Anda di halaman 1dari 17

JUDUL :

EKSITASI GENERATOR PADA PLTG UNIT


3 PT. INDONESIA POWER UPJP
PESANGGARAN BALI

Presented by
Dika Olivian Qadhafi Diploma Teknik
13/344329/SV/02845 Elektro
Universitas
Gadjah Mada
Daftar Isi

Latar
Belakang
Masalah
Maksud dan
Kesimpulan Tujuan

CONTENTS

Metodologi
Analisa &
Pengumpulan
Pembahasan
Data

Sistem Eksitasi
Latar Belakang Masalah


Perkembangan Kebutuhan Masyarakat

Untuk Mendorong Perekonomian Negara

Dituntut Untuk Memiliki Sumber Energi yang


Handal Stabil, dan Bermutu serta Efisien
Maksud dan Tujuan


Mengetahui proses-proses penguatan yang terjadi
pada medan magnet (eksitasi) pada generator sinkron

Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi besar


kecilnya penguatan medan magnet (eksitasi) generator
sinkron

Menganalisa kerusakan rotating dioda

Mengukur dan memaparkan perbandingan dioda


yang rusak dan setelah dioda diganti.
Metodologi Pengumpulan Data


Metode Observasi

Metode Wawancara dan Diskusi

Metode Library Research

Kepustakaan
Sistem Eksitasi Generator

Sistem eksitasi adalah pemberian



arus searah pada belitan medan yang
terdapat pada rotor. Apabila kumparan medan
yang telah diberi arus eksitasi
diputar dengan kecepatan
tertentu, maka kumparan
jangkar yang terdapat pada
stator akan terinduksi oleh
fluks-fluks magnet yang
dihasilkan oleh kumparan
medan sehingga akan
dihasilkan tegangan listrik
bolak-balik.
Sistem Eksitasi Generator

PLTG Unit 3 Eksiter,


Pesanggaran = Sistem membangkitkan
Eksitasi Dinamik tegangan AC yang
lebih besar
Generator
(Stator),
membangkitka
n tegangan AC

PMG berfungsi untuk


membangkitkan
Rotating Dioda tegangan mula yang
sebagai akan disuplai ke AVR
penyearah (Automatic voltage
tegangan AC ke AVR sebagai regulator)
DC. penyearah serta
mengatur tegangan
eksitasi
Sistem Eksitasi Generator

Prinsip Kerja

Attention
this
flowchart
Analisa dan
Pembahasan
Analisa dan Pembahasan

Rotating
Dioda

Perbedaan kedua
2 jenis dioda
Dioda memiliki
fungsi
jenis dioda mengalirkan arus
satu arah saja.

Rotating dioda
yang terpasang
sebanyak 6
pasang = 12 buah
dioda

Yang
digunakan
PLTG Unit
3
Analisa dan Pembahasan


Data Pengukuran sebelum pergantian dioda
Reverse
Actual
No. Forward () Leakage current Isul. Resistance Remark
Voltage (V)
() (M)
1 6 75,3 6,92 521
2 4,5 7,38 70,8 522
3 4 2,78 188.00 522
4 4 157 0,042 66 Rusak
5 4 2,49 209.00 522
6 4 25,6 20,4 521 Dioda
7 4 1,88 277.00 522
menalami
8 4 47,2 11.00 521
Menurut para teknisi
9 4 5,77 90,4 522
BreakDown/
Kerusakan disebabkan
10 karena3 2,03 258.00 522 jatuh tegangan
pemasangan dioda11yang 4,5 3,68 142.00 522
12 4 4,13 126.00 522
kurang kencang/ kendur. Jika tidak diganti Dioda harus
(awal mula breakdown) berakibat rusaknya diganti dengan yg
pada AVR dan baru
eksiter
Analisa dan Pembahasan


Data Pengukuran sesudah pergantian dioda
Reverse
Actual
No. Forward () Leakage current Isul. Resistance Remark
Voltage (V)
() (M)

1 4,5 18,4 28,4 522


2 4,5 8,65 60,4 522
3 4,0 4,47 117,0 522
4 4,5 35,9 14,5 521 Ganti Baru
5 4,5 11,0 47,4 522
6 4,5 8,87 58,8 522
Setelah
7 4,5 46,5 11,2 521 dioda
8 4,5 52,9 9,85 521 diganti
9 4,5 3,05 171,0 522
10 4,5 7,27 71,8 522
11 4,5 8,59 60,8 522
12 4,5 11,7 44,8 522

Actual voltage = 521 V, kondisi


ini adalah nilai tegangan normal
Analisa dan Pembahasan

Keuntungan dan Kelemahan penyearah


menggunakan Rotating Dioda

Keuntungan:
- Tidak adanya loncatan
bunga api (spark)
Kekurangan:
- Dapat menyalurkan arus
eksitasi relatif besar
- Hanya jika rotating dioda
- Tidak memerlukan
mengalami kerusakan
perawatan rutin (karena
yang akan sangat sulit
letak rotating dioda yang
untuk menggantinya
tertutup dan berada
didalam gearbox bersama
eksiter)
Megger dan Tahanan Dalam Belitan Generator (Stator)


Pengukuran tahanan IP =

belitan generator ini

dilakukan untuk
mengetahui apakah
kondisi isolasi dalam - IP = Indeks Polarisasi
belitan generator - R10 = Nilai resistansi yang
(stator), masih bagus terbaca pada menit ke-10
atau tidak. - R1 = Nilai resistansi yang
terbaca pada menit
pertama
Megger dan Tahanan Dalam Belitan Generator (Stator)

Minute 1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 PI
R GND 3,28 5,36 6,77 7,91 9,24 10,4 11,5 12,8 13,8 14,5 4,48
S GND 3,16 4,52 5,81 6,67 7,34 7,92 8,68 9,35 9,49 10,5 3,59
Indikator Nilai Minimum
TMinute
GND 1
2,86 2
4,51 3
5,69 4
6,58 5
7,15 6
7,68 7
8,20 8
8,87 9
9,53 10
9,68 PI
3,42
PI Masih Layak Pakai
RT 5,67 8,47 11,3 13,5 15,5 16,7 12,3 19,4 21,0 22,3 3,99
Berdasarkan IEEE Std. 43
RS 5,66 8,32 10,3 13,3 15,4 17,2 19,1 20,4 21,4 22,1 3,96

S-T 5,83 8,73 11,8 14,1 15,8 17,8 19,0 20,1 21,4 23,7 4,14

Kondisi
PI
Perhitungan manual darisalahsatuhasilpengukuran : Kumparan

Fase Ground (R GND) <0,1 Bahaya

berdasarkan standart IEEE Std. 43, 1 1,5 Buruk


Kondisi

PI = disarankan untuk melakukan PI
1,5 2,0 Kumparan
Diragukan
,
= , pengukuran pada suhu <40oC 2,0 3,0 Cukup
untuk mendapatkan data yang 3,0 4,0 Bagus
= 4,48 G lebih akurat.
>4,0 Sangat Bagus
Kesimpulan
Generator yang digunakan adalah generator sinkron dengan eksitasi
menggunakan Brushless Excitation.


Keuntungan menggunakan Brushless Excitation, yaitu :
- Energi yang diperlukan untuk eksitasi diperoleh dari poros utama
(main shaft), sehingga keandalannya tinggi.
- Biaya perawatan berkurang karena pada sistem eksitasi tanpa sikat
(brushless excitation) tidak terdapat sikat, komutator , dan slip ring.
- Pada sistem eksitasi tanpa sikat (brushless eksitation) tidak terjadi
kerusakan isolasi karena melekatnya debu karbon pada farnish
akibat sikat arang.
- Mengurangi kerusakan (trouble) akibat udara buruk (bad atmosphere)
sebab semua peralatan ditempatkan pada ruang tertutup.
- Selama operasi tidak diperlukan pengganti sikat, sehingga
meningkatkan keandalan operasi dapat berlangsung terus pada
waktu yang lama.
- Pemutus medan generator (Generator Field Breaker), field generator
dan bus eksiter atau kabel tidak diperlukan lagi.
Jumlah dioda yang terpasang adalah sebanyak 12 buah dengan masing-
masing kapasitas arus yang dilewatinya adalah 7,2 A.
Arus maksimum (Imax) eksitasi yang mengalir pada rotor generator
adalah 1124 DCA.

TERIMA KASIH
ATAS PERHATIANNYA