Anda di halaman 1dari 36

PENGENALAN CARA BUDIDAYA

TANAMAN OBAT
TUJUAN PEMBELAJARAN

A. KOMPETENSI DASAR :
Setelah selesai mengikuti materi ini
peserta mampu melakukan Pengelolaan
dan Pengembangan TOGA
TUJUAN PEMBELAJARAN

B. INDIKATOR KEBERHASILAN : Setelah


selesai mengikuti materi ini peserta
mampu :
1. Menjelaskan Konsep TOGA
2. Mempraktikkan Pengelolaan dan
Pengembangan Toga
PENGGUNAAN BAHAN BAKU
TANAMAN OBAT
80% MENAMBANG

PELANGKAAN JENIS TANAMAN OBAT

BUDIDAYA

TOGA
TOGA = TAMAN OBAT KELUARGA
SEBIDANG TANAH, HALAMAN, KEBUN,
PEKARANGAN

MENUMBUHKAN TANAMAN
BERKHASIAT OBAT

MEMENUHI KEBUTUHAN OBAT


KELUARGA
MUDAH, MURAH, AMAN

NILAI ESTETIKA
INDAH
TANAMAN OBAT UNTUK TOGA :

1. TANAMAN OBAT YANG BANYAK DIPERLUKAN


DALAM KELUARGA
2. TNAMAN OBAT YANG DPT MENGOBATI
PENYAKIT DI DAERAH SETEMPAT
3. TANAMAN OBAT YANG MUDAH DIPEROLEH
BIBITNYA
4. TANAMAN OBAT YANG MUDAH
DITANAM/DIBUDIDAYAKAN
5. TANAMAN OBAT YANG SERING DIGUNAKAN,
TAHU MANFAAT & KEAMANNYA
6. DAPAT DIOLAH MENJADI SIMPLISIA (BAHAN
OBAT) DENGAN SEDERHANA
7. PUNYA MANFAAT GANDA (BUMBU, SAYUR,
BUAH, OBAT, KAYU BAKAR, BAHAN KERAJINAN
DLL.
8. NILAI JUAL TINGGI & MUDAH DIPASARKAN
9. TANAMAN LANGKA & DAPAT TUMBUH DENGAN
MUDAH
TEKNIK BUDIDAYA TANAMAN OBAT MELIPUTI
BEBERAPA URUTAN KEGIATAN :
1.Penyiapan Lahan/ tempat Untuk menanam
2.Penyiapan Benih
3.Penanaman
4.Pemupukan
5.Pemeliharaan
6.Pengelolaan Organisme Pengganggu
Tanaman (OPT)
7.Panen
1. PENYIAPAN LAHAN/ TEMPAT UNTUK MENANANM
Rangkaian kegiatan mulai dari membersihkan
lahan/tempat budidaya dari bebatuan, gulma dan sisa-
sisa tanaman lain dengan lahan siap tanam.

PENATAAN TOGA
SEBAGAI
TAMAN
MEMPUNYAI
NILAI
ESTETIKA &
INDAH
PENGOLAHAN TANAH

TANAH DIOLAH DIGEMBURKAN

Untuk membuat aerasi tanah optimal sehingga selain dapat menyimpan air
tanah juga tersedia udara (O2), mikroba tanah dapat tumbuh optimal, akar
tanaman berkembang optimal, dapat menyerap makanan dan air secara
optimal
ELEMEN DISAIN , BENTUK, STRUKTUR, TEKSTUR, WARNA :

BENTUK & STRUKTUR SESUAI DENGAN LAHAN


YANG TERSEDIA (BULAT, LONJONG, SEGI TIGA,
SEGI EMPAT, DLL)

TEKSTUR, SUSUNAN POHON/TANAMAN, BESAR,


TINGGI, SEDANG, PENDEK, & MERAYAP DI ATAS TANAH

DISAIN LAIN, KETERSEDIAAN RUANG DAN TEMPAT


TADALAPOT (TANAM DI DALAM POT)
TADALAKAR (TANAM DI PEKARANGAN)
KEBUN (TANAM DI KEBUN)
LINGKUNGANN TUMBUH TANAMAN OBAT
UNTUK TOGA

BERDASARKAN : IKLIM
JENIS TANAH
KETINGGIAN TEMPAT
SIFAT TANAMAN

IKLIM, CURAH HUJAN DIBANTU PENYIRAMAN

TANAH HRS GEMBUR & SUBUR DILAKUKAN


PEMUPUKAN ORGANIK &
2. PENYIAPAN BENIH

Proses dimana tanaman induk disiapkan untuk


mendapatkan benih yang baik dan siap tanam
SIAPKAN PEMBIBITAN
Pembibitan :

Upaya menumbuhkan benih sebagai bahan


tanaman pada TOGA

Kepastian bahwa tanaman yang akan


ditanam dapat tumbuh

Media tumbuh
Bahan tanaman (benih)
MEDIA TUMBUH PEMBIBITAN

Gembur, subur, murah, mudah didapat.

Campuran tanah, pupuk kandang dan sekam


padi dengan perbandingan 1:1:1, tanah + pupuk
kandang perbandingan 1 : 2 atau 1 :3.
BAHAN TANAMAN
RIMPANG
UKURAN 10 40 g
Mempunyai 2 3 mata tunas

Jahe
Kunyit
Kencur
Temulawak
Lempuyang
Temuputih
Temu temuan
Panjang 20 25 cm, pilih yang lurus
SETEK

Kumis kucing
Handelem Brotowali
Nilam Binahong
Kejibeling Kemukus
Sirih Jinten
Cabe jawa Sambung nyawa
Pegagan
BIBIT BERASAL DARI Lidah buaya
SERPIHAN ANAKAN Serai dapur
Kapolaga
Pandan wangi
Kiurat
Keladi tikus
MENGKUDU
CANGKOKAN KAYUMANIS
BELIMBING
KEPEL
SALAM
Asam
SAMBUNG MANGGIS
BELIMBING
ANISATA
MENGKUDU
SAMBUNG PUCUK
3. PENANAMAN

Proses meletakan benih ke dalam lubang tanam atau


alur yang sudah disiapakan sesuai jarak tanam
MENANAM BIBIT
MENANAM DI DALAM POT, POLYBAG, KARUNG

TANAH DICAMPUR DENGAN KOMPOS/PUPUK KANDANMG


PERBANDINGN = 1 : 1, 1 : 2 ATAU 1 : 3
MENANAM DI DALAM POT, POLYBAG, KARUNG
4. PEMUPUKAN

Pemberian unsur hara berupa pupuk organik dan


anorganik ke tanaman dengan tujuan untuk memenuhi
kebutuhan unsur hara yang diperlukan sehingga
tumbuhan dapat tumbuh optimal dan berproduksi
optimal.
LAHAN TEMPAT MENANAM , TANAHNYA DICAMPUR DG
PUPUK ORGANIK (KOMPOS, PUPUK KANDANG,
KOTORAN HEWAN TERNAK YANG SUDAH DIOLAH
MENJADI PUPUK

PUPUK KANDANG MAMPU MEPERBAIKI STRUKTUR TANAH MENJADI


REMAH, GEMBUR, SELAIN DAPAT MENAMBAH KESUBURAN TANAH
NON KIMIAWI
5. PEMELIHARAAN

Suatu rangkaian kegiatan yang mencakup kegiatan


penyulaman, penyiangan, penyiraman/ pengairan,
pengemburan, pembumbunan.
Pemeliharaan bibit

Penyiraman musim kemarau biasanya


dilakukan setiap dua hari sekali

Penyiangan rumput pengganggu (gulma)


PEMELIHARAAN TANAMAN
PENYIANGAN (MEMBUANG GULMA /RUMPUT)

MENYULAM/MENGGANTI TANAMAN MATI

PUPUK MENGGUNAKAN PUPUK ORGANIK


SEMINIMAL MUNGKIN MENGGUNAKAN PUPUK NPK KIMIAWI

PENGAIRAN/PENYIRAMA

PEMBERANTASAN HAMA & PENYAKIT MENGGUNAKAN


PESTISIDA NABATI
MEKANIK/MANUAL
6. PENGELOLAAN ORGANISME PENGANGGU
TANAMAN (OPT)

Tindakan pengendalian yang dilakukan untuk mencegah


kerugian pada budidaya tanaman yang diakibatkan oleh
OPT dengan cara memadukan satu atau lebih teknik
pengendalian yang dipadukan dengan satu kesatuan.
PEMBERATASAN DAN PENCEGAHAN SERANGAN HAMA

1. Pemberantasan serangan hama dan Penyakit : Pestisida


Hayati berupa larutan daun tembaka atau Mimba.

2. Pencegahan serangan hama dan penyakit :


Membersihkan rumput/ gulma serta membuang tanaman
yang kering/ mati terserang penyakit.
7. PANEN

Kegiatan pengambilan hasil dengan cara membongkar


atau mencabut dengan cara menggunakan tangan,
garpu dan atau cangkul.
PANEN HERBA (DAUN)
HERBA SAAT BERBUNGA

Panen tepat waktu agar zat berkhasiat tinggi

MEMOTONG MENGGUNAKAN
ALAT PEMOTONG YANG
TAJAM DAN BERSIH