Anda di halaman 1dari 10

Mambaca Membaca adalah suatu kegiatan melihat serta memahami isi dari apa yang tertulis (dengan melisankan

atau hanya dalam hati), selain itu baca, membaca juga diartikan sebagai mengeja atau melafalkan apa yang tertulis, mengucapkan, meramalkan dan menduga.

METODE MEMBACA Metode membaca (reading method) merupakan tingkat penerapan teori-teori membaca yanga da pada tingkat model membaca. Penerapan metode membaca dilakukan dengan cara melakukan pemilihan kemahiran khusus yang akan digunakan untukmembaca, yaitu kemahiran memanfaatkaninformasi visuola dan nonvisual. Dari berbagai ragvam metode membaca dapat diklasifikasi menjadi tiga, yaitu metode dasar, metode menengah, dan metode lanjutan. Metode Dasar Metode dasar merupakan metode membaca yang digunakan atau diperuntukkan pembaca semula. Pembaca pemula adalah pembaca yang baru kali pertama membaca atau belajar membaca. Menurut iryodijoyo (!"#"$%&) dan 'khadiah (!""($%(), metode membaca dasar (permulaan) ada lima, yaitu metode abjad, bunyi, kupas rangkai suku kata, kata lembaga, global, dan struktur analisis dan sintesis ()')). 3.1.1. Metode Abjad dan Metode Bunyi Metode abjad merupakan metode membaca yang digunakan atau diperuntukkan untuk pembaca pemula yang baru belajar membaca atau mengenal huruf dengan prosedur huruf dibaca dalam *ujud abjad. +ontoh $ ,uruf a, b, c, d, dan seterusnya dibaca a, be, ce, de, dan seterusnya. Metode bunyi merupakan metode membaca yang digunakan atau diperuntukkan untuk pembaca pemula yang baru belajar membaca atau mengenal huruf dengan cara huruf dibaca di dalam *ujud bunyi. +ontoh $ ,uruf a, b, c, d, dan seterusnya dibaca a, eb, ec, ed, dan seterusnya.

3.1.2.

Metode Kupas Ran !ai "u!u Kata dan Metode Kata #emba a. Metode kupas rangkai suku kata merupakan metode membaca yang digunakan atau

diperuntukkan pembaca pemula dengan prosedur mengurai dan merangkai suku kata yang dibaca. -acaan yang dibaca dalam bentuk suku kata, misalnya $ suku kata bo la, bu sa, dan bu ku. )uku kata-suku kata tersebut dibaca dengan prosedur $ !. (. .iap suku kata diurai atau dibaca huruf demi huruf. ,uruf demi huruf dirangkai atau dibaca menjadi suku kata. +ontohnya adalah $ bo / la b/o/l/a bo / la bu / sa b/u/s/a bu / sa bu / ku b/u/k/u bu / ku Metode kata lembaga adalah metode membaca yang digunakan atau diperuntukkan pembaca pemula dengan prosedur mengurai dan merangkai kata lembaga yang dibaca. -acaan yang dibaca tidak dalam bentuk suku kata, namun dalam bentuk kata. Misalnya kata topi, mata, dan sapu. 0ata-kata tersebut dibaca dengan prosedur $ !. (. %. 1. 0ata dibaca (diuraikan) menjadi suku kata-suku kata, )uku kata dibaca (diurai) menjadi huruf demi huruf, ,uruf demi huruf dibaca (dirangkai) menjadi suku kata, )uku kata-suku kata dibaca (dirangkai) menjadi kata.

+ontohnya adalah $ topi to / pi t/o/p/i to / pi topi mata ma / ta m/a/t/a ma / ta mata sapu sa / pu s/a/p/u sa / pu sapu Persamaan kedua metode itu adalah menggunakan prosedur yang sama, yaitu mengurai dan merangkai suku kata mengurai suku kata menjadi huruf demi huruf dan merangkai huruf demi huruf menjadi suku kata, sedangkan metode kata lembaga mengurai kata menjadi suku kata / suku kata, mengurai suku kata menjadi huruf-huruf, merangkai huruf-huruf menjadi suku kata merangkai suku kata / suku kata menjadi kata. 3.1.3. Metode $%oba% Metode global merupakan yang digunakan atau diperuntukkan pembaca pemula dengan prosedur memperkenalkan bacaan secara utuh (biasanya kalimat), membaca bagian demi bagian (unsur) bacaan, dan membaca secara utuh kembali. Prosedur penerapan metode ini adalah berikut ini. !. (. Pembaca membaca beberapa kalimat. )alah satu kalimat dipilih untuk dibaca lebih lanjut.

%. 1. &. 2. 3. #. a.

0alimat yang terpilih dibaca (diurai) kata demi kata. 0ata-kata tersebut dibaca (diurai) suku kata demi suku kata. )uku kata-suku kata itu dibaca (diurai) huruf demi huruf. ,uruf dan huruf dibaca (dirangkai) menjadi suku kata. )uku kata-suku kata dibaca (dirangkai) menjadi suku kata. 0ata-kata dibaca (dirangkai) menjadi kalimat. Penerapan metode ini adalah $ Membaca beberapa kalimat, misalnya $ 4ni bola saya 4ni bola dia 4ni bola adik

b.

0alimat yang dipilih dibaca dengan cara diurai dan dirangkai, misalnya kalimat 5ini bola saya6 4ni bola saya 4ni 4 / ni 4/n/i 4 / ni 4ni bola bo / la b/o/l/a bo / la bola 4ni bola saya saya sa / ya s/a/y/a sa / ya saya

3.1.&.

Metode "A" Metode )truktur 'nalisis )intaksis ()')) merupakan metode membaca permulaan yang

terdiri atas tiga tahapan, yaitu membaca secara struktur, analisis, dan sistaksis. Dalam penerapannya, metode )') dibagi menjadi dua jenis, yaitu metode )') tanpa buku dan dengan buku (7uchdi !""3$&&) 3.1.&.1. Mere!am Ba'asa "is(a 0alimat yang digunakan sebagai bahan bacaan adalah yang sesuai dengan tingkat baca sis*a sehingga bahasa hasil rekaman dipilih terlebih dahulu, tidak semua bahasa hasil rekaman dipakai sebagai bahan bacaan.

3.1.&.2.

Menampi%!an $ambar "ambi% Cerita 8uru menampilkan gambar kepada sis*a sambil bercerita. 8ambar yang diperlihatkan

adalah gambar yang sederhana, mudah dilihat, dan dikenal sis*a. 3.1.&.3. Membaca $ambar Membaca gambar caranya sama dengan menampilkan gambar sambil cerita, yaitu guru memperlihatkan sebuah gambar. )etelah menampilkan gambar, guru mengucapkan sebuah kalimat gambar tersebut. 0alimat berikutnya tidak dari guru, melainkan dari sis*a. 3.1.&.&. Membaca $ambar den an Kartu Ka%imat 0ali pertama yang dilakukan guru dalam membaca gambar dengan kartu kalimat adalah memperlihatkan gambar pada sis*a. 3.1.&.). Membaca secara "tru!tura%

Membaca secara struktural (s) adalah membaca bacaan yang berupa kalimat-kalimat secara struktural, yaitu membaca kata demi kata yang menyusun kalimat yang dibacanya. 3.1.&.*. Membaca secara Ana%isis Membaca secara analisis merupakan membaca dengan cara menganalisis (mengurai) unsur bacaan yang besar, kalimat yang dibaca menjadi kata-kata, kata-kata menjadi suku kata-suku kata, dan suku kata menjadi huruf-huruf. 3.1.&.+. Membaca secara "intesis Membaca secara sintesis adalah membaca dengan cara mensintesis (merangkai) unsur pembentuk bacaan yang kecil menjadi yang lebih besar, yaitu merangkai huruf-huruf menjadi suku kata, suku kata-suku kata menjadi kata, dan kata-kata menjadi kalimat. Metode Menen a'

Metode menengah merupakan metode membaca yang digunakan atau diperuntukkan untuk pembaca yang sudah mahir membaca permulaan. 0emahiran yang didapat dengan metode ini adalah tidak hanya penyandian kembali simbol-simbol grafis tersebut. Metode Kata Metode kata merupakan cara membaca kata demi kata pada sebuah bacaan. Penerapan metode ini didasarkan atas pandangan (asumsi) bah*a bacaan merupakan susunan atas kata-kata yang mengandung makna. Metode ,rase Metode frase merupakan cara membaca unsur bacaan yang berbentuk frase. Pembaca menggerakkan matanya dari frase ke frase dan memahami atas frase-frase yang dibacanya. Metode ini didasarkan atas asumsi bah*a penulis menyampaikan ide-ide dan perasaannya bukan dalam bentuk kata, melainkan dalam bentuk frase (,ardjasujana dan Mulyati !""3$!33). Metode Ka%imat Metode kalimat merupakan cara membaca dengan menelaah kalimat demi kalimat yang adaal dalam bacaan. Metode ini diterapkan dengan asumsi bah*a penulis menyampaikan ideidenya atau gagasannya dalam bentuk kalimat. Dengan menerapkan metode ini pembaca akan dapat membaca lebih efisien dan efektif. 0eefektifan metode ini adalah pembaca akan lebih mudah memahami bacaan karena pembaca dapat menangkap ide demi ide yang dituangkan dalam bentuk kalimat. Metode -ara ra. Metode paragraf merupakan cara membaca dengan menelaah paragraf demi paragraf. Metode #anjutan Metode lanjutan merupakan cara yang diterapkan dalam membaca oleh pembaca yang sudah menguasai metode menengah untuk mengembangkan dan meningkatkan kemahiran membaca. +ara membaca yang dimaksud adalah bagaimana pembac dapat membaca seefisien

dan seefektif mungkin. Pembaca dalam *aktu yang sesingkat-singkatnya dapat membaca sebanyak-banyaknya dan dapat memahami bacaan yang dibaca dengan baik. Metode " / D& Metode ) / D1 adalah metode membaca yang dilaksanakan dengan tahap survai dan decide dengan empat alternatif. (8ordon (991$#9) Pembahasan mengenai metode ) / D1 adalah berikut ini. !. )urvai adalah kegiatan pembaca dalam melakukan aktivitas membaca secara sepintas lalu untuk mengidentifikasi struktur dan pokok-pokok pikiran utama bacaan. )urvai dilakukan pembaca secara cepat. (. a. b. c. Decide adalah proses pembaca memutuskan untuk melakukan salah satu empat pilihan berikut ini. )kip. 'rtinya adalah mengabaikan atau sama sekali tidak membca. Membcaca sepintas. Pilihan ini dilakukan apabila pembaca merasa perlu membaca lagi bacaan yang telah disurvai. Membaca dengan kecepatan *ajar. Pilihan ini dipilih apabila pembaca pembaca belum tahu tentang bacaan yang telah disurvai sehingga pembaca merasa perlu membacanya dengan kecepatan yang normal. d. Mempelajari materi bacaan. Pada pilihan ini, pembaca membaca dengan sungguh-sungguh, teliti, dan hati-hati sehingga kecepatan bacanya relatif pelan. Metode -2R Metode P(: merupakan metode membaca yang terdiri atas tahap preview, read, dan review yang biasanya digunakan sebagian besar pembaca cepat dan efisien.(8ordon (992$ 3"). Penjelasan ketiga tahap dalam metode ini adalah sebagai berikut. !. Previe* adalah membaca sepintas lalu untuk mengetahui struktur bacaan, pokok-pokok pikiran, relevansi, dan sebagainya. Pada tahap ini, pembaca melakukan pengenalan terhadap bacaan mengenai hal-hal yang pokok pengenalan terhadap bacaan mengenai hal-hal yang pokok yang bersifat 4uran.

(.

:ead adalah membaca secepat mungkin sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai dan sesuai tingkat kesulitan bacaan. .ujuan umum membaca adalah mencari informasi yang ada dalam bacaan.

%.

:evie* adalah membaca sepintas lalu untuk memastikan tidak ada yang terle*atkan dan atau untuk memperkuat igatan terhadap pokok-pokok pikiran yang telah didapat dari tahap read. Pada tahap ini, pembaca membaca bacaan seperlunya saja seperti pada previe*. ;ang berbeda adalah tujuannya< jika previe* untuk mengenal bacaan, sedangkan revie* untuk memantapkan kembali apa yang telah dipahami dan untuk mengecek apakah bacaan sudah dibaca sesuai tujuan. Metode "20R Metode )(=: adalah metode membaca yang digunakan untuk membaca tabel, grafik atau diagram yang tahap-tahapnya terdiri atas survai, seek, question, dan reading. Pembaca yang sedang studi membaca membaca tabel dengan tahap survai, seek, question, dan reading.

!. (. %. 1.

)urvai merupakan kegiatan membaca sepintas hal-hal yang pokok dalam tabel. )eek adalah kegiatan pembaca mencari informasi pada kolom dan informasi tambahan yang ada diluar kolom tabel. =uestion adalah kegiatan pembaca membaut pertanyaan tentang isi tabel atau tujuan membaca tabel. :eading adalah kegiatan membaca tabel secara seksama dan teliti sehingga diperoleh informasi-informasi yang dicari. Pembaca dalam melakukan tahap ini berpedoman pada tahapquestion. Metode $-1D Metode 8P4D diusulkan oleh Merrit. Menurutnya, metode 8P4D merupakan metode membaca yang terdiri atas empat tahap yaitu, goall, plans, implementation, dan develoment (yap !"3#$!!1-!!&) Penjabaran metode tersebut adalah sebagai berikut $

!. (.

8oall adalah apa yang diharapkan, dimaksud atau apa tujuan membaca. .ahap a*al metode ini adalah menentukan tujuan membaca. Plans adalah rencana untuk mencapai tujuan. .ujuan yang sudah dirumuskan diusahakan untuk dicapai. Pada tahap ini, pembaca menyusun strategi untuk mencapai tujuan pembaca.

%.

Implementasi adalah pelaksanaan membaca. Pada tahap ini pembaca melakukan kegiatan membaca dengan memperhatikantujuan yang ingin dicapai dan rencana yang sudah disusun untuk mencapai tujuan tersebut.

1.

Development adalah proses evaluasi dan proses mengambil simpulan. ;ang dievaluasi pada tahap ini adalah apakah tujuan membaca telah ditercapai, apakah rencana telah berjalan sesuai yang direncakan, dan apakah kegiatan secara keseluruhan telah tercapai. Metode -ACER Metode P'+>: merupakan metode membaca yang terdiri atas lima tahap, yaitu previe*, assess, chosse, e?pedite, dan revie* (8oordon (992$#9). Penjelasan metode ini adalah berikut ini $

!. (. %. 1. &.

Previe* atau meninjau merupakan kegiatan membaca bacaan secar sepintas lalu untuk mengenali hal-hal yang bersifat iuran. 'ccess atau menaksir merupakan kegiatan membaca untuk menentukan tujuan membaca dan materi baca. +hoose atau memilih merupakan kegiatan membaca yang berkaitan dengan memilih dan melakukan membaca dengan teknik yang tepat. >?pedite atau mempercepat merupakan kegiatan membaca untuk mempercepat kecepatan baca. :evie* atau meninjau pembaca untuk membaca kembali secara sepintas. Metode "03R Metode )=%: merupakan metode membca yang ditujukan untuk kepentingan studi yang terdiri atas lima tahap, yaitu survey, question reading, recite dan review (.arigan !""9$&1). Metode -03R Metode PQ3 merupakan membca untuk studi yang meliputi tahap prepare (tahap mula), question, reading, recite,dan review (@urhadi (99&$!("). Metode -0R"T

P=:). adalah metode membaca buku untuk keperluan studi yang meliputi lima tahap. !ummeri"e merupakan tahap keempat dari metode P=:). yang berupa kegiatan pembaca untuk membuat ringkasan informasi yang telah diperoleh dari buku yang dibacanya. Metode "2-ER "13 Re Metode !#P$ )4A :e merupakan metode membaca buku untuk keperluann studi yang meliputi enam tahap, yaitureconnoiter, rad, recite, record, review, dan re%lect. Metode OK)R Metode B0&: merupakan metode membaca buku untuk kepentingan studi yang terdiri atas tahap overview, key ideas, rad, record, recite, review, dan re%lect. .ahap yang sama adalah tahap read, recite, revie*, dan overvie* (menyelidiki) sama dengan survai. .ahap yang tidak sama adalah key ideas, record, dan reflect. 0ey ideas (ide-ide kunci) merupakan tanap kedua dari metode ini yang berupa kegiatan membaca untuk memisah-misahkan ide-ide atau pikiranpikiran utama dari kumpulan ide-iden penjelas.