100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
3K tayangan2 halaman

Sejarah dan Pengembangan Tes IST

IST (Intelligens Struktur Test) merupakan tes inteligensi standar yang dikembangkan oleh Rudolf Amthauer pada tahun 1953 untuk mengukur tingkat inteligensi seseorang. Tes ini telah mengalami beberapa revisi sejak pertama kali dikembangkan, termasuk IST 1970 dan IST 2000, dengan tujuan meningkatkan akurasi dan memperluas rentang usia yang dapat diujikan. Versi IST yang diadaptasi dan digunakan di Indonesia adalah IST-70

Diunggah oleh

Ahmad Febyanto
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
3K tayangan2 halaman

Sejarah dan Pengembangan Tes IST

IST (Intelligens Struktur Test) merupakan tes inteligensi standar yang dikembangkan oleh Rudolf Amthauer pada tahun 1953 untuk mengukur tingkat inteligensi seseorang. Tes ini telah mengalami beberapa revisi sejak pertama kali dikembangkan, termasuk IST 1970 dan IST 2000, dengan tujuan meningkatkan akurasi dan memperluas rentang usia yang dapat diujikan. Versi IST yang diadaptasi dan digunakan di Indonesia adalah IST-70

Diunggah oleh

Ahmad Febyanto
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SEJARAH TES IST ( INTELLIGENZ STRUKTUR TEST)

Salah satu alat tes yang dapat digunakan untuk mengukur tingkat kecerdasan/
inteligensi individu adalah tes IST (Intelligens Struktur Test). Intelligenz Structure Test (IST)
merupakan salah satu tes inteligensi standar yang mempunyai kemampuan untuk mengukur
taraf inteligensi seseorang. Tokoh yang terkenal dalam mengembangkan alat tes ini adalah
Rudolf Amthauer di Frankfurt, Jerman pada tahun 1953. Tes ini dipandang sebagai gestalt
(menyeluruh), yang terdiri dari bagian-bagian yang saling berhubungan secara struktur
(Wiratna, 1993). Struktur intelegensi menggambarkan pola kerja tertentu, sehingga akan
cocok untuk profesi atau pekerjaan tertentu. Berdasarkan hal tersebut IST umum digunakan
untuk memahami diri dan pengembangan pribadi, merencanakan pendidikan dan karier serta
membantu pengambilan keputusan dalam hidup individu.

Definisi inteligensi yang dikemukakan oleh Amthauer adalah keseluruhan struktur


dari kemampuan jiwa-rohani manusia yang akan tampak jelas dalam hasil tes. Dari hasil
pemikiran Amthauer diatas, Amthauer meyusun suatu alat tes IST dengan hipotesis kerja
sebagai berikut. “Komponen dalam struktur inteligensi tersusun secara hierarkis, maksudnya
bidang yang dominan kurang lebih akan berperngaruh pada bidang-bidang yang lain,
kemampuan yang dominan dalam struktur inteligensi akan menentukan dan memengaruhi
kemampuan dalam intelegensi yang lainnya.”

Dasar pandangan Amthauer adalah teori faktor (teori bifaktor, teori multi faktor,
model struktur inteligensi Guillford dan teori hierarki faktor). Di dalam teori faktor untuk
mengukur inteligensi terdapat serangkaian tes yang terdiri dari subtes-subtes. Subtes-subtes
tersebut adalah memiliki hubungan dalam mengukur faktor yang sama (general factor atau
group factor), namun ada juga yang memiliki hubungan karena masing-masing mengukur
faktor yang khusus (special factor).

Semenjak diciptakan, IST terus dikembangkan oleh Amthauer dengan bantuan dari
para koleganya, berikut adalah perkembangan tes IST dari tahun 1953 hingga tahun 2000-an.

 Tes IST 1953


Tes IST yang pertama ini pada awalnya hanya digunakan untuk individu usia 14
sampai dengan 60 tahun. Proses penyusunan norma diambil dari 4000 subjek pada
tahun 1953.
 Tes IST 1955
Tes IST merupakan pengembangan dari IST 1953, pada IST 1955 rentang usia untuk
subjek diperluas menjadi berawal dari umur 13 tahun. Subjek dalam penyusunan
norma bertambah menjadi 8642 orang. Pada tes ini sudah ada pengelompokan jenis
kelamin dan kelompok usia.
 Tes IST 1970
Berdasarkan permintaan dan tuntutan pengguna yang menyarankan pengkoreksian
dengan mesin juga pengembangan tes setelah penggunaan lebih dari 10 tahun, maka
disusunlah IST 70. Dalam IST 70 ini tidak terlalu banyak perubahan, tes ini memiliki
6 bentuk, setiap pemeriksaan dilakukan 2 tes sebagai bentuk parallel; yaitu A1 dan
B2, atau C3 dan D4. Dua bentuk lainnya untuk pemerintah dan hanya bagi
penggunaan khusus. Pada IST 70, rentang kelompok usia diperluas menjadi berawal
dari 12 tahun. Disamping itu telah ditambah tabel kelompok dan pekerjaan. Namun
demikian, pada IST 70 terdapat kekurangan yaitu penyebaran bidang yang tidak
merata dan menggunakan kalimat dalam subtes RA sehingga jika subjek gagal dalam
subtes ini dapat dimungkinkan karena tidak mampu mengerjakan soal hitungannya
atau tidak mengerti kalimatnya.
 Tes IST 2000
Sebagai koreksi dari IST 70, pada IST 2000 tidak terdapat soal kalimat pada soal
hitungan.
 Tes IST 2000-Revised
Pada IST 2000-R ini terdapat beberapa perkembangan subtes juga penambahan
subtes. IST ini terdiri dari 3 modul, yaitu sebagai berikut:
o Grundmodul-Kurzform (Modul Dasar-Singkatan); terdiri dari subtes : SE, AN,
GE, RE, ZR, RZ, FA, WU, dan MA.
o Modul ME: terdiri dari subtes ME Verbal dan ME Figural
o Erweiterungmodul (Modul menguji pengetahuan); terdiri dari subtes
Wissentest (tes pengetahuan)

IST yang digunakan di Indonesia adalah IST hasil adaptasi Fakultas Psikologi
Universitas Padjajaran Bandung. Adaptasi dilakukan kepada IST-70. Tes ini pertama kali
digunakan oleh Psikolog Angkatan Darat Bandung, Jawa Barat (Polhaupessy, dalam Diktat
Kuliah IST UNPAD, 2009).

Anda mungkin juga menyukai