Anda di halaman 1dari 3

Perancangan Menara Absorbsi Isotermal

Pada menara bahan isian, menara sembur, dan menara gelembung, fluida berkontak secara kontinyu di sepanjang menara, berbeda dengan menara pelat. Pada perancangan menara absorbsi isotermal satu komponen lawan arah kontak kontinyu, suatu bahan (misal bahan A) yang terdapat di dalam gas akan diserap dengan cairan solven, sehingga A terlarut dalam solven sedangkan gas lainnya tidak terlarut. Algoritma perancangan menara absorbsi isotermal: 1. Konsistensi simbol dan satuan Fraksi bebas solut Laju bebas solut fasa gas

fasa cair

2. 3. 4. 5. 6.

Neraca massa overall Neraca massa A pada elemen volum Kesetimbangan Neraca massa pada loop Trapezoidal rule

Contoh Soal: Menara absorbsi isotermal yang beroperasi pada suhu 80 oF dan 2 atm digunakan untuk menyerap kontaminan SO2 dalam udara. Udara yang mengandung SO2 sebanyak 9 lbmol/jam.ft2 dengan kandungan SO2 0,15 akan diturunkan menjadi 0,05. Air murni sebanyak 335 lbmol/jam.ft2. Hitung tinggi menara yang dibutuhkan. Y2 X2

G Penyelesaian: G = udara dan SO2 = 9 lbmol/jam.ft2 y1 = 0,15 Y1 = y2 = 0,05 Y2 = = 0,1765 = 0,0526

Y1

X1

G = udara bebas SO2 = 9 (0,15 x 9) = 7,65 lbmol/jam.ft2 L = 335 lbmol/jam.ft2 Kya = 5 lbmol/jam.ft2 T = 800F P = 2 atm Neraca massa overall G(Y1) + L(X2) = G(Y2) + L(X1) 7,65(0,1765 0,0526) = 335(X1 0) X1 = 2,8294 x 10-3 ,atm X,mol fraksi 0,04 0,00127 31,496 0,08 0,00237 33,755 0,12 0,0034 35,294 0,16 0,0044 36,364 0,2 0,0054 37,307

H = 34,7892 = 34,7892 X Y*.P = 34,7892 X

Neraca massa pada elemen volume

= 0 ,dibagi S = 0 , kemudian dibagi