0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
691 tayangan6 halaman

Penentuan KHM dan KBM dalam Mikrobiologi

Dokumen tersebut menjelaskan tujuan dan skema kerja untuk menentukan kadar hambat minimum (KHM) dan kadar bunuh minimum (KBM) dari suatu sediaan uji terhadap bakteri gram positif dan negatif dengan metode dilusi cair dan padat. Metode dilusi cair melibatkan pengenceran bertingkat sediaan uji kemudian diinkubasi dengan bakteri, sedangkan metode padat melibatkan pengenceran kemudian ditorehkan bakteri pada c

Diunggah oleh

Jems
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
691 tayangan6 halaman

Penentuan KHM dan KBM dalam Mikrobiologi

Dokumen tersebut menjelaskan tujuan dan skema kerja untuk menentukan kadar hambat minimum (KHM) dan kadar bunuh minimum (KBM) dari suatu sediaan uji terhadap bakteri gram positif dan negatif dengan metode dilusi cair dan padat. Metode dilusi cair melibatkan pengenceran bertingkat sediaan uji kemudian diinkubasi dengan bakteri, sedangkan metode padat melibatkan pengenceran kemudian ditorehkan bakteri pada c

Diunggah oleh

Jems
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PENENTUAN KHM DAN KBM

PRAKTIKUM MIKROBIOLOGI DAN


PARASITOLOGI
FAKULTAS FARMASI
UNIVERSITAS HALU OLEO
Tujuan Percobaan
• Menentukan kadar hambat minimum (KHM)
dan kadar bunuh minimum (KBM) dari suatu
sediaan uji terhadap bakteri gram positif dan
negatif secara dilusi cair dan padat
SKEMA KERJA
Penyiapan sampel
• Ditimbang 5 ml g sediaan obat
• Dilarutkan dalam 100 ml pelarutnya
Pengenceran sampel
• Diencerkan sampel sesuai dengan perhitungan
dengan menggunakan larutan 500 ppm
• Dilakukan pengenceran yaitu 250, 125, 62.5,
31.25, 15.625, 7.1825, 3.7825, 1.9135
Metode mic cair
• Dimasukan sediaan uji kedalam labu ukur, larutkan dengan pelarut awalnya
kemudian tambahkan pengenceran akhir sampai tanda batas
• Direncanakan pengenceran dan hitung konsentrasi campuran pada masing-
masing tabung besar dan tabung kecil
• Dibuat pengenceran bertingkat larutan sediaan uji dengan air suling dalam
tabung reaksi besar
• Diisi tabung reaksi kecil pertama dengan 1 ml nb
• Dipipet 1 ml hasill [engceran terakhir kedalam tabung 1 berisi nb kocok
sampai homogen
• Dipipet 1 ml campuran dari tabung 1 ke tabung 2 kocok sampai homogen
• Diulangi langka 5-7 untuk bakteri lain
• Dibaut 1 kontrol + dan –
• Diinkubasikan semua tabung kecil pada suhu 370c selama 18-24 jam
• Ditientukan micnya
Metode mic padat
• Dimasukan sediaan uji ke dalam labu takar, larutkan dengan
pelarut awalnya kemudian tambahkan pengenceran akhir sampai
tanda batas jika sediaan uji berbentuk padat gerus dulu dalam
mortir ssebelum dimasukan di labu ukur
• Diencerkan pengenceran bertingkat terisikan sediaan uji dengan
air suling dalam tabung reaksi
• Dibagian permukaan dasar cawan menjadi area-area sama besar
• Diberi label nama bakteri yang akan digunakan pada setiap cawan
• Dipipet 1 ml hasill pengceran terakhir kedalam cawan petri di
tambah 18 ml na cair bersuhu 40-50 0cc dibiarkan sampai
membeku
• Digoreskan masing –masing bakteri pada area yang terpijah
dengan menggunakan ose
• Dibuat kontrol + dalam cawan petri yang digoreskan oleh bakteri
yang digunakan diarea yang terpisah
• Diinkubasikan semua cawan petri pada suhu 370c selama 18-24
jam
• Ditientukan micnya
TERIMAKASIH

Anda mungkin juga menyukai