Anda di halaman 1dari 84

BADAN PENGELOLA LATIHAN (BPL) HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM CABANG BANDA ACEH

Secretariat: HMI Branch of Banda Aceh Jl.Nyak Adam Kamil I #17 Neusu Jaya - Banda Aceh

MODUL TRAINING PENGELOLA LATIHAN

SENIOR COURSE (SC)

Disusun Oleh:

Said Muniruddin azZahir

PENGURUSBESARHIMPUNANMAHASISWAISLAM
www.hmi.or.id

Bismillahirrahmanirrahim. Allahumma shalli ala MUHAMMAD, wa AALI MUHAMMAD

. SEORANG INSTRUKTUR ADALAH PUNCAK KEFASIHAN, YANG TUTUR


KATANYA SANGAT INDAH DAN MENDALAM, KARENA AKARNYA SPIRITUALITAS

& PENGETAHUAN
Banda Aceh, Juli 2010

Said Muniruddin azZahir


eMail: M il said_azzahir@yahoo.com id hi @ h MP: +62 812 692 11411

NO.
A. B. C. D D.

DAFTAR ISI
Skedul Acara Kurikulum SC Alur Pembukaan Alur Penutupan LAMPIRAN

Hal.
i 1 14 16

1 1. 2. 3. 4. 5. 6 6. 7. 8.

Bahan Orientasi Awal Form Asesmen Ceramah/Orasi/Presentasi Contoh Metode Penyampaian Materi: Tujuan HMI Contoh Form Evaluasi Pengelolaan Training SC Kognisi, Afeksi & Psikomotorik Bentuk Komunikasi: Verbal & Non-Verbal Non Verbal Teknik NonVerbal Teknik Orasi

18 23 25 30
1-13 18 1-8 1-13 1-14

Bahan-Bahan lainnya:
Pedoman Pedoman Perkaderan Perkaderan. . PB HMI, Jakarta. 2000. azZahir, Said Muniruddin. 2010. Basic Training Manual: a Comprehensive Guide to Implement Basic Training (LK-I), 3rd Ed., HMI Cabang Banda Aceh, Banda Aceh azZahir, Said Muniruddin. 2010. Modul Advance Training (LK-III). BADKO HMI Aceh, Banda Aceh.

WAKTU
08.30 10.00

HARI - 1

HARI 2
Orientasi MoT

HARI - 3
DIDAKTIK METODIK & MEDIA PENGAJARAN

HARI - 4
TEKNIK OUTBOUND/ ICE BREAKING

HARI - 5
Praktik Keinstrukturan I

HARI - 6
Praktik Menghadapi Situasi Sulit

10.00 10. 15 10.15 12.30 Orientasi MoT TEKNIK KOMUNIKASI: VERBAl & NONVERBAL Lanjutan (Praktik Outbound/ice / breaking, Simulasi, dll) Praktik Keinstrukturan II Lanjutan j Praktik

12.30 14.00 14.00 16.00

Screening Test FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM Lanjutan (Praktik) APLIKASI II: SIKLUS BASIC TRAINING Praktik Keinstrukturan III KODE ETIK INSTRUKTUR (Simulasi)

16.00 16.30 16.30 18.00 APLIKASI I: POLA UMUM & POLA DASAR TRAINING METODE ANDRAGOGI PERENCANAAN TRAINING Praktik Keinstrukturan IV
PENGEMBANGAN KEPRIBADIAN & TEKNIK MEMBACA ORANG

18.00 20.30 20.30 22.00 Seremonial Pembukaan SC & Pengumuman P Kelulusan 22.00 22.15 22.15 24.00 24.00 sd selesai Pra-Pembukaan Sidang Training Sid T i i Pra-Pembukaan Sidang Training Orientasi MoT Orientasi MoT Orientasi MoT Orientasi MoT Test & Evaluasi Orientasi Akhir & Penutupan Lanjutan QUANTUM TEACHING & PRINSIPPRINSIP FASILITASI Lanjutan (Praktik Perencanaan T i i ) Training) Praktik Keinstrukturan V BADAN PENGELOLA LATIHAN (BPL)

Pengayaan Emosi & Spiritual

HMI 2010, SKEDUL TRAINING PENGELOLA LATIHAN (SENIOR COURSE SC)

CONTOH: KURIKULUMTRAININGPENGELOLALATIHAN(SENIOURCOURSESC) HMICABANGBANDAACEH



NO. HARI/TGL Senin, xx.xx.xx WAKTU 08.0018.00 20.0023.00 ACARA ScreeningTest - PembukaanSC - Pengumuman kelulusan ScreeningTest

Team Master of Training (MoT) 1. 2. 3. 4. 5. XXX (MoT) XXX (Co-MoT) XXX (Co-MoT) XXX (Co-MoT) XXX (Co-MoT)


NO. 1.

HARI/TGL

WAKTU 08.0010.45

MATERI PraPembukaan& PembukaanSidang Training

TUJUAN&TARGET Pesertamengalami orientasispiritualdiawal training

POKOK/SUBPOKOKBAHASAN

METODE Istighfar,dzikir, bacaalQuran, azan,sujud, tasbih, shalawat Menggambar

MEDIA/ALAT alQuran MoT

PJ.

HARII: Selasa,
xx.xx.xxxx

Perkenalan

Terbangunkeakraban antarpesertadandengan instruktur Terciptanyakesepakatan, danaturanaturanforum

Plano, crayon, lakban Metaplan, Spidol, Lakban kertas

MoT

KontrakBelajar

- Apayangbolehdilakukandalam forum - Apayangtidakbolehdilakukan dalamforum

Diskusi Kelompok

MoT

PemilihanKetua

Terpilihnya1orangketua kelasyangmenjembatani kepentinganpeserta denganinstrukturdan panitia Teridentifikasinya

SimulasiPemilu

MoT

HarapanPeserta

1. MotivasimengikutitrainingSC

Brainstorming

Metaplan,

MoT

10.4511.00 11.0012.45

SNACK OrientasiMoT

motivasidanharapan harapapesertaterhadap pelaksanaantrainingSC 1. Pesertamemahami tujuan,arahdantarget pelaksanaanSC,serta kaitannyadengan tujuanHMI 2. Pesertamengetahui materitrainingserta bentukevaluasi kelulusannya 3. Pesertamengetahui harapanteamMoTdan Panitiaterhadap merekaselamatraining berlangsung

12.4514.00 14.0016.00

ISHOMA MATERII: FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM

TPU: Pesertamemahami konsepmendasaryang sistematis,logis,dan menyeluruhtentang pendidikanislamyang bersumberkepadaajaran islam TPK: 1. Pesertamemahami hakikatkeberadaan daneksistensi manusiamenurut ajaranislam

(positif&negatif) 2. Harapanyangdiinginkandari mengikutitrainingSC 1. GambaranumumtentangTraining SC: - TujuanpelaksanaanSCdan kaitannyadenganTujuanBPL danTujuanHMI - ProfilidealseorangInstruktur - Tugasdantanggungjawab instruktur - Spesifikasi/kualifikasiinstruktur (pendidikan,pengalaman, keahlian,sikap/karakter) 2. Materimaterisertametode trainingSC 3. EvaluasiTrainingSC(aspek penilaian,bobotdankriteria kelulusan) 4. Harapanteampengelolantraining (teamMoTdanPanitia)terhadap peserta 1. Pengertianpendidikan 2. Tugasdanfungsipendidikan 3. Manusiadanprosespendidikan 4. Berbagaipandangantentang prosespendidikan 5. Kemampuanbelajarmengajar 6. Kurikulumdalamlembaga pendidikan 7. Metodedalampendidikan 8. SistemnilaidanmoralIslam 9. Manusiadanfitrah perkembangan

Spidol, Lakban Ceramah, Tanyajawab infocus MoT

PEMATERI: XXX INSTRUKTUR PENDAMPING :XXX

16.0016.30 16.3018.00

SHALAT&SNACK MATERIII: APLIKASI PEDOMAN PERKADERANI: PolaUmum Perkaderan&Pola DasarTraining

2. Pesertamemahami konseppendidikan menurutajaranislam TPU: Pesertamemahami konsep&pedoman perkaderanHMI TPK: 1. Pesertamemahami polaumum perkaderan 2. Pesertamemahami poladasartraining

A.POLAUMUMPERKADERAN 1. Landasanperkaderan - Landasanteologis - Landasanideologis - Landasankonstitusi - Landasanhistoris - Landasansosiokultural 2. Poladasarperkaderan - Pengertiandasar - Rekrutmenkader - Pembentukankader - Arahperkaderan 3. SWOTkondisiterkini keinstrukturan 4. WujudprofilkaderHMIdimasa depan B.POLADASARTRAINING 1. Arahtraining - Jenisjenistraining - Tujuantrainingmenurut jenjangdanjenis - Targettrainingperjenjang 2. Manajementraining - Metodapenerapankurikulum - Kurikulumtraining(LKI,LKII, LKIII - MetodeTraining - EvaluasiTraining Lanjutan

Kerja kelompok, diskusi, ceramah

Plano,spidol, lakban, pedoman perkaderan, bukumanual basictraining

INSTRUKTUR XXX

18.0020.30 20.3022.00 22.0023.00

ISHOMA Lanjutan OrientasiMoT

Lanjutan

INSTRUKTUR XXX MoT


NO. 2. HARI/TGL WAKTU 08.0010.45 MATERI ReviewHariI MATERIIII: DIDAKTIKMETODIK& MEDIAPENGAJARAN TUJUAN&TARGET TPU: Pesertamemahami bagaimanacara pengetahuan, keterampilan,dansikap dapatdiajarkanoleh fasilitatorkepada pesertadidikserta penggunaanmedia TPK: 1. Pesertamemahami motifseseorang dalambelajar 2. Pesertamengetahui carapenggunaan mediapembelajaran 3. Pesertamengetahui caramengelolakelas POKOK/SUBPOKOK BAHASAN PengertianDidaktik Metodik Bentukpengajaran,alat danmediapengajaran Asasasasdidaktik - Asasperhatian - Asasaktifitas - Asaspersepsi - Asasperagaan - Asasulangan - Asaskorelasi - Asaskonsentrasi - Asasindividu - Asassosialisasi - Asasevaluasi Metodologipengajaran - Metodeinteraksi mengajardalamkelas - Metodetanyajawab - Metodediskusi - Metodedemonstrasi daneksprimen - Metodekaryawisata - Metodekerja kelompok - Metodesosiodrama, dll METODE MEDIA PJ. PEMATERI: XXX INSTRUKTUR PENDAMPING: XXX

HARIII: Rabu, xx.xx.xxxx

1. 2. 3.

4.

10.4511.00 11.0012.30

SNACK MATERIIV: TeknikKomunikasi: Verbal&NonVerbal

TPU: Pesertamenguasai berbagaimacamteknik

1. JenisjenisKomunikasi NonVerbal 2. KomunikasiVerbal

PEMATERI: XXX

12.3014.00 14.0016.00 16.0016.30 16.3018.00

ISHOMA Lanjutan(Praktek) SHALAT&SNACK MATERIV: METODE ANDRAGOGI

komunikasi,baikverbal maupunnonverbal TPK: 1. Pesertamemahami berbagaifaktor pendukungnon verbaldalam berkomunikasi 2. Pesertamenguasai berbagaiteknik komunikasi,ceramah, danorasisebagai salahsatualatuntuk memotivasiatau mempengaruhi pesertadidik TPU: Pesertamengetahuicara melibatkanorang dewasakedalamproses belajar TPK: 1. Pesertamengetahui carabelajarorang dewasa 2. Pesertamengetahui caramemfasilitasi prosesbelajarorang dewasa TPU:

Persuasivespeaking Narrativespeaking Descriptivespeaking Numericalspeaking Smalltalk Orasi

INSTRUKTUR PENDAMPING: XXX

1. 2. 3. 4. Pengertianmetode andragogi Bentukbentukmetode andragogi Perbedaanandragogidan pedagogi Metoderuntutbelajar atauteknispengelolaan struktur Prinsipprinsiplatihan peranserta

INSTRUKTUR XXX PEMATERI: XXX INSTRUKTUR PENDAMPING: XXX

5.

18.0020.30 20.3022.00

ISHOMA MATERIVI: QuantumTeaching&

1. Contexts

Ceramah,

PEMATERI:

PrinsipPrinsip Fasilitator

22.0023.00

OrientasiMoT

Pesertamemahamidan mampumemaksimalkan (mengorkestrai) berbagaimacam interaksiyangadadi dalamdandisekitar lingkunganbelajar TPK: 1. Pesertamampu memaksimalkan usahapengajaran melalui perkembangan hubungan, penggubahanbelajar, danpenyampaian kurikulum 2. Pesertamampu menciptakan lingkunganbelajar yangefektif, merancangkurikulum, menyampaikanisi, danmemudahkan prosesbelajar.

- Suasanapembelajaran latihan - Landasan/kerangka kerja - Lingkungan pembelajaran - Perancangan pembelajaranyang dinamis 2. Contents - presentasi/cara penyampaianmateri - pemberdayaan fasilitas - ketrampilanhidupdan praktek. - 3. Prinsipprinsip fasilitator

XXX INSTRUKTUR PENDAMPING: XXX

MoT

NO. 3.

HARI/TGL

WAKTU 08.0010.45

MATERI ReviewHariII MATERIVII: TeknikOutbound/Ice Breaking/Simulasi/Role Play

TUJUAN&TARGET TPU: Pesertamemahami fungsiicebreakingdan mampu mempraktekkannya TPK: 1. Pesertamemahami fungsiicebreaking 2. Pesertamampu menciptakandan mensimulasikanice breaking TPU: Pesertamemahami siklusbasictraining sertamengetahuialat alatmonitoring pelaksanaannya TPK: 1. Pesertamemahami tahapantahapan yangmembentuk sebuahLKI 2. Pesertamengetahui caramerancang, mengiplementasikan danmengevaluasi

POKOK/SUBPOKOKBAHASAN 1. Pengertianicebreaking 2. Tujuanicebreaking 3. Metodeicebreaking - Ceramah - Studikasus - Sinetik - Lorongpenuhliku - Simulasidanpermainan 4. Halhalyangharus diperhatikansaatmelakukan icebreaking

METODE Ceramah, studikasus, latihan, diskusi, sinetik,lorong penuhliku, simulasiatau permainan

MEDIA

PJ. INSTRUKTUR XXX

HARIIII: Kamis, xx.xx.xxxx

10.4511.00 11.0012.45 12.4514.00 14.0016.00

SNACK Lanjutan(Praktek Outbound) ISHOMA MATERIVIII: APLIKASIPEDOMAN PERKADERANII: SiklusBasicTraining (ManualBasicTraining)

1. SiklusLKI - PemasaranHMI - Rekrutmen/Screening Test - AnalisaKebutuhan Training - PelaksanaanLKI(Materi danMetodologi) - FollowupPascaTraining - Monitoring&Evaluasi 2. FormulirTerkaitdengan PelaksanaanLKI - Contohpertanyaan screeningtest - Alatalatmonitoring (formpendaftaran,kartu

Ceramah, diskusi,kerja kelompok

Infocus, BukuManual BasicTraining: a comprehensive guideto implementing BasicTraining

INSTRUKTUR XXX INSTRUKTUR XXX

LKI 3. Pesertamengetahui jenisjenisformulir yangdigunakan dalampelaksanaan danproses monitoringLKI

1. 2.

kendaliscreening, lembaranpenilaian screening,absensiLKI, grafikkeaktifanpeserta, formresponharian,form laporanLKI) Formperencanaansesi Formpenilaianpresentasi Formbiodatapemateri Absensifollowup Ceramah, kerja kelompok Plano,spidol, lakban INSTRUKTUR XXX

16.0016.30 16.3018.00

SHALAT&SNACK MATERIIX: PRAKTEK PERENCANAAN LATIHAN

TPU: Pesertamampu membuatperencanaan training TPK: 1. Pesertamampu menyusunalur trainingsecara keseluruhanserta penugasanperan 2. Pesertamampu menyusun perencanaansesi sertametodologi yangdigunakan Lanjutan

3. 4.

Perumusandasarpemikiran latihan Perumusanmetodologi latihan - Tujuandantargetlatihan - Factorpendukungdan identifikasipesertalatihan - Penetapansumberdaya yangdibutuhkan - Perumusanteknikteknik pengelolaanlatihan - Penetapantimpengelola danpembagianperan Penyusunanskedul/alur latihan Penetapanalatukur keberhasilanlatihan

18.0020.30 20.3022.00 22.0023.00

ISHOMA Lanjutan OrientasiMoT

Lanjutan

MoT MoT

NO. 4.

HARI/TGL

WAKTU 08.0010.45

MATERI ReviewHariIII Praktekke InstrukturanI -

TUJUAN&TARGET

POKOK/SUBPOKOK BAHASAN MetodeTradisional: 1. Pelurusanmotivasi 2. DS 3. Pendinginan 4. Kontrakbelajar 5. Pemilihanketua 6. OrientasiawalMoT 1. SejarahHMI 2. KonstitusiHMI 1. MissionHMI 2. Kepemimpinan& ManajemenOrganisasi NilaiNilaiDasarPerjuangan

METODE Roleplay,tugas kelompok, evaluasioleh kelompok

MEDIA

PJ. TeamMoT

HARIIV: Jumat, xx.xx.xxxx

Pesertamenguasai teknikpembukaan training Pesertamampu merumuskanmetode barupembukaan training

10.4511.00 11.0012.45

SNACK Praktekke InstrukturanII ISHOMA Praktekke InstrukturanIII SHALAT&SNACK Praktekke InstrukturanIV ISHOMA Praktekke InstrukturanV

12.4514.00 14.0016.00

16.0016.30 16.3018.00

18.0020.30 20.3022.00

Pesertamenguasai metodepenyampaian materitraining Pesertamenguasai metodepenyampaian materitraining Pesertamenguasai metodepenyampaian materitraining - Pesertamenguasai teknikpenutupan training - Pesertamampu merumuskanmetode barupenutupan training

MetodeTradisional: 1. Posttest 2. Perkenalan 3. DS 4. Pendinginan 5. OrientasakhirMoT 6. Lagu&shalawat 7. PembacaanAyatSuci 8. Kesankesanpeserta 9. PesanpesanMoT 10. IkratBaiat 11. Penutupantraining

Roleplay,tugas kelompok,& evaluasi Roleplay,tugas kelompok,& evaluasi Roleplay,tugas kelompok,& evaluasi Roleplay,tugas kelompok,& evaluasi

TeamMoT

TeamMoT

TeamMoT

TeamMoT

22.0023.00

OrientasiMoT

MoT


NO. 5. HARI/TGL WAKTU 08.0012.45 MATERI ReviewHariIV Praktek MenghadapiSituasi Sulit TUJUAN&TARGET TPU: Pesertamampu menghadapidan menyelesaikankasus kasussulityangmungkin munculketikamengelola training POKOK/SUBPOKOK BAHASAN MenghadapiTipePeserta: 1. Pendiam 2. Mendominasi 3. Pembangkang 4. Cuek 5. Usil/nyelutuk 6. Sangatcerdas 7. Lucu 8. Soktau 9. Tidakdisiplin 10. Menganggapremeh 11. Terlalubanyakbertanya Menghadapai,Situasi Pesertayang: 1. Mengantuk/tidur 2. MainHP,SMSdalam forum 3. Mengedarkankertasusil 4. Mainmatadengan instruktur 5. Sakit 6. Kentut 7. Keluarmasukforum 8. Telatmasuk 9. Mengamuk 10. Sibuksendiri/tidak memperhatikan 11. Mintaijinkuliah,kerja 12. Lebihtuadariinstruktur 13. Meninggal/pingsan 14. Kemasukan 15. Marah,kecewakarena instruktursebelumnya METODE Praktek MEDIA PJ. INSTRUKTUR XXX

HARIV: Sabtu, xx.xx.xxxx

10

12.4514.00 14.0016.00

ISHOMA MATERIX: KODEETIK INSTRUKTUR (danPermainan Peran/Drama)

TPU: Pesertamampu memainkanperan berbagaitipe guru/pendidik TPK: 1. Pesertamampu memainkanperan berbagaijenis,tipe, profil,karakter,sikap atauprilakusebagai pendidik(Tgk. Pesantren,Dosen,

MenghadapiSituasi/Kondisi: 1. Gempabumi 2. Ledakan bom/tembakan 3. Tibatibatidakhadir pemateri 4. Matilampu 5. Media/alatyangtidak ada/habis 6. Complaindari masyarakat/aparat keamanan 7. Instrukturlain memotong pembicaraan 8. Memaksakandiriuntuk masuk 9. Instrukturlainyang mengejek 10. Resletingterbuka 11. Kontaklistrik 12. Terjatuh 1. ProfildanKodeEtik (sikapdanprilaku)Tgk. Pesantren 2. ProfildanKodeEtik (sikapdanprilaku)Dosen 3. ProfildanKodeEtik (sikapdanprilaku) InstrukturHMIyangbaik 4. ProfildanKodeEtik (sikapdanprilaku) InstrukturHMIyang buruk

Simulasi Kelompok

TeamMoT

11

16.0016.30 16.3018.00

SHALAT&SNACK MATERIXI: TeknikMembaca Orang& Pengembangan Kepribadian

18.0020.30 20.3022.00

ISHOMA MATERIXII: BadanPengelola Latihan(BPL)

InstrukturHMIyang baik,danInstruktur HMIyangburuk) 2. Pesertamemahami kodeetikinstruktur TPU: 1. Pesertamengetahui caramembacawajah, sikap/karakterorang 2. Pesertamemahami caramengembangkan kepribadian TPU: Pesertamemahami status,peran&fungsi BPL TPK: 1. Pesertamemahami aturanaturandasar ataupedomanBPL 2. Pesertamemahami bentukorganisasidan mekanismekerjaBPL

1. Caramembacakarakter, prilakuataukepribadian peserta 2. Pengembangan kepribadian

Diskusi,Tanya Jawab,Praktek

INSTRUKTUR XXX

1. PedomandasarBPL - Statusdantempat kedudukan - Tugas,wewenangdan tanggungjawab - Keanggotaan, organisasidan musyawarah 2. Organisasidan mekanismekerjaBPL - Unsurunsurorganisasi latihan - MekanismekerjaBPL 1. EvaluasiPelaksanaan trainingSC: - Materi - Pemateri - Material - Praktek - Media&Alat - Instruktur&MoT - Panitia

KetuaBPL

22.0022.15 22.1523.00

SNACK EvaluasiTrainingSC

Brainstroming, diskusi

Metaplan, plano,spidol, lakban

TeamMoT

12

- Akomodasi - Makanan - Saranlainnya

2. Rechecking keterpenuhanHarapan Harapan"peserta

23.0024.00

RencanaTindak Lanjut(RTL)

24.00s.dSelesai

OrientasiAkhir, PenutupanSidang Sidangtraining, Pengumuman Kelulusan

3. Evaluasiketercapaian TujuanTrainingSC 1. Kemungkinankendala kendalayangakan dihadapidalam mengaplikasikanilmu& keterampilanyangtelah dipelajari,sertaSOLUSI 2. ModelPembukaan& PenutupanLKIyang direkomendasikanke cabangmasingmasing 3. Halhalyangdapat menurunkankomitmen untukaktifdi keinstrukturan,serta SOLUSI 4. Apakegiatanyangakan andalakukanuntuk membenahiperkaderan ketikapulangnanti(apa, kenapa,kapan,dimana bagaimana)

Brainstroming, diskusi

Metaplan, plano,spidol, lakban

TeamMoT

TeamMoT

SaidMuniruddinazZahirHMI2010

13

CONTOH: ALURPEMBUKAANTRAININGPENGELOLALATIHAN(SENIORCOURSESC)

ALUR
A. PRAPEMBUKAANSIDANG 1. Salam 2. 3. Muqaddimah Alfatihah

PROSES&METODA

ALAT/ MEDIA

PJ.
MoT MoT MoT

assalamualaikumwr.wb Pujipujiandanshalawat Membacaalfatihah,disedekahkankepadaNabiSAW, keluarga,sahabat,nabinabi,ulama,orangtua,saudara danmuslimsedunia. Pesertaberistighfar9x(astagfirullaahaladhim),seraya memohonkeampunan Dilanjutkandenganberdzikir(Laailaahaillallaah)sambil memegangdada,merasakangetarangetarantauhid Semuapesertaberdiri,menutupkanmatadan menundukkankepala.Kemudiansalahsatuinstruktur mengumandangkanadzan Semuapesertabersujuddanbertasbihdalamhati MoTmembacaalquran(anNur:3438) CoMoTPembacaanartidarisurahanNur:3438 SemuapesertaberdiridanbershalawatkepadaNabi Ucapanselamatdatangkepadaparapesertasebagai orangorangterpilihdancalonpejuangsejatidiHMI Instrukturmemperkenalkandirisatupersatu Penjelasanfungsidantanggungjawabinstruktur a. Pesertamenggambarwajah/dirisendiri&Asosiasi diridenganobjek/benda b. Kekuatan&kelemahandiri c. KeadaandirisebelumdansesudahmasukHMI d. Citacitayangbelumterwujud e. Tujuanhidup f. Slogandiri a. Setiappesertamenuliskanduamotivasimengikuti SC b. Menyusunberbagaijenismotivasiitukedalam formathidupdibawahgaris(motivasinegative), hidupdiatasgaris(motivasipositif),dannetral a. Pesertadibagikedalam4kelompok(subhanallah alhamdulillahlailahaillallahallahuakbar) b. Menyusunapayangbolehdantidakbolehdilakukan dalamforum c. Kesepakatanuntukmengikutiaturanaturan a. Pemilihanpetugas: KPU(panitiapendaftaran)

4. 5. 6.

Istighfar Dzikir Azan

MoT MoT MoT

7.

Sujud&Tasbih

alQuran alQuran Palusidang Crayon, plano, lakban, spidol

MoT MoT CoMoT MoT MoT MoT MoT MoT

8. BacaalQuran 9. Saritilawah 10. Shalawat B. PEMBUKAANSIDANG TRAINING 1. MoTMembukasidang training 2. Welcomenote C. PERKENALANINSTRUKTUR 1. Identitasdiridanlatar belakang 2. Peran,fungsidan tanggungjawab D. PERKENALANPESERTA

E. PELURUSANMOTIVASI

Metaplan, spidol,plano, lakban

MoT

F. KONTRAKBELAJAR

Plano,spidol, lakban

G. PEMILIHANPEMIMPIN& TUGASNYA

Plano,kertas HVS,spidol,

14

H. HARAPANHARAPANPESERTA

Panwaslu(pengawas) Pengajuancalon Kampanyecalon Pemilihan PelantikanPemimpin b. Penjelasantugastugaspemimpin Setiapkelompokmenuliskanharapanharapanmendasar mengikutiSC a. GambaranumumtentangTrainingSC: - TujuanpelaksanaanSCdankaitannyadengan TujuanBPLdanTujuanHMI - Profilidealseoranginstruktur - Tugasdantanggungjawabinstruktur - Spesifikasi/kualifikasiinstruktur(pendidikan, pengalaman,keahlian,sikap/karakter) b. Materimateri,metode,&mediatrainingSC c. MazhabTraining(cinta,keterbukaan,kekompakan, dankesuksesan) d. EvaluasiTrainingSC(aspekpenilaian,bobotdan kriteriakelulusan) e. Harapanteampengelolantraining(teamMoTdan Panitia)terhadappeserta

lakban

I. ORIENTASIMoT

Metaplan, spidol,plano, lakban

MoT

SaidMuniruddinazZahirHMI2010

15

CONTOH: ALURPENUTUPANTRAININGPENGELOLALATIHAN(SENIORCOURSESC)

ALUR
A. PRAPENUTUPAN 1. EvaluasiTrainingSC

PROSES&METODA
1. Pesertadimintauntukmemberikanpendapat (tingkatkepuasan)meliputi: MateriSC Praktek/Simulasi Copian/Bahan Kepanitiaan Pendapatsecaraumum 2. MoTmengomentarihasilpenilaianpeserta dikaitkandengantingkatkeberhasilantraining 1. MoTmemeriksasatupersatuharapan harapanpesertapadaharipertama,dan menanyakanapakahmasingitemtersebut telahterpenuhi 2. MoTmembuatpenilaianpersentase keterpenuhanHarapanparapesertadan kaitannyadengantingkatkeberhasilantraining MoTmengulaskembalitujuan&targettraining SCdankaitannyadenganprofilidealinstruktur. Kemudianmengevaluasitingkatketercapaian selamatrainingsertaharapandimasadepan. Pesertadibagidalam3kelompokdan mendiskusikan/mempresentasikan: 1. Apakemungkinankendalayangakandihadapi sekembalikecabangmasingmasingdalam mempraktekkanilmu/skilyangbaru diperoleh?Sertasolusinya! 2. Apasajakemungkinanhalyangdapat menurunkansemangatuntukmengabdidi perkaderan?Sertasolusinya! 3. Bagaimanacaramembangunkoneksiyang berkelanjutanantarsesamapesertatraining QuantumIkhlas.Menstimulirsemangat pengabdian,komitmen,keikhlasan,dan kebahagiaandalammengelolaperkaderan Pesertadimintauntukmenuliskansifatsifat negativedanpositifmasingmasingpribadididua lembarmetaplanberbeda,sertamengklip2 lembaruangRp1000dimetaplanyangberbeda Semuapesertaberwudhu.Ditengahruangan ditempatkanbenderaHMI&satugallonair. MengirimdoakepadaRasulullah,AhlulBait, sahabat,ambiya,ulama,pendiridanpenerus HMI,orangtua,sahabat,dankaummuslim. BersamasamamembacaYaasin.Salaamun QaulammirrabbirRahiimdiulangulang3x,serta menghembuskannyakeAirRuhPerkaderan Airruhperkaderandibawakelapangan. Metaplansifatsifatdiridiletakkandisampingair tsb.Pesertadimintaberbarismembentukshaf Pelurusankembaliniat.Mengirimkembalidoa kepadaRasulullah,AhlulBait,sahabat,ambiya, ulama,pendiridanpenerusHMI,orangtua, sahabat,dankaummuslim.

ALAT/MEDIA
Formevaluasi (Plano),spidol

PJ.
MoT

2. RecheckingKeterpenuhan HarapanHarapan Peserta

Metaplan dokumentasi HarapanHarapan pesertahari1

MoT

3. EvaluasiKetercapaian TujuandanTarget TrainingSC 4. RencanaTindakLanjut (RTL)

Dokumentasiprofil idealinstruktur (Plano) Plano,spidol, lakban

MoT

MoT

B. ORIENTASIAKHIRMoT

MoT

C. PENUTUPAN(inHouse) 1. Persiapan

Metaplan,spidol, dualembaruangRp 1000/peserta,klip BenderaHMI,satu drumAirRuhHMI

MoT

2. 3.

Wudhu Pelurusanniatdandoa: alFatihah BacaYasin

MoT MoT

4.

alQuranper peserta

MoT

D. PENUTUPAN(Outbound) 1. Persiapan

MoT

2. PelurusanNiatdanDoa: alFatihah,alFalaq,anNas, ayatQursiy

MoT

16

E. SIMULASIKEIMANAN& RUKUNISLAM 1. SYAHADAH

TarianRumiHMI(Laailaahaillallah Muhammadarrasulullahalaihishalatullah) Azan(olehinstruktur,dipenghujungtarian) Sujud(setelahselesaitarian) Pesertamelakukanshalatcinta2rakaat. Kemudianmelakukansimulasidanpenjelasan shalat: Berdiritegaklurus(tauhid,komitmen) Ruku(visikeummatan,melihatkaum tertindas) Sujud(penghambaandiri,membunuhego) Dudukantaraduasujud(refleksidiri: kelebihankekurangan) Tahyatakhir(menjadikanMuhammad, keluargabeliau&Ibrahimsebagairolemodel) Salam(melihatkembalikeadaan masyarakat,menebarkasihsayang) Semuaplanobekassajadahdikumpulkanlalu dibakar,diikuti: Pembakaranmetaplanberisikansifatnegative, diikutiteriakanAllaahuAkbar. Pembakarandosadosadantuhantuhanpalsu (satulembaruangRp1000),diikutiteriakan AllaahuAkbar. Pesertamelemparkansisaapiyangmembakar metaplandosadengan7buahbatukecil sambilmeneriakkanAllaahuAkbar. Pesertamemasukkanuangkedalamkotakinfaq/ sedekah Kontemplasi:membayangkanwarna, kesuksesan,bertemudenganAllah PesertaberjalanmengelilingiKabah(AirRuh HMIdanBenderaHMI)sambilmeneriakkan labbaikallaahummalabbaik. Pesertamengumandangkantakbirkemenangan, takbirjihad,takbirsemangatuntuk mengimplementasikansemuailmuyangtelah diperolehdalamrangkaberibadahdan mewujudkanmasyarakatadilmakmuryang diridhaiAllahswt. Pesertaberdirimelingkardanbershalawat PesertamajusatupersatukedepanMoT,dan berjongkokditanah TangankiripesertamemegangbenderaHMI, tangankananmengusapairruhperkaderan kewajah CoMoTmengikatkainputihbertuliskan AllaahuAkbarkekepalapeserta Peserta(siapasajayangmau)diminta menyampaikankesankesanselamatraining CoMotmembacaSKkelulusanpeserta MotmembaiatpesertasebagaiulamaHMIatau instrukturperkaderan MoTmenutupsidangsidangtraining

MoT& CoMoT

2. SHALAT

Plano(sebagai sajadah)

MoT

3. PUASA

Korek,metaplan, uangkertas,plano bekas,7buahbatu kecil,korekapi

MoT

4. ZAKAT 5. HAJI

Uang,kotak

MoT MoT

6. JIHAD

MoT

F. PEMBAIATAN&PENUTUPAN 1. Shalawat 2. Pemberkatan

BenderaHMI,Air RuhPerkaderan, kainikatkepala bertuliskanAllaahu Akbar

MoT& CoMoT

3. Kesankesanpeserta 4. PembacaanSKKelulusan 5. Pembaiatan 6. Penutupansidangtraining 7. Salamsalaman

SKKelulusan TeksBaiat instruktur

CoMoT MoT MoT

SaidMuniruddinazZahirHMI2010

17

LAMPIRAN

Bahan Orientasi Awal Form Asesmen Orasi/Presentasi Contoh Metode Penyampaian Materi: Tujuan HMI Contoh Form Evaluasi Pengelolaan Training SC Kognisi, Afeksi & Psikomotorik Komunikasi: Verbal & Non-Verbal

ORIENTASIAWALTRAININGSC
Tujuan HMI

CAPACITYBUILDING
1. Spesifikasi Instruktur 2. 3. Tanggung jawab&Tugas Instruktur PENDIDIKAN
A. Kampus B. HMI

SCREENINGTEST MATERI
IPKmin.2,75 Min.6blnsetelahLKII Prioritas:PengurusHMI Aktifberorganisasi MemahamiMateri MaterikeHMIan MenguasaiSindikat (wajib&pilihan) PengetahuanUmum

TRAININGSC MATERI

PASCA TRAINING

Tujuan BPL
Tujuan Pelaksanaan SC

PENGALAMAN
A. HMI B. Lainnya

(JobSpec)

KEAHLIAN
A. Mengetahui/ Memahami (KONSEPTUAL)

ProfilIdeal Instruktur
INTERNAL: Strength Weaknesses
EXTERNAL: Opportunity Threat

(JobDes)
B. Mampu/ Menguasai (PRAKTIKAL) Mampumembaca Qurandenganbaik Mampumembaca syahadatdenganbaik Mampumembaca(& memahami)bacaan shalatdenganbaik Mampuberkomunikasi denganbaik

ANALISAS.W.O.T

SaidMuniruddinazZahirHMI2010

4.

SIKAP/KARAKTER

Motivasiyangtinggi

FilsafatPendidikanIslam Independent PedomanPerkaderan(Konsep) study SiklusBasicTraining Upgrading instruktur (ManualBasicTraining: Handbook) DidaktikMetodik(Konsep) MekanismeKerjaBPL PrakitkDidaktikMetodik Pengabdian /AplikasiPedoman danMagangdi Perkaderan: Training MetodeAndragogi& Upgrading instruktur PrinsipPrinsipFasilitator TeknikKomunikasi (verbal&nonverbal) QuantumTeaching Outbound/IceBreaking/ RolePlay PraktikPerencanaan Latihan Praktikkeinstrukturan KodeEtik&Pengembangan Countinous improvement& Sikap/Kepribadian development

18

TujuanHMI(Pasal4ADHMI):
Terbinanyainsanakademis,pencipta,pengabdiyang bernafaskanislamdanbertanggungjawabatasterwujudnya masyarakatadilmakmuryangdiridhaiAllahswt.

TugasBPL(PedomanBPLpasal4):
1. MenyiapkanpengelolalatihanataspermintaanPBHMI danpengurusHMICabang; 2. Meningkatkankualitasdankuantitaspengelolalatihan denganjalanmenyelenggarakantrainingpengelola latihandanmengadakanforumforuminternal dilingkunganinternBPL; 3. Meningkatkankualitaslatihandenganjalanmemonitor danmengevaluasipalaksanaanlatihan; 4. MemberikaninformasikepadaPBHMIdanPengurus HMICabangtentangperkembangankualitaslatihan.

TujuandanTargetPelaksanaanSC:
Memberikanpemahamandankemampuanteknis pengelolaanlatihan(PedomanPerkaderan): 1. Terbinanyakaderyangmemilikiskilyangprofessional dalambidangkeinstrukturansebagaipengelolatraining; 2. Menghasilkaninstruktur/pengelolatrainingyang bertanggungjawabdalammenjalankan fungsi/mengembanmisiorganisasi.
19

CONTOH: KONDISIKEINSTRUKTURAN
KEKUATAN: KELEMAHAN: Berpengalamandiluar/didalam Kurangdisiplin Jumlahinstrukturrelativebanyak Kurangkomitmen Disiplinilmuyangberbeda Kesibukanpribadi Motivasiyangkuatuntuk Egosenioritas melakukaninovasipola Tidaksiapuntukmasukforum perkaderan (mental&penguasaanmateri) Banyakyangjumud Lemahdibidangretorika& metode Materilaridaritopik Gapantargenerasi Lemahdalammemahami& menganalisaisuisuyangsedang berkembang KESEMPATAN: ANCAMAN: Managementwaktuyangrelative Jebakanbudayamaterialisme baik PeluangberkarirdiluarHMIdgn skillkeinstrukturan

20

WUJUDPROFILIDEALINSTRUKTURHMI

PuncakKefasihan
AMAL PSIKOMOTORIK
PROFESIONAL MUSLEM IMANAFEKTIF

INTELEKTUAL

ILMU KOGNISI

AKHLAQULKARIMAH
SaidMuniruddinazZahirHMI2010 21

EVALUASIKELULUSANTRAININGSC

NO. ASPEKPENILAIAN
1. 2. 3. 4. 5. Makalah/Sindikat PenguasaanMaterikeHMIan/Intelektualitas Kedisiplinan Penugasan/Praktek TestTertulis TOTAL

BOBOT
10% 15% 30% 30% 15% 100%

PREDIKATKELULUSANTRAININGSC

BOBOT
0049 5059 6079 8089 90100

KETERANGAN
TidakLulus LulusBersyarat Cukup Baik Istimewa

22

FORMASESMENORASI/CERAMAH/PRESENTASI
NO.
1.

ITEMITEM UNTUKDIPERHATIKAN
TUJUAN Memotivasi Membangunkesadaran Membelaseseorang/sesuatu Mengcounterissue Mengajakmelakukanaksi Mendebatrealitasyangada Menggugatkepercayaanyangada Membeladiri Mendemontrasikankemampuanintelektualitas Membujuk Mempengaruhi Menggalikebenaran Mengajarkannilainilaiataukebajikan Memuji Menyalahkan Menghakimi,benaratausalah Mencuciotak Lainnya TOPIK Spesifik Relevan Issueterkini Menarik Lainnya CARAPENYAMPAIAN 1. SUSUNANBAHASA Formal Informal Puitis Variasikata Keunikanfrasadanstatementyangdigunakan Lainlain 2. SUARA Tone(rendahsedangtinggi) ProjeksiSuara Kejelasanberbicara Lainlain 3. BAHASATUBUH Keberanian/RasaPercayaDiri Postur Kontakmata Ekspresiwajah Gerakantubuh Lainlain

KET.

2.

3.

23

4.

5.

6.

STRUKTUR MATERI&PENYAMPAIAN StrukturPenyampaian: o Awal:langsungataupelanpelan o Pertengahan o Akhir:berhentimendadakataupelanpelan GayaPenyampaian: o Menirugayaoranglain(sudahumum) o Unik(Khassendiri) MetodeReasoning: o Deduksi o Induksi Modelpenyampaian o Naratif o Deskriptif o Persuasif o Provokatif BentukRetorika: o Forensik(menetukankebenaranataukesalahandarisebuahevenatauissue) o Deliberative(menentukanapakahsebuahaksidilakukanuntukmasaakan datangatautidak) o Epideictic(memuji,menyalahkan,menggugatnilainilai,menghakimibenar atausalah/menggugatfakta,definisi,kualitasdanwilayahdarisuatuobjek) Kepadatanmateri: o Padatberisi/berbobot/penuhinformasidanpengetahuan o Lebihfocuspadapermainanbahasadankata/lancer/relatiftanpaisi. o Lancar,padatberisi REFERENSI / KUTIPAN Fakta Data/Statistik/Angkaangka Sumberakademis/buku/jurnal,dll Sumberkeagamaan/Quran/Hadist Massmedia/TV/radio/internet/Majalah/Koran,dll Pengalamanpribadi Inspiringstory Pendapattokoh/ahli/opini Katakatamutiara Puisi Lainlain STIMULASI ModalitasBelajar(VisualAuditoryKinestetis) Mengangkatpertanyaanpertanyaanpenting Pengulangan/penekanankonsepkonsepkunci Sentuhanemosi(metafora,ceritacerita,dll)

SaidMuniruddinazZahirHMI2010

24

CONTOH Metode Penyampaian Materi: TUJUAN HMI


Durasi: 1,5 jam (atau disesuaikan) 1. PERTANYAAN PENTING:

Apa tujuan hidup kita? Serta apa hubungannya dengan masuk dan aktif di HMI? 2. GAMBARAN UMUM MATERI Materi ini mencoba menumbuhkan kesadaran peserta LK-1 tentang perlunya satu Visi atau Tujuan Hidup. Tujuan hidup ini tidak hanya harus jelas, tapi juga harus benar. Selama proses diskusi/brainstorming, peserta di ajak berfikir untuk menentukan satu tujuan tertinggi dari hidup masing-masing. Kemudian instruktur meramu, mengarahkan dan meluruskan semua tujuan-tujuan hidup tersebut sepada satu kesimpulan tujuan tertinggi dari kehidupan manusia, yaitu: mencapai Ridha Allah. Kemudian, dalam proses diskusi kelompok, setiap peserta diarahkan untuk menguraikan hal-hal apa saja (kegiatan/aktifitas/tugas) yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan hidup tersebut (Ridha Allah). Dalam proses evaluasi, fasilitator mencoba mengkategorisasikan semua ide-ide peserta ke dalam 5 item tujuan HMI, yaitu: terbinanya insan Akademis, Pencipta, Pengabdi, yang bernafaskan Islam dan Bertanggungjawab. Kesimpulan akhir adalah, tujuan hidup peserta sama persis dengan Tujuan HMI. Dengan terjadinya keselarasan tujuan ini, maka peserta di ajak untuk melihat HMI seperti melihat diri sendiri, berjuang dan aktif di HMI sama dengan memperjuangkan tujuan hidup pribadi. Intinya, pribadi dengan organisasi menjadi satu entitas yang tak terpisahkan, sama-sama bergerak untuk mencapai satu kesamaan tujuan yang mulia. Dan inilah salah satu bentuk tauhid dalam ber-HMI. 3. TUJUAN INSTRUKSIONAL Selama penyampaian materi ini, peserta LK-1 akan: Menyadari perlunya sebuah tujuan hidup; Mengetahui secara ringkas macam tujuan hidup manusia di dunia berdasarkan isme-ismenya; Mengetahui dan memahami tujuan hidup masing-masing sebagai seorang Muslim dan kelebihannya dibandingkan isme-isme dunia lainnya. Bekerja dalam kelompok untuk menentukan apa saja yang harus dilakukan untuk bisa mencapai tujuan hidup tersebut, dalam konteks sebagai mahasiswa maupun sebagai manusia umumnya; Mampu menghafal Tujuan HMI secara benar dan lancar serta memahami konsep 5 KIC yang terkandung di dalamnya; Menyadari bahwa tujuan pribadi mereka sama persis dengan tujuan HMI; Tumbuh kesadaran untuk aktif ber-HMI karena adanya kesamaan tujuan. 4. BAHAN-BAHAN YANG DI PERLUKAN

Karton Metaplan; Kertas Plano; Papan Tulis; Spidol; AD/ART (Tujuan HMI) untuk masing peserta;

Topik ini dapat menjadi bagian dari materi Mission HMI

25

5. METODE PENYAMPAIAN A. Diskusi Pembuka 1. Perkenalkan materi dengan mendiskusikan kutipan berikut ini: Hidup untuk makan. Makan untuk hidup (unknown). 2. Seiring dengan berjalannya forum, lanjutkan diskusi dengan menanyakan pertanyaan-pertanyaan berikut ini: Apakah kita perlu memiliki tujuan hidup? Mengapa tujuan hidup itu penting? Apakah ada orang yang tidak memiliki tujuan hidup? Apa yang terjadi jika kita tidak memiliki tujuan hidup? Apa yang terjadi jika kita memiliki tujuan hidup, tapi salah? Pernahkah adek-adek sekalian melakukan atau mengikuti sesuatu tapi tidak memiliki tujuan yang jelas (misalnya, ikut-ikutan)? Apa yang terjadi? Ceritakan. (Saran kepada instruktur: jangan menyalahkan, menertawakan atau mengejek peserta jika mereka memiliki pengalaman, atau jawaban yang salah). B. Brainstorming Tujuan Hidup 1. Lanjutkan forum kepada pertanyaan: Apa tujuan hidup adek-adek sekalian? Masing peserta menjawab pertanyaan tersebut dengan menuliskannya di karton metaplan. Setelah selesai menulis, satu persatu peserta maju menempelkan jawabannya di depan serta menjelaskannya. Setelah satu peserta selesai lalu diikuti oleh peserta lainnya sampai habis. (Saran kepada instruktur: sebaiknya jangan menunjuk siapa peserta yang harus maju ke depan, tumbuhkan kesadaran mereka untuk berani maju, tanpa perlu ditunjuk atau disuruh). 2. Instruktur menjelaskan macam-macam tujuan hidup manusia: Pandangan Ateis; Pandangan Eksistensialis; Pandangan Humanisme; Pandangan Nihilis; Pandangan Positivis; Pandangan Pragmatis; Pandangan Transhumanis; Pandangan Agama (Yahudi, Kristen, Hindu, Budha, dll).

3. Diskusikan bersama-sama, dari sejumlah jawaban yang sebelumnya telah disebutkan dan ditempelkan peserta di depan, mana yang merupakan tujuan tertinggi atau paling ideal dari hidup seorang Muslim. Jika mereka belum sampai kepada kesimpulan yang diharapkan, arahkan peserta bahwa tujuan hidup tertinggi seorang Muslim adalah untuk mencapai Ridha Allah. 4. Instruktur menjelaskan makna dari Ridha Allah serta perbandingan dan superioritasnya dibandingkan dengan isme-isme dunia lainnya. 26

Ridha berasal dari kata radhiya-yardha, artinya: menerima dengan lapang dada tanpa rasa kecewa atau tertekan. Ridha tidak berarti pasrah dalam bentuk putus asa. Ridha berarti optimis, bukan fatalis. Ridha Allah mengandung arti memerima sepenuh hati ketetapan dan ketentuan Allah. Menerima ketetapan Allah berarti memiliki komitmen untuk melaksanakannya. Oleh sebab itu, Ridha menuntut usaha aktif. Makanya, orang yang Ridha kepada Allah selalu bekerja, belajar, berjuang, berkorban, dan berbuat baik tanpa kenal lelah. Ridha kepada Allah selalu berada dalam konteks positif. Menerima ketentuan Allah dengan berbaik sangka dan tulus ikhlas. Karena keikhlasan inilah maka mencapai Ridha Allah mengandung arti melakukan sesuatu bukan karena pamrih, ingin pamer, menjilat, atau karena kepentingan sesaat; Mencapai Ridha Allah murni semata-mata untuk meraih kecintaanNya. Oleh sebab itu, memperoleh Ridha Allah adalah puncak segala kebahagiaan. Kalau Allah sudah ridha atau cinta, maka kita akan ditinggikan derajat dan kemuliaan. Karena Ridha Allah juga mengandung makna Cinta. Maka ini merupakan stasiun atau makam tertinggi yang ingin dicapai oleh setiap hamba. Kalau Allah sudah ridha, rela atau cinta kepada kita maka kita sudah memiliki segala-galanya. Mencapai Ridha Allah berarti berusaha menjadi kekasihNya. Inilah tujuan hidup tertinggi dari seorang hamba; Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) dari golongan muhajirin dan anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan merekapun ridha kepada Allah dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya selama-lamanya. Mereka kekal di dalamnya. Itulah kemenangan yang besar. (Attaubah:100) Balasan mereka di sisi Tuhan mereka ialah syurga Adn yang mengalir di bawahnya sungaisungai; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Allah ridha terhadap mereka dan merekapun ridha kepadaNya. Yang demikian itu adalah (balasan) bagi orang yang takut kepada Tuhannya. (Al Bayyinah:8) Allah berfirman: Ini adalah suatu hari yang bermanfaat bagi orang-orang yang benar kebenaran mereka. Bagi mereka surga yang dibawahnya mengalir sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya; Allah ridha terhadapNya. Itulah keberuntungan yang paling besar. (Al Maidah:119) Jikalau mereka sungguh-sungguh ridha dengan apa yang diberikan Allah dan RasulNya kepada mereka, dan berkata: Cukuplah Allah bagi kami, Allah akan memberikan sebagian dari karunia-Nya dan demikian (pula) Rasul-Nya, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang berharap kepada Allah, (tentulah yang demikian itu lebih baik bagi mereka). (At Taubah:59) Mengapa kamu datang lebih cepat daripada kaummu, hai Musa? Berkata, Musa: Itulah mereka sedang menyusuli aku dan aku bersegera kepada-Mu. Ya Tuhanku, agar supaya Engkau ridha (kepadaku). (Thaahaa:83-84) Kamu tak akan mendapati kaum yang beriman pada Allah dan hari akhirat, saling berkasihsayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, sekalipun orang-orang itu bapak-bapak, atau anak-anak atau saudara-saudara ataupun keluarga mereka. Mereka itulah orang-orang yang telah menanamkan keimanan dalam hati mereka dan menguatkan mereka dengan pertolongan yang datang daripada-Nya. Dan dimasukan-Nya mereka ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Allah ridha terhadap mereka, dan merekapun merasa puas terhadap (limpahan rahmat)-Nya. Mereka itulah golongan Allah. Ketahuilah, bahwa sesungguhnya hizbullah itu adalah golongan yang beruntung.( Al Mujaadilah:22)

27

Ridhallaah ridhal waalidaini. Hadist (Ridha Allah diperoleh dari ridha ke dua orang tua). Membahagiakan orang tua, guru dan manusia secara umum adalah sebagian dari langkahlangkah untuk mencapai Ridha Allah.

C. Diskusi Kelompok Cara mencapai Tujuan Hidup (Ridha Allah) 1. Lanjutkan forum dengan pertanyaan: Apa yang harus kita lakukan (usaha/aktifitas/kegiatan) untuk mencapai Ridha Allah, dalam konteks sebagai mahasiswa maupun sebagai manusia umumnya? Jelaskan bahwa sebuah tujuan tidak akan tercapai hanya dengan melamun, tidur-tiduran atau menjadi NATO -No action Talk only. Untuk mencapai Ridha Allah harus ada usaha/aktifitas/kegiatan yang mesti dilakukan secara konsisten dan tak kenal lelah. Aktifitas ini dapat berupa hal yang sifatnya umum (misalnya rajin beribadah) sampai kepada sesuatu yang spesifik (misalnya tidak membuang sampah sembarangan). Kegiatan ini juga dapat bernuansa relijius (misalnya selalu melakukan sholat lima waktu) sampai kepada hal yang sifatnya duniawi (misalnya berfikir kritis dan rasional). Namun kedua-duanya bertujuan untuk mencapai Ridha Allah. Bentuk kelompok yang masing-masing terdiri dari 5 orang (Jumlah kelompok atau jumlah peserta per kelompok dapat di sesuaikan); Masing-masing kelompok menguraikan atau menuliskan 17 jenis kegiatan/aktifitas/usaha yang harus dilakukan untuk mencapai Ridha Allah. Jawaban dituliskan di karton metaplan dan ditempelkan di atas kertas plano. Setelah selesai, plano ditempelkan di depan. Lalu masing perwakilan kelompok menjelaskan secara singkat jawaban-jawaban yang telah dituliskan; (Saran kepada instruktur: berikan apresiasi atas pekerjaan dan jawaban-jawaban peserta. Komentari jawaban-jawaban yang sama antar kelompok sebagai satu kesamaan ide yang positif, serta perbedaan jawaban sebagai kekayaan cara berfikir). D. Penugasan, Diskusi dan Penjelasan Tujuan HMI 1. Forum di break selama 5-10 menit. Peserta di suruh membuka Anggaran Dasar (AD) HMI dan ditugasi untuk menghafal pasal 4 (Tujuan HMI): Terbinanya insan akademis, pencipta, pengabdi yang bernafaskan Islam dan bertanggungjawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur yang diridhai Allah swt. 2. Setelah break, lakukan pengecekan penugasan. Peserta satu persatu disuruh hafal Tujuan HMI. Jika masih terjadi kesalahan, di suruh hafal ulang, sampai tidak ada lagi peserta yang salah hafalan. 3. Instruktur menyuruh peserta untuk mengkategorisasikan konsep-konsep penting yang terdapat dalam statement Tujuan HMI. Peserta terdiri dari dua orang (masing-masing berpasangan dengan teman disamping), mengkategorisasikan konsep-konsep penting yang ada dalam statement Tujuan HMI (waktu sekitar 5 menit); Setelah selesai, instruktur menanyakan kepada setiap pasangan peserta tentang konsepkonsep penting yang ada dalam statement Tujuan HMI. 28

4. Instruktur kemudian menuliskan 5 konsep utama dalam Tujuan HMI (insan Akademis, Pencipta, Pengabdi, yang Bernafaskan Islam dan Bertanggungjawab) di atas 5 jenis warna berbeda karton metaplan, dan menempelkannya di depan. Kemudian instruktur menerangkan konsep tersebut dengan memperkenalkan istilah khas HMI: 5 Ruh HMI , 5 Kualitas Insan Cita, 5 Wajah Insan Kamil, atau 5 Kekuatan Super HMI-man/ Super HMI-woman. Instruktur menanyakan kepada peserta apa yang pemahaman mereka tentang insan Akademis, insan Pencipta, insan Pengabdi, insan Bernafaskan Islam dan insan Bertanggungjawab; Kemudian instruktur menjelaskan secara detil makna dari ke 5 konsep tersebut.

E. Menghubungkan Tujuan Peserta dengan Tujuan HMI 1. Semua jawaban peserta pada sesi diskusi kelompok cara mencapai Tujuan Hidup/Ridha Allah (berupa usaha-usaha/aktifitas/kegiatan yang harus dilakukan) di kategorisasikan di bawah masing elemen 5 KIC. Misalnya, jawaban rajin belajar, berwawasan luas, dsb (dikelompokkan di bawah insan Akademis), melakukan perubahan ditengah masyarakat, menghasilkan karya-karya baru yang berguna, dsb (dikelompokkan dibawah insan Pencipta), melakukan bakti sosial, ikhlas dalam mengamalkan ilmu, dsb (dikelompokkan dalam insan Pengabdi), rajin sholat, puasa, jujur, dsb (dikelompokkan dalam insan yang bernafaskan Islam), selalu mengoreksi kesalahan, siap memikul amanah, dsb (dikelompokkan dalam insan yang Bertanggungjawab). 2. Mengambil kesimpulan bahwa: Tujuan hidup anda [para peserta LK-1] sama persis dengan tujuan HMI. Dengan adanya kesimpulan ini, peserta ditumbuhkan kesadaran bahwa langkah mereka masuk HMI, disadari atau tidak, disengaja atau tidak, sangat lah tepat. Kenapa? Karena ternyata tujuan HMI sama dengan tujuan pribadi. Dengan demikian, aktif berorganisasi dan berjuang di HMI jika dilakukan secara terarah, serius dan benar, akan mempermudah pencapaian tujuan-tujuan pribadi dalam memperoleh Ridha Allah. Kesamaan tujuan ini akan memberikan manfaat bagi HMI dan anggotanya. Unity of objective (kesatuan tujuan) inilah titik penyatuan (wahdatul wujud) HMI dengan kadernya. Kesatuan gerak dan tujuan inilah yang disebut tauhid dalam ber-organisasi. F. Penutup Instruktur menanyakan satu persatu kepada peserta: Apa saja hal-hal baru atau hal-hal menarik yang didapatkan dari materi yang baru saja dipelajari?

Said Muniruddin azZahir HMI 2010

29

CONTOH: PLANOEVALUASIPENGELOLAANTRAININGSC

NO. PENILAIANTERHADAP
1 2. MATERI A. FilsafatPendidikanIslam B. DidaktikMetodik: MetodeTraining TeknikKomunikasi(Verbal&NonVerbal) QuantumTeaching(QuantumTeacher,ModalitasBelajarVAK) C. MetodeAndragogi PrinsipPrinsipfasilitator TeknikOutbound/IceBreaking D. AplikasiPedomanPerkaderan E. SiklusBasicTraining,BastraManual F. PerencanaanLatihan(Silabus/Kurikulum) G. Organisasi&MekanismeKerjaBPL H. Lainnya PRAKTEK/SIMULASI A. TeknikCeramah/Komunikasi(Narative,Persuasive,Descriptive,Numerical) B. SmallTalk C. HMIRumi(TahajuddanTarianDzikir) D. PraktekKeinstrukturan(Pembukaan,PenyampaianMateri,Penutupan) E. MenghadapiSituasiSulit F. DramaProfil&EtikaPendidik(Dosen,Ustadz,InstrukturTauladan, InstrukturBangai) G. Lainnya


30

3. 4. 5. 6. 7.

BAHAN/Materialyangdiberikan(BukuPedomanPerkaderan,ManualSiklus BasicTraining,ContohMetodePenyampaianMateri,KodeEtikInstruktur,dll) PENGELOLAANTRAINING A. ScreeningTest B. LamanyaTraining(6hari) C. Lokasi&RuanganTraining D. Fasilitas/Media/AlatTraining E. MetodePengelolaanTraining F. KemampuanInstrukturPengelolaTraining G. KemampuanMoT H. Lainnya KEPANITIAAN A. Akomodasi B. Konsumsi C. Snack D. Kepedulian/KeramahtamahanPanitia E. Lainnya PendapatsayasecaraumumtentangPengelolaanTrainingSCini Jikaadakomentarkhusussilahkandituliskandikertasmetaplandanmasukkan keamplopyangtelahdisediakan

SaidMuniruddinazZahir2010

31

ASPEK KOGNISI, AFEKSI DAN PSIKOMOTORIK DALAM TRAINING


Oleh: Said Muniruddin azZahir SENIOR COURSE (SC)

..... Untuk mereka para penerus tugas Nabi Nabi, yang keringatnya bercucuran di HMI .....
Said Muniruddin azZahir (2007) Basic Training Manuals: a Comprehensive Guide to Implementing Basic Training, Banda Aceh.

.. Ulama l d dari i ummatku tk l lebih bih ti tinggi id derajatnya j t daripada Nabi-Nabi Bani Israil. (Hadist)
Cited from: Ali Syariati (1970) Religion v.s religion, Lectures at Husayniyah Centre Iran.

Topik
1. Memahami Tujuan setiap jenjang Training di HMI (LK I, LK II dan LK III). 2. Memahami maksud Kognisi, Afeksi dan Psikomotorik. 3. Meng-aplikasikan pembobotan Kognisi, Afeksi dan Psikomotorik dalam bentuk aktifitas praktis di setiap jenjang Training. 4. Memahami tugas dan peran instruktur.

Tujuan Training Training di HMI:


TUJUAN LK I: Terbinanya kepribadian muslim yang berkualitas akademis, sadar akan fungsi dan perannya dalam berorganisasi serta hak dan kewajibannya sebagai kader ummat dan bangsa. TUJUAN LK II: Terbinanya kader HMI yang mempunyai kemampuan Intelektual dan mampu mengelola organisasi serta berjuang untuk meneruskan dan mengemban misi HMI. TUJUAN LK III: III Terbinanya kader pemimpin yang mampu menterjemahkan dan mentransformasikan pemikiran konsepsional secara profesional dalam gerak perubahan sosial
(Source: Pedoman Perkaderan, 2000)

Perbandingan LK I, LK II, LK III

LK I
KARAKTER Terbinanya

LK II
Terbinanya Kader Intelektual Kualitas Managerial Mengemban Tugas Tugas Meneruskan Misi HMI

LK III
Terbinanya Kader Pemimpin Kualitas Konsepsional Transformasi Konsep secara Konsep
Profesional dalam Gerak Perubahan Sosial

KUALITAS

Kepribadian Muslim Kualitas Akademis Sadar akan Fungsi/Peran g dlm Organisasi, serta Hak/Kewajiban sbg Kader Ummat & Bangsa

TUGAS / FUNGSI

Source: Analysed from Pedoman Perkaderan, 2000.

Perbandingan Target LK I, LK II, LK III LK I


Sadar untuk menjalankan Ajaran Islam. Peningkatan Prestasi Akademis. Sadar akan Tanggung Jawab Keummatan & Kebangsaan. Kesadaran untuk Berorganisasi.

LK II
Kesadaran Intelektual yang kritis, dinamis, progresif dan inovatif. Memiliki Kemampuan Manajerial dalam Berorganisasi. Memahami M h i strategi t t i & memiliki senjata baru dlm memperjuangkan misi HMI.

LK III
Memiliki kemampuan Kepemimpinan yang Amanah, Fathanah, Siddiq & Tabligh. Mampu menterjemahkan pemikiran Konsepsional dlm dinamika perubahan sosial. Mampu mengorganisir dan mentransformasikan nilai-nilai perubahan dlm masyarakat.

Pembobotan Training LK I
COGNITIF AFFECTIF PSICOMOTORIC 30 % 50 % 20 %

LK II LK III
40 % 30 % 30 % 40 % 20 % 40 %

(Source: Pedoman Perkaderan, 2000)

Questions:
1 Apa maksud KOGNISI, 1. KOGNISI AFEKSI AFEKSI, & PSIKOMOTORIK? 2. Bagaimana menerjemahkan % KOGNISI, AFEKSI dan PSIKOMOTORIK ke dalam aplikasi praktis Training Training di HMI?

A. KOGNISI
Cognition: (Latin: cognoscere, to to know know / mengetahui) mengetahui ). Kapasitas abstrak dari otak manusia: Proses untuk mengetahui atau memahami. Kapasitas pikiran manusia (kecerdasan). Sudut p pandang g( (struktur konseptual p dari p pikiran). ) Semua proses otak bagaimana suatu informasi diterima, ditransformasikan, dikurangi, dielaborasi, disimpan, diperbaiki, dan digunakan. Fungsi / Proses Mental (pikiran).

Sekumpulan Bentuk Kecerdasan Berfikir (Mental Processes / Cognition) PERSEPSI (attention / filter theories / ability to focus, recognition / interpret correctly ambiguous information, time sensation / awareness / time estimation). KATEGORISASI (induction & acquisition, judgement & classification, representation & structure, similarity). MEMORI PEMAHAMAN KECERDASAN ANGKA BAHASA (grammar & linguistic, phonetic & phonology, language acquisition). PIKIRAN (choice, concept formation, judgement & decision making, logic, critical thinking, reasoning, problem solving).
Source: Lycan, W.G (ed). (1999) Mind and Cognition: an Anthology, 2nd Ed. Malden, Mass: Blackwell Publishers, Inc.

Menggali Pikiran Kritis Para Kader


(Cara Socrates) Questions / Tutorials
What do you mean by.? How did you come to that conclusion? What text? Wh t was said id in i the th t t? What is the source of your information? What is the source of information in the article? What assumption has led you to that conclusions? Suppose you are wrong, what are the implications? Why did you make that inference? Is another one consistent with the data? Why is this issue significant? How do I know that what you are saying is true? What is the alternate explanation for this phenomenon? How do you know with certainty that you do know? etc

Cara menjadi Pemikir Kritis (Critical Thinker):


Galilah informasi dari berbagai sumber: lisan maupun tulisan refleksi, refleksi observasi tulisan, observasi, pengalaman pengalaman, dan penelaahan. Latihlah proses berfikir anda untuk memilah, menganalisa, dan mengevaluasi informasi sehingga mampu menghasilkan sebuah jawaban yang baik. Refleksikanlah segala hal informasi yang nyata maupun abstrak sebagai usaha untuk membentuk sebuah kesimpulan p y yang g kuat y yang g mampu p menjembatani antara bukti-bukti scientifik dengan logika awam. Berfikir dan berbicaralah sesuai ATURAN DASAR INTELEKTUALITAS.

Intellectual criteria

(Kriteria Ilmuan / Kader yang Kritis)


ORANG - ORANG YANG KRITIS (INTELEK), KETIKA BERBICARA ATAU BERFIKIR: Clarity (jelas) Credibility Accuracy (akurat) Precision (tepat) Relevance Depth (mendalam) Breadth B dth (l (luas) ) Logic (logis) Significance Fairness (berimbang)
Paul., R & Elder., L (2004) The Thinkers Guide to Fallacies: the Art of Mental Trickery and Manipulation, California: Foundation for Critical thinking.

Q:
Apa contoh bentuk aplikasi praktis (rekayasa aktifitas / kegiatan) yang dapat dilakukan dalam forum- forum Training HMI (LK I, LK II dan LK III) agar bobot KOGNISI dapat tercapai?

B. Afeksi (Affection / Affective)


Sesuatu yang berhubungan dengan EMOSI (HATI)

Basic Emotions: Marah, Takut, Sedih, Senang, Benci (Ekman P. 1969. The Repertoire of non-Verbal Behaviour). Alam Bawah Sadar (Unconscious Mind) yang mempengaruhi kepribadian / sikap seseorang. Mis: Keberanian, Motivasi, Kesadaran, Rasa Takut atau Harapan. (Murray H. 1988. Theory of Personality).

AFEKSI adalah sesuatu yang berlawanan dengan KOGNISI (Otak).

Cognitive, Logical

Affective, Emotional

Q:
Apa contoh bentuk aplikasi praktis (rekayasa aktifitas / kegiatan) yang dapat dilakukan dalam forum- forum Training HMI (LK I, LK II dan LK III) agar bobot AFEKSI dapat tercapai?

C. Psychomotoric (Psikomotorik)
A combination of mental processes and state of emotions that leads to actions or movement (American Heritage Dictionaries). Sebuah kombinasi dari proses mental (pikiran / k kecerdasan d / otak) k) d dengan k keadaan d emosii (jiwa (ji / hati / sikap batin) yang melahirkan aktifitas atau perbuatan nyata.

Q:
Apa contoh bentuk aplikasi praktis (rekayasa aktifitas / kegiatan) yang dapat dilakukan dalam forum- forum Training HMI (LK I, LK II dan LK III) agar bobot PSIKOMOTORIK dapat tercapai?

10

Peran Instruktur
LK I
Penceramah (Super aktif) Moderator Tutorial

LK II
Penceramah (Aktif kritis) Moderator yang Kritis (stimulator pra & pasca pemateri) Tutorial

LK III
Penceramah (Aktif kritis, kritis analitis) Moderator / Fasilitator Tutorial

Note: Instruktur tidak hanya bertugas sekedar menjadi


moderator / mendampingi pemateri. Itu tugas super sederhana. Tugas Instruktur jauh lebih dari itu.

Instruktur = Moderator Plus (Fasilitator) A. Pra Pemateri - Stimulir peserta (pancing / berikan hook, uraikan konsep, angkat isu yang relevan, sajikan informasi, buat interpretasi, kaitkan, tentukan tujuan, beri pertanyaan yang tepat, kritisi peserta -socrates way, dan mainkan rethorika anda. - Pelajari dan kuasai tehnik mengantar / pendampingan pemateri (perkenalan topik & pemateri, lamanya materi, bagaimana jalannya forum, kapan pertanyaan diajukan, memperkenalkan peserta, dsb)

11

B. Sedang Berlangsungnya Materi - Damping D i pemateri t i secara f full. ll - Catat point menarik / penting / aneh / bias / unclear / propaganda / prejudice / selfdelusion / close-mindedness / egocentric / sociocentric / distortion / misconception / inaccurate / irrelevant / imprecise / narrow / illogical / arrogant / hypocrite / unfair / dsb.

C. Pasca Pemateri
- Fasilitasi peserta untuk menemukan lessons learnt atau nilai-nilai yang menggugah yg didapat dari materi yang baru didengar (Affective Elements). - Buat Role Play yang dapat memperdalam tema yang sedang dipelajari (Psikomotorik Elements). - Ajak Aj k peserta t Menelaah M l h: mengkonsepsi, k i menginterpretasi, mengkategorisasi / klasifikasi, menstruktur, mengingat, memilah, menganalisa, mengevaluasi, mengaitkan, merangkum, dan memutuskan (Cognitif Elements).

12

Tugas Instruktur sebelum masuk Forum:


Pahami dan kuasai materi. Siapkan bahan, informasi, data, referensi. Tentukan metode penyampaian (pra dan pasca pemateri). Pastikan teknik Belajar Mengajarnya mendukung pengembangan Kognisi (Mental Processes), Afeksi dan Psikomotorik para peserta. Latih cara p penyampaian (sesuai standar universal y p ( intelektual). Jangan sekedar cang panah, olah and apology. However, Be smart and Improve your rhetoric (clever v.s smart, logic v.s rhetoric).

Jika anda naik panggung tanpa persiapan, maka anda akan turun tanpa penghormatan

13

Komunikasi adalah bagian penting dari mempengaruhi orang lain untuk memperoleh apa yang kita inginkan. Dari semua pengetahuan dan ketrampilan yang anda miliki, pengetahuan dan ketrampilan komunikasi termasuk di antara yang paling penting dan berguna..J.A Devito,1997. Kemampuan berkomunikasi menunjukan kemampuan mengirimkan pesan dengan jelas, manusiawi dan efisien, dan menerima pesan-pesan secara akurat. D.B.Curtis,1992.

1.

Komunikasi Antar Pribadi (Interpersonal) Komunikasi yg lazim dijumpai dalam kehidupan sehari hari antara dua orang atau lebih untuk sehari-hari mencapai tujuan tertentu Komunikasi Lintas Budaya (cultural communication) Komunikasi yang dilakukan dua orang atau lebih, masing-masing memiliki budaya berbeda Komunikasi Bisnis Komunikasi yang digunakan dalam dunia bisnis yang mencakup berbagai macam bentuk komunikasi, baik komunikasi verbal maupun non verbal (William C. Himstreet dan Wayne)

2.

3.

1.

Komunikasi Verbal Bentuk komunikasi yang digunakan untuk menyampaikan pesan bisnis kepada pihak lain melalui lisan maupun tulisan dan memiliki sruktur yang teratur dan terorganisasi dengan baik. Komunikasi Nonverbal Bentuk komunikasi bisnis yang y g menggunakan gerakan-gerakan tubuh (body language),simbol-simbol, sandi, warna, kostum, suara dll.

2.

Tulisan membuat & mengirim surat surat undangan surat kerjasama pers release p dan surat lainya Lisan dikusi dengan tim Wawancara briefing dengan staff presentasi proposal melakukan telekonference dan lain sebagainya

Komunikasi yang efektif sangat tergantung pada ketrampilan sipengirim maupun sipenerima pesan Untuk menyampaikan pesan seseorang dapat menggunakan lisan maupun tulisan sedangkan penerima pesan dapat menggunakan pendengaran dan bacaan

Mengerutkan dahi Berpangku tangan Tersenyum Menganggukan kepala Menutup mulut Buang muka

Coba anda cari contoh contoh lain bentuk contoh-contoh komunikasi verbal Lalu setiap orang memperagakanya didepan audiens Audiens sebagai penerima pesan akan mencoba menafsirkan maksud dari pesan yang disampaikan

Arti suatu warna Simbol-simbol Isyarat tertentu

What do you Means about this sign?


Apa yg terfikir oleh Anda dengan tanda ini?

its means
Positif : 1. Huruf alphabet X 2. Angka romawi 10 3. Lambang perkalian 4. Simbol misteri 5. Logo sebuah merk 6. Kromosom, Dll Negatif : 1. Bahaya 2. Larangan 3. Keras 4. Porno/ SEX 5. Bajak laut 6. Racun, dll

Meski bentuknya sering tidak terencana d dan M ki b t k i tid kt terstruktur, namun memiliki pengaruh yang lebih besar dari pada komunikasi verbal. Dapat menyampaikan perasaan dan emosi, mendeteksi kecurangan atau kejujuran serta sifatnya efisien.

Menyediakan/memberikan informasi g p p Mengatur alur suatu percakapan Mengekspresikan emosi Memberi sifat, melengkapi, menentang, atau mengembangkan pesan-pesan verbal Mengendalikan atau mempengaruhi orang Mempermudah p tugas-tugas g g khusus

Komunikasi nonverbal dapat membantu menentukan kredilbilitas dan potensi kepemimpinan seseorang Artinya jika seseorang dapat belajar mengelola pesan yang dibuat dengan bahasa isyarat, kharakteristik atau exspresi wajah, il i suara d dan penampilan, ia d dapat berkomunikasi dengan baik.

23/07/2010

Fasilitator Memberikan Segalanya kecuali Jawaban yang Benar


KETRAMPILAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL

Oleh: Mahyaruddin

TEHNIK NON VERBAL


Apa yang harus dilakukan seorang fasilitator

23/07/2010

What to do
Seni Mengamati | Observing Seni Menyimak | Active Listening Mengolah Bahasa Tubuh | Body Language Memberikan Perhatian Memberikan Semangat Suara, Wajah dan Kebiasaan Buruk

Mengamati
MELIHAT dgn segar dan melakukan suspending Membutuhkan keberanian = melepaskan kebiasaan cara pandang kita Membutuhkan KERJA = kemampuan utk lebih sadar akan: saya di sini dan anda di sana tanpa menilai

23/07/2010

Active Listening
Belajar menyimak pada tataran isi dan apa latar belakangnya (perasaan, kepentingan, cara pandang, perilaku) Mencoba memahami tanpa harus menilai salah dan benar Selalu berusaha memberikan perhatian penuh-kontak mata, mata mengangguk, mengangguk mendukung -- oh, oh ya, ya begitu, lanjut, diam, mencatat, tidak melakukan hal yg menganggu, ekspresi wajah) Fokus pada pesan yg dikatakan bukan pada apa yg ingin Anda katakan selanjutnya

Active Listening
Menyimak pengertian di balik apa yg pembicara katakan seperti seperti perasaan (semangat, marah, frustasi) Menyimak tanda-tanda non verbal seperti tekanan suara, pilihan kata-kata, perubahan raut muka, gerakan tubuh dan kehati-hatian penggunaan kata. Tip bagi pemula: Anda bisa melatih dengan cara menyimak 100% dan mengulangnya dalam hati atau menulis. Tanpa imbuhan tafsir atau pikiran Anda sendiri

23/07/2010

Suara
Tone -- kontrol pitch suara (tinggi, rendah) dan emotional overtone (semangat, sedih, bosan, takut, was-was) Inflection-- cara pembicara memanfaatkan variasi tekanan suara saat berbicara. Pembicara akan melakukan tekanan tergantung pada makna yg ingin ditonjolkan j Salah melakukan infleksi, khususnya pada saat bertanya, bisa membuat orang lain tidak nyaman. Kecepatan berbicara -- terlalu cepat melelahkan, terlalu lamban mengantuk.

Kontak Mata | Perhatian


Fasilitator hendaknya selalu menjaga kontak mata pada anggota kelompok saat mereka berbicara. Kontak mata bukan berarti Anda memandang orang itu terus menerus melainkan Anda menatap pembicara dengan cara yg rileks. Kontak mata memiliki kekuatan untuk memberikan perhatian pada seseorang -- hati-hati hati hati pada kebudayaan tertentu. Attentiveness berarti menyimak, mengamati dan sadar pada apa yg ada di belakang semua hal yg kasat mata.

23/07/2010

Ekspresi Wajah | Diam


Ekspresi wajah Anda amat mempengaruhi energi kelompok. Tunjukkan espresi wajah Anda dan sesuaikan dengan mood yang diharapkan pada kelompok Semisal: bila Anda ingin kelompok rileks, terbuka dan penuh perhatian, Anda harus tunjukkan bagaimana g Anda j juga g rileks. Terlalu banyak senyum pun bisa membuat orang lain tidak enak. Anda boleh diam sejenak bila itu memang diperlukan untuk berfikir atau merespon sesuatu yg sulit.

Bahasa Tubuh
Bahasa tubuh adalah pesan yg ditunjukkan dari gerakan k tubuh b h Anda. d Cara Anda berdiri, duduk, bergerak dan bergesture, memiliki dampak pada apa yg ingin Anda katakan atau lakukan. Cara paling sederhana membuat kelompok merasa nyaman, y , buatlah bahasa tubuh paling p g rileks dan terbuka dengan posisi tanda di samping dan terbuka. Pelajari bahasa tumbuh orang lain agar Anda tahu bahasa tubuh yg buruk

23/07/2010

Posisi Berdiri Fasilitator


Posisi dan gerakan tubuh Fasilitator di ruangan amat mempengaruhi proses dalam kelompok. Kehadiran Anda harus bisa memberikan dorongan bukan mendominasi Bila memungkinkan usahakan kelompok berada di tengah dan Fasilitator di samping. samping Usahakan tidak selalu berdiri di depan atau di tengah. Anda bisa berada bersama mereka saat diskusi kelompok, duduk bersama peserta dan menulis di flip charts.

Perilaku Buruk
Kebiasaan tanpa sadar yg berulang-ulang bisa menganggu kenyamanan peserta Beberapa kebiasaan yg bisa mengganggu seperti gemerincing kunci/uang receh dari kantong celana; memainkan pulpen; garuk-garuk tangan; mengupil, memindahkan kertas atau barang tanpa tujuan tertentu dan lain-lain Kebiasaan ini bersifat tanpa sadar sehingga sulit bagi fasilitator untuk mengetahui. Tip: Anda bisa meminta orang melakukan personal feedback saat Anda melakukan fasilitasi

23/07/2010

Berpakaian
Yang paling penting, Anda merasa nyaman dengan pakaian yg Anda kenakan. Hindari pakaian yg kumal dan tidak cocok kombinasi warnanya. Matching dengan pakaian yg dikenakan peserta-bila pakaiannya beragam, Anda bisa menggunakan pakaian yang paling nyaman. Pakaian adalah urusan percaya diri. diri Jangan ubah kebiasaan Anda yg penting bersih. Fasilitasi selalu banyak gerakan, hindari pakaian yg membuat Anda susah bergerak atau mudah kotor.

What to do
Seni Mengamati | Observing Seni Menyimak | Active Listening Mengolah Bahasa Tubuh | Body Language Memberikan Perhatian Memberikan Semangat Suara, Wajah dan Kebiasaan Buruk

23/07/2010

TEHNIK VERBAL
Apa yang harus dikatakan seorang fasilitator

What to Say
Seni Membuat Ikhtisar | Paraphrasing Seni Bertanya | Questioning Seni Menggali Informasi | Probing Seni Mendorong Orang Bicara | Encouraging Seni Membuat Kesimpulan | Summarizing

23/07/2010

Seni Paraphrasing
Ikhtisar atau Ikhti t parafrase: f mengulang l kembali k b li apa yg dikatakan orang lain dengan kata-kata Anda sendiri, tanpa menghilangkan makna aslinya. Bermanfaat memastikan pemahaman fasilitator terhadap apa yg dikatakan peserta. Memberikan kesempatan peserta lain memeriksa pemahaman mereka terhadap apa yg dikatakan. Jika belum tepat, pembicara punya kesempatan melakukan koreksi.

Seni Paraphrasing
Hati-hati! Gunakan HANYA jika diperlukan. Misalnya k tik sedang ketika d merekam k apa yg dikatakan dik t k peserta t pada d kertas k t plano. Jangan melakukan parafrase utk mengoreksi apa yg dikatakan peserta. Jangan mengubah makna dari apa yg dikatakan. Dapat dilakukan utk membantu pembicara mengungkapkan gagasan atau pendapatnya dgn lebih jelas. Dapat juga dilakukan hanya utk bagian yg kelihatannya tidak didengar peserta lain.

23/07/2010

Seni Bertanya
Pertanyaan yg tepat di saat yg tepat merupakan salah satu tehnik dasar terpenting seorang fasilitator. Pertanyaan terbuka mendorong kelompok mengungkapkan gagasan, pendapat, reaksi atau informasi. Biasanya dimulai dengan: Apa, Bagaimana, Mengapa Gunakan untuk mendorong kelompok berpikir dan berpartisipasi. Sangat efektif utk eksplorasi atau mendorong keterbukaan.

Seni Bertanya
Pertanyaan tertutup dapat dijawab dengan YA atau TIDAK atau satu dua kata saja. Bermanfaat dlm mencari fakta, memandu kelompok mengerucut, mengkonfirmasi. Biasanya dimulai dengan: Siapa, Kapan, Di mana Hati-hati! Gunakan dengan seleketif. Terlalu banyak pertanyaan tertutup bisa membuat peserta frustrasi, defensif, menciptakan suasana negatif. Dapat juga menjadi alat utk mengarahkan sesuai kemauan fasilitator.

10

23/07/2010

Nil i Nilai Mengapa Opini Apa Fakta Siapa Bagaimana Kapan Dimana

3 Level Guided Dialogue Method


Planning Strategies Analysis Conclusion

Thinking g

Sympathy Emotional and Physical Perception Empathy

Actions P Procedures d Description

Feeling

Acting

11

23/07/2010

Seni Probing
Probing diigunakan untuk mendapat lebih banyak informasi dan mendorong peserta bicara lebih banyak. Sangat penting mengenal KAPAN saatnya melakukan probing. Dapat membantu kelompok dalam: mencari akar masalah, membantu orang lain memahami lebih jauh, mendorong peserta berpikir lebih dalam. Cara non-verbal: mengangguk, kontak mata, diam.

Seni Probing
Cara verbal: Hmmm..., Oh ya? Bisa Anda ceritakan lebih lanjut? lanjut? Tolong jelaskan lebih jauh... jauh , Bisa memberi contoh? Lalu apa yang terjadi? Jika digunakan dengan terbuka dan hati-hati, probing bermanfaat dan penting. Hati-hati! Jangan berlebihan karena bisa memb at peserta merasa diinterogasi, membuat diinterogasi atau ata ada peserta lain yg merasa diabaikan, atau Anda kelihatan tidak netral, atau arah diskusi malah jadi tidak jelas.

12

23/07/2010

13

23/07/2010

TEKNIK ORASI (ORATION)


Oleh: Said Muniruddin azZahir

WHAT?
ORATION

23/07/2010

Orasi (Oration) v.s:


Ceramah/Pidato (Speech); Bicara di depan publik (Public Speaking); Persuasive speaking; Kuliah (Lecturing); Retorika (Rhetoric); Kampanye (Campaign); Debat; Orasi ilmiah; Etc.

Oratio, Orare (Latin) = speech, speak, plead. A formal speech, especially one given on a ceremonial occasion (American Heritage Dictionary, 2009). A speech delivered in a high-flown high flown or pompous manner (American Heritage Dictionary, 2009). A formal, public speech, especially in fine beautiful language (English Learner Dictionary, 2009). The Art of speaking eloquently in public (English Learner Dictionary, 2009). Rhetorical Rh t i l and d formal f l way of f addressing dd i audience (English Learner Dictionary, 2009). An elaborate discourse delivered in a formal and dignified manner (Merriam-Webster Online Dictionary, 2009).

23/07/2010

Public Speaking

Etc..

ORATION

SPEECH
Debate
Persuasive Speaking

Lecturing

Rhetoric

ORATION = Ancient Art of Public Speaking


1. GREEK (Greek School of Oratory/ Aristotelian Oratory)

Strong emphasis on message CONTENT. Utilization of argumentation or argumentation strategies. A communication mean to demonstrate intellectual superiority.

2. ROME

Strong emphasis on FLUENTLY, little focus on content. Strong emphasis on form, remarkable use of stylistic, constant appeal to listeners emotion. A mean of communication to persuade and obtain influence.

23/07/2010

GREEK: Ancient Art Of Discourse


1. RHETORIC
Art Art of persuasion persuasion (speaking and writing) Public speaking Art of using language as a mean to persuade (speaking or writing) Civic art (freedom of speech in a democratic institution) A mean of discovering truth by means of ordering and clarifying arguments: Teaching virtue (vs. flattering audience), Knowledgeable Speech (vs. Empty Speech)

Type of RHETORIC: Forensic (Judicial)


Determining truth or falsity of events or issues.

Deliberative (Political)
Determining whether action to be taken in the future or not.

Epideictic (Ceremonial)
Praise, blame, values, right and wrong, etc.

23/07/2010

2. LOGIC (Valid demonstration or inference)


Structure of statement and arguments g
Validity; Fallacies and Paradox; Reasoning through probability; Arguments involving causality.

Others:
Consistency; Soundness; Completeness.

3. DIALECTIC
Finding truth in a theoretical manner i e everything everything is Reasons for dialectic i.e. finite, contradictions, etc.

23/07/2010

GREEK ORATION: 1. ETHOS


Credibility of the speakers.

2. PATHOS
Emotional appeals: metaphors, storytelling,

3. LOGOS
Logical aspect of the process (Reasoning: deductive-inductive),

LATIN: Ancient Art Of Discourse


5 CANONS of Classical Rhetoric:
1 Invention 1. Finding the right topic/ developing argument (questioning the fact, definition, quality, and jurisdiction) 2. Arrangement Organising arguments for greatest effect, began b iintroductory by t d t (defense (d f a hero h or defense d f a criminal?, direct opening or subtle?, serious or light-heartedly?, introduce speakers own character or credential?, questioning opponents characters, avoid common introduction/style)

23/07/2010

LATIN: Ancient Art Of Discourse


5 CANONS of Classical Rhetoric:
3. Style and Presentation Voice, gesture, posture, and facial expression 4. Memory Calling back elements/statement/argument already spoken 5. Delivery A gracious speech that pleasing the audience

WHEN?
ORATION

23/07/2010

During meeting; When invited to speak; During demonstration; .

WHERE?
ORATION

23/07/2010

In Court; Assembly/ Parliament; Class room; In a crowd; In organisation; .

WHO?
ORATION

23/07/2010

Native talent; Constant practice/ strong desire; Ethos (credible person); Imitation of a good model.

WHY?
ORATION

10

23/07/2010

To motivate; To raise awareness; To defend; To counter issues; To drag to act; To debate the nature of reality; To argue the existing belief; To plead;

To demonstrate intellectual ability; To persuade; To influence; to discover truth; To teach virtue; To praise; To blame; To judge: right or wrong, etc

HOW?
ORATION

11

23/07/2010

1. SELECTION OF TOPICS Relevant to audience; Interesting; I t ti Current issues or problems; Raise important questions; Ideal situation vs. reverse method; Etc.

2. DELIVERY & PRESENTATION Bahasa: formal, informal, puitis; Suara: Tone/Tempo (rendah, sedang, ti tinggi), i) voice i projection, j ti clarity; l it New and unique phrases or statements; Word variation; Quotations: ayat, hadist, kata mutiara, pendapat tokoh/ahli, tokoh/ahli puisi; Bahasa Tubuh: posture, percaya diri, keberanian, tangan, kontak mata, mimik, gerakan;

12

23/07/2010

3. . DELIVERY & PRESENTATION Referensi: fakta, data, statistik, angka, sumber akademik/buku/jurnal, media massa/TV/internet/radio/koran/majal ah, pengalaman pribadi, inspiring story, opinion/assumptions, etc. Stimulasi: Modalitas Belajar (VAK; Visual-Auditori-Kinestetis), bertanya tapi tidak butuh jawaban, pengulangan konsep, etc.

4. . DELIVERY & PRESENTATION Flow: Narrative, Descriptive , Persuasive, Provocative. Structure: Memulai/awal Pertengahan/isi - Mengakhiri/penutup

13

23/07/2010

Dunia berada di bawah lidahmu (Imam Ali bin Abi Thalib)

14