Anda di halaman 1dari 18

PENDAHULUAN

ARUS LAUT
Manfaat, Pembangkit dan Jenis-
Jenis Arus

Dr. Kunarso
MANFAAT MEMPELAJARI ARUS LAUT

1. Bidang navigasi : untuk mengetahui arah kapal,


2. Bidang Pencemaran : untuk mengetahui distribusi
bahan pencemar,
3. Bidang Energi : untuk mengetahui potensi arus
sebagai pembangkit tenaga listrik,
4. Bidang Perikanan: mengetahui arah hanyut larva
ikan, mengetahui posisi pancing yang putus,
mengetahui arah setting pancing (tuna),.,
5. Bidang SAR : mengetahui arah dan posisi hanyut
korban kapal tenggelam dan posisi kapalnya
6. Bidang Bangunan Pantai : mengetahui
posisi dan kemiringan pembangunan jetty
(mengetahui posisi dan struktur bangunan
pantai),
7.Bidang budidaya: untuk pertimbangan
mengetahui posisi peletakan karamba
ikan,
8.Bidang Oseanografi Lingkungan:
mengetahui arah penyebaran suhu,
nutrien, klorofil-a..,
ARUS ???

Arus merupakan gerakan air yang


menyebabkan terjadinya
perpindahan massa air secara
horizontal dan atau vertikal
(Thurman, 1991).
Penyebab terjadinya gerakan massa air
tersebut untuk di daerah permukaan laut
terutama adalah angin. Gerakan air juga
dapat disebabkan oleh variasi densitas di
dalam lautan yang terjadi karena perbedaan
salinitas dan suhu air. Disamping itu arus
juga disebabkan adanya pasang surut dan
arus karena gelombang laut.
Interaksi Laut Atmosfir dan Sirkulasi
Masa Air/Arus

Troposfir/Lapisan Batas

Kriteria :
Tingginya di daerah tropik sekitar 17 km
Di daerah kutub tingginya sekitar 7 km
Suhunya turun 0,5C tiap naik 100 m
Panas umumnya diterima dari pantulan bumi
Merupakan tempat terjadinya perubahan cuaca, angin,
awan, hujan air, hujan es, hujan salju, halilintar.
Interaksi antara lautan dengan atmosfir terjadi
pada lapisan troposfir.
Terjadinya dinamika di atmosfir maupun lautan
pemicu utama adalah adanya perbedaan
intensitas radiasi matahari yang diterima
atmosfir dan lautan.

Contoh di area lokal : Adanya perbedaan


intensitas radiasi matahari yang diserap dan
ditahan pada daratan dan lautan menyebabkan
perbedaan temperatur. Perbedaan temperatur
ini selanjutnya menyebabkan perbedaan
tekanan udara antara daratan dan lautan yang
menimbulkan terjadinya angin laut dan angin
darat.
Skematik Angin Darat dan Angin Laut
Di troposfir juga terjadi sirkulasi angin
global. Di daerah antara lintang 20LS
dan 20LU terdapat angin timuran
(esterlies), biasanya disebut angin pasat
timur laut dan tenggara. Pada daerah
antara lintang 40LU dan 60LU, serta
40LS dan 60LS terdapat angin baratan
(westerlies). Di sebelah selatan Artic
(BBU) ditemui angin timuran polar.
Adanya sistem angin global di atas
menyebabkan timbulnya sistem arus
global yang disebut Gyra (gerak arus
sirkular). Di dunia dikenal 5 sistem arus
gira yaitu 2 di Pasifik Utara dan Selatan, 2
di Atlantik Utara dan Selatan dan 1 di
Samudera Hindia. Dari 5 sistem ini dikenal
10 macam gira besar yang selalu
berputar.
www.abc.net.au
Interaksi antara udara dan lautan menghasilkan dua
jenis sirkulasi masa air/arus yang berbeda :
1. Sirkulasi Wind-driven
2. Sirkulasi Densitas (Thermohaline)

1 Sirkulasi Wind-Driven

Sirkulasi Wind-driven menghasilkan perbedaan tekanan


air permukaan, sehingga menyebabkan terjadinya Slope
Perbedaan tekanan ini membangkitkan gaya yang akan
menekan permukaan air sehingga ada perbedaan slope,
satu sisi tinggi dan satu sisi lebih rendah, air akan
mengalir dari slope tinggi ke rendah.
Di pihak lain, Gaya Coriolis akan mendefleksikan arah
arus ke kanan di belahan bumi bagian Utara
Kedua hal di atas menyebabkan arus yang dinamakan
Arus Geostropik
Mempelajari arus dengan meninjau semua
faktor akan kesulitan, sehingga dilakukan
penyederhanaan dengan mengabaikan
rotasi bumi, gaya coriolis, dan sebagainya.
Untuk perairan dalam dengan mengabaikan
pengaruh dasar dsb.
Arus laut yang hanya meninjau faktor-faktor
tertentu saja disebut arus elementer.
Contoh arus elementer:arus Ekman, arus
gradien, arus geostropik, arus euler, dan
arus antitropis.
a. Arus Ekman
Arus Ekman: Arus hipotetik yang digerakkan
oleh gaya tahanan molekuler (akibat stress
angin) dan gaya coriolis.
Dalam teori Ekman ada asumsi-asumsi:
1. Kedalaman laut tidak berhingga
2. Angin bertiup secara uniform
(kecepatan dan arahnya konstan)
3.Laut tak ada batas lateral
4. Laut adalah homogen(densitas konstan)
5. Permukaan laut datar
6. Koefisien viskositas Eddy konstan.
b. Arus gradien: disebabkan oleh perbedaan
tekanan yang menyebabkan perpindahan
masa air.
c. Arus geostropik : gaya gradien
tekanannya diimbangi oleh gaya coriolis,
sehingga bergerak searah dengan isobar.
d. Arus antitropis: arus yang terdapat pada
perairan dangkal, atau perairan selat yang
mengabaikan gaya coriolis karena
dimensinya kecil. Arus antitropis tekanan
diimbangi oleh tekanan dasar.
2. Sirkulasi Thermohalin

Sirkulasi thermohalin : sirkulasi arus yang


disebabkan oleh adanya perbedaan densitas
(adanya perbedaan suhu dan salinitas)
Adanya proses fisis yang menyebabkan
perbedaan densitas, maka fluida dengan
densitas meningkat akan turun dan akan
mengalir menuju daerah densitas rendah.
Fluida dengan densitas yang lebih ringan akan
naik ke permukaan.
PUSTAKA

1. Stewart, R.H. 2002. Introduction to Physical


Oceanography. Dept Oceanography, Texas A &M
University, Texas.
2. Open University Course Team. 1998. Ocean Circulation.
The Open University England. Pp 236
3. Thurman, H.V. 1991.Introductory Oceanography. Sixth
edition. Macmillan Pablishing Company. New York.