Anda di halaman 1dari 19

Oleh :

SONY KUSWANDI, ST
PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI
STT. WASTUKANCANA
08/08/16

PSIKOLOGI
MENJADI BAGIAN
FILSAFAT
(0 abad 18)

PSIKOLOGI
MENJADI BAGIAN
FISIOLOGI
(ABAD 18)

PSIKOLOGI
MENJADI ILMU
YG BERDIRI SENDIRI
(sejak 1879)

MASA YUNANI KUNO


SAMPAI
RENAISANS

PASCA
RENAISANS

AKHIR ABAD IXX

08/08/16

EMPECOCLES (490-430 SM)


Bahwa ada 4 elemen dasar dalam alam semesta, yaitu: TANAH, AIR,
UDARA, dan API.
Bahwa tubuh manusia terdiri dari tulang, otot, dan usus, yang
merupakan unsur dari tanah, sedangkan cairan tubuh merupakan
unsur air.
Fungsi rasio dan mental manusia berasal dari unsur api.
Unsur udara merupakan pendukung dari elemen-elemen atau fungsi
hidup.

DEMOCRITUS (460-370)
Seluruh realitas yang ada di dunia ini terdiri dari partikel-partikel yang
tidak dapat dibagi-bagi lagi.
Jiwa manusia yang merupakan bagian dari realitas dunia juga terdiri
dari partikel-partikel.

08/08/16

PLATO (427 347 SM)


Psyche atau jiwa manusia terdiri dari : LOGISTICON (pikiran),
berpusat di otak; THUMETICON (kemauan), berpusat di dada; dan
ABDOMEN (nafsu), berpusat di perut.
Bahwa jiwa manusia telah ada, yaitu di alam ide, sebelum manusia
dilahirkan.

ARISTOTELES (384 322 SM)


Bahwa sesuatu yang berbentuk kejiwaan (FORM) harus menempati
wujud tertentu (MATTER).
Wujud merupakan ekspresi dari jiwa
Taraf hidup terdiri dari tiga tingkatan, yaitu :

ANIMA VEGETATIVA, taraf hidup yang ada pd. tumbuh-tumbuhan


ANIMA SENSITIVA, taraf hidup yang terdapat pada hewan.
ANIMA INTELEKTIVA, taraf hidup yang terdapat pada manusia.

08/08/16

St. THOMAS AQUINAS (1224 1274)

Jiwa adalah bentuk yang meliputi materi, yaitu badan.


Jiwa menjalankan aktivitas melebihi raga, yaitu aktivitas
aktivitas rohani, karena jiwa bersifat rohani maka setelah
manusia mati jiwanya tetap hidup.

JOHN LOCKE (1623 1704)

08/08/16

Pada saat baru dilahirkan, jiwa manusia dalam keadaan


kosong dan pengalamanlah yang akan mengisi kekosongan
tersebut.
Jiwa manusia dihubungkan dengan dunia luar oleh panca
indera.
Setiap tingkah laku pada dasarnya merupakan hasil belajar
sehingga dapat diubah melalui pengalaman yang baru.

Sir CHARLES BELL (1774-1842)


Tahun 1811 dia menemukan bahwa dalam tubuh manusia terdapat 2
macam saraf : saraf sensoris dan motoris.
Saraf sensoris berfungsi sbagai pembawa rangsang dari reseptor ke
susunan saraf pusat.
Saraf motoris berfungsi membawa perintah dari otak ke efektor

FRANCOIS MAGENDIE (1783 1855)


Tahun 1812 dia juga menemukan dua macam saraf sebagai-mana
ditemukan Bell.
Ia menemukan saraf majemuk, saraf yang berisi saraf sensoris dan
motoris.

08/08/16

JOHANNES PETER MULLER (1801-1858)

08/08/16

Dalam penelitiannya, dia menemukan fenomena yang disebut


HUKUM ENERJI SPESIFIK.
Menurut hukum enerji spesifik pada setiap alat indera hanya
terjadi satu jenis penginderaan dan tidak tergantung dari jenis
rangsangnya, apakah rangsang yang tepat atau tidak tepat.

Pada tahun 1879, WILHELM WUNDT


(filsuf, dokter, sosiolog, dan ahli hukum dari
Jerman), mendirikan laboratorium psikologi di Leipzig,
Jerman. Lab ini merupakan lab psikologi pertama di dunia.
Wundt menyatakan bahwa objek telaah psikologi bukan lagi
berupa hakikat jiwa, yang tidak bisa diobservasi, tetapi
fenomena-fenomena kejiwaan berupa tingkah laku.
Wundt juga menyatakan bahwa gejala-gejala jiwa tidak
dapat diterangkan semata-mata berdasarkan proses alam
sebagaimana dijelaskan melalui fisiologi. Fisiologi hanya
berfungsi sebagai ilmu bantu psikologi

08/08/16

Gejala-gejala jiwa diteliti oleh Wundt di


laborartorium dengan menggunakan metoda
eksperimen.
Eksperimen dilakukan dengan teknik ter-tentu
dan faktor subjek tidak dapat dia-baikan.
Untuk itu Wundt menggunakan teknik
introspeksi.
Hasil-hasil penelitian Wundt dipublikasi-kan
dalam bentuk buku. Dan sejak itu psikologi
diakui sebagai suatu disiplin ilmu dan
kemudian mengalami perkembangan yang
pesat yang ditandai dengan muncul-nya
berbagai aliran dan cabang psikologi.

08/08/16

1. Tinjauan Secara Etimologis


1

PSYCHOLOGIA
(bahasa Latin)

PSYCHE
+
LOGOS

PSYCHOLOGY
(bahasa Inggris)
ILMU JIWA
PSYCHOLOGIE
(bahasa Belanda)
PSIKOLOGI
(bhs. Indonesia)

08/08/16

10

Tidak dapat.
Sesuatu dapat dipelajari secara ilmiah jika
keberadaannya dapat diobservasi.
Yang dipelajari psikologi bukan jiwa manusia
secara langsung tetapi manifestasi dari
keberadaan jiwa berupa perilaku dan hal-hal
lain yang berhubungan dengan perilaku.

08/08/16

11

Definisi Psychology WOODWORTH dan MARQUIS


Psychology can be difined as the science of the

activities of the individual.


The word activity is used here in very broad sense. It
includes not only motor activities like walking and
speaking, but also cognitive (knowledge getting)
activities like seeing, hearing, remembering, and
thinking, and emotional activities like laughing and
crying and feeling or sad.

08/08/16

12

Definisi Psikologi menurut WADE dan TARVIS

Psychology is the scientific study of behavior and


mental processes and how they are affected by
organisms physical state, mental state, and
environment.

Definisi Psikologi menurut SUTARLINAH


SUKADJI

08/08/16

Psikologi adalah studi ilmiah mengenai perilaku


manusia dan proses-proses yang berkaitan dengan
proses tersebut.

13

Psikologi merupakan ilmu, karena telah


memenuhi syarat sebagai ilmu yaitu memiliki
objek yang dapat diobservasi, memiliki metoda
ilmiah, dan tersusun secara sistematis.
Objek yang dipelajari psikologi adalah perilaku
manusia baik perilaku kognitif, afektif, maupun
psikomotorik.
Psikologi dibangun dengan menggunakan
metoda ilmiah.

08/08/16

14

1.Objek material : objek material ilmu


adalah objek yang bersifat umum, dilihat
dari wujudnya. Objek material psikologi
adalah manusia.
2.Objek formal : objek yang bersifat
spesifik, dari segi tertentu objek material
dibahas. Objek formal psikologi adalah
perilaku manusia dan hal-hal yang
berkaitan dengan proses tersebut.

08/08/16

15

1. Fungsi deskriptif : fungsi psikologi dalam


menggambarkan objek formalnya secara
lengkap, benar, dan jelas.
2. Fungsi prediktif : fungsi psikologi dalam
membuat perkiraan yang dapat terjadi di
kemudian hari berkenaan dengan perilaku
manusia.
3. Fungsi pengendalian : psikologi untuk
mengarahkan perilaku-perilaku manusia pada
hal-hal yang diharapkan dan meng-hindari halhal yang tidak diharapkan

08/08/16

16

AZAS
PEMBAHASAN

PSIKOLOGI
UMUM

PSIKOLOGI

BIDANG YANG
DIBAHAS
PSIKOLOGI
KHUSUS
(Cabangcabang
Psikologi)
TUJUAN
PEMBAHASAN

08/08/16

STRUKTURALISME
FUNGSIONALISME
BEHAVIORISME
PSIKOLOGI DALAM
PSIKOLOGI HUMANISTIK
PSIKOLOGI GESTALT
Dst

PSI. PERKEMBANGAN
PSI. PENDIDIKAN
PSI. KEPRIBADIAN
PSI. SOSIAL
PSI. ABNORMAL
PSI. KESEHATAN
PSI. AGAMA
DST

PSI. TEORITIS
PSI. TERAPAN
17

DIRI
SENDIRI

MEMPELAJARI
PSIKOLOGI

BERUSAHA
MEMAHAMI
PERILAKU
MANUSIA

MEMPERLAKUKAN
MANUSIA
DENGAN
SEBAIK-BAIKNYA

BERHASIL
DALAM
PENYESUAIAN

ORANG
LAIN

08/08/16

18

08/08/16

19