Anda di halaman 1dari 2

Pembuatan Biodiesel dari PFAD dengan Proses 2 Tahap (Esterifikasi dan Trans-

esterifikasi)















Gambar. Blok Diagram Pembuatan Biodiesel dari PFAD

Deskripsi Proses :
1. Persiapan Bahan Baku
Pada persiapan bahan baku, PFAD yang akan digunakan dipanaskan terlebih dahulu
dalam sebuah tangki hingga suhunya mencapai 70
o
C. Pemanasan bertujuan supaya PFAD
mencair.
2. Reaksi Esterifikasi
PFAD yang telah dipanaskan dan telah mencair dipompakan ke dalam reactor
esterifikasi. Reaksi esterifikasi berlangsung dalam Reaktor Alir Tangki Berpengaduk (RATB)
dengan suhu 70
o
C dan tekanan 1 atm. Ke dalam reaktor juga diumpankan metanol sebagai
reaktan dan katalis H
2
SO
4
.
Sebelum masuk reaktor trans-esterifikasi, kadar air, H
2
SO
4
, dan metanol yang masih
tersisa dalam produk esterifikasi harus dipisahkan dengan proses separasi gravitasi, karena air
yang terkandung dapat mengkonsumsi katalis basa pada proses trans-esterifikasi. Alat yang
akan digunakan pada proses separasi ini adalah dekanter. Produk atas dari dekanter dikirim
ke reaktor trans-esterifikasi.
H
2
SO
4
, NaOH
Air, Gliserol
Sabun, FFA
Metanol
H
2
SO
4

NaOH
Biodiesel

Biodiesel
NaOH

Air
Gliserol
Sabun
FFA
Biodiesel
FFA
H
2
SO
4

Metanol
Metanol
Biodiesel
H
2
SO
4

Air
FFA
PFAD
Reaktor I Separator Reaktor II
Separator
Tangki
Pencampuran II
Destilasi
Tangki
Pencampuran I
Metanol
3. Reaksi Transeterifikasi
Pada reaksi trans-esterifikasi katalis yang digunakan adalah NaOH yang telah
dicampur terlebih dahulu dengan metanol sebelum masuk ke reaktor trans-esterifikasi. Lama
reaksi pada tahap ini adalah 30 menit dengan suhu 70
o
C dan tekanan 1 atm.
Hasil reaksi di reaktor trans-esterifikasi dipisahkan dengan cara dekantasi di dekanter
dan terbentuk dua lapisan yaitu fasa gliserol dan fasa ester.

4. Permurnian Biodiesel
Lapisan bagian atas dari dekanter yaitu lapisan fasa ester masuk ke kolom pencuci
untuk memisahkan biodiesel dengan impurities. Pencucian fasa ester menggunakan air hangat
dalam kolom pencuci. Kemudian dialirkan ke dekanter, lapisan bawah dari dekanter dialirkan
ke kolom destilasi dan lapisan atas dialirkan ke vacuum dryer.

5. Recovery Metanol
Aliran bawah dari dekanter dimasukkan ke kolom destilasi. Produk utama dari
destilasi yaitu metanol. Metanol yang telah teruapkan kemudian dikondensasikan dan
dialirkan kembali ke tangki penyimpanan metanol untuk digunakan pada proses selanjutnya.
Hasil lain dari kolom destilasi yaitu gliserol, sabun, NaOH sisa, H
2
SO
4
menjadi limbah dari
pabrik ini.