Anda di halaman 1dari 6

BENTUK GEOMETRI MOLEKUL I.

Tujuan

Memperagakan bentuk geometri berbagai molekul II. Dasar Teori

Teori unsur yang saling berikatan memiliki bentuk molekul berbeda-beda tergantung jumlah pasangan elektron yang terlibat. Bentuk molekul dipengaruhi oleh susunan ruang pasangan elektron ikatan (PEI) dan pasangan elektron bebas (PEB) pada atom pusat suatu molekul. Teori Domain elektron menyatakan bahwa pasangan elektron ikatan dan pasangan elektron bebas saling tolak menolak sehingga tiap pasangan elektron cenderung berjauhan satu sama lain untuk meminimalkan gaya tolakan tersebut. Teori ini juga disebut terori VSEPR atau teori tolakan pasangan elektron valensi. Teori ini pertama kalli dikembangkan oleh ahli kimia Kanada, R.J Gilespie berdasarkan ide ahli kimia Inggris , N. Sigdwick dan H. Powell. Teori Domain Elektron menggambarkan arah pasangan elektron baik PEI maupun PEB terhadap inti atom urutan berdasarkan besarnya gaya tolakan pasangan elektron adalah PEB PEB > PEB PEI > PEI PEI. Domain elektron yang berupa pasangan elektron ikatan (PEI) baik ikatan tunggal, ikatan rangkap, maupun ikatan rangkap 3 dianggap sebagai 1 domain. Berdasarkan teori Domain Elektron terdapat 5 macam bentuk dasar molekul kovalen yaitu linier, segitiga datar, tetrahedral, trogonal bipiramida, dan oktahedral. Bentuk molekul senyawa kovalen ditentukan eleh susunan ruang pasangan elektron disekitar atom pusat. Teori Domain Elektron memfokuskan perhatian pada area terdapatnya elektron, sehingga ikatan rangkap dianggap satu area elektron atau sekelompok elektron sebagai mana pada ikatan tunggal.

III.

Alat dan Bahan

1. Model bola karet (molymod) untuk masing-masing warna dan ukuran yang mewakili atom Atom C = bola hijau tua Atom H = bola biru tua Atom N = bola hijau muda Atom B = bola hijau muda

Atom F = bola merah muda Atom O = bola ungu 2. Batang penghubung atau pasak IV. Langkah kerja 1. Tentukan domain electron dan rumus geometri dari molekul CH4. Kemudian, tentukan bentuk geometri molekulnya. 2. Buat model bola karet untuk molekul CH4. Pasanglah keenpat ujung batang penghubung pada model atom C dan pasang ke4 ujung lain masing-masing pada molekul atom H. 3. Amati dan catat molekul CH4. 4. Lakukan langkah 1 sampai dengan 3 untuk molekul NH3,BF3 H2O,BeCl2,OCl2 , PCl3,PCl5,SF6,XeF2,IF3,XeF4. V. Tabel Pengamatan No 1 Bentuk Molekul CH4 Bentuk Molekul Tetrahedral Tipe Molekul AX4 Gambar Model Molekul

NH3

Segitiga piramida

AX3E

H2O

Bengkok/V

AX2E2

BF3

Segitiga datar

AX3

BeCl2

Linear

AX2

OCl2

Bengkok/V

AX2E2

PCl5

Segitiga bipiramida

AX5

PCl3

Segitiga piramida

AX3E

SF6

Oktahedral

AX6

10

XeF2

Linier

AX2E3

11

IF3

Bentuk T

AX3E2

12

XeF4

Segiempat Datar

AX4E2

VI. Pertanyaan/ Bahan Diskusi 1. Dari hasil pengamatan, diperoleh gambar bentuk molekul yang berbeda-beda pada senyawa yang berlainan. Apa yang menyebabkan perbedaan itu? Jumlah elektron terikat(AX) dan elektron bebas(EB) yang berbedabeda menyebabkan perbedaan bentuk molekul setiap senyawa yang ada. 2. Jelaskan pengaruh PEB pada bentuk molekul NH3 dan H2O! Pengaruh PEB NH3 dan H2O adalah NH3 mempunyai PEB 1 pasang yang membentuk PEI yaitu segitiga piramida, sedangkan H2O memiliki 2 PEB yang membentuk PEI yaitu V/ Bengkok. 3. Mengapa bentuk molekul NH3 tidak datar seperti BF3 meskipun jumlah atomnya sama! Karena NH3 terdapat sebuah pasangan elektron mandiri(PEB) yang menyebabkan terjadinya perubahan sudut ikatan dan perubahan bentuk ikatan pasangan elektron atom N menekan atom H ke bawah.

4. Tentukan elektron valensi, PEI, PEB, serta tipe molekul dari atom pusat untuk molekul-molekul diatas! Sudah ditunjukan di table. VII. Pembahasan Perbedaan keelektronegatifan antara atom dengan atom yang lain mempengaruhi bentuk-bentuk molekul yang ada. Seperti CH4, tidak memiliki PEB sehingga menghasilkan sudut yang sama yaitu tetrahedral. Sedangkan NH3, memiliki PEI sehingga mengubah sudut atom-atom, dimana N menekan atom H ke bawah. Semua memiliki konsep yang sama sehingga bentuk molekul 1 dengan yang lain ada perbedaan. VIII. Kesimpulan

Susunan bentuk molekul berbeda-beda sesuai dengan jumlah pasangan electron bebas(PEB) dan PEI( Elektron Terikat) nya yang juga mempengaruhi gaya tolakmenolak antar atom tersebut. IX. Daftar Pustaka
Tim laboratorium Kimia Dasar.2007.Penuntun Praktikum Kimia Dasar I. Jurusan Kimia FMIPA, Universitas Udayana : Bukit Jimbaran, Bali Achamad, Hiskia dan M. S. Tupamahu. 1992. Struktur Atom Struktur Molekul Sistem Periodik .PT. Citra Aditya:Bali