Anda di halaman 1dari 8

PENDAHULUAN Zakat sebagai rukun Islam merupakan kewajiban setiap muslim yang mampu untuk membayarnya dan diperuntukan

bagi mereka yang berhak menerimanya.Dengan pengel laan yang baik! "akat merupakan sumber dana p tensial yang dapat diman#aatkan untuk memajukan kesejahteraan umum bagi seluruh masyarakat. Agar menjadi sumber dana yang dapat diman#aatkan bagi kesejahteraan masyarakat terutama untuk mengentaskan masyarakat dari kemiskinan dan menghilangkan kesenjangan s $ial! perlu adanya pengel laan "akat se$ara pr #essi nal dan tanggung jawab yang dilakukan leh masyarakat bersama pemerintah. Dalam hal ini pemerintah berkewajiban memberikan perlindungan! pembinaan! dan pelayanan kepada mu"aki! mustahi% dan pengel la "akat tentang pengel alaan "akat yang berasaskan iman dan ta%wa. Di ind nesia badan amil "akat sudah dilembagakan yaitu dinamakan &AZNA'. 'ementara itu! terjadi perkembangan yang menarik di Ind nesia bahwa pengel laan "akat! kini memasuki era baru! yakni dikeluarkannya Undang(undang yang berkaitan dengannya! yakni Undang(undang N . )* tahun +,,, tentang pengel laan "akat dengan -eputusan .enteri Agama /-.A0 N m r 1*+ tahun +,,, tentang Pelaksanaan Undang(Undang N m r )* tahun. Undang(undang tersebut menyiratkan tentang perlunya &AZ dan LAZ meningkatkan kinerja sehingga menjadi amil "akat yang pr #esi nal! amanah! terper$aya dan memiliki pr gram kerja yang jelas dan teren$ana! sehingga mampu mengel la "akat! baik pengambilannya maupun pendistribusiannya dengan terarah yang kesemuanya itu dapat meningkatkan kualitas hidup dan kehidupan para mustahik.

II. +. 3. ). 6.

2U.U'AN .A'ALAH

Pembentukan &AZNA' 4ugas &AZNA' 'usunan 5rganisasi dan 4ata -erja &AZNA' Pembentukan Lembaga Amil Zakat /LAZ0

III.

PE.&AHA'AN

1. Pembentukan BAZNAS Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) merupakan badan resmi dan satu(satunya yang dibentuk leh pemerintah berdasarkan -eputusan Presiden 2I N . * 4ahun 377+ yang memiliki tugas dan #ungsi menghimpun dan menyalurkan "akat! in#a%! dan sedekah /ZI'0 pada tingkat nasi nal. Lahirnya Undang(Undang Zakat N m r 3) 4ahun 37++ peran tentang &AZNA' Pengel laan semakin mengukuhkan

sebagailembaga yang berwenang melakukan pengel laan "akat se$ara nasi nal. Dalam UU tersebut! &AZNA' dinyatakan sebagai lembaga pemerintah n nstruktural yang bersi#at mandiri dan bertanggung jawab kepada Presiden melalui .enteri Agama. Dengan demikian! &AZNA' bersama Pemerintah bertanggung jawab untuk mengawal pengel laan "akat yang berasaskan8 syariat Islam! amanah! keman#aatan! keadilan! kepastian hukum! terintegrasi dan akuntabilitas. 'elain menerima "akat! &AZNA' juga dapat menerima in#ak! sedekah! dan dana s sial keagamaan lainnya. Pendistribusian dan

pendayagunaan in#ak! sedekah! dan dana s sial keagamaan lainnya dilakukan sesuai dengan syariat Islam dan dilakukan sesuai dengan peruntukan yang diikrarkan leh pemberi dan harus dilakukan pen$atatan dalam pembukuan tersendiri. Untuk melaksanakan tugasnya! &AZNA' dibiayai dengan Anggaran Pendapatan dan &elanja Negara dan Hak Amil. 'edangkan &AZNA' pr 9insi dan &AZNA' kabupaten:k ta dibiayai dengan Anggaran Pendapatan dan &elanja Daerah dan Hak Amil! serta juga dapat dibiayai dengan Anggaran Pendapatan dan &elanja Negara.

2.

Tugas BAZNAS

&AZNA' merupakan lembaga yang berwenang melakukan tugas pengel laan "akat se$ara nasi nal. 'ebagaimana yang tertuang dalam pasal ; UU N . 3) tahun 37++ 4entang Penggel la Zakat bahwasanya a. b. c. d. dalam melaksanakan tugas! &AZNA' juga dan dan dan menyelenggarakan #ungsi8 peren$anaan pelaksanaan pengendalian pengumpulan! pengumpulan! pengumpulan! pendistribusian! pendistribusian! pendistribusian! pendayagunaan "akat pendayagunaan "akat pendayagunaan "akat< dan pelap ran dan pertanggungjawaban pelaksanaan pengel laan Dalam melaksanakan tugas dan #ungsinya! &AZNA' dapat bekerja sama dengan pihak terkait sesuai dengan ketentuan peraturan perundang(undangan. "akat.

&AZNA' melap rkan hasil pelaksanaan tugasnya se$ara tertulis kepada Presiden melalui .enteri dan kepada Dewan Perwakilan 2akyat 2epublik Ind nesia paling sedikit + /satu0 kali dalam + /satu0 tahun.

3.

Susunan Organisasi dan Tata

er!a BAZNAS

'truktur 5rganisasi &adan Amil Zakat Nasi nal terdiri atas8 +. &adan Pelaksana 3. Dewan Pertimbangan ). - misi Pengawas 1) Badan Pelaksana Pelaksana mempunyai tugas menyelenggarakan

&adan

pengumpulan! pendistribusian! dan pendayagunaan "akat sesuai dengan ketentuan agama dan tugas lain berkenaan dengan pengel laan "akat sesuai dengan peraturan perundang(undangan yang berlaku. Dalam melaksanakan tugasnya! &adan Pelaksana memperhatikan pertimbangan yang disampaikan dilap rkan kepada Presiden dan leh Dewan Pertimbangan dan Dewan Perwakilan 2akyat! hasil pelaksanaan tugas &adan Pelaksana setiap + /satu0 tahun termasuk lap ran hasil pengawasan leh - misi Pengawas. 2) "e#an Pertimbangan

4ugas dari Dewan Pertimbangan yaitu memberikan pertimbangan berkenaan dengan pelaksanaan pengumpulan! pendistribusian! dan pendayagunaan "akat kepada &adan Pelaksana agar tugas dari badan pelaksana dapat berjalan dengan baik. 3) - misi omisi Penga#as Pengawas mempunyai tugas menyelenggarakan

pengawasan atas pelaksanaan pengumpulan! pendistribusian! dan pendayagunaan "akat pemeriksaan keuangan. .engenai tentang jangka waktu keangg taan &AZNA' sesuai yang ter$antum dalam pasal +1 -epres N . * tahun 377+ tentang &adan Amil Zakat nasi nal yaitu Angg ta &adan Amil Zakat Nasi nal diangkat untuk satu kali peri de selama ) /tiga0 tahun. Angg ta &adan Amil Zakat Nasi nal yang telah menyelesaikan satu peri de! dapat diangkat kembali sebagai Angg ta &adan Amil Zakat Nasi nal hanya untuk satu kali peri de berikutnya. Tata er!a BAZNAS Po$insi dan abu%aten & ota leh &adan Pelaksana. - misi Pengawas dapat meminta bantuan akuntan publik dalam melaksanakan tugas

&adan Pelaksana &AZNA' pr 9insi dan -abupaten : - ta bertugas8 a0 b0 menyelenggarakan tugas administrati# dan teknis pengumpulan! pendistribusian dan pendayagunaan "akat. mengumpulkan dan meng lah data yang diperlukan untuk ren$ana pengumpulan! pendistribusian dan penyusunan

pendayagunaan "akat.

$0 d0

menyelenggarakan menyelenggarakan in# rmasi!

bimbingan tugas dan

di

bidang dan bidang

pengumpulan! pengembangan! pengumpulan!

pendistribusian dan pendayagunaan "akat. penelitian di k munikasi! edukasi

pendistribusian dan pendayagunaan "akat. '. Pembentukan (embaga Amil Zakat ((AZ)

Untuk

membantu

&AZNA'

dalam

pelaksanaan

pengumpulan!

pendistribusian! dan pendayagunaan "akat! masyarakat dapat membentuk Lembaga Amil Zakat /LAZ0. 'esuai dengan UU N . 3) 4ahun 37++ Pembentukan LAZ wajib mendapat i"in .enteri atau pejabat yang ditunjuk ( ( ( ( ( ( umat ( bersedia diaudit syariat dan keuangan se$ara berkala. leh .enteri. I"in tersebut diberikan apabila rganisasi kemasyarakatan Islam yang memenuhi syarat sebagai berikut 8 terda#tar sebagai mengel la bidang pendidikan! dakwah! dan s sial. berbentuk lembaga berbadan hukum mendapat rek mendasi dari &AZNA' memiliki pengawas syariat memiliki kemampuan teknis! administrati#! dan keuangan pr gram untuk mendayagunakan "akat bagi kesejahteraan

untuk melaksanakan kegiatannya

&erikut $ nt h sebagian lembaga amil "akat yang ber perasi resmi di Ind nesia 8

( ( ( ( (

&adan Amil Zakat Nasi nal /&a"nas0 2umah Zakat D mpet Dhua#a 2epublika LAZI' Nahdlatul Ulama LAZI' .uhammadiyah

I=.

-E'I.PULAN

&AZNA' merupakan lembaga yang berwenang melakukan tugas pengel laan "akat se$ara nasi nal. 'ebagaimana yang tertuang dalam pasal ; UU N . 3) tahun 37++ 4entang Penggel la Zakat bahwasanya a. b. c. d. peren$anaan pelaksanaan pengendalian dalam melaksanakan tugas! &AZNA' juga dan dan dan menyelenggarakan #ungsi8 pengumpulan! pengumpulan! pengumpulan! pendistribusian! pendistribusian! pendistribusian! pendayagunaan "akat pendayagunaan "akat pendayagunaan "akat< dan pelap ran dan pertanggungjawaban pelaksanaan pengel laan "akat 'truktur 5rganisasi &adan Amil Zakat Nasi nal terdiri atas8 +. &adan Pelaksana 3. Dewan Pertimbangan ). - misi Pengawas Untuk membantu &AZNA' dalam pelaksanaan pengumpulan! pendistribusian! dan pendayagunaan "akat! masyarakat dapat

membentuk Lembaga Amil Zakat /LAZ0 sesuai peraturan yang berlaku.