POLARIMETER
NUR MUKHLISA_1913041024
Pengertian Polarimeter
Purwanto (2021) mendefinisikan
polarimeter merupakan alat untuk
menentukan derajat rotasi bidang sinar
terpolarisasi oleh suatu larutan. Hal ini
sama seperti yang dijelaskan oleh Anto
(2020) yang mendefinisikan polarimeter
yang merupakan alat untuk mengukur dari
putaran optik suatu bahan.
Polarisasi
Menurut Julianto (2016) mendefinisikan tentang
polarisasi yang merupakan peristiwa yang dapat
memberikan informasi tentang sifat struktur suatu
molekul kimia yang tidak diketahui. Peristiwa ini
terjadi apabila suatu cahaya melewati suatu materi.
ISI MATERI
Percobaan polarimeter bertujuan untuk mengetahui cara
mengoperasikan alat polarimeter, untuk mengetahui bidang polarisasi
dan mengukur besarnya sudut putar larutan sukrosa dan fruktosa, dan
untuk menentukan konsentrasi daya optis aktif dengan metode
polarimeter. prinsip dasar dari polarimeter yaitu polarisasi cahaya atau
perputara bidang terpolarisasi cahaya. Sedangkna prinsip kerjanya
yaitu berkas sinar yang masuk akan dileawatkan ke prisma
terpolarisasi (polarizer) dan direuskan ke dalam sel yang berisi larutan
dan akhirnya diteruskan ke prisma terpolarisasi kedua (analyzer).
Alat yang digunakan pada
Percobaan Polarimeter
Polarimeter
Lap kasar, lap
Kuvet
halus
Gelas Kimia Pipet tetes
Bahan yang digunakan
Prosedur Kerja
Polarimeter dinyalakan dengan Aquades dimasukkan ke dalam
cara menekan tombol power, kuvet lalu dimasukkan dalam
kemudian dinolkan. polarimeter
Setelah signal pada monitor penuh,
dilakukan pembacaan besar sudut Larutan sukrosa 5% yang telah
putarannya atau optis aktifnya dan disediakan dimasukkan dalam
mencatat hasil yang diperoleh.
polarimeter, kemudian ditutup.
Setiap selesai pembacaan, kuvet
dibilas dengan aquades.