P. 1
Analisa Data Dan Intervensi

Analisa Data Dan Intervensi

|Views: 38|Likes:
Dipublikasikan oleh Triana Novitasari

More info:

Published by: Triana Novitasari on Jun 08, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/28/2014

pdf

text

original

ANALISA DATA No Data 1 DS: mengeluh nyeri pada perut bawah, BAK tidak lancar, urine lama keluar, urin

terputusputus dan menetes d akhir berkemih, klien mengatakan sering tidak puas berkemih dan terasa ada sisa urine di akhir berkemih DO: pembesaran prostat pd ecchoparencime homogeny, pemberian ketorolac IV 10mg 3x1 Etiologi Perubahan usia Ketidakseimbangan produksi estrogen dan testosteron Kadar testosteron menurun Diit kompleks Mempengaruhi DNA dalam sel Proliferasi sel prostat BPH Nyeri akut Perubahan usia Ketidakseimbangan produksi estrogen dan testosteron Kadar testosteron menurun Diit kompleks Mempengaruhi DNA dalam sel Proliferasi sel prostat BPH Obstruksi saluran kemih yg bermuara ke vesika urinaria Gangguan eliminasi urine BPH Penyempitan lumen uretra pars prostatika Menghambat aliran urine Berkemih sedikit-sedikit tapi sering Diagnosa Nyeri akut b.d agen cedera (iritasi dan pradangan prostat)

2

DS: klien mengeluh sering BAK tidak lancar kurang lebih 2 bulan yang lalu, sering mengejan saat berkemih, urine lama keluar, aliran urine terputus-putus dan menetes di akhir berkemih DO: flow rate 9 ml/dtk, pembesaran prostat pada ecchoparencime homogeny

Gangguan eliminasi urin b.d obstruksi saluran kemih

3

DS: klien merasa cemas dgn kondisinya sekarang dan terganggu karena sering terbangun pada malam hari untuk berkemih DO: -

Ansietas b.d status kesehatan saat ini

Menunjukkan ekspresi nonfarmakologi (e. onset/durasi.d agen cidera Tujuan dan KH Intervensi Setelah di lakukan tindakan 1. dosis. Manajemen lingkungan: .Periksa adakah alergi obat yang akan di administrasikan .Kolaborasi dengan dokter mengenai dosis. sebelum nyeri .Anyang-anyangan Kecemasan Ansietas INTERVENSI No Diagnosa 1 Nyeri akut b. dan .Periksa obat yang di resepkan meliputi obat. .Observasi isyarat nonverbal . Analgesic administration . kualitas.Gunakan strategi komunikasi 4 terapeutik untuk mengetahui . Pain Manajemen keperawatan selama 1x24 jam. KH: karakteristik. distraksi) sebelum.g wajah tampak tenang 4 relaksasi.Ajarkan penggunaan teknik .Melaporkan penurunan dari ketidaknyamanan tingkat nyeri pada perawat . frekuensi. rute dari administrasi 3.Melaporkan nyeri dapat pengalaman nyeri dan terkontrol 4 dukungan dari respon nyeri pasien  Pain level: . . dan jika berubah 3 memungkinkan selama  Comfort status: environment aktivitas yang menimbulkan .Mengenali tanda-tanda factor presipitasi nyeri 4 .Temperatur ruangan 4 nyeri. intensitas  Pain control: atau keparahan nyeri. obat.Lakukan pengkajian nyeri nyeri dapat berkurang dengan termasuk lokasi.Lingkungan yang tenang 4 terjadi/meningkat 2.Kualitas nyeri dapat sesudah. dan frekuensi dari analgesic .

Berikan medikasi untuk menurunkan ansietas jike perlu 6. pengobatan.d obstruksi anatomi Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3 x 24 jam. dan prognosis 2.d status kesehatan saat ini . Menyediakan informasi faktual meliputi diagnosis. Instruksikan pasien untuk menggunakan teknik relaksasi 5. dan ketakutan klien 3.Tentukan temperatur ruangan yang paling nyaman . Gali perasaan.  Retensi urin (4)  Nocturia (4) Setelah dilakukan keperawatan selama 3x24 jam kecemasan klien berkurang NOC  Anxiety level  Distress (4)  Irritability (4)  Pannic attack (4)  Sleep disturbance (5)  Anxiety control  Menghilangkan faktorfaktor ansietas (4)  Menggunakan teknik relaksasi untuk menurunkan ansietas (4)  Mempertahankan tidur adekuat (5) Urinary elimination management:  Monitor eliminasi urin termasuk pola dan jumlah/volume  Instruksikan pasien / keluarga untuk mencatat urine output  Instruksikan pasien untuk mengosongkan kandung kemih secara sempurna saat miksi  Batasi cairan sesuai kebutuhan  Masukkan uretra suppository Anxiety reduction: 1. Kaji tanda verbal dan non verbal dari ansietas 3 Ansietas b. persepsi. 4.kenyamanan . Identifikasi kapan tingkat ansietasnya berubah. 2 Gangguan eliminari urin b. flowrate 13 ml/s  Hesitancy with urination (4).Atur posisi pasien yang membuat nyaman.Sediakan lingkungan yang tenang . gangguan eliminasi urin dapat berkurang NOC : Urinary Elimination KH :  Pola berkemih (4)  Jumlah urin (4).Pilihlah ruangan dengan lingkungan yang tepat .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->