Anda di halaman 1dari 16

PROGRAM PENYULUHAN

KATARAK
UPTD PUSKESMAS TAWANG
PEMBICARAAN KITA PADA PAGI INI AKAN MEMBAHAS
TENTANG :

1. Menjelaskan tentang
pengertian katarak
2. Menjelaskan tentang
tanda dan gejala terkena
katarak
3. Menjelaskan tentang
macam-macam katarak
4. Menjelaskan tentang
penyebab katarak
5. Menjelaskan tentang
penatalaksanaan dan
pencegahan katarak
LATAR BELAKANG

• Katarak masih menjadi penyebab utama kebutaan dan


gangguan penglihatan yang terjadi di berbagai negara di
dunia, termasuk Indonesia . Pada 2015 Organisasi Kesehatan
Dunia (WHO) mencatat, angka kebutaan di dunia mencapai 36
juta orang dan 180 juta lainnya mengalami gangguan
penglihatan.
• Ironisnya, sepertiga dari kasus tersebut ada di Asia Tenggara.
Berdasarkan survei Rapid Assessment of Avoidable Blindness
(RAAB) pada 2014-2016, Indonesia menempati posisi
pertama. Bahkan, kasus kebutaan disebabkan oleh katarak di
Indonesia mencapai 78 persen dari jumlah kasus di Asia
Tenggara.
PENYEBAB KATARAK
1. Faktor keturunan
2. Cacat bawaan sejak lahir
3. Masalah kesehatan atau gangguan
metabolisme, misalnya diabetes
mellitus.
4. Penggunaan obat tertentu,
khususnya steroid
5. Mata tanpa pelindung terkena sinar
matahari dalam waktu yang cukup
lama
6. Rokok dan Alkohol
7. Trauma (kecelakaan) pada mata
TANDA DAN GEJALA KATARAK

Pengelihatan tidak jelas seperti


ada kabut yang menghalangi
obyek

Peka terhadap sinar


Kesulitan memfokuskan kerja
dengan dekat / merasa di ruang
gelap

Tampak kecoklatan / putih susu pada pupil


Penglihatan ganda saat melihat satu
benda dengan satu mata, gejala ini
terjadi saat katarak bertambah luas.
PEMERIKSAAN KATARAK
KARTU SNELLEN : UNTUK
MENGUJI KEKUATAN VISUS

TES BAYANGAN :
PENGOBATAN KATARAK

lensa yang telah keruh diangkat dan


TERAPI OPERASI sekaligus ditanam lensa di dalam mata
sehingga pasca operasi tidak perlu lagi
memakai kaca mata khusus (kaca mata
tanpa lensa mata).
SETELAH OPERASI :
Pasca operasi boleh minum saja
2jam berikutnya makan makanan lunak
6jam pasca operasi kepala baru boleh
bergerak
Tidur miring ke arah mata yang tidak
dioperasi.
Lakukan kompres dingin jika mata gatal
Tidak boleh batuk, mengejan,
membungkuk, bersin, mengangkat benda
berat lebih dari 7,5kg dan tidur pada posisi
operatif
TERIMA KASIH

Anda mungkin juga menyukai