Anda di halaman 1dari 22

LEMBAGA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

“ FLAMBOYAN TOLOWATA”
TAMAN KANAK-KANAK
TK FLAMBOYAN TOLOWATA
Alamat: Desa Tolowata Kecamatan Ambalawi Kabupaten
Bima Provinsi NTB

KURIKULUM 2013
TK FLAMBOYAN TOLOWATA
TAHUN PELAJARAN 2018 / 2019

1
LEMBAGA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
“ FLAMBOYAN TOLOWATA”
TAMAN KANAK-KANAK
TK FLAMBOYAN TOLOWATA
Alamat: Desa Tolowata Kecamatan Ambalawi Kabupaten
Bima Provinsi NTB

LEMBAR PENGESAHAN

Setelah memperhatikan pertimbangan dari segenap warga sekolah dan Komite TK ,


maka dengan ini Kurikulum TK Flamboyan Tolowata Desa Tolowata , Kecamatan Ambalawi
Kabupaten Bima ditetapkan dan disahkan untuk diberlakukan mulai tahun pelajaran 2019/2020

Ditetapkan : di Tolowata
Tanggal : 26 Juni 2019

Komite Sekolah Kepala Sekolah

SUPARDIN NURLAELAH, S.Pd.SD


NIP.19641231 199103 2 093

Mengetahui
Pengawas Pembina TK Kec. Ambalawi

Hj.SUHARNI, S.Pd. M.Si


NIP. 19650617 198603 2 016

2
KATA PENGANTAR

Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rahmat dan
hidayahnya , Taman Kanak-kanak Flamboyan Tolowata , dapat mengembangkan dan menyusun
Kurikulum Taman Kanak-kanak dengan berpedoman pada acuan Permendikbud No. 137 tahun 2014 ,
yang mengatur tentang standar kurikulum pendidikan anak usia dini.

Kurikulum ini merupakan bagian dari upaya TK Flamboyan Tolowata untuk ikut serta dalam
meningkatkan mutu pendidikan yang diarahkan untuk mengembangkan potensi peserta didik sesuai
perkembangan IPTEK , seni budaya, nilai integritas dan karakter bangsa serta paradigma pendidikan
yang berorientasi pada kebutuhan peserta didik dan tidak terpancang pada serangkaian program yang
disusun oleh guru.

Dalam menyusun Kurikulum ini melalui diskusi , workshop dan pembentukan tim penyusun serta
pengembang Kurikulum sesuai dengan bidang keilmuan masing-masing. Para pengembang melakukan
serangkaian kegiatan kaTolowatan berdasarkan Undang-undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem
Pendidikan Nasional dan Permendiknas No. 146 tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 PAUD, juga
Permendiknas No. 160 tahun 2014 tentang pemberlakuan Kurikulum 2013 PAUD , serta peraturan-
peraturan lainnya yang berkaitan dengan dunia pendidikan Anak Usia dini.

Akhirnya kami mengucapkan terimakasih kepada semua pihak , baik yang terlibat langsung
ataupun tidak langsung dalam penyusunan Kurikulum ini. Semoga Allah SWT tetap memberikan
petunjuk terhadap upaya yang telah , sedang dan akan kita lakukan untuk peningkatan mutu pendidikan
khususnya di Taman Kanak-kanak Flamboyan Tolowata

Tolowata, 26 Juni 2018


Tim Penyusun,

3
DAFTAR ISI
Hal

JUDUL ..................................................................................................................... i
LEMBAR PENETAPAN ......................................................................................... ii
KATA PENGANTAR ............................................................................................. iii
DAFTAR ISI ............................................................................................................ iv
BAB I PROFIL SEKOLAH ......................................................................... 1
1. Profil Sekolah ................................................................................ 1
2. Alamat Sekolah ............................................................................. 2
3. Status Sekolah .............................................................................. 2
BAB II PENDAHULUAN .............................................................................. 3
1. Latar Belakang ............................................................................. 3
2. Tujuan .......................................................................................... 4
3. Dasar ........................................................................................... 4
BAB III Visi, Misi, Tujuan ............................................................................... 5
1. Visi .............................................................................................. 5
2. Misi .............................................................................................. 5
3. Tujuan ........................................................................................... 5
BAB IV KARAKTERISTIK .......................................................................... .. 6
1. Prinsip-prinsip pembelajaran ...................................................... . 6
2. Model Pembelajaran ................................................................... 7
3. Pendidikan Kecakapan Khusus .................................................. . 12
BAB V STRUKTUR........................................................................................ 14
1. Struktur Kurikulum ...................................................................... 14
BAB VI KALENDER PENDIDIKAN ............................................................. 15
BAB VII PENUTUP ........................................................................................... 16

4
BAB I
PROFIL LEMBAGA

A. Profil Lembaga TK FLAMBOYAN TOLOWATA


1 Nama sekolah : TK FLAMBOYAN TOLOWATA
2 Status TK : Swasta
3 Tahun beroperasi :
4 SK Pendirian TK :
5 Nama Kepala TK : NURLAELAH, S.Pd.SD
6 SK Kepala TK :
7 Alamat Kepala TK : Jl. Desa Tolowata Kec. Ambalawi Kab Bima

 Komponen Lahan TK
1. Luas Total Tanah TK :
2. Luas Total Bangunan :
3. Tahun Dibangun :
4. Tahun Berdiri TK :
5. Tahun Rehabilitasi :

 Data Ruang TK
Nama Ruang Jumlah Ukuran (m) Keterangan
Ruang Kelas
Ruang Kepala TK
Ruang Kerja Guru
Ruang Tata Usaha
Ruang UKS
KM/WC guru
Dapur
Gudang
Ruang Terbuka ( Speelood )
KM/WC Anak
Lainnya

 Data Jumlah Anak Didik 3 ( tiga ) tahun Terakhir


Jumlah Siswa ( orang )
Kelas
Putra Putri Total
2014/2015
2016/2017
2017/2018
2019/2020

5

 Data Pendidik Dan Tenaga Kependidikan
Klasifikasi Guru Jumlah Guru Kurang Berlebih
PNS
Guru Honor Tetap TK
GTT/PTT
Staf Tata Usaha
Petugas Pembantu
Lainnya (sebutkan) :

B. Alamat Lembaga TK FLAMBOYAN TOLOWATA


Alamat TK : Jln. Desa Tolowata Kec. Ambalawi Kab. Bima Propinsi NTB Kode POS

C. Status :
a. Status : TK SWASTA

6
BAB II
PENDAHULUAN

1. Latar Belakang
Sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan tehnologi, tuntutan masyarakat,
perubahan paradiqma pendidikan dan otonomi daerah meTolowata dampak pada pendidikan,
sehingga kurikulum TK perlu dikembangkan untuk menyikapi perubahan perubahan tersebut.
Dengan dikeluarkannya Peraturan Pemerintah nomor 17 tahun 2010 tentang pengelolaan dan
penyelenggaraan pendidikan, Permendikbud no. 137 th 2014 tentang Standart Nasional PAUD ;
Permendikbud no. 146 th 2014 tentang Kurikulum 2013 PAUD ; Permendikbud no. 160 th 2014
tentang Pemberlakuan Kurikulum 2006 dan Kurikulum 2013 PAUD ;
Pengembangan program pembelajaran merupakan salah satu upaya untuk mengoptimalkan
perkembangan anak. program pembelajaran mencakup perencanaan, pendekatan, dan strategi
pembelajaran, serta penilaian yang disusun secara sistimatis. oleh karena itu pengembangan
program pembelajaran merupakan salah satu bagian penting dalam proses pendidikan.
Program pembelajaran disusun untuk mengembangkan seluruh potensi anak yang beragam
selaras dengan tumbuh kembang anak dengan tetap memperhatikan budaya daerah dan karakter
bangsa melalui pembelajaran aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan.
Kurikulum adalah kurikulum operasional yang disusun oleh dan dilaksanakan di masing-
masing satuan pendidikan. Kurikulum terdiri dari :
• Tujuan pendidikan tingkat satuan pendidikan,
• Struktur dan muatan kurikulum tingkat satuan pendidikan,
• Kalender pendidikan, dan
• Silabus
Silabus merupakan seperangkat rencana dan pengaturan kegiatan pembelajaran, pengelolaan
kelas, serta penilaian dan proses capaian perkembangan. yang mencangkup :
• Tingkat Satuan Pendidikan,
• Kopetensi Inti
• Kompetensi Dasar
• Materi pokok/pembelajaran,
• Sumber/bahan/alat belajar,
• Kegiatan pembelajaran,
• Indikator
• Penilaian,
• Alokasi waktu.
Silabus merupakan penjabaran Kompetensi Inti juga Kompetensi Dasar dan Hasil Belajar ke
dalam materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan indikator pencapaian kompetensi
untuk penilaian.
Kurikulum ini disusun dan dikembangkan oleh satu tim penyusun yang terdiri kepala TK,
guru-guru, dan komite sekolah dengan pendampingan oleh narasumber dari Tim Pengembang

7
Kurikulum di bawah koordinasi Dinas Pendidikan Pemuda dan Olaharaga UPTD Dikbudpora
Kec. Ambalawi Kab. Bima.

Pengembangan Kurikulum ini didasarkan pada prinsip-prinsip sebagai berikut.


• Berorientasi pada prinsip-prinsip perkembangan anak.
• Berorientasi pada kebutuhan anak.
• Bermain sambil belajar atau belajar seraya bermain.
• Menggunakan pendekatan tematik.
• Kreatif dan inovatif.
• Lingkungan kondusif
• Mengembangkan kecakapan hidup.
Pada akhirnya Kurikulum Taman Kanak-Kanak ini tetap hanya sebuah dokumen, yang
akan menjadi kenyataan bahwa apabila terlaksana di lapangan dalam proses pembelajaran yang
baik. Pembelajaran, baik di kelas maupun di luar kelas, hendaknya berlangsung secara efektif
yang mampu membangkitkan aktivitas dan kreativitas anak. Dalam hal ini para pelaksana
kurikulum (guru) yang akan membumikan Kurikulum ini dalam proses pembalajaran. Para
pendidik juga hendaknya mampu menciptakan pembelajaran yang menyenangkan dan
mengasyikkan bagi peserta didik, sehingga peserta didik betah di sekolah. Atas dasar kenyataan
tersebut, maka pembelajaran di Taman Kanak-Kanak hendaknya bersifat mendidik,
mencerdaskan, membangkitkan aktivitas dan kreativitas peserta didik, efektif, demokratis,
menyenangkan, dan mengasyikkan. Dengan semangat seperti itulah Kurikulum ini akan menjadi
pedoman yang dinamis bagi penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran di Taman Kanak-
Kanak Flamboyan Tolowata

2. Tujuan
 Tujuan penyusunan Kurikulum ini untuk
• Meningkatkan mutu pendidikan melalui kemandirian dan inisiatif sekolah dalam
mengembangkan kurikulum, mengelola dan memberdayakan sumber daya yang ada.
• Acuan bagi satuan pendidikan TK dalam penyusunan dan pengembangan kurikulum
memberi panduan dan arah kepada guru TK agar dapat mengembangkan model-model
pembelajaran yang tepat sesuai dengan bidang-bidang pengembangan anak TK untuk
mewujudkan visi dan misi sekolah.

3. Dasar
1. Undang Undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem
Pendidikan Nasional
2. Intruksi Presiden RI Nomor 6 tahun 2009 tentang Pencanangan Nasional Pendidikan
Budaya dan Karakter bangsa melalui Pembelajaran Aktif
3. Peraturan Pemerintah Nomor 17 tahun 2010 tentang pengelolaan dan
Penyelenggaraan Pendidikan.
4. Presiden RI nomor 60 tahun 2013 tentang pengembangan anak usia dini holiatik-
integratif
8
5. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 84 tahun 2014 tentang pendirian
satuan PAUD
6. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 137 tahun 2014 tentang Standar
Pendidikan Anak Usia Dini.
7. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 146 tahun 2014 tentang Kurikulum
2013 Pendidikan Anak Usia Dini
8. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 160 tahun 2014 tentang
Pemberlakuan Kurikulum 2006 dan Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini
9. Pedoman Pengembangan Program Pembelajaran / Kurikulum taman kanak-kanak.

9
BAB III
VISI, MISI, DAN TUJUAN

Taman Kanak-Kanak Flamboyan Tolowata, mempunyai identitas tersendiri dalam


mengembangkan pendidikan yang mempunyai Visi, Misi dan Tujuan dalam jangka waktu
pendek, menengah dan panjang.

1. VISI
TERCIPTANYA ANAK BERIMAN DAN BERTAKWA
2. MISI
1. MEWUJUDKAN PEMBELAJARAN YANG ADOPTIF,INOFATIF DAN
KREATIF
2. MEWUJUDKAN DISIPLIN KERJA DAN KBM
3. MEWUJUDKAN LINGKUNGAN YANG AMAN DAN SEHAT
4. MEWUJUDKAN HUBUNGAN DENGAN MASYARAKAT YANG HARMONIS
5. MEWUJUDKAN SARANA DAN PRASARANA YANG MEMADAI

3. TUJUAN TAMAN KANAK-KANAK FLAMBOYAN TOLOWATA


1. MEMBENTUK ANAK-ANAK YANG CERDAS, BERKUALITAS DAN
BERKEMBANG SESUAI DENGAN USIANYA
2. MENGEMBANGKAN KURIKULUM DAN PERANGKAT PEMBELAJARAN
YANG INOVASI
3. MENDIDIK ANAK AGAR MENJADI GENERASI YANG BERKUALITAS,
BERGUNA BAGI AGAMA,NUSA DAN BANGSA
4. MENINGKATKAN PROFESIONALISME TENAGA PENDIDIK DALAM
MENGELOLA PENDIDIKAN YANG MENYENANGKAN DAN
BERPOTENSI SERTA BERKUALITAS
5. MENGEMBANGKAN KREATIFITAS KETERAMPILAN

10
BAB IV
KARAKTERISTIK
1. Prinsip-Prinsip Pengembangan kegiatan pembelajaran Taman Kanak-Kanak
Kurikulum dikembangkan sesuai dengan relevansinya oleh setiap kelompok atau
satuan pendidikan di bawah koordinasi Dinas Pendidikan Pengembangan kurikulum TK
mengacu pada standar Pendidikan Anak Usia Dini.
• Berorientasi pada prinsip-prinsip perkembangan anak.
Dalam melakukan kegiatan, pendidik perlu memberikan kegiatan yang sesuai dengan
tahapan perkembangan anak. Anak merupakan individu yang unik, maka perlu
memperhatikan perbedaan secara individual. Dengan demikian dalam kegiatan yang
disiapkan perku memperhatikan cara belajar anak yang dimulai dari cara sederhana ke
rumit, konkrit ke abstrak, gerakan ke verbal, dan ke-aku-an ke rasa sosial.
• Berorientasi pada kebutuhan anak.
Kegiatan pembelajaran pada anak harus senantiasa berorientasi kepada kebutuhan anak.
Anak pada usia dini sedang membutuhkan proses belajar untuk mengoptimalkan semua
aspek perkembangannya. Dengan demikian berbagai jenis kegiatan pembelajaran
hendaknya dilakukan berdasarkan pada perkembangan dan kebutuhan masing-masing
anak.
• Bermain sambil belajar atau belajar seraya bermain.
Bermain merupakan pendekatan dalam melaksanakan pembelajaran di TK. Kegiatan
pembelajaran yang disiapkan oleh pendidik hendaknya dilakukan dalam situasi yang
menyenangkan dengan menggunakan strategi, metode, materi/bahan, dan media yang
menarik serta mudah diikuti oleh anak. Melalui bermain anak diajak untuk bereksplorasi,
menemukan dan memanfaatkan objek-objek yang dekat dengan anak, sehingga
pembelajaran menjadi bermakna bagi anak. Ketika bermain anak membangun pengertian
yang berkaitan dengan pengalamannya.
• Menggunakan pendekatan tematik.
Perkembangan anak bersifat sistematis, progresif dan berkesinambungan. Hal ini berarti
kemajuan perkembangan satu aspek akan mempengaruhi aspek perkembangan lainnya.
Karakteristik anak memandang segala sesuatu sebagai suatu keseluruhan, bukan bagian
demi bagian. Stimulasi harus diberikan secara terpadu sehingga seluruh aspek
perkembangan dapat berkembang secara berkelanjutan, dengan memperhatikan
kematangan dan konteks sosial, dan budaya setempat.
Contohnya jika anak melakukan kegiatan makan, maka dalam kegiatan tersebut anak
mengembangkan aspek :
• Sikap Spritual : Bersyukur dengan adanya makanan
• Sikap Sosial : menolong diri sendiri
• Pengetahuan : mengerti manfaat makan
• Ketrampilan : mulai belajar memegang sendok
• Kreatif dan inovatif.
Proses pembelajaran yang aktif, kreatif, inovatif, efektif, dan menyenangkan dapat
dilakukan oleh anak yang disiapkan oleh pendidik melalui kegiatan-kegiatan yang

11
menarik, menyenangkan untuk membangkitkan rasa ingin gtahu anak, memotivasi anak
untuk berpikir kritis, dan menemukan hal-hal baru. Pengelolaan pembelajaran
hendaknya dilakukan secara demokratis, mengingat anak merupakan subjek dalam
proses pembelajaran.
• Lingkungan kondusif.
Lingkungan pembelajaran harus diciptakan sedemikian menarik dan menyenangkan
serta demokratis sehingga anak selalu betah dalam lingkungan sekolah baik di dalam
maupun di luar ruangan. Lingkungan fisik hendaknya memperhatiokan keamanan dan
kenyamanan anak dalam bermain. Penataan ruang belajar harus disesuaikan dengan
ruang gerak anak dalam bermain sehingga anak dapat berinteraksi dengan mudah baik
dengan pendidik maupun dengan temannya.
Lingkungan belajar hendaknya tidak memisahkan anak dari nilai nilai budayanya, yaitu
tidak membedakan nilai-nilai yang dipelajari di rumah dan di sekolah ataupun di
lingkungan sekitar. Pendidik harus peka terhadap karakteristik budaya masing-masing
anak.
• Mengembangkan kecakapan hidup.
Proses pembelajaran harus diarahkan untuk mengembangkan kecakapan hidup melalui
penyiapan lingkungan belajar yang menunjang berkembangnya kemampuan menolong
diri sendiri, disiplin dan sosialisasi serta memperoleh ketrampilan dasar yang berguna
untuk kelangsungan hidupnya.

2. Model Pembelajaran
Model pembelajaran yang diterapkan di TK Flamboyan Tolowata adalah Model
pembelajaran berdasarkan minat dalam bentuk Kelompok berdasarkan kegiatan
pengaman.
Metode pembelajaran yang bisa digunakan di TK antara lain :
• Metode Bercerita
Metode Bercerita adalah cara bertutur kata dan penyampaian cerita atau memberikan
penjelasan kepada anak secara lisan.
• Metode Bercakap-cakap
Metode Bercakap-cakap berupa kegiatan bercakap-cakap atau bertanya jawab antara
anak dengan guru atau anak dengan anak. Bercakap dapat dilaksanakan dalam
bentuk (1) bercakap-cakap bebas, (2) bercakap-cakap menurut tema, dan (3)
bercakap-cakap berdsarkan gambar seri. Dalam bercakap-cakap bebas kegiatan tidak
terikat pada tema, tetapi pada kemampuan yang diajarkan. Bercakap-cakap menurut
tema dilakukan berdasarkan tema tertentu. Bercakap-cakap berdasarkan gambar seri
menggunakan gambar seri sebagai bahan pembicaraan.
• Metode Tanya Jawab
Metode tanya jawab dilaksanakan dengan cara mengajukan pertanyaan tertentu
kepada anak. Metode ini digunakan untuk : (1) mengetahui pengetahuan dan
pengalaman yang telah dimiliki anak, (2) memberi kesempatan anak unutk bertanya,
dan (3) mendorong keberanian anak untuk mengemukakan pendapat.

12
• Metode Karyawisata
Metode karyawisata dilakukan dengan mengajak anak mengunjungi objek-objek
yang sesuai dengan tema.
• Metode Demonstrasi
Metode demonstrasi dilakukan dengan cara mempertunjukkan atau memperagakan
suatu cara atau suatu ketrampilan. Tujuannya agar anak memahami dan dapat
melakukannya dengan benar, misalnya, mengupas buah, memotong rumput,
menanam bunga, mencampur warna, meniup balon kemudian melepaskannya,
menggosok gigi, mencuci tangan dan lain-lain.
• Metode Sosiodrama atau Bermain Peran
Metode sosiodrama adalah cara memberikan pengalaman kepada anak melalui
bermain peran, yakni anak diminta memainkan peran tertentu dalam suatu permainan
peran. Misalnya, bermain jual beli sayur mayor, bermain menolong anak yang jatuh,
bermain menyayangi keluarga, dan lain-lain.
• Metode Eksperimen
Metode eksperimen adalah cara memberikan pengalaman kepada anak dimana anak
memberi perlakukan terhadap sesuatu dan mengamati akibatnya. Misalnya, balon
ditiup, warna dicampur, air dipanaskan, tanaman disirami, dan lain-lain.
• Metode Proyek
Metode proyek adalah metode yang memberikan kesempatan kepada anak untuk
menggunakan alam sekitar dan kegiatan sehari-hari sebagai bahan pembahasan
melalui berbagai kegiatan.
• Metode Pemberian Tugas
Metode pemberian tugas adalah metode yang memberikan kesempatan kepada anaka
untuk melaksanakan tugas yang disiapkan oleh guru.

• Penilaian
Penilaian di Taman Kanak-kanak dilaksanakan berdasarkan gambaran/deskripsi
pertumbuhan dan perkembangan, serta unjuk kerja peserta didik yang diperoleh dengan
menggunakan berbagai teknik penilaian. Dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari,
penggunaan berbagai teknik penilaian ini terintegrasi dengan kegiatan pembelajaran itu
sendiri, sehingga guru tidak harus menggunakan instrument khusus. Untuk anak-anak
yang menunjukkan perkembangan dan perilaku yang khas, dan memerlukan penanganan
secara khusus diperlukan instrument yang khusus pula seperti disajikan dalam lampiran
pedoman. Beberapa teknik penilaian yang dapat dilakukan di Taman Kanak-kanak,
diantaranya :

13
• Observasi
Observasi merukapan pengamatan yang dilakukan secara langsung dan alamiah
untuk mendapatkan data dan informasi tentang perkembangan anak dalam berbagai
situasi dan kegiatan yang dilakuakn. Agar observasi lebih terarah, guru dapat
menggunakan instrument observasi, baik yang dikembangkan oleh guru sendiri
maupun menggunakan instrument yang sudah tersedia, dengan tetap mengacu pada
indicator pencapaian perkembangan anak.
• Catatan anekdot
Catatan anekdot pada dasarnya merupakan bagian dari teknik observasi. Catatan
anekdot lebih memfokuskan pada catatan tentang sikap dan perilaku anak yang
terjadi secara khusus atau peristiwa yang terjadi secara insidental/tiba-tiba.
• Percakapan
Percakapan yang dilakukan untuk mendapatkan informasi tentang pengetahuan atau
penalaran anak mengenai sesuatu hal.
• Penugasan
Penugasan merupakan cara penilaian berupa pemberian tugas yang harus dikerjakan
peserta didik dalam waktu tertentu baik secara perorangan maupun kelompok.
Misalnya : melakukan percobaan dengan menanam cabe, tomat, dan kacang-
kacangan, membuat berbagai bentuk dengan bahan dasar plastisin, tanah liah, adonan
(playdough) dan jenis penugasan lainnya.
• Unjuk Kerja (Performance)
Unjuk kerja merupakan penilaian yang menuntut peserta didik untuk melakukan
tugas dalam perbuatan yang dapat diamati, misalnya praktek menyanyi, olah raga,
menari, dan bentuk praktek lainnya.
• Hasil Karya
Hasil karya adalah merupakan hasil kerja peserta didik setelah melakukan suatu
kegiatan dapat berupa pekerjaan tangan atau karya seni. Hasil karya anak dapat
dopajang dalam bentuk mandiri atau bentuk pameran anak yang disajikan secara
bersama-sama.

Data penilaian dengan berbagai alat dan cara tersebut diatas dikumpulkan dan
didokumentasikan dalam bentuk portofolio. Berdasarkan data tersebut guru melakukan
analisis untuk memperoleh kesimpulan tentang gambaran akhir perkembangan anak
berdasarkan semua indikator yang telah ditetapkan setiap semester.
Kegiatan pengembangan diri dinilai secara kualitatif bukan kuantitatif dan dilaporkan
secara berkala oleh TK kepada Orang Tua baik melalui laporan secara tertulis maupun
melalui forum pertemuan yang sudah dijadwalkan.

14
Prinsip-prinsip Penilaian
• Sistematis
Penilaian harus dilakukan secara sistematis, artinya kegiatan penilaian dilakukan
secara teratur dan terprogram, sesuai dengan yang telah disusun, kebutuhan nyata
yang ada dilapangan, dan atau karakteristik penggunaan instrument yang akan
digunakan.
• Menyeluruh
Penilaian mencakup semua aspek perkembangan anak yang meliputi : nilai-nilai
agama dan moral, motorik, kognitif, bahasa, serta sosial emosional. Di samping
aspek yang dinilai, sesuai sifat dan tingkat kedalamannya, kegiatan penilaian juga
dapat menggali data dari berbagai sumber yang relevan dengan aspek yang dinilai.
• Berkesinambungan
Penilaian dilakukan secara terencana, bertahap dan terus menerus untuk memperoleh
gambaran tentang pertumbuhan dan perkembangan peserta didik.
• Objektif
Proses dan hasil-hasil penilaian dilakukan sesuai dengan kondisi anak yang
sebenarnya dan semata-mata untuk kepentingan pertumbuhan dan perkembangan
anak. Oleh karenanya hal-hal lain yang tidak berhubungan dengan pertumbuhan dan
perkembangan anak tidak menjadi bagian dari pertimbangan dalam penilaian.
• Mendidik
Proses dan hasil penilaian dapat dijadikan dasar untuk memotivasi,
mengembangakan dan membina anak agar tumbuh dan berkembang secara optimal.
• Kebermaknaan
Hasil penilaian harus mempunyai arti dan bermanfaat bagi peserta didik, orang tua,
guru dan pihak lain yang relevan.

• Pengaturan-Pengaturan
• Pengaturan Beban Belajar
Jumlah jam Minggu efektif Waktu
Satu jam pembelajaran tatap
Kelas pembelajaran per tahun pembelajaran/
muka/menit
per minggu ajaran jam per tahun
A 30’ 36 Jam 34 Jam
1080 Jam
B 30’ 36 Jam 34 Jam

• Jam kegiatan efektif per hari 3 jam (180 menit) dialokasikan sebagaimana tertera dalam
struktur kurikulum. Alokasi waktu satu jam kegiatan adalah 30 menit, dengan perincian :
• Penyambutan 30 menit
• Kegiatan awal + 30 menit
• Kegiatan Inti + 60 menit
• Istirahat + 30 menit
• Kegiatan Akhir + 30 menit

15
• PENGELOMPOKAN ANAK DIDIK
Peserta didik dinyatakan pindah kelompok ke tingkat yang lebih tinggi apabila
memenuhi syarat usia dan atau perkembangan kemampuan.
Kriteria pengelompokan disesuaikan dengan usia perkembangan anak didik
• 4 s/d 5 tahun kelompok A
• 5 s/d 6 tahun kelompok B

• PERPINDAHAN KELOMPOK
Sekolah dapat menentukan persyaratan pindah/mutasi siswa sesuai dengan prinsip
manajemen berbasis sekolah, antara lain mencakup hal-hal berikut :
Menyesuaikan bentuk laporan hasil belajar siswa (LHBS) dari sekolah asal sesuai
dengan bentuk rapor yang digunakan disekolah tujuan.
Perpindahan kelompok dilaksanakan pada setiap akhir tahun pembelajaran, apabila
anak sudah cukup umur, (A ke B, B ke SD)
• Kriteria Tamat Belajar
Peserta didik dinyatakan tamat belajar apabila memenuhi syarat atau salah satu
syarat :
• Tingkat perkembangan kemampuan
• Usia peserta didik
• Mengikuti proses pembelajaran sampai kelompok B.

3. PENDIDIKAN KECAKAPAN HIDUP


Tujuan :
Pembelajaran diarahkan untuk mengembangkan kecakapan hidup dan dilakukan
secara terpadu baik melalui pembiasaan maupun pengembangan kemampuan dasar
misalnya : menggosok gigi, memotong buah, membuang sampah ditempatnya,
membersihkan lantai dengan anak lain yang berguna untuk kalangsungan hidupnya.
• Muatan Lokal
Muatan local merupakan kegiatan kurikuler yang bertujuan untuk
mengembangkan kompetensi sesuai dengan ciri khas dan potensi daerah, termasuk
keunggulan daerah.
• Pengembangan Diri
Pengembangan diri bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk
mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan, bakat, minat setiap
peserta didik sesuai kondisi sekolah dalam ekstrakurikuler. Kegiatan pengembangan diri
dilakukan melalui kegiatan pelayanan konseling yang berkenaan dengan masalah diri
pribadi dan kehidupan sosial, belajar, dan pengembangan karier peserta didik.
Berdasarkan kondisi objektif Taman Kanak-Kanak Flamboyan Tolowata dan
kebutuhan masyarakat, kegiatan pengembangan diri yang dipilih dan ditetapkan adalah
sebagai berikut.

16
• Mengembangkan Menyanyi
Mengembangkan bakat dan potensi anak didik di bidang menyanyi.
• Mengembangkan Agama Islam
Tujuan :
Menanamkan dan mengembangkan Aqidah, ibadah, dan baca tulis Al-Qur’an
• Mengembangkan seni tari
Tujuan :
Mengembangkan bakat dan potensi anak didik di bidang seni tari.
• Mengembangkan renang
Tujuan :
Mengembangkan bakat dan potensi anak didik di bidang renang
• Mengembangkan melukis
Tujuan :
Mengembangkan bakat dan potensi anak dalam kegiatan melukis
• Mekanisme Pelaksanaan
• Kegiatan Pengembangan diri dilaksanakan di luar jam pembelajaran melalui
kegiatan Ekstrakurikuler yang dibina oleh guru, pelatih yang memiliki kualitas
yang baik berdasarkan surat keputusan kepala sekolah.
• Jadwal Kegiatan

JADWAL KEGIATAN EKSTRA KURIKULER


TK FLAMBOYAN TOLOWATA
TAHUN PELAJARAN 2018 – 2019

NO Pelaksanaa/waktu/hari Menyanyi Agama Menari


1 Senen v
2 Selasa v
3 Rabu v
4 Kamis v
5 Jum’at v
6 Sabtu v

Alokasi Waktu
Kegiatan pengembangan diri (terprogram) diberikan pada kelompok A dan B, 30
sesudah Kegiatan Belajar Mengajar
• Pengembangan diri yang berhubungan dengan bimbingan pribadi, sosial, belajar dan
karier dilaksanakan dalam program Bimbingan Konseling dan pelaksanaannya
terpadu atau di luar proses pembelajaran.

17
BAB V
STRUKTUR KURIKULUM

• STRUKTUR KURIKULUM
Struktur kurikulum merupakan pola dan susunan Kompetensi Inti yang harus
ditempuh oleh peserta didik dalam kegiatan pembelajaran. Kedalaman muatan kurikulum
pada setiap Kompetensi Inti di TK dituangkan dalam Kompetensi Dasar yang harus dikuasai
peserta didik sesuai dengan Indikator dalam struktur kurikulum. Kompetensi Inti yang
dimaksud terdiri atas Kompetensi Dasar yang dikembangkan melalui materi atau program
program yang disusun oleh TK Flamboyan Tolowata
• Struktur kurikulum Taman Kanak-Kanak Flamboyan Tolowata meliputi subtansi
pembelajaran yang ditempuh dalam satu jenjang pendidikan pada usia anak 4 - 6 tahun.
Struktur kurikulum TK disusun berdasarkan standar pendidikan anak usia dini yang
meliputi ;
• Sikap Spiritual
• Sikap Sosial
• Pengetahuan
• Ketrampilan
• Kegiatan Pengembangan diri yang dikembangkan di Taman Kanak-Kanak Flamboyan
Tolowata bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk
mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan, bakat, dan minat
setiap peserta didik sesuai dengan kondisi TK. Kegiatan pengembangan diri difasilitasi
dan atau dibimbing oleh konselor, guru, atau tenaga kependidikan yang dapat dilakukan
dalam bentuk kegiatan ekstrakurikuler. Kegiatan pengembangan diri dilakukan melalui
kegiatan pelayanan konseling yang berkenaan dengan masalah diri pribadi dan
kehidupan sosial, belajar, dan pengembangan karir peserta didik.
• Jam kegiatan efektif per hari 3 jam (180 menit) dialokasikan sebagaimana tertera dalam
struktur kurikulum. Alokasi waktu satu jam kegiatan adalah 30 menit, dengan perincian :
Kegiatan penyambutan 30 menit
• Kegiatan awal + 30 menit
• Kegiatan Inti + 60 menit
• Istirahat + 30 menit
• Kegiatan Akhir + 30 menit
• Minggu efektif dalam satu tahun kegiatan (dua semester) adalah 34 minggu, tiap semester
terdiri dari 17 minggu.

18
BAB VI
KALENDER PENDIDIKAN

Kurikulum Taman Kanak-Kanak Flamboyan Tolowata pada setiap jenis dan jenjang
diselenggarakan dengan mengikuti kalender pendidikan yang dikembangkan oleh TK pada setiap
tahun pelajaran.
• Ketentuan-ketentuan
• Kalender pendidikan adalah pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran
peserta didik selama satu tahun pelajaran yang mencakup permulaan tahun
pelajaran, minggu efektif belajar, waktu pembelajaran efektif, dan hari libur.
• Permulaan tahun pelajaran adalah waktu dimulainya kegiatan pembelajaran pada
awal tahun pelajaran.
• Minggu efektif belajar adalah jumlah minggu kegiatan pembelajaran untuk setiap
tahun pelajaran.
• Waktu pembelajaran efektif adalah jumlah jam pembelajaran setiap minggu,
meliputi jumlah jam pembelajaran untuk setiap bidang pengembangan, ditambah
jumlah jam untuk kegiatan pengembangan diri.
• Waktu libur adalah waktu yang ditetapkan untuk tidak diadakan kegiatan
pembelajaran. Waktu libur dapat berbentuk tengah semester, jeda antarsemester,
libur akhir tahun pembelajaran, hari libur keagaman, hari libur umum, termasuk
hari-hari besar nasional, dan hari libur khusus.
Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2019/2020 dengan rincian minggu efektif
N Bulan J.H J.M L.U L.S L.K LBHA JH MOS JHTM JHE
O
1 JULI 2018 31 5 2 2 - 10 19 3 9 12
2 Agustus 2018 31 4 1 - - - 5 - 26 26
3 September 2018 30 4 1 - - 1 6 - 19 24
4 Oktober 2018 31 5 - - - - 5 - 25 26
5 Nopember 2018 30 4 - - - - 4 - 26 26
6 Desember 2018 31 4 1 12 - - 17 - 3 14

jmlh 184 26 5 14 0 11 56 3 108 128


Semester 1

Semester 2
No. Bulan JH JM LU LS LK LBHA JH MOS JHTM JHE
1. Januari 20.. 31 5 1 - 6 25 25
2. Pebruari 20.. 28 4 - - 4 - 24 24
3. Maret 20.. 31 4 1 - 5 - 20 26
4. April 20.. 30 5 2 - 7 - 23 23
5. Mei 20.. 31 4 3 - 3 10 - 21 21
6. Juni 20.. 30 4 1 - 10 15 - 3 15
181 26 8 13 47 0 116 134
Jumlah 365 52 13 14 0 24 103 3 224 262
Keterangan :
JME : Jumlah Minggu Efektif LU : Libur Umum
HES : Hari Efektif Sekolah LHB : Libur Hari Besar

19
HEF : Hari Efektif Fakulatif LS : Libur Semester
KTS : Kegiatan Tengah Semester LPP : Libur Permulaan Puasa
LHR : Libur Hari Raya

• Penetapan Kalender Pendidikan


• Permulaan tahun Pelajaran adalah bulan Juli setiap tahun dan berakhir
pada bulan Juni tahun berikutnya.
• Hari libur sekolah ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan
Nasional, dan/atau Menteri Agama dalam hal yang terkait dengan hari
raya keagaman, Kepala Pemerintahan tingkat Kabupaten, dan/atau
organisasi penyelenggaraan pendidikan dapat menetapkan hari libur
khusus.
• Pemerintah Pusat/Provinsi/Kota Tulungagung dapat menetapkan hari
libur serentak untuk satuan-satuan pendidikan.
• Kalender pendidikan Taman Kanak-Kanak Flamboyan Tolowata disusun
oleh sekolah berdasarkan beberapa pertimbangan antara lain adalah
alokasi waktu sebagaimana tersebut pada pedoman dalam SI dengan
memperhatikan ketentuan dari pemerintah.

20
BAB VI

PENUTUP

A. Simpulan.
Dalam penyusunan Kurikulum Taman Kanak-kanak Flamboyan Tolowata kecamatan
Ambalawi Kabupaten Bima ini. Kami menyadari masih banyak kelemahan dan kekurangan yang
memerlukan penyempurnaan dari banyak pihak, oleh karena itu kami membuka diri untuk
menerima kritik serta saran demi kesempurnaannya.
Semoga Kurikulum TK Flamboyan Tolowata ini dapat memberikan gambaran kepada
masyarakat tentang pelaksanaan proses pembelajaran di Taman kanak-kanak dan dapat dijadikan
pedoman bagi teman-teman guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran, sehingga
kehadiran Kurikulum TK Flamboyan Tolowata ini benar-benar ada manfaatnya bagi peserta
didik,guru,tenaga kependidikan dan masyarakat pada umumnya.

B. Saran
Kurikulum yang sudah tersusun ini harus betul betul dapat dilaksanakan sesuai dengan apa
yang telah diprogramkan , oleh karena itu disarankan kepada :
1. Kepala TK Flamboyan Tolowata
Kepala TK Flamboyan Tolowata bertanggungjawab mengawal keterlaksanaan kurikulum
ini dan mengevaluasinya untuk perbaikan dan inovasi.
2. Guru TK
Guru TK Flamboyan Tolowata bertanggungjawab mengimplementasikan kurikukulum ini
ke dalam pembelajaran sesuai dengan aturan dan rambu-rambu yang telah ditetapkan ,
dan sekaligus mengadakan evaluasi untuk memberikan masukan dalam perbaikan dan
ivonasi.
3. Tenaga kependidikan.
Tenaga kependidikan di TK Flamboyan Tolowata berkewajiban membantu kepala TK
dan guru agar pelaksanaan kurkulum ini dapat berjalan lancar.
4. Komite TK
Komite TK Flamboyan Tolowata berkewajiban memfasilitasi pelaksanaan kurikulum ini
agar dapat berjalan lancar dan optimal.

21
LAMPIRAN - LAMPIRAN ;
• Struktur TK Flamboyan Tolowata
• Kalender Pendidikan tahun pelajaran 2018– 2019
• Program Tahunan
• Notulan
• SK Pengembang Kurikulum

22

Anda mungkin juga menyukai