Anda di halaman 1dari 15

Dhea Amalia I1C114207

Khairur Rahman I1C112218


Bayu Nur Wendra I1C114218
Herry Kandama I1C114067
Muhammad Alfatih I1C114078
Zhariful Kayyis I1C112225
Berdasarkan pengetahuan,
keterampilan,kemampuan, dan karakteristik
lainnya yang di isyaratkan untuk suatu
pekerjaan
Fokus karakteristik individual yang
menjalankan pekerjaan (focus oriented)
Dapat di kombinasikan dengan teknik-teknik
analisis yang lain
Pendekatan kualitatif digunakan terutama jika
memiliki tujuan untuk melakukan analisis
jabatan adalah untuk membandingkan setiap
jabatan dengan tujuan pengupahan/tingkat
gaji.
Teknik kualitatif maupun kuantitatif
digunakan sesuai dengan kebutuhan dalam
melakukan analisis jabatan.
Teknik analisis yang mencatat perilaku secara
spesifik
Informasi di peroleh dari wawancara,
observasi, kuesioner,oleh supervisor yang
berwenang
Memberikan gambaran jelas suatu pekerjaan
Membantu menentukan pengetahuan,
keterampilan, dan kemampuan apa saja yang
harus di miliki
Berguna dalam pengembangan sistem
penilaian kerja
Terdapat metode kuantitatif yang di gunakan
yaitu :
a. Job Element Method
b. Position analysis questionnaire (PAQ)
c. Departemen of Labor Analysis Schedule (JAS)
d. Fuctional Job Analysis (FAJ)
e. Management Position Description
Questionnaire(MPDQ)
Teknik analisis pekerjaan berdasarkan
pengetahuan, keterampilan, kemampuan, dan
karakteristik lain yang di isyaratkan untuk
suatu pekerjaan. Fokusnya pada karakteristik
individual yang menjalankan pekerjaannya
person oriented. Teknik ini sering di
kombinasikan dengan teknik yang lain. Paling
sering di gunakan pada pemerintahan
federal.
Sebuah kuesioner analisis jabatan yang
terstruktur, yang menggunakan pendekatan
checklist untuk mengidentifikasi unsur-
unsur pekerjaan.
Teknik ini berfokus pada perilaku karyawan
dalam melaksanakan tugas-tugas
Menggunakan kuesioner tertutup dalam
menganalisis pekerjaan berdasarkan pada187
ketetapan pekerjaan dan terbagi dalam 6
kategori.
a. Input Informasi
b. Proses mental
c. Output kerja
d. Hubungan interpersonal
e. Konteks kerja
f. Karakteristik
g. Aktifitas, kondisi,karakteristik
6 kategori perangkat kerja ini masing-masing di
ukur sesuai dengan :
kegunaan,waktu,aplikasi,kemungkinan
kejadian,dan kode khusus.
Menghasilkan profil pekerjaan terperinci
Teknik riset analisis pekerjaan yang kajian
paling dalam
Dapat mengidentifikasi kesamaan antara
kelas pekerjaan yang berbeda
Lebih akurat di lakukan oleh seorang ahli job
analisis termasuk pengemban pekerjaan itu
sendir.
Metode sistematis yang digunakan dalam
mempelajari tentang suatu pekerjaan serta
jenis pekerjaan tersebut.
Dikembangkan oleh US Departemen Of Labor
Komponen utama nya adalah Work Performed
Ratings Section : berkaitan Data (D), Orang
(People), dan hal-hal (Things) (T) yang di
evaluasi.
DATA PEOPLE THINGS

BASIC ACTIVITIES 0 Synthesizing 0 Mentoring 0 Setting up

1 Coordinating 1 Negotiating 1 Precison


Working
2 Analyzing 2 Instructing 2 Operating

3 Compiling 3 Supervising 3 Driving

4 Computing 4 Diverting 4 Manipulating

5 copying 5 Persuading 5 Tending

6 Comparing 6 Speaking 6 Feeding

7 Serving 7 Handling

8 Helping
Analisis pekerjaan yang komperehensif
Menilai output pekerjaan spesifik dan mengidentifikasi
tugas-tugas pekerjaan dalam bentuk pernyataan tugas
Membantu menciptakan Dictionary Occupational Titles
(DOT)
DOT menggunakan the Standard Occupational
Classification (SOC)
Menyediakan informasi tentang kategori
pekerjaan,gaji,pelatihan,dan persyaratan kerja (DOT)
Populer dan hemat biaya
Membantu dalam analisi deskripsi kerja
Dapat memberikan pencerahan pada pekerja
Teknik analisis jabatan yang di rancang untuk
posisi manajemen yang menggunakan
checklist untuk menganalisis pekerjaan
Menentukan kebutuhan-kebutuhan pelatihan
dari karyawan yang di persiapkan untuk
berpindah ke posisi manajerial
Prien, E.I., Goodstein, L.D., Goodstein, J., & Gamble, L.G. (2009). A practical guide to job
analysis. San Fransisco: John Wiley & Sons, Inc