100% menganggap dokumen ini bermanfaat (2 suara)
31K tayangan31 halaman

Askep Gea

Dokumen tersebut memberikan informasi mengenai format pengkajian ruang perawatan anak yang mencakup biodata pasien dan keluarga, riwayat kesehatan, tumbuh kembang, aktivitas sehari-hari, dan reaksi terhadap rawat inap. Dokumen ini digunakan untuk merekam dan mengevaluasi kondisi pasien selama dirawat.
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (2 suara)
31K tayangan31 halaman

Askep Gea

Dokumen tersebut memberikan informasi mengenai format pengkajian ruang perawatan anak yang mencakup biodata pasien dan keluarga, riwayat kesehatan, tumbuh kembang, aktivitas sehari-hari, dan reaksi terhadap rawat inap. Dokumen ini digunakan untuk merekam dan mengevaluasi kondisi pasien selama dirawat.
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

FORMAT PENGKAJIAN

RUANG PERAWATAN ANAK

I. BIODATA
A. Identitas Klien
1. Nama/Nama panggilan : An. L
2. TTL/Usia : 8 Tahun
3. Jenis Kelamin : Perempuan
4. Agama : Islam
5. Pendidikan : SD
6. Alamat : Jl. Diponegoro No. 20
7. Tgl masuk/jam : 13 September 2021/13.30
8. Tgl pengkajian/jam : 14 September 2021/09.00
9. Diagnosa medik : GEA
10. Rencana terapi :

B. Identitas Orang Tua


1. Ayah
a. Nama : Tn. E
b. Usia : 41 Tahun
c. Pendidikan : SMP
d. Pekerjaan/Sumber penghasilan : Petani
e. Agama : Islam
f. Alamat : Jl. Diponegoro No. 20
2. Ibu
a. Nama : Ny. S
b. Usia : 37 Tahun
c. Pendidikan : SMP
d. Pekerjaan/Sumber penghasilan : IRT
e. Agama : Islam
f. Alamat : Jl. Diponegoro No. 20
C. Identitas Saudara Kandung
N
NAMA USIA HUBUNGAN STATUS KESEHATAN
O
1. An. A 16 Tahun Kakak kandung Sehat
2. An. G 12 Tahun Kakak kandung Sehat

II. RIWAYAT KESEHATAN


A. Riwayat Kesehatan Sekarang
Keluhan Utama : Diare
Riwayat Keluhan Utama : Ibu mengatakan klien BAB cair lebih dari 7 kali
sehari dan muntah-muntah 2-3 x/hari saat akan di beri makan/minum. Ibu klien
mengatakan perut klien sakit dan nafsu makan berkurang sehingga klien merasa
lemas/lemah. Klien demam sejak sebelum masuk rumah sakit, Berat badan sebelum
sakit 38 kg dan berat badan saat ini 37 kg, klien tampak pucat, turgor kulit jelek, akral
teraba hangat.

B. Riwayat Kesehatan Lalu (Khusus untuk anak 0-5 tahun)


1. Prenatal Care
a. Ibu memeriksakan kehamilannya setiap minggu di Posyandu atau Puskesmas
Keluhan selama hamil yang dirasakan oleh ibu, tapi oleh dokter dianjurkan
untuk Mual-muntah pada awal kehamilan
b. Riwayat terkena radiasi : Tidak ada
c. Riwayat BB selama hamil : 80 kg
d. Riwayat Imunisasi TT : 1 kali
e. Golongan darah ibu :O Golongan darah ayah : O
2. Natal
a. Tempat melahirkan : Puskesmas
b. Jenis persalinan : Normal
c. Penolong persalinan : Bidan
d. Komplikasi yang dialami oleh ibu pada saat melahirkan dan setelah melahirkan :
Tidak ada komplikasi

3. Post Natal
a. Kondisi bayi : Lahir Normal di puskesmas, BB
2900gram, panjang badan 48 cm.
b. Anak pada saat lahir tidak mengalami : Tidak mengalami kecacatan
(Untuk semua usia)
 Klien pernah mengalami penyakit : Tidak pernah mengalami penyakit yang
mebahayakan jiwa pada umur : -
Diberikan obat oleh :-
 Riwayat kecelakaan : Tidak ada
 Riwayat mengkonsumsi obat-obatan berbahaya tanpa anjuran dokter dan
menggunakan zat/subtansi kimia yang berbahaya : Tidak ada
 Perkembangan anak dibanding saudara-saudaranya : Cepat belajar berjalan

C. Riwayat Kesehatan Keluarga


 Genogram

Ket :

III. RIWAYAT IMUNISASI (IMUNISASI LENGKAP)


Reaksi
Waktu
No Jenis Imunisasi setelah
Pemberian
pemberian
1. BCG 1 bulan Menangis
2,3,4 bulan Menangis,
2. DPT (I,II,III)
Demam
3. Polio (I,II,III,IV) 3,4,5 bulan Menangis
4. Campak 9 bulan Demam
5. Hepatitis 0 bulan Menangis

IV. RIWAYAT TUMBUH KEMBANG


A. Pertumbuhan Fisik
1. Berat badan : 38 Kg
2. Tinggi bdan : 125 Cm
3. Waktu tumbuh gigi : 7 bulan gigi tanggal : 2 gigi
Jumlah gigi : buah
V. RIWAYAT NUTRISI
A. Pemberian ASI : Diberikan ASI hanya sampai 7 bulan

B. Pemberian Susu Formula

1. Alasan pemberian : Sudah tidak keluar ASI lagi

2. Jumlah pemberian : 2-3 botol/hari

3. Cara pemberian : Di berikan dengan botol susu

VI. RIWAYAT PSIKOSOSIAL


 Anak tinggal bersama : Kedua orang tua dan 2 saudaranya
di : Rumah
 Lingkungan berada di : Perumahan
 Rumah dekat dengan : Rumah warga sekitar ,
tempat bermain : Di sekitar rumah, rumah tetangga dan lapangan
Kamar klien : klien masih tidur dengan orangtuanya
 Rumah ada tangga : Tidak ada
 Hubungan antar anggota keluarga : Sangat baik
 Pengasuh anak : Tidak ada
VII. RIWAYAT SPIRITUAL
 Support sistem dalam keluarga : Kedua orang tua

 Kegiatan keagamaan : Baik

VIII. REAKSI HOSPITALISASI


A. Pengalaman keluarga tentang sakit dan rawat inap

 Ibu membawa anaknya ke RS karena :Klien BAB cair lebih dari 7x/hari

dan klien muntah

 Apakah dokter menceritakan tentang kondisi anak :Dokter mengatakan klien

diare
 Perasaan orang tua saat ini : Orang tua klien sangat khawatir dengan

klien saat ini

 Orang tua selalu berkunjung ke RS : Orang tua klien menjaga klien saat dirawat

di rumah sakit

 Yang akan tinggal dengan anak : Ibu

B. Pemahaman anak tentang sakit dan rawat inap

Klien paham saat ini sedang di rawat di rumah sakit karena sakitnya

IX. AKTIVITAS SEHARI-HARI


A. Nutrisi
Kondisi Sebelum Sakit Saat Sakit
1. Selera makan Klien makan sesuai Klien sering muntah bila
porsi makannya 2-3 diberikan makanan, nafsu
x/hari terkadang lebih makan menurun, klien
dari itu, dengan jenis merasa badannya lemas
makanan nasi, sayur
lauk, dan makanan
ringan yang disukai

B. Cairan
Kondisi Sebelum Sakit Saat Sakit
1. Jenis minuman Air minum dan jenis Klien minum saja tidak
minuman berwarna dan bisa, klien akan merasa
berasa yang di sukai klien mual atau muntah ketika
ingin minum air
2. Frekuensi minum Klien banyak minum air Klien kurang minum air
atau minuman yang di
sukainya

3. Kebutuhan cairan Sangat banyak minum air Klien saat sakit ini sangat
putih atau minuman membutuhkan cairan
berwarna dan berasa yang banyak
C. Eliminasi (BAB & BAK)
Kondisi Sebelum Sakit Saat Sakit
BAB&BAK BAB&BAK
1. Tempat pembuangan Toilet Toilet tapi dengan bantuan
orang tua klien.

2. Frekuensi (waktu) Toilet tapi dengan bantuan


BAK : 5-6 x/hari BAB : 2
orang tua klien.
x/hari

3. Konsistensi Air
Air

4. Kesulitan Bak & Bab harus dibantu


Tidak ada

5. Obat pencahar Tidak ada


Tidak ada

D. Istirahat Tidur
Kondisi Sebelum Sakit Saat Sakit
1. Jam tidur

 Siang Biasanya klien tidur Klien bisa tidur sebentar 1


siang 2-3 jam/hari dan jam kemudian akan
adakalanya tidak tidur terbangun karna rewel saat
siang sakit

 Malam Klien tidur malam Saat klien sering


kurang lebih 7-8 terbangun karena sakitnya
jam/hari dan sering rewel

2. Pola tidur Baik Kurang baik

3. Kebiasaan sebelum tidur Klien sering menonton Klien sering rewel


tv dulu sebelum tidur

4. Kesulitan tidur Klien sulit untuk di Klien sering rewel saat


suruh tidur malam awal sakit
waktu karena ingin
menonton dulu sebelum
tidur

E. Olahraga
Kondisi Sebelum Sakit Saat Sakit
1. Program Olahraga Tidak ada Tidak ada

2. Jenis dan frekuensi Tidak ada Tidak ada

3. Kondisi setelah olahraga Tidak ada Tidak ada


F. Personal Hygiene
Kondisi Sebelum Sakit Saat Sakit
1. Mandi
 Cara Mandi dengan air Klien hanya dibersihkan
menggunakan kainlap atau
tisu basah
 Frekuensi 2x/hari 1x/hari

 Alat mandi Sabun mandi , sampo, Kain Lap atau Tisu basah
sikat gigi dll dan air hangat

2. Cuci rambut
 Cara Keramas Belum keramas
2-3 x/minggu -
 Frekuensi
3. Gunting kuku
Kuku diguntingkan oleh Belum menggunting kuku
 Cara
ibu klien -
1 kali/2 minggu
 Frekuensi
Di bantu ibu klien
4. Gosok gigi
Memakai sikat gigi dan
 Cara
odol 1x/hari
2x/hari
 Frekuensi

G. Aktifitas/Mobilitas Fisik
Kondisi Sebelum Sakit Saat Sakit
1. Kegiatan sehari-hari Klien bermain dengan Klien hanya terbaring di
teman sebayanya kasur saja
2. Pengaturan jadwal harian Tidak ada Tidak ada

3. Penggunaan alat bantu Tidak ada Tidak ada

aktifitas

4. Kesulitan pergerakkan Tidak ada Tidak ada

tubuh

H. Rekreasi

Kondisi Sebelum Sakit Saat Sakit


1. Perasaan saat sekolah Klien senang pergi ke Klien belum pergi ke
sekolah karena banyak sekolah karena sedang
teman-temannya sakit

2. Waktu luang
Klien menonton tv Tidak ada

3. Perasaan setelah rekreasi


Senang Tidak ada

4. Waktu senggang klg


Jalan-jalan bersama Tidak ada
semua anggota keluarga

5. Kegiatan hari libur


Di rumah bersama Tidak ada
keluarga atau jalan-jalan

X. PEMERIKSAAN FISIK
1. Keadaan umum : Lemas/lemah
2. Kesadaran : Compos mentis
3. Tanda-tanda vital
a. Tekanan darah : 90/80 mmHg
b. Denyut nadi : 84 x / menit
o
c. Suhu : 38 C
d. Pernapasan : 22 x / menit
4. Berat badan : Sebelum sakit : 38 kg
Setelah sakit : 37 kg
5. Tinggi badan : 110 cm
6. Airway :
 Bebas  Tidak Bebas : Pangkal lidah jatuh  Sputum  Darah  Spasme 
Benda Asing  Suara nafas : Normal  Stridor  Tidak ada suara napas Sianosis
Gelisah
7. Breathing
Frekuensi nafas: 22x/menit.
Irama nafas :  Teratur  Tidak teratur
Pola nafas :  Apneu  Dispneu  Bradipneu  Takhipneu  Orthopneu Bunyi
Nafas :  Vesikuler  Wheezing  Stridor  Ronkhi
Penggunaan otot bantu nafas :  Retraksi dada  Cuping hidung
Jenis pernafasan :  Pernafasan dada  Pernafasan perut.  Kussmaul  Cheyne-
Stokes 
Hasil AGD PO2 :....-............ PCO2 :..............-.......Saturasi :........-.....HCO3 : ...-....
Trauma dada:Ya Tidak. Bila ya :Tajam TumpulKrepitasi kulit 
8. Circulation
Akral :  Hangat  Dingin. Pucat :  Ya  Tidak . Sianosis : Ya  Tidak
Pengisian Kapiler :  < 2 detik  > 2 detik. Nadi :  Teraba  Tidak teraba.
Frek : 84x/m
Irama nadi :  Teratur  Tidak teratur. Tekanan darah : 90/80mmHg
Perdarahan :  Ya  Tidak. Jika Ya : ………. CC
Lokasi pendarahan...............................
Kelembaban kulit :  Lembab  Kering. Turgor :  Normal  Kurang
Adanya riwayat kehilangan cairan dalam jumlah besar :  diare,  muntah,  luka
bakar perdarahan.
Akral :  Hangat  Dingin. Pucat :  Ya  Tidak. Sianosis :  Ya  Tidak
Pengisian Kapiler :  < 2 detik  > 2 detik. Nadi: Teraba  Tidak teraba
Tekanan darah 90 /80 mmHg.
Perdarahan :  Ya Tidak. Jika Ya ………. CC
Lokasi pendarahan...............
Kelembaban kulit : Lembab  Kering. Turgor :  Normal  Kurang
9. Disability
Tingkat kesadaran : Nilai GCS dewasa : E: M : V:
Anak : A : V : P : U :
Pupil :  Normal. Respon Cahaya + / - Ukuran pupil :  Isokor  An Isokor
Diameter :  1mm  2 mm  3 mm  4mm
Penilaian Ekstremitas : Sensorik  Ya  Tidak. Motorik :  Ya  Tidak
10. Exposure
Adanya trauma pada daerah : Tidak ada, Adanya jejas / luka pada daerah Tidak ada
Ukuran luas Tidak ada cm2 - kedalaman luka : Tidak ada luka
Lokasi nyeri pada daerah..................... lamanya nyeri ...............
Intensitas........................ Skala nyeri........................
11. Fahrenheit ( Suhu Tubuh)
Suhu 38 ‘C Lamanya terpapar suhu panan / dingin 24 jam
Riwayat pemakaian obat : Tidak ada
Riwayat penyakit :  Metabolik  Kehilangan cairan  Penyakit SSP.  Cedera
kepala Hipoglikemia.  Dampak tindakan Medis ( iatrogenik)  Pemberian cairan
infus yang terlalu dingin Pemberian tranfusi darah yang masih dingin.

12. Kepala
Inspeksi
Keadaan rambut & Hygiene kepala
a. Warna rambut : Hitam
b. Penyebaran : Merata
c. Mudah rontok :-
d. Kebersihan rambut : Bersih
Palpasi
Benjolan : ada / tidak
Nyeri tekan : ada / tidak
Tekstur rambut : ada / tidak
13. Muka
Inspeksi
a. Simetris/tidak : Wajah simetri kiri-kanan
b. Bentuk wajah : Bulat
c. Gerakan abdormal : -
d. Ekspresi wajah : Lemah-lemas
14. Mata
Inspeksi
a. Palpebra : Edema/tidak
Radang/tidak
b. Sclera : Icterus/tidak
c. Congjutiva : Radang/tidak
Anemis/tidak
d. Pupil : Isokor/anisokor
Myosis/midriasis
Refleks pupil terhadap cahaya : Baik
e. Posisi mata : Simetris/tidak

f. Gerakan bola mata : Baik


g. Penutupan kelopak mata : Baik
h. Keadaan bulu mata : Merata keselur bagian kelopak mata
i. Keadaan visus :
j. Penglihatan : Kabur/tidak
Diplopia/tidak
Palpasi
Tekanan bola mata :-
Data lain :

15. Hidung & Sinus


Inspeksi
a. Posisi hidung : Simetris
b. Bentuk hidung : Simetris
c. Keadaan septum :-
d. Secret/cairan :-
Data lain :
16. Telinga
Inspeksi
a. Posisi telinga : Simetris
b. Ukuran/bentuk telinga : Normal
c. Lubang telinga : Bersih/serumen/nanah
d. Pemakaian alat bantu : Tidak ada
Palpasi
Nyeri tekan : ada / tidak
Pemeriksaan uji pendengaran
a. Rinne : Baik
b. Weber : Baik
c. Swabach : Baik
Pemeriksaan vestibuler : Baik
Data lain :
17. Mulut
Inspeksi
a. Gigi
 Keadaan gigi : Ada yang berlubang
 Karang gigi/karies : Ada
 Pemakaian gigi palsu : Tidak ada
b. Gusi : Merah / radang / tidak
c. Lidah : Kotor/tidak
d. Bibir
 Cianosis/pucat/tidak : Pucat
 Basah/kering/pecah : Kering
 Mulut berbau/tidak : Berbau
 Kemampuan bicara : Baik
Data lain :
18. Tenggorokan
a. Warna mukosa : Pucat
b. Nyeri tekan : Tidak ada
c. Nyeri menelan : Tidak ada
19. Leher
Inspeksi
 Kelenjar Thyroid : Tidak ada
Palpasi
a. Kelenjar thyroid : ada / tidak
b. Kelenjar limfe : membesar / tidak
20. Thorax dan pernapasan
Inspeksi
a. Bentuk dada : Normal
b. Irama pernafasan : Baik/Vesikuler
c. Pengembangan di waktu bernapas : Pergerakkan dada dan thoraks sama
d. Tipe pernapasan : Normal
Data lain :-

Palpasi
a. Vokal fremitus : Baik
b. Massa / nyeri : Tidak ada
Auskultas
a. Suara nafas : Vesikuler/Bronchial/Bronchovesikuler
b. Suara tambahan : Ronchi/Wheezing/Rales
Perkusi : Redup/pekak/hypersonor/tympani
Data lain :-
21. Jantung
Palpasi
Ictus cordis :-
Perkusi : Baik
Auskultasi :
Data lain :-
22. Abdomen
Inspeksi
a. Membuncit : Tidak membuncit tapi kembung
b. Ada luka / tidak : Tidak ada
Palpasi
a. Hepar : Teraba
b. Lien : Teraba
c. Nyeri tekan : Ada
Auskultasi
Peristaltik : Terdengar bising usus meningkat
Perkusi : Baik
Data lain :-
23. Genetalian dan Anus : Tidak terpasang kateter dan Anus terlihat kemerahan dan sedikit
lecet
24. Ekstremitas
Ekstremitas Atas
a. Motorik
 Pergerakan kanan/kiri : Baik, terpasang infuse di tangan kanan
 Pergerakan abnormal : Tidak ada
 Kekuatan otot kanan/kiri: kekuatan otot penuh 5555
 Tonus otot kanan/kiri : Baik
 Koordinasi gerak : Baik
b. Refleks
 Biceps kanan / kiri : Ada
 Triceps kanan / kiri : Ada
c. Sensori
 Nyeri : Tidak ada
 Rangsang suhu : Terasa
 Rasa raba : Terasa
Ekstremitas Bawah
a. Mororik
 Gaya berjalan : Baik
 Kekuatan kanan / kiri : Baik
 Tonus otot kanan / kiri : Baik
b. Refleks
 Babinsky kanan / kiri : Baik
25. Status Neurologi
Saraf – saraf cranial
a. Nervus I (Olfactorius) : Penghidung : Penciuman baik
b. Nervus II (Opticus) : Penglihatan : Penglihatan baik, tidak memakai kacamata
c. Nervus III,IV,VI (Oculomotorius, Trochlearis, Abducens)
 Konstriksi pupil : Ada
 Gerakan kelopak mata : Ada
 Pergerakan bola mata : Ada
 Pergerakan mata ke bawah & dalam : Ada
d. Nervus V (Trigeminus)
 Sensibilitas / sensori : baik
 Refleks dagu : Ada
 Refleks cornea :Ada
e. Nervus VII (Facialis)
 Gerakan mimik : Baik
 Pengecapan 2/3 lidah bagian depan : Baik
f. Nervus VIII (Acusticus)
 Fungsi pendengaran : Baik, tidak memakai alat bantu dengar
g. Nervus IX dan X (Glosopharingeus dan Vagus)
 Refleks menelan : Normal
 Refleks muntah : Ada
 Pengecapan 1/3 lidah bagian belakang : Baik
 Suara : Ada
h. Nervus XI (Assesorius)
 Memalingkan kepala ke kiri dan ke kanan : Baik
 Mengangkat bahu : Baik
i. Nervus XII (Hypoglossus)
 Deviasi lidah :

XI. TEST DIAGNOSTIK


 Laboratorium Hasil Nilai Normal
Hemoglobin 12,3 gr/dI 11.00-13.00
Hematokrit 36,8% 36.0-44.0
Leukosit 8.400 rinu/mmk 6.00-18.00
Trombosit 438.000 ribu/mmk 150.000-400.000
Eritrosit 3,86 juta/mmk 3.60-5.00

XII. Terapi
RL: 12 TPM
VitBc 3x1 tab
Paracetamol 3x100 mg
Kalmoxicilin 3.20 mg

KLASIFIKASI DATA
DATA SUBJECTIF DATA OBYEKTIF
 Ibu klien mengatakan klien BAB  KU Lemah
cair lebih dari 7x/hari  Tanda-tanda Vital
 Ibu klien mengatakan klien TD : 90/80 mmHg
muntah-muntah 2-3x/hari saat SB : 38 oC
akan di beri makan/minum RR : 22x/m
 Ibu klien mengatakan perut klien N : 84x/m
sakit  BB Sebelum sakit : 38 kg
 Ibu klien mengatakan nafsu makan BB Saat sakit : 37 kg
klien berkurang sehingga klien  Abdomen klien kembung dan sakit
merasa lemah/lemas  Tampak penurunan berat badan
 Ibu klien mengatakan tubuh klien sebelum sakit dan saat sakit
demam sejak sebelum masuk  Tampak mual-muntah
rumah sakit  Kllien tampak pucat dan lemah/lemas
 Turgor kulit jelek
 Akral teraba hangat

ANALISA DATA
N DATA MASALAH ETIOLOGI
O
1. DS : Resiko Ketidakseimbangat BAB sering, konsistensi
 Ibu klien elektrolit cair

mengatakan klien
BAB cair lebih dari
7x/hari
 Ibu klien
mengatakan klien
muntah-muntah 2-
3x/hari saat akan di
beri makan/minum
 Ibu klien
mengatakan perut
klien sakit
DO :
 KU Lemah
 Tanda-tanda Vital
TD : 90/80 mmHg
SB : 38 oC
RR : 22x/m
N : 84x/m
 BB Sebelum sakit :
38 kg
BB Saat sakit :
37 kg
 Abdomen klien
kembung dan sakit
 Tampak penurunan
berat badan sebelum
sakit dan saat sakit
 Tampak mual-
muntah
 Klien tampak pucat
dan lemah/lemas
 Turgor kulit jelek
ANALISA DATA
N DATA MASALAH ETIOLOGI
O
2. DS : Defisit Nutrisi Inflamasi saluran
 Ibu klien pencernaan
mengatakan klien
muntah-muntah 2-
3x/hari saat akan di
beri makan/minum
 Ibu klien
mengatakan nafsu
makan klien
berkurang sehingga
klien merasa
lemah/lemas
DO :
 BB Sebelum sakit :
38 kg
BB Saat sakit :
37 kg
 Tampak penurunan
berat badan sebelum
sakit dan saat sakit
 Tampak mual-
muntah
 Turgor kulit jelek
ANALISA DATA
N DATA MASALAH ETIOLOGI
O
3. DS : Hipertermia Meningkatnya suhu tubuh
 Ibu klien
mengatakan nafsu
makan klien
berkurang sehingga
klien merasa
lemah/lemas
 Ibu klien
mengatakan tubuh
klien demam sejak
sebelum masuk
rumah sakit
DO :
 KU Lemah
 Tanda-tanda Vital
TD : 90/80 mmHg
SB : 38 oC
 Klien tampak pucat
dan lemah/lemas

 Akral teraba hangat


DIAGNOSA KEPERAWATAN

1. Resiko Ketidakseimbangan Elektrolit

2. Defisit Nutrisi

3. Hipertermi
RENCANA PERAWATAN
No. Diagnosa Tujuan atau Kriteria Intervensi
Keperawatan Hasil
1. Risiko Setelah dilakukan tindakan Manajemen diare
ketidakseimbangan keperawatan selama.........x
Tindakan
elektrolit 24 jam diharapkan
pemenuhan kebutuhan Observasi
elektrolit seimbang kembali
 Monitor jumlah pengeluaran diare
dengan kriteria hasil :
Keseimbangan cairan Terapeutik
 Asupan cairan adekuat
 Berikan asupan cairan oral
 Output urin meningkat
 Asupan makanan  Berikan cairan intravena
adekuat
Edukasi
 Membran mukosa
lembab  Anjurkan makanan porsi kecil dan
 Tidak ada tanda-tanda
sering secara bertahap
dehidrasi
 Frekuensi nadi dalam Kolaborasi
batas normal
 Kolaborasi pemberian obat
 Nadi teraba kuat
 Mata tidak cekung antimotilitas
 Turgor kulit membaik
RENCANA PERAWATAN
No. Diagnosa Tujuan atau Kriteria Intervensi
Keperawatan Hasil
2. Defisit nutrisi Setelah dilakukan tindakan Manajemen nutrisi
keperawatan selama x
Tindakan
24 jam diharapkan
pemenuhan nutrisi Observasi :
seimbang kembali dengan
 Identifikasi makanan yang disukai
kriteria hasil :
Status Nutrisi  Monitor berat badan
 Frekuensi makan
Terapeutik
normal
 Nafsu makan  Sajikan makanan secara menarik
membaik dan suhu yang sesuai
 Bising usus dalam
Edukasi
batas normal
 Tidak ada diare  Anjurkan posisi duduk, jika mampu
 Meningkatnya Kolaborasi
verbalisasi keinginan
untuk meningkatkan  Kolaborasi dengan ahli gizi untuk
nutrisi menentukan jumlah kalori dan
 Sikap terhadap jenis nutrien yang dibutuhkan jika
makanan / minuman
baik sesuai dengan perlu
tujuan kesehatan Promosi berat badan
Observasi
 Identifikasi kemungkinan
penyebab BB kurang
 Monitor adanya mual dan muntah
Terapeutik
 Sediakan makanan yang tepat
sesuai kondisi pasien (mis.
makanan dengan tekstur halus,
makanan yang diblender.
Edukasi
 Jelaskan jenis makanan yang
bergizi tinggi, terjangkau
RENCANA PERAWATAN
No. Diagnosa Tujuan atau Kriteria Intervensi
Keperawatan Hasil
3. Hipertermia Setelah dilakukan tindakan Manajemen hipertermia
keperawatan selama ... x 24
Tindakan
jam diharapkan suhu tubuh
kembali normal dengan Observasi
kriteria hasil :
 Identifikasi penyebab hipertermia
Termoregulasi
 Menggigil berkurang (mis. dehidrasi, terpapar
 Warna kulit normal lingkungan panas)
 Kejang berkurang
 Tidak pucat  Monitor suhu tubuh
 Frekuensi pernapasan Terapeutik
normal
 Denyut nadi dalam  Lakukan pendinginan eksternal
batas normal (mis. selimut hipotermia atau
 Suhu tubuh dalam batas
normal kompres pada dahi, leher, dada.
 Tekanan darah dalam Abdomen, Aksila)
batas normal
Edukasi
 Anjurkan tirah baring
Kolaborasi
 Kolaborasi pemberian cairan dan
elektrolit intravena
IMPLEMENTASI DAN EVALUASI
Hari / No JAM IMPLEMENTASI EVALUASI
TGl Dx
Selasa 1. 08.30 1. Memonitor jumlah S :
,  Ibu klien mengatakan
pengeluaran diare
14- klien BAB cair lebih
9/21  Klien BAB cair lebih dari dari 7x/hari
08.33
7x/hari  Ibu klien mengatakan
klien muntah-muntah
2. Memberikan asupan cairan
2-3x/hari saat akan di
08.38
oral beri makan/minum
 Klien diberikan air minum tapi  Ibu klien mengatakan
perut klien sakit
08.48 masih akan merasa mual
O:
3. Memberikan cairan intravena  KU Lemah

 Klien terpasang cairan infuse  Tanda-tanda Vital


TD : 90/80 mmHg
RL
08.53 SB : 38 oC
4. Menganjurkan makanan porsi  Abdomen klien
kecil dan sering secara kembung dan sakit
 Tampak penurunan
bertahap
berat badan sebelum
 Ibu klien mengerti dan mau sakit dan saat sakit
melakukan  Tampak mual-muntah
 Klien tampak pucat
5. Mengkolaborasi pemberian
dan lemah/lemas
obat antimotilitas
 Turgor kulit jelek
 Klien di berikan jenis obat A :Masalah Resiko

tersebut Ketidakseimbangan
Elektrolit belum teratasi
P : Lanjutkan Intervensi
1,2,3,4, & 5
IMPLEMENTASI DAN EVALUASI
Hari No JAM IMPLEMENTASI EVALUASI
/ TGl Dx
Rabu 1 09.00 1. Memonitor jumlah S :
,  Ibu klien mengatakan
pengeluaran diare
15- klien masih BAB cair
9/21  Klien saat ini masih sering sampai saat ini
BAB cair  Ibu klien mengatakan

09.03 klien masih muntah


2. Memberikan asupan cairan oral
saat di beri makan
 Klien sudah bisa minum air
O:
putih sedikit demi sedikit
 KU Lemah
09.08 3. Memberikan cairan intravena  Abdomen klien masih

 Klien saat ini terpasang cairan kembung dan sakit


 Masih tampak muntah
infuse RL
 Klien tampak pucat
4. Menganjurkan makanan porsi dan lemah/lemas
09.18
kecil dan sering secara  Turgor kulit jelek
A : Masalah Resiko
bertahap
Ketidakseimbangan Elektrolit
 Ibu klien sudah melakukan belum teratasi

member makanan dalam porsi P : Lanjutkan Intervensi


1,2,3,4
kecil secara bertahap
09.22
5. Mengkolaborasi pemberian

obat antimotilitas

 Klien di berikan jenis obat

tersebut

IMPLEMENTASI DAN EVALUASI


Hari No JAM IMPLEMENTASI EVALUASI
/ TGl Dx
Kamis 1 09.20 1. Memonitor jumlah S :
,  Ibu klien mengatakan
pengeluaran diare
16- klien masih BAB cair
9/21 o Klien saat ini masih BAB cair tapi frekuensi sudah
dan frekuensi BAB berkurang berkurang sedikit
 Ibu klien mengatakan
sedikit
klien masih sedikit
09.23 2. Memberikan asupan cairan mual-muntah
oral
O:
o Klien sudah bisa minum air  KU Lemah
 Tampak sering BAB
putih sedikit demi sedikit
 Tampak Masih sedikit
09.28 3. Memberikan cairan intravena
mual-muntah
o Klien saat ini terpasang cairan
A :Masalah Resiko
infuse RL Ketidakseimbangan Elektrolit
09.38
4. Menganjurkan makanan porsi belum teratasi
P : Tetap pertahankan
kecil dan sering secara
intervensi keperawatan
bertahap

o Ibu klien sudah melakukan

member makanan dalam porsi

kecil secara bertahap

IMPLEMENTASI DAN EVALUASI


Hari / No JAM IMPLEMENTASI EVALUASI
TGl Dx

Selasa 2
,
14-
9/21

IMPLEMENTASI DAN EVALUASI


Hari No JAM IMPLEMENTASI EVALUASI
/ TGl Dx
Rabu 2
,
15-
9/21

IMPLEMENTASI DAN EVALUASI


Hari No JAM IMPLEMENTASI EVALUASI
/ TGl Dx
Kamis. 2
16-
9/21

IMPLEMENTASI DAN EVALUASI


Hari / No JAM IMPLEMENTASI EVALUASI
TGl Dx
Selasa 3
,
14-
9/21

IMPLEMENTASI DAN EVALUASI


Hari No JAM IMPLEMENTASI EVALUASI
/ TGl Dx
Rabu 3
,
15-
9/21

IMPLEMENTASI DAN EVALUASI


Hari No JAM IMPLEMENTASI EVALUASI
/ TGl Dx
Kamis, 3
16-
9/21

Anda mungkin juga menyukai