0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
421 tayangan3 halaman

Video Edukasi Pencegahan Stunting

Mahasiswa politeknik kesehatan akan melakukan advokasi kepada pemerintah daerah Deli Serdang untuk mendukung upaya pencegahan stunting. Langkah-langkah advokasi yang direncanakan meliputi identifikasi stakeholder terkait, koordinasi dengan puskesmas, kolaborasi dengan bidan dan kader, pengembangan materi edukasi, serta penyebaran informasi mengenai pentingnya asupan gizi untuk ibu hamil dan anak balita dalam rangka

Diunggah oleh

Nova Arianti
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
421 tayangan3 halaman

Video Edukasi Pencegahan Stunting

Mahasiswa politeknik kesehatan akan melakukan advokasi kepada pemerintah daerah Deli Serdang untuk mendukung upaya pencegahan stunting. Langkah-langkah advokasi yang direncanakan meliputi identifikasi stakeholder terkait, koordinasi dengan puskesmas, kolaborasi dengan bidan dan kader, pengembangan materi edukasi, serta penyebaran informasi mengenai pentingnya asupan gizi untuk ibu hamil dan anak balita dalam rangka

Diunggah oleh

Nova Arianti
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Buat video simulasi advokasi, dengan materi (Pentingnya 1000 HPK dalam Pencegahan

Stunting) pilih salah satu mau pakai mana. Ada yang sebagai advocator, pengambilan kebijakan
(dewan/dinas) lembaga yang mau diadvokasi. Buat materi dalam bentuk ppt dan video dalam
dialog.

Sebagai seorang Ahli Gizi yg akan dilakukan dlm langkah-langkah advokasi gizi untuk
mengedukasi masyarakat tentang pentingnya Pencegahan Stunting. Dalam menjalankan tugas
ini, kami akan melakukan koordinasi dengan orang-orang dan instansi terkait untuk
memaksimalkan upaya advokasi. Berikut adalah langkah-langkah yang akan saya lakukan:
1. Identifikasi Stakeholder: Pertama-tama, saya akan mengidentifikasi stakeholder yang terkait
dengan masalah ini, termasuk pemerintah daerah, Puskesmas, bidan desa, kader kesehatan,
kelompok ibu-ibu, dan organisasi masyarakat lainnya yang memiliki peran dalam pemberian
informasi gizi. Dengan mengetahui stakeholder ini, kami bisa membangun kerjasama yang
efektif dan mendapatkan dukungan yang diperlukan.
2. Koordinasi dengan Puskesmas: Saya akan berkomunikasi dan berkoordinasi dengan
Puskesmas X untuk memastikan bahwa staf medis dan tenaga kesehatan yang ada di
Kelurahan A memiliki pengetahuan yang memadai tentang pencegahan. Kami akan
mengadakan pertemuan, pelatihan, atau seminar tentang pentingnya 1000 HPK dalam
pencegahan stunting.
3. Kolaborasi dengan Bidan Desa dan Kader Kesehatan: Bidan desa dan kader kesehatan
memiliki akses langsung ke ibu-ibu di Kelurahan A. Kami akan bekerja sama dengan mereka
untuk memberikan informasi dan pendidikan tentang1000 HPK. Kami dapat mengadakan
pertemuan rutin, home visit, atau kelompok diskusi untuk menyampaikan informasi ini
kepada ibu-ibu.
4. Pengembangan Materi Edukasi: Kami akan mengembangkan materi edukasi yang menarik
dan mudah dipahami tentang Pentingnya 1000 HPK dalam Pencegahan Stunting. Materi ini
dapat berupa brosur, poster, atau video pendek yang dapat didistribusikan di Puskesmas, pusat
perbelanjaan, tempat umum, dan melalui saluran media sosial. Saya juga akan memastikan
bahwa materi ini tersedia di Kelurahan A dan mudah diakses oleh masyarakat.
5. Penyebaran Informasi: Kami akan menggunakan berbagai media untuk menyebarkan
informasi tentang Pentingnya 1000 HPK dalam Pencegahan Stunting. Selain materi cetak,
kami akan memanfaatkan saluran media lokal, seperti radio atau televisi lokal, untuk
memberikan informasi melalui program kesehatan. Kami juga akan menggunakan platform
online, seperti website Puskesmas atau akun media sosial, untuk menyampaikan informasi
kepada masyarakat.
6. Penguatan Kelompok Ibu-ibu: Kami akan mendukung pembentukan kelompok ibu-ibu di
Kelurahan A, di mana mereka dapat saling berbagi pengalaman, pengetahuan, dan dukungan
tentang Pentingnya 1000 HPK Dalam Pencegahan Stunting. Kami akan memberikan
bimbingan dan fasilitasi dalam kegiatan kelompok ini, serta memastikan bahwa informasi
yang diberikan kepada mereka akurat dan terkini.

Dialog Advokasi PEPPGM

Tahapan persiapan untuk advocator

Vivi : Selamat siang kepada bapak ibu yang telah hadir perkenalkan nama saya vivi dan teman-
teman saya Yurika adanya saya disini untuk mengeluarkan pendapat serta melakukannya
advokasi tentang TINGGINYA ANGKA STUNTING yang kita ketahui Menurut data hasil Studi
Survei Status Gizi (SSGI) tahun 2022, sedang mengalami kenaikan sebesar 1,4% menjadi 13,9%
di Kabupaten Deli Serdang. Penurunan angka stunting harus tetap menjadi prioritas sebagai salah
satu upaya untuk mewujudkan visi pembangunan deli serdang tahun 2024.

Yurika : Oleh karena itu terimakasih kepada bapak dan ibu yang telah meluangkan waktu untuk
hadir dalam pertemuan ini. kita akan mengadakan kegiatan advokasi untuk pemerintah daerah
dalam rangka menanggulangi masalah TINGGINYA STUNTING di daerah deli serdang. Terkait
dengan itu apakah bapak dan ibu bersedia ?

Bupati DelSer (Chantleen) : Selamat siang, sebelumnya terimakasih kepada adik-adik sekalian
selaku mahasiswa poltekkes kemenkes medan yang telah hadir di kota lubuk pakam, kami dari
sejajaran pemerintah daerah sangat berterimaksih atas kunjungannya, sebelumnya saya sudah
mendapatkan surat advokasi dari politeknik kesehatan itu sendiri. untuk itu saya bersama rekan
– rekan saya bersedia dalam kegiatan advokasi hari ini.

Nova : Baik terimakasih ibu serta rekan rekan sekalian yang telah meluangkan waktunya,
sebelumnya nanti akan ada pemaparan dari rekan saya terkait kegiatan advoaksi ini.

Siti Sarah : nah seperti yang sudah ada dalam surat yang kami ajukan, bahwa jurusan gizi ini
merupakn salah satu jurusan yang ada di politeknik kesehatan kementerian kesehatan medan
yang berada di lubuk pakam, dan kami memiliki tujuan salah satunya adalah program pentingnya
pencegahan stunting guna peningkatan kualitas generasi muda indonesia. kemudian lebih lanjut
kami sampaikan, sebenarnya bu untuk kehadiran kami disini, sudah kesekian kalinya. kami
sempat bertemu dengan ibu dinas kesehatan sehingga harapannya silahturahmi ini akan terus
kami kembangakan buk untuk mendorong kabupaten deli serdang kedepannya memiliki
prevalensi pemberian makanan tambahan yang tinggi. sehingga kami perlu menemui ibu beserta
jajaran untuk mengkomunikasikan perlunya advokasi dan kerja sama ini, mungkin nanti secara
lebih lanjut akan dijelaskan oleh saya dan siti sarah.

Bupati Deli serdang dan jajarannya kompak menjawab (Ya adik silahkan)

Nova: terimakasi ibu walikota, pada siang hari ini kita di beri kesempatan untuk meluangkan
waktu untuk (menjelaskan ppt) Nova dan Sarah Baca satu” slide Bergantian

Anda mungkin juga menyukai