Anda di halaman 1dari 3

NO DIAGNOSA TUJUAN DAN KRITERIA HASIL INTERVENSI

1 Konstipasi Setelah dilakukan asuhan keperawatan ….. Manajemen Konstipasi


Penyebab x ….. jam, diharapkan pasien memenuhi  Periksa tanda dan gejala konstipasi
 Penurunan motilitas kriteria sebagai berikut:  Periksa pergerakan usus, karakteristik
gastrointestinal Eliminasi Fekal feses (konsistensi, bentuk,volume,
 Ketidakadekuatan pertumbuhan  Kontrol pengeluaran feses meningkat dan warna)
gigi  Tidak mengeluh defekasi lama dan sulit  Identifikasi faktor risiko konstipasi
 Ketidakcukupan diet  Tidak mengejan saat defekasi (mis. Obat-obatan, tirah baring, dan
 Ketidakcukupan asupan serat  Tidak distensi abdomen diet rendah serat)
 Ketidakcukupan asupan cairan  Tidak teraba massa pada rektal  Monitor tanda dan gejala rupture usus
 Aganglionik (penyakit  Tidak nyeri abdomen dan/atau peritonitis
Hircsprugng)  Tidak kram abdomen  Anjurkan diet tinggi serat
 Kelemahan otot abdomen  Lakukan masase abdomen
 Konfusi  Lakukan evakuasi feses secara
 Depresi manual
 Gangguan emosional  Berikan enema atau irigasi
 Perubahan kebiasaan makan  Jelaskan etiologi masalah dan alas an
(mis. Jenis makanan, jadwal tindakan
makan)  Anjurkan peningkatan asupan cairan
 Ketidakadekuatan toileting  Latih buang air besar secara teratur
 Ajarkan cara mengatasi
konstipasi/impaksi
 Aktifitas fisik harian kurang dari  Konsultasi dengan tim medis tentang
yang dianjurkan peningkatan/penurunan frekuensi
 Panyalahgunaan laksatif suara usus
 Efek agen farmakologis  Kolaborasi penggunaan obat
 Ketidakteraturan kebiasaan pencahar bila perlu
defekasi Manajemen Eliminasi Fekal
 Kebiasaan menahan dorongan  Identifikasi masalah usus dan
defekasi penggunaan obat pencahar
 Perubahan lingkungan  Identifikasi pengobatan yang berefek
Batasan Karakteristik pada kondisi gastrointestinal
 Defekasi kurang dari 2 kali  Monitor BAK (mis. Warna,
seminggu frekuensi, konsistensi, volume)
 Pengeluaran feses lama dan sulit  Monitor tanda dan gejala diare,
 Feses keras konstipasi, impaksi

 Peristaltic usus menurun  Berikan air hangat setelah makan

 Mengejan saat defekasi  Jadwalkan waktu defekasi Bersama

 Distensi abdomen pasien

 Kelemahan menurun  Sediakan makanan tinggi serat

 Teraba masa pada rektal  Jelaskan jenis makanan yang


membantu meningkatkan keteraturan
peristaltik usus
 Anjurkan pengurangan asupan
makanan yang meningkatkan
pembentukan gas
 Anjurkan mengonsumsi makanan
yang tinggi serat
 Anjurkan meningkatkan asupan
cairan
 Kolaborasi pemberian obat
supositoria