Anda di halaman 1dari 2

Persamaan Dan Perbedaan Hak Atas Tanah Dalam Kitab Undang-Undang Perdata Dan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960

Tentang Pokok-Pokok Agraria No. Kitab undang-undang perdata 1. Hak eigendom (pasal 570 KUHPer/BW) 1. Suatu hak yang terkuat dalam hukum Barat. 2. Hak mutlak Dengan hak eigendom atas tanah, pemilik (eigenaar) tanah yang bersangkutan mempunyai hak mutlak atas tanahnya, mengingat konsepsi hukum Barat dilandasi oleh jiwa dan pandangan hidup yang bersifat individualistis-materialistis 3. Asas Pelekatan Horizontal yaitu apa yang terdapat diatas dan dibawah tanah yang dikenai hak eigendom merupakan milik si pemegang hak. Undang-undang pokok agraria Hak milik (pasal 20 UUPA) 1. suatu hak atas tanah yang terkuat, terpenuh dan paling sempurna di antara hak-hak atas tanah lainnya 2. tidak mutlak, karena memiliki fungsi sosial, artinya : a. Hak milik disamping memberi manfaat bagi pemiliknya, harus diusahakan sedapat mungkin bermanfaat bagi orang lain atau kepentingan umum. b. Penggunaan hak milik tsb tidak boleh mengganggu ketertiban dan kepentingan umum. 3. Asas Pemisahan Horizontal bahwa si pemilik tanah hanya berhak atas apa yang terdapat diatas tanah tersebut, tidak dengan isi atau segala apapun dibawahnya. Hak guna bangunan(pasal 35-40 UUPA) 1. hak untuk mendirikan dan mempunyai bangunan-bangunan atas tanah yang bukan miliknya sendiri, 2. jangka waktu paling lama 30 tahun dan dapat diperpanjang paling lama 20 tahun.

2.

3.

4.

Hak Opstal (pasal 711 KUHPer/BW) 1. Hak untuk mempunyai gedunggedung, bangunan-bangunan dan penanaman diatas pekarangan orang lain (hak numpang karang) 2. berakhir karena: percampuran musnahnya pekarangan kadaluarsa dengan tenggang waktu 30 tahun Hak Erfpacht (pasal 720 KUHPer/BW) 1. hak untuk dapat mengusahakan atau mengolah tanah orang lain dan menarik manfaat atau hasil yang sebanyak-banyaknya dari tanah tersebut. 2. untuk perusahaan kebun besar, perumahan dan Pertanian kecil Hak Gebruik (pasal 818 KUHPer/BW) 1. suatu hak atas tanah sebagai hak pakai atas tanah orang lain (gebruik = pakai). 2. memberikan wewenang kepada pemegangnya untuk dapat memakai tanah eigendom orang lain guna diusahakan dan diambil hasilnya bagi diri dan keluarganya saja.

Hak Guna usaha (pasal 28-34 UUPA) 1. Suatu hak yang memberikan wewenang kepada pemegangnya untuk mengusahakan tanah yang langsung dikuasai oleh negara untuk kegiatan-kegiatan pertanian saja. 2. Berlangsung selama 25 tahun dan dapat diperpanjang 35 tahun Hak pakai (pasal 41-43 UUPA) 1. Suatu hak yang memberikan wewenang kepada pemegangnya untuk menggunakan tanah pihak lain untuk keperluan penggunaan apa saja misalkan untuk ditanami atau didiami dan didirikan bangunan diatasnya dan sebagainya selama waktu tertentu menurut perjanjian. 2. Diberikan selama jangka waktu yang tertentu atau selama tanahnya

dipergunakan tertentu

untuk

keperluan

yang

Ada beberapa hak atas tanah yang terdapat dalam UUPA tetapi tidak terdapat dalam KUHPer yaitu: 1. Hak Sewa Seseorang atau suatu badan hukum mempunyai hak sewa atas tanah, apabila ia berhak mempergunakan tanah milik orang lain untuk keperluan bangunan dengan membayar kepada pemiliknya sejumlah uang sebagai sewa. 2. Hak Membuka Tanah Dan Memungut Hasil Hutan Hak membuka tanah dan memungut hasil hutan hanya dapat dipunyai oleh warganegara Indonesia dan diatur dengan Peraturan Pemerintah. Dengan mempergunakan hak memungut hasil hutan secara sah tidak dengan sendirinya diperoleh hak milik atas tanah itu.