lemas
Turgor kulit jelek
Akral teraba hangat
ANALISA DATA
N DATA MASALAH ETIOLOGI
O
1. DS : Resiko Ketidakseimbangat BAB sering, konsistensi
Ibu klien elektrolit cair
mengatakan klien
BAB cair lebih dari
7x/hari
Ibu klien
mengatakan klien
muntah-muntah 2-
3x/hari saat akan di
beri makan/minum
Ibu klien
mengatakan perut
klien sakit
DO :
KU Lemah
Tanda-tanda Vital
TD : 90/80 mmHg
SB : 38 oC
RR : 22x/m
N : 84x/m
BB Sebelum sakit :
38 kg
BB Saat sakit :
37 kg
Abdomen klien
kembung dan sakit
Tampak penurunan
berat badan sebelum
sakit dan saat sakit
Tampak mual-
muntah
Klien tampak pucat
dan lemah/lemas
Turgor kulit jelek
ANALISA DATA
N DATA MASALAH ETIOLOGI
O
2. DS : Defisit Nutrisi Inflamasi saluran
Ibu klien pencernaan
mengatakan klien
muntah-muntah 2-
3x/hari saat akan di
beri makan/minum
Ibu klien
mengatakan nafsu
makan klien
berkurang sehingga
klien merasa
lemah/lemas
DO :
BB Sebelum sakit :
38 kg
BB Saat sakit :
37 kg
Tampak penurunan
berat badan sebelum
sakit dan saat sakit
Tampak mual-
muntah
Turgor kulit jelek
ANALISA DATA
N DATA MASALAH ETIOLOGI
O
3. DS : Hipertermia Meningkatnya suhu tubuh
Ibu klien
mengatakan nafsu
makan klien
berkurang sehingga
klien merasa
lemah/lemas
Ibu klien
mengatakan tubuh
klien demam sejak
sebelum masuk
rumah sakit
DO :
KU Lemah
Tanda-tanda Vital
TD : 90/80 mmHg
SB : 38 oC
Klien tampak pucat
dan lemah/lemas
2. Defisit Nutrisi
3. Hipertermi
RENCANA PERAWATAN
No. Diagnosa Tujuan atau Kriteria Intervensi
Keperawatan Hasil
1. Risiko Setelah dilakukan tindakan Manajemen diare
ketidakseimbangan keperawatan selama.........x
Tindakan
elektrolit 24 jam diharapkan
pemenuhan kebutuhan Observasi
elektrolit seimbang kembali
Monitor jumlah pengeluaran diare
dengan kriteria hasil :
Keseimbangan cairan Terapeutik
Asupan cairan adekuat
Berikan asupan cairan oral
Output urin meningkat
Asupan makanan Berikan cairan intravena
adekuat
Edukasi
Membran mukosa
lembab Anjurkan makanan porsi kecil dan
Tidak ada tanda-tanda
sering secara bertahap
dehidrasi
Frekuensi nadi dalam Kolaborasi
batas normal
Kolaborasi pemberian obat
Nadi teraba kuat
Mata tidak cekung antimotilitas
Turgor kulit membaik
RENCANA PERAWATAN
No. Diagnosa Tujuan atau Kriteria Intervensi
Keperawatan Hasil
2. Defisit nutrisi Setelah dilakukan tindakan Manajemen nutrisi
keperawatan selama x
Tindakan
24 jam diharapkan
pemenuhan nutrisi Observasi :
seimbang kembali dengan
Identifikasi makanan yang disukai
kriteria hasil :
Status Nutrisi Monitor berat badan
Frekuensi makan
Terapeutik
normal
Nafsu makan Sajikan makanan secara menarik
membaik dan suhu yang sesuai
Bising usus dalam
Edukasi
batas normal
Tidak ada diare Anjurkan posisi duduk, jika mampu
Meningkatnya Kolaborasi
verbalisasi keinginan
untuk meningkatkan Kolaborasi dengan ahli gizi untuk
nutrisi menentukan jumlah kalori dan
Sikap terhadap jenis nutrien yang dibutuhkan jika
makanan / minuman
baik sesuai dengan perlu
tujuan kesehatan Promosi berat badan
Observasi
Identifikasi kemungkinan
penyebab BB kurang
Monitor adanya mual dan muntah
Terapeutik
Sediakan makanan yang tepat
sesuai kondisi pasien (mis.
makanan dengan tekstur halus,
makanan yang diblender.
Edukasi
Jelaskan jenis makanan yang
bergizi tinggi, terjangkau
RENCANA PERAWATAN
No. Diagnosa Tujuan atau Kriteria Intervensi
Keperawatan Hasil
3. Hipertermia Setelah dilakukan tindakan Manajemen hipertermia
keperawatan selama ... x 24
Tindakan
jam diharapkan suhu tubuh
kembali normal dengan Observasi
kriteria hasil :
Identifikasi penyebab hipertermia
Termoregulasi
Menggigil berkurang (mis. dehidrasi, terpapar
Warna kulit normal lingkungan panas)
Kejang berkurang
Tidak pucat Monitor suhu tubuh
Frekuensi pernapasan Terapeutik
normal
Denyut nadi dalam Lakukan pendinginan eksternal
batas normal (mis. selimut hipotermia atau
Suhu tubuh dalam batas
normal kompres pada dahi, leher, dada.
Tekanan darah dalam Abdomen, Aksila)
batas normal
Edukasi
Anjurkan tirah baring
Kolaborasi
Kolaborasi pemberian cairan dan
elektrolit intravena
IMPLEMENTASI DAN EVALUASI
Hari / No JAM IMPLEMENTASI EVALUASI
TGl Dx
Selasa 1. 08.30 1. Memonitor jumlah S :
, Ibu klien mengatakan
pengeluaran diare
14- klien BAB cair lebih
9/21 Klien BAB cair lebih dari dari 7x/hari
08.33
7x/hari Ibu klien mengatakan
klien muntah-muntah
2. Memberikan asupan cairan
2-3x/hari saat akan di
08.38
oral beri makan/minum
Klien diberikan air minum tapi Ibu klien mengatakan
perut klien sakit
08.48 masih akan merasa mual
O:
3. Memberikan cairan intravena KU Lemah
tersebut Ketidakseimbangan
Elektrolit belum teratasi
P : Lanjutkan Intervensi
1,2,3,4, & 5
IMPLEMENTASI DAN EVALUASI
Hari No JAM IMPLEMENTASI EVALUASI
/ TGl Dx
Rabu 1 09.00 1. Memonitor jumlah S :
, Ibu klien mengatakan
pengeluaran diare
15- klien masih BAB cair
9/21 Klien saat ini masih sering sampai saat ini
BAB cair Ibu klien mengatakan
obat antimotilitas
tersebut
Selasa 2
,
14-
9/21