Anda di halaman 1dari 13

Memahami

Perencanaan
Program
Komunikasi
Modul 1 Perencanaan Program Komunikasi (PPK)
UT Korea Selatan
Page 1

Tujuan
Pengetahuan membuat rancangan pelaksanaan
suatu bentuk kegiatan komunikasi, mulai dari
perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan di
lapangan, sampai pada monitoring dan evaluasi
suatu kegiatan komunikasi.
Melakukan suatu program komunikasi (program
kampanye sosial: pemeberantasan narkoba,
pembuangan sampah, dsb)

Page 2

PPK
Upaya membuat rancangan pelaksanaan suatu bentuk
kegiatan
komunikasi
mulai
dari
perencanaan,
pengorganisasian, pelaksanaan di lapangan, sampai pada
monitoring dan evaluasi suatu kegiatan komunikasi.
Windhal, Signitzer, Olson (1992): Kampanye komunikasi
(KK) adalah usaha terencana dari seorang komunikator
(sender) untuk mempengaruhi khalayak (audience)
melalui satu atau seperangkat pesan tertentu.
Tujuan penyusunan Perencanaan Komunikasi (PK):
mengubah perilaku khalayak sesuai kehendak perencana
komunikasi.

contoh: kampanye bahaya narkoba, atau PK menjual


makanan siap saji.

Page 3

Karakteristik PK (Windhal)
1. Bisa dilakukan dalam jangka pendek/panjang; tetapi
lebih penekanan pada long-term planning.
2. Bottom-up.
Pesan komunikasi berdasarkan aspirasi dan kebutuhan
khalayak.

3. Tujuan lebih umum dan luas.


Kampanye sosial: kesehatan, penyuluhan pertanian, dll.
4. Dilihat dari kepentingan penerima, bukan pengirim
(audience oriented).
PPK: bentuk kampanye komunikasi yang dirancang
secara khusus agar efektif
http://www.youtube.com/watch?v=7gd-t5jALow

Page 4

Effective campaign planning


(Simmons&Mujica, 1987)

1. Campur tangan yang tepat waktunya.


Merancang pesan menarik, memilih media yg tepat,
menetapkan target jelas, mengeksekusi pesan pd waktu
yg tepat.

2. Membuat segmentasi khalayak.

Baik untuk efektivitas biaya kampanye yang terbatas


SDM.

3. Riset.
Mendapatkan feedback (masukan) untuk perencanaan
selanjutnya.

4. memilah usaha secara proporsional.

Page 5

Siklus perencanaan komunikasi

Page 6

Peran Komunikator
(berbasis manajemen)

Berada di garis depan (Front line)


Penghubung (liaisons) dengan media.

press release, artikel dan bentuk publikasi lainnya.

Mendesain
informasi,
kampanye melalui iklan.

komunikasi

pemasaran,

Manajer komunikasi suatu organisasi harus selalu siap


siaga dengan mengalokasikan anggaran dan SDM.
Ketua komunikasi:

anggota eksekutif yang bertanggung jawab atas


perencanaan strategis; partisipan aktif; penasihat utama;
mengikuti tujuan dan perencanaan bisnis organisasi, dsb

Latihan & TF 1
http://www.youtube.com/watch?v=WdomVV10ed4
Page 7

Ruang Lingkup PPK


Bentuk kampanye

Humas (Public relation)


Pemasaran (marketing)
Periklanan (advertising)
Penyuluhan dan pendidikan

Substansi masalah

Barang dan jasa (products and services)


Humas perusahaan (corporate PR)
Komunikasi keorganisasian (organizational communication)
Politik
Kesehatan
Pemasaran layanan sosial
Seni
Pemgembangan komunitas
Penyuluhan pertanian

Meliputi semua masalah yang hendak dikomunikasikan kepada


publik
Page 8

Model SMCRE

Source / sumber

Message / pesan

Media

Perencanaan Sumber
Perencanaan Pesan
Perencanaan Khalayak
Perencanaan Media

Receiver / penerima

Berasal dari sumber untuk


disampaikan ke penerima

Channel / saluran

Komunikator
menyampaikan pesan

Ruang Lingkup PPK

Komunikan

Perencanaan Dampak/efek

Effect / dampak

Kognitif: sadar dan tahu


Afektif: suka atau tidak suka
Konatif: dampak komunikasi
dalam tingkah laku

Perencanaan Monitoring
dan evaluasi

Page 9

Tahapan pelaksanaan program kampanye


A. Tahap Pre-Desain
Analisis Situasi
Analisis khalayak
Analisis media (ATL & BTL)

ATL = above the line (iklan


TV, radio, koran)
BTL = below the line (brosur,
leaflet, poster)

C. Eksekusi

Eksekusi media ATL


Eksekusi media BTL
Eksekusi event
Eksekusi media baru
Latihan & TF 2

Merumuskan strategi
kampanye dan rencana
penerapan
B. Tahap Desain

Desain media ATL


Desain media BTL
Desain event
Desain media baru
Page 10

Sigifikansi/Pentingnya PPK
Mengubah tantangan menjadi peluang.

Alternatif
pemecahan
harus
dapat
terukur
dan
dipertanggungjawabkan.
Tidak mudah menyampaikan pesan karena khalayak terdiri dai
bermacam-macam lapisan sosial, pendidikan, dll.

Fenomena Gunung Es (ice berg)


Komunikasi
Orang (people)
Komunikator dan komunikan
Symbol
Tertulis, visual, audio
Media
TV, koran, dll

Page 11

Efek Komunikasi
Makna/meaning
Belajar/learning
Subjektivitas/subjectivity
Tawar-menawar/negotiation
Budaya/culture
Tingkatan dan konteks/level and context
Acuan diri/self-reference
Refleksi diri/self-reflexity
Ketakterhindaran/inevitability

4 Karakter Komunikasi

Komunikasi = proses
Hal mendasar utk individu
Melibatkan penerimaan dan penciptaan pesan
Melibatkan hubungan dan orang lain

Page 12

Gangguan (noise) dalam Komunikasi


Teknis (alat-alat komunikasi)
Semantik (perbedaan makna karena perbedaan latar
belakang budaya
Fisik (gangguan pada panca indera)
Shannon & Weaver (1990):

Level A: technical problems


Level B: semantic problems
Level C: effectiveness problems

Komunikasi harus direncanakan dengan baik agar dapat


berjalan terkendali, efisien, efektif dan mudah dievaluasi.
Latihan & TF3

Page 13