Anda di halaman 1dari 22

IMPLEMENTASI

KEPERAWATAN
KOMUNITAS

Pengertian
Implementasi keperawatan adalah
salah satu tahap dari proses
keperawatan dimana perawat
mendapatkan kesempatan untuk
membangkitkan minat masyarakat
dalam mengadakan perbaikan ke
arah prilaku hidup sehat
Implementasi keperawatan
dilaksanakan terkait dengan rencana
yang telah disusun

Implementasi dilaksanakan untuk


mencapai tujuan, dengan upaya :
a. Promotif
b. Preventif
c. Kuratif
d. Rehabilitatif

PROGRAM TERPADU
Kolaboras
i

Koordinasi

Staf lembaga pelaksana


program & penerima program
(populasi target)

Alokasi waktu utk publikasi program,


perbedaan krusial dpt muncul bgm
tanggapan masy & dampak yg akan
terjadi

Keterbatasan
sumber

Konflik staf

Situasi di luar
kendali perencana

Program berkualitas
diimplementasikan
setengah2

Pengaruh/
manfaat kurang

Tingkatan Prevensi
Prevensi primer: meningkatkan
kesehatan & kesejahteraan
komunitas
- Misal, promosi kesehatanfokus
perlindungan spesifik penyakit spt
imunisasi, penkes gizi, olah raga,
stress reduction sessions, safety belt,
dll

Prevensi sekunder: setelah kondisi


sakit/ penyakit muncul (walaupun
tanpa gejala)
- Misal, skrining, diagnosis dini, terapi/
pengobatan Tuberculin tes, TD,
sadari
Prevensi tertier: fokus pd restorasi &
rehabilitasi mengembalikan
komunitas pada fase kesehatan
optimum
- Misal, rehabilitasi & konseling korban

Hal penting dari implementasi


adalah:
- melakukan evaluasi terhadap
program yg dijalankan
- Bila fokusnya prevensi maka apakah
program diarahkan pd pevensi tsb

Pendidikan kesehatan/
Penyuluhan Kesehatan
Bila kita akan melaksanakan pendidikan
kesehatan kita diharapkan dapat melakukannya
dengan persiapan dan perencanaan yang teliti
Perencanaan dalam pendidikan kesehatan
sering kita sebut dengan Satuan Acara
Pempelajaran atau penyuluhan atau lebih
familiar adalahPre Planning.
Satuan acara pembelajaran atau penyuluhan
merupakan bentuk perencanaan atau persiapan
perawat dalam melaksanakan pendidikan
kesehatan atau penyuluhan kesehatan.

Metode
Merupakan cara atau teknik yang
digunakan dalam pendidikan
kesehatan atau penyuluhan
kesehatan.
Jenis jenis metode :
a.Metode Pendidikan Individual
Bimbingan
Diskusi
Demonstrasi
Interview (wawancara)

b.Metode Pendidikan Kelompok


1.1.Kelompok Besar
Peserta lebih dari 15 orang. Metode yg baik :
Ceramah
Metode ini baik untuk sasaran yg berpendidikan tinggi dan
rendah. Hal hal yg perlu diperhatikan
Persiapan, Hal hal yg perlu diperhatikan :
1) Mempelajari materi dg sistematika yg baik
2) Mempersiapkan alat-alat bantu pengajaran
Ex : sap, slide, transparan, sound sistem,dsb
Pelaksanaan
Hal hal yg perlu diperhatikan :
1) Sikap dan penampilan yg meyakinkan,
tidak boleh bersikap ragu-ragu dan gelisah.
2) Suara hendaknya cukup keras dan jelas
3) Pandangan hrs tertuju ke seluruh peserta ceramah.
4) berdiri di dpn (pertengahan) tidak boleh duduk
5) menggunakan alat-alat bantu lihat
Seminar
Baik untuk sasaran kelompok besar dengan pendidikan
menengah ke atas.

1.2.Kelompok Kecil
Diskusi Kelompok
Curah Pendapat (Brain storming)
Merupakan

modifikasi metode diskusi kelompok,


Prinsip sama dg diskusi kelompok bedanya pada
permulaan pimpinan kelompok memancing dg satu
masalah kmdian tiap peserta memberikan jawaban,
jawaban ditampung dan ditulis di Flipchart.
Bola Salju (Snow Balling)
Klp dibagi dlm psngan2 (1 psng 2 org)kmdn
dlontarkan suatu masalah/prtnyaan, stlh kurang lbh 5
menit tiap 2 psng bergabung mnjadi satu masih diskusi
mencari ksmplan, kmudian 4 orang bergabg sp terjadi
diskusi seluruh kelompok.
Kelompok kelompok kecil (buzz group)
Demonstasi
Memainkan peran (role play)

c.Metode Pendidikan Massa


1.1.Ceramah Umum ( Public Speaking )
Ex : Pada acara2 tertentu misal pada Hari
Kesehatan Nasional, menteri kesehatan
atau pejabat berpidato dihadapan massa
rakyat untuk menyampaikan pesan
pesan kesehatan.
1.2.Pidato pidato/diskusi tentg kesehatan
melalui media elektronik.
1.3.Simulasi
1.4.Sinetron
1.5.Tulisan tulisan di majalah atau koran
1.6.Billboard

Ceramah

Diskusi

Media
Media berasal dari kata latin, merupakan
bentuk jamak dari kata Medium
perantara atau pengantar
Media adalah : Teknologi pembawa
pesan yang dapat dimanfaatkan untuk
keperluan penjabaran (Schram, 1977)
Media adalah sesuatu yang dapat
digunakan untuk menyalurkan pesan
yang dapat merangsang pikiran,
perasaan, perhatian dan kemauan untuk
belajar (Miarso, 1989).

Manfaat media
1.1.Memperjelas pesan agar tidak
terlalu verbalistis
1.2.Mengatasi keterbatasan ruang,
waktu tenaga dan daya indera
1.3.Menimbulkan ketertarikan,
interaksi lebih langsung antara
sasaran dan penyuluh
1.4.Memberi rangsangan yang sama,
mempersamakan pengalaman dan
menimbulkan persepsi yang sama.

Jenis jenis media

1.1.Media Cetak
Booklet
Suatu media untuk menyampaikan pesan-pesan
kesehatan dalam bentuk buku, baik berupa tulisan
ataupun gambar.
Leaflet
Bentuk penyampaian informasi atau pesan-pesan
kesehatan melalui lembaran yg dilipat.
Flyer (selebaran)
bentuknya seperti leaflet tetapi tidak dilipat.
Flip chart / lembar balik
Media penyampaian pesan atau informasi kesehatan
dalam bentuk lembar balik.
Rubrik atau tulisan-tulisan dalam surat kabar atau
majalah yg membahas suatu masalah kesehatan.
Poster
Foto yg mengungkapkan informasi-informasi

Pertimbangan Pemilihan Media


Kesesuaian dengan tujuan (instructional
goals)
Kesesuaian dengan materi
Kesesuaian dengan karakteristik sasaran
Kesesuaian dengan kondisi lingkungan,
fasilitas pendukung dan waktu yang
tersedia

Faktor yang mempengaruhi dlm penyuluhan


1. Faktor penyuluh :
Kurang persiapan
Kurang menguasai materi penyuluhan
Penampilan kurang meyakinkan
Bahasa yang digunakan kurang dapat
dimengerti sasaran(bahasa asing,dll)
Suara terlalu kecil
Penyampaian materi monoton sehingga
membosankan

2. Faktor sasaran :
Tk pendidikan terlalu rendah sulit
mencerna pesan
Tk sosek rendah tak
memperhatikan pesan memikirkan
kebutuhan yg lebih mendesak
Kepercayaan/adat istiadat yang telah
tertanam(menbudaya) sulit dirobah
Kondisi lingkungan tidak
memungkinkan terjadi perobahan
(mis. Pemukiman tandus higiene
sanitasi sulit dirobah)

3. Faktor proses dalam


penyuluhan.
Waktu penyuluhan tidak sesuai
dengan waktu yang diinginkan
sasaran
Tempat penyuluhan
dikeramaian bising
Jumlah sasaran terlalu banyak
sulit menarik perhatian
Alat peraga tidak sesuai
Metoda tidak tepat
Bahasa yang digunakan sulit