Anda di halaman 1dari 5

BUDIDAYA

JAMUR SHITAKE
RIRIN DWI YANTI
XII-IBB
SEJARAH JAMUR SHITAKE

Jamur shitake (Lentinus Edodes (Berk) Sing) disebut juga jamur hitam dari hutan

(Black forest mushroom). Jamus ini merupakan makanan jamur utama nomor dua

di dunia setelah jamur kancing. Jamur shitake mempunyai kandungan kolesterol

rendah dan dapat menggiatkan aksi pada tubuh manusia yang menjurus ke arah

anti-tumor dan anti-virus. Jepang merupakan produsen terbesar jamur shitake,

walaupun jamur ini pertama kali ditemukan di Cina. Dengan demikian dapat

disimpulkan bahwa budidaya jamur shitake di Indonesia masih punya peluang

besar.
PEMBIBITAN
Jamur Shitake

Agar ini biasanya


Spora jamur digunakan
shitake yang untuk
akan diisolasi
pembiakan berbagai mikroorganisme di
diambil dari tudung jamur shitake yang
laboratorium. Media PDY-A dapat dibuat
sehat dan dari strains yang unggul
dengan cara sebagai berikut.
(produksi
 tinggi) dan
Ambil kentang bagian 250
sebanyak lamellanya
g, cuci
bersih (tanpa dikupas) dan iris tipis-
Persiapan Pembuatan masih
tipistertutup
(setebalselaput (universal veil)
1-2 mm)
Media Agar
 Rebus kentang tersebut sampai lunak
dalam air sebanyak 2 liter
 Ari sari kentang ditambah agar 20 g,
aci (tepung) 5 g, dan dextrose 20 g
sambil diaduk
Tata Laksana Budi Daya Jamur Shitake
Budidaya jamur shitake secara alami belum menggunakan bibit buatan, tetapi masih
mengandalkan spora yang beterbangan di udara / dari mycelium yang menempel di
pepohonan ataupun tanah. Budidaya ini diperkenalkan pertama kali oleh Wang Cheng (1313)
pada bukunya “Book of Agriculture” yang intisarinya adalah sebagai berikut

Lokasi yang dipilih adalah daerah yang terlindung 2


oleh pegunungan yang hawanya cukup dingin,
tidak banyak sinar yang masuk, kelembapan
Pokok kayu harus cocok ditanami jenis
cukup tinggi, angina tidak terlalu kencang.
shitake, misalnya pohon maple (Acer),
pohon getah manis (Liquidambar) dan
pohon-pohon lain.
3

Pohon yang akan ditanami dipotong


5
menjadi balok-balok, kemudian di beri
lubang (dibor) dan ditutup tanah. Beberapa waktu kemudian akan tumbuh
Setelah satu tahun, balok-balok tersebut jamur lentinus. Munculnya jamur biasanya
melapuk. Balok kayu diletakan dibawah setelah jatuh hujan & keadaan iklim hangat.
pohon sehingga kemungkinan banyak Pada panen biasanya banyak mycelium ikut
mycelium jatuh.
tercabut. Panen berikutnya, menunggu

4 musim berikutnya pada tahun depan.

Balok kayu tersebut ditutup


lagi denan reruntuhan ranting
atau tanah, kemudia disiram
dengan air cucian beras.