Anda di halaman 1dari 16

ASKEP

HIPERBILIRUBIN
KELOMPOK 8

KELOMPOK 8
Genta Mahendra
Yelly Prastika

(1301100003)
(1301100023)

Prakassiwi Yovi A

(1301100035)

Nurul Qomariah

(1301100045)

Yolanda I.U
M. Amin

(1301100054)
(1301100051)

Pokok Bahasan
LATAR BELAKANG
PENGERTIAN
FAKTOR PENYEBAB
PATHWAY
MANIFESTASI KLINIS
PENGGOLONGAN HIPERBILIRUBIN
PENATALAKSANAAN MEDIS, PEMERIKSAAN DIAGNOSTIK, DAN
PENCEGAHAN
ASUHAN KEPERAWATAN

Latar Belakang
Ikterus terjadi apabila terdapat akumulasi bilirubin
dalam darah. Pada sebagian neonatus, ikterus akan
ditemukan dalam minggu pertama kehidupannya
Ikterus ini pada sebagian lagi mungkin bersifat
patologik yang dapat menimbulkan gangguan yang
menetap atau menyebabkan kematian
Dikemukakan bahwa angka kejadian ikterus terdapat
pada 60% bayi cukup bulan dan pada 80% bayi kurang
bulan

Pengertian
Hiperbilirubin adalah meningkatnya kadar bilirubin dalam darah
yang kadar nilainya lebih dari normal, Biasanya terjadi pada
bayi baru lahir
(Nilai normal : bilirubin indirek 0,3 1,1 mg/dl, bilirubin direk 0,1
0,4 mg/dl)
Sesungguhnya hiperbilirubinemia merupakan keadaan normal
pada bayi baru lahir selama minggu pertama, karena belum
sempurnanya metabolisme bilirubin bayi

Faktor Penyebab
Peningkatan produksi : Hemolisis, Pendarahan tertutup, Ikatan Bilirubin dengan protein
terganggu
Gangguan transportasi akibat penurunan kapasitas pengangkutan

Gangguan fungsi Hati yang disebabkan oleh beberapa mikroorganisme atau toksion

Peningkatan sirkulasi Enterohepatik

Gangguan ekskresi yang terjadi intra atau ekstra Hepatik.


Ikterus fisiologis; Breastfeeding jaundice; Ikterus ASI; Ikterus pada bayi baru lahir akan terjadi
pada kasus ketidakcocokan golongan darah; Lebam pada kulit kepala bayi; Ibu yang menderita
diabetes

Pathway

Manifestasi klinis
1. Tampak ikterus pada sklera, kuku atau kulit
dan membran mukosa.
2. Jaundice yang tampak dalam 24 jam
pertama
3. Jaundice yang tampak pada hari ke dua
atau hari ke tiga, dan mencapai puncak pada
hari ke tiga sampai hari ke empat dan
menurun pada hari ke lima sampai hari ke
tujuh yang biasanya merupakan jaundice
fisiologis.
4. Ikterus (bilirubin indirek): tampak kuning
terang atau orange, ikterus (bilirubin direk):
tampak berwarna kuning kehijauan atau
keruh.

5. Muntah, anoksia, fatigue, warna urin gelap dan warna tinja pucat, seperti
dempul
6. Perut membuncit dan pembesaran pada hati
7. Pada permulaan tidak jelas, yang tampak mata berputar-putar
8. Letargik (lemas), kejang, tidak mau menghisap
9. Dapat tuli, gangguan bicara dan retardasi mental
10. Bila bayi hidup pada umur lebih lanjut dapat disertai spasme otot,
epistotonus, kejang, stenosis yang disertai ketegangan otot.

n
Hiperbilirubi
n
1. Ikterus yang timbul pada 24 jam pertama.
Penyebab: Inkomptabilitas darah Rh, ABO atau golongan
lain; Infeksi Intra Uterin (Virus, Toksoplasma, Siphilis dan
kadang-kadang Bakteri); Kadang-kadang oleh Defisiensi
Enzim G6PD.
2. Ikterus yang timbul 24 - 72 jam sesudah lahir.
Biasanya Ikterus fisiologis; Masih ada kemungkinan
inkompatibilitas darah ABO atau Rh, atau golongan lain.
Hal ini diduga kalau kenaikan kadar Bilirubin cepat
misalnya melebihi 5mg% per 24 jam.

Cont

3. Ikterus yang timbul sesudah 72 jam pertama sampai akhir


minggu pertama: sepsis
4. Ikterus yang timbul pada akhir minggu pertama dan
selanjutnya: Karena ikterus obstruktif.

Pemeriksaan diagnostik
1. Tes coomb pada tali pusat
bayi baru lahir
2. Golongan darah bayi dan
ibu: mengidentifikasi
inkompatibilitas ABO.
3. Bilirubin total
4. Protein serum total
5. Darah lengkap
6. Glukosa

7. Daya ikat karbon dioksida


8. Meter ikterik transkutan
9. Jumlah retikulosit
10. Smear darah perifer
11. Tes bedke-kleihauer

Penatalaksanaan Medis

Fototerapi,
Transfusi Pengganti,
Infus Albumin, dan
Therapi Obat.

Pencegahan
Pencegahan Primer
- Menganjurkan ibu untuk menyusui
bayinya paling sedikit 8 12 kali/ hari
untuk beberapa hari pertama.
- Tidak memberikan cairan tambahan
rutin seperti dekstrose atau air pada
bayi yang mendapat ASI dan tidak
mengalami dehidrasi.

Pencegahan Sekunder
- Semua wanita hamil harus diperiksa golongan darah ABO dan rhesusu serta
penyaringan serum untuk antibody isoimun yang tidak biasa.
- Harus memastikan bahwa semua bayi secar rutin

ASUHAN KEPERAWATAN PADA


BAYI HIPERBILIRUBIN
KLIK DISINI

KESIMPULAN
- Hiperbilirubin adalah meningkatnya kadar bilirubin dalam darah yang kadar
nilainya lebih dari normal, Biasanya terjadi pada bayi baru lahir
(Nilai normal : bilirubin indirek 0,3 1,1 mg/dl, bilirubin direk 0,1 0,4 mg/dl)
- Hiperbilirubinemia bisa disebabkan proses fisiologis atau patologis atau
kombinasi keduanya.
- Adanya tanda tanda penyakit yang mendasari pada setiap bayi ( muntah,
letargis, malas menetek, penurunan berat badan yang cepat, apnea,
takipnea atau suhu yang tidak stabil )
- Kadang-kadang bayi akan membutuhkan terapi sinar matahari untuk kuning
ringan dan terapi sinar pada kadar bilirubin dengan nilai tertentu dalam
darah

TERIMAKASIH