Anda di halaman 1dari 13

PELAPORAN DAN PENGUNGKAPAN

http://adhebadriah.blogspot.com

PELAPORAN DAN PENGUNGKAPAN


Perkembangan Pengungkapan
Standar dan praktik pengungkapan dipengaruhi oleh sumber-sumber keuangan, undangundang, berhubungan dengan politik dan ekonomi, tingkat perkembangan ekonomi, pendidikan,
budaya, dan faktor-faktor lainnya. Perbedaan nasional dalam pengungkapan umumnya didorong
oleh perbedaan dalam tata kelola perusahaan dan keuangan. Di Amerika serikat, Inggris dan
Negara-negara Anglo Amerika lainnya, pasar ekuitas menyediakan kebanyakan pendanaan yang
dibutuhkan perusahaan sehingga menjadi sangat maju.
Perbedaan pengungkapan nasional sebagian besar didorong oleh perbedaan di
pengelolaan dan keuangan perusahaan. Di kebanyakan negara-negara lain (seperti Prancis,
Jepang dan beberapa negara pasar yang berkembang), Kepemilikan saham masih masih tetap
sangat terkonsentrasi dan bank (dan atau pemilik keluarga) secara tradisional menjadi sumber
utama pembiayaan perusahaan. Bank-bank ini, kalangan dalam dan lainnya memperoleh banyak
informasi mengenai posisi keuangan dan aktivitas perusahaan.
Pengungkapan Sukarela
Manajer memiliki informasi yang lebih baik dari pihak luar mengenai performa
perusahaan mereka saat ini dan ke depannya. Manajer berinisiatif untuk mengungkap informasi
seperti itu secara sukarela.
Pemilihan pengungkapan manajer mencerminkan keseluruhan akibat keperluan
pengungkapan dan insentif mereka untuk menguraikan informasi dengan sukarela. Sejumlah
aturan, seperti aturan akuntansi dan pengungkapan, dan pengesahan oleh pihak ketiga (seperti
auditing) dapat memperbaiki berfungsinya pasar. Aturan akuntansi mencoba mengurangi
kemampuan manjer dalam mencatat transaksi-transaksi ekonomi dengan carayang tidak
mewakili kepentingan terbaik pemegang saham. Aturan pengungkapan menetapkan ketentuanketentuan untuk memastikan bahwa para pemegang saham menerima informasi yang tepat
waktu, lengkap dan akurat.

Ketentuan Pengungkapan Wajib


Bursa efek dan badan regulator pemerintah umumnya mengharuskan perusahaan
perusahaan asing yang mencatatkan saham untuk memberi informasi keuangan dan informasi
non keuangan yang sama dengan yang diharuskan kepada perusahaan domestik. Setiap informasi
yang diumumkan, yang dibagikan kepada para pemegang saham atau yang dilaporkan kepada
badan regulator di pasar domestik. Namun demikian, kebanyakan negara tidak mengawasi atau
menegakkan pelaksanaan ketentuan kesesuaian pengungkapan antar wilayah (yuridiksi).
Perlindungan terhadap pemegang saham berbeda antara satu negara dengan negara lain.
Negara-negara Anglo Amerika seperti Kanada, Inggris, dan Amerika Serikat memberikan
perlindungan kepada pemegang saham yang ditegakkan secara luas dan ketat. Sebaliknya,
perlindungan kepada para pemegang saham kurang mendapat perhatian di beberapa negara lain
seperti Cina contohnya, yang melarang insider trading (perdagangan yang melibatkan kalangan
dalam) sedangkan penegakan hukum yang lemah membuat penegakan aturan ini hampir tidak
ada.
Kebutuhan Pengaturan Pengungkapan
Untuk melindungi investor, sebagian besar bursa sekuritas menentukan laporan dan
kebutuhan pengungkapan pada perusahaan domestik dan asing yang mencari akses untuk pasar
mereka. Pengungkapan yang menyeluruh dan dapat dipercaya akan meningkatkan kepercayaan
investor, dimana akan meningkatkan likuiditas, mengurangi biaya transaksi, dan meningkatkan
kualitas pasar keseluruhan.
Pembahasan Laporan Keuangan SEC Amrika Serikat
Secara umum SEC mewajibkan pendaftar asing untuk melengkapi informasi keuangan
yang pada hakikatnya sama dengan yang dibutuhkan perusahaan domestik. Syarat laporan
keuangan SEC bagi perusahaan asing menghalangi mereka dari pembuatan sekuritas mereka
yang ada di AS, sebaliknya sistem akuntansi dan pengungkapan terkini melindungi investor dan
memastikan kualitas pasar modal AS.
PRAKTIK PELAPORAN DAN PENGUNGKAPAN

Praktik pengungkapan laporan tahunan memperlihatkan respons manajer terhadap kebutuhan


pengungkapan dan insentif mereka untuk menyediakan informasi laporan keuangan kepada
pengguna secara sukarela.
Pengungkapan Informasi Progresif
Informasi progresif meliputi
(1) Perkiraan pendapatan, laba rugi, arus kas, pengeluaran modal, dan hal keuangan lainnya;
(2) Tujuan informasi mengenai kinerja dan posisi ekonomi masa depan;
(3) Laporan program dan sasaran manajemen untuk usaha masa depan.
Tujuan utama investor dan analis tersebut adalah menilai pendapatan dan arus kas di
masa depan.
Pengungkapan Segmen
Permintaan investor dan analis akan informasi mengenai hasil operasi dan keuangan
segmen industri tergolong signifikan dan semakin meningkat. Contoh, para analis keuangan di
Amerika secara konsisten telah meminta data laporan dalam bentuk disagregat yang jauh lebih
detail dari yang ada sekarang. Standar Pelaporan Keuangan Internasional (IFRS) juga membahas
pelaporan segmen yang sangat mendetail. Laporan ini membantu para pengguna laporan
keuangan untuk memahami secara lebih baik bagaimana bagian-bagian dalam suatu perusahaan
berpengaruh terhadap keseluruhan perusahaan.
Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial
Saat ini perusahaan dituntut untuk menunjukkan rasa tanggung jawab kepada sekelompok
besar yang disebut sebagai pihak-pihak yang berkepentingan (stakeholders) karyawan,
pelanggan, pemasok, pemerintah, kelompok aktivis, dan masyarakat umum.
Informasi mengenai kesejahteraan karyawan telah lama menjadi perhatian bagi organisasi
buruh. Bidang permasalahan yang yang menjadi perhatian terkait dengan kondisi kerja,
keamanan pekerjaan, kesetaraan dalam kesempatan, keanekaragaman angkatan kerja dan tenaga
kerja anak-anak. Pengungkapan karyawan juga diminati oleh para investor karena memberikan
masukan berharga mengenai hubungan kerja, biaya, dan produktivitas perusahaan.
Pengungkapan Khusus Bagi Pengguna Laporan Keuangan Non-domestik Dan Prinsip
Akuntansi Yang Digunakan
Laporan khusus untuk mengakomodasi pengguna laporan keuangan non-domestik meliputi

(1) Laporan ulang yang mudah tentang informasi keuangan ke dalam mata uang asing;
(2) pembahasan perbedaan antara prinsip akuntansi yang digunakan dalam laporan keuangan utama
dan beberapa ketetapan prinsip akuntansi lainnya;
(3) posisi laporan keuangan ulang terbatas di ketetapan prinsip akuntansi kedua;
(4) sebuah laporan keuangan lengkap disiapkan yang berhubungan dengan ketetapan prinsip
akuntansi kedua.
Pengungkapan Pengelolaan Perusahaan
Komponen dari rancangan kerja untuk memahami dan menilai pengelolaan perusahaan adalah
infrastruktur pasar, lingkungan hukum, pengaturan lingkungan, dan informasi infrastruktur.
Pengungkapan pengelolaan perusahaan mencakup laporan bagaimana pemerintah mengelola
informasi tentang jajaran direktur, dan sebuah pembahasan pengendalian internal.
Pengungkapan dan Laporan Bisnis di Internet
World Wibe Web terus digunakan sebagai sebuah ruang penyebaran informasi, dengan media cetak
yang selalu mendapat peran kedua.
Sebuah perkembangan penting yang akan memfasilitasi pelaporan bisnis melalui Web adalah
eXtensible Bussiness Reporting Language (XBRL) yaitu sebuah sistem penamaan informasi atau
data.

PENGUNGKAPAN LAPORAN TAHUNAN DI NEGARA-NEGARA DENGAN PASAR


BARU MUNCUL
Pengungkapan dalam laporan tahunan perusahaan dari Negara dengan pasar yang baru
muncul biasanya kurang luas dan kurang dapat dipercaya daripada perusahaan dari Negara
berkembang.
Tingkat pengungkapan yang rendah di negara-negara pasar berkembang tersebut
konsisten dengan sistem tata kelola perusahaan dan keuangan di negara-negara itu. Pasar ekuitas
tidak terlalu berkembang, bank dan pihak internal seperti kelompok keluarga menyalurkan
kebanyakan kebutuhan pendanaa dan secara umum tidak terlalu banyak adanya kebutuhan akan
pengungkapan publik yang kredibel dan tepat waktu, bila dibandingkan dengan perekonomian
yang lebih maju.

Namun demikian, permintaan investor atas informasi mengenai perusahaan yang tepat
waktu dan kredibel di Negara-negara pasar berkembang semakin banyak regulator memberikan
respons terhadap permintaan ini dengan membuat ketentuan pengungkapan yang lebih ketat dan
meningkatkan upaya-upaya pengawasan dan penegakan aturan.
IMPLIKASI BAGI PARA PENGGUNA LAPORAN KEUANGAN DAN MANAJER
Penguna laporan keuangan mengharapkan tingkat pengungkapan dan praktik pelaporan
keuangan yang luas sehingga manajer harus dan sukarela mengungkapkan laporan keuangan.
Para manajer dari banyak perusahaan terus-menerus sangat dipengaruhi oleh biaya
pengungkapan informasi yang bersifat wajib, tingkat pengungkapan wajib maupun sukarela
semakin meningkat di seluruh dunia. Manajer di negara-negara yang secara tradisional memiliki
pengungkapan rendah harus mempertimbangkan apakah menerapkan kebijakan peningkatan
pengungkapan dapat memberikan manfaat dalam jumlah yang signifikan bagi perusahaan
mereka. Lagipula, para manajer yang memutuskan untuk memberikan pengungkapan yang lebih
banyak dalam bidang-bidang yang dipandang penting oleh para investor dan analis keuangan,
seperti pengungkapan segmen dan rekonsiliasi, dapat memperoleh keunggulan kompetitif dari
perusahaan lain yang memiliki kebijakan pengungkapan yang ketat.

ALASAN TRANSLASI MATA UANG ASING

Translasi mata uang asing adalah proses pelaporan informasi keuangan dari satu mata
uang ke mata uang lainnya.

Translasi mata uang asing dilakukan untuk mempersiapkan laporan keuangan gabungan yang
memberikan laporan pada pembaca informasi mengenai operasional perusahaan secara global,
dengan memperhitungkan laporan keuangan mata uang asing dari anak perusahaan terhadap
mata uang asing induk perusahaan.
Tiga alasan tambahan dilakukannya translasi mata uang asing, yaitu:
1. mencatat transaksi mata uang asing;

2. memperhitungkan efeknya perusahaan terhadap translasi mata uang; dan


3. berkomunikasi dengan peminat saham asing.

LATAR BELAKANG DAN TERMINOLOGI


Transaksi mata uang bisa terjadi langsung di pasar spot, pasar forward, atau pasar swap.

Kurs pasar spot dipengaruhi berbagai faktor, termasuk juga perbedaan tingkat inflasi
antar negara, perbedaan pada saham nasional, dan ekspektasi mengenai arah tingkat mata
uang selanjutnya. Kurs ini bersifat langsung atau tidak langsung.

Kurs pada pasar forward adalah persetujuan untuk mentranslasikan sejumlah mata uang
yang telah ditetapkan untuk masa yang akan datang. Transaksi pada pasar forward
mendapatkan potongan atau premi dari pasar spot, atau sebagai tingkat palsu pasar
forward.

Transaksi kurs swap melibatkan pembelian spot dan penjualan forward yang simultan,
atau penjualan spot dan pembelian forward mata uang.

EFEK LAPORAN KEUANGAN TERHADAP KURS ALTERNATIF TRANSLASI MATA


UANG ASING
Tiga kurs translasi yang digunakan untuk mentranslasikan neraca mata uang asing terhadap mata
uang domestic, yaitu:

Kurs saat ini; kurs yang berlaku pada tanggal laporan keuangan.

Kurs historis; translasi mata uang yang berlaku saat asset dengan mata uang pertama kali
didapatkan atau saat kewajiban dengan mata uang asing pertama kali muncul.

Kurs rata-rata; nilai rata-rata biasa atau dengan pembobotan baik pada kurs historis atau
saat ini.

Tipe dalam Penyesuaian Tukar-Menukar

Transaksi Mata Uang Asing

Kriteria Mata Uang Fungsional


Faktor

Mata Uang Lokal sebagai Mata Uang Induk

Ekonomi

Mata Uang Fungsional

Arus Kas

Uang Fungsional
Menggunakan mata uang Berpengaruh secara langsung
local dan tidak

Perusahaan sebagai Mata

terhadap arus kas dan

berpengaruh terhadap arus dikembalikan ke induk


Harga Jual

Harga Pasar

kas
perusahaan
Sangat tidak peduli dengan Responsif terhadap
tingkat perubahan nilai

perubahan nilai tukar dan

tukar dan diatur oleh

dilakukan oleh kompetisi

kompetisi local
Kebanyakan pada negara

internasional
Kebanyakan pada negara

adidaya dan menggunakan induk dan menggunakan


mata uang local
mata uang negara induk
Anggaran Biaya Sering terjadi pada daerah Sangat berkaitan dengan
local

faktor produktif yang


diberikan dari induk

Keuangan

perusahaan
Menggunakan mata uang Diberikan oleh induk
local dan dilayani oleh

perusahaan atau bergantung

operasional local

pada induk perusahaan agar


memenuhi kewajiban jangka

Internal

Jarang, tidak ekstensif

Perusahaan

Perspektif Transaksi Tunggal

panjang
Sering kali dan transaksi
yang ekstensif

Pada transaksi tunggal, penyesuaian nilai tukar (baik stabil atau tidak) dimasukkan sebagai
penyesuaian terhadap pembukuan transaksi awal dengan alasan bahwa transaksi dan
perjanjiannya merupakan kejadian tunggal.

Perspektif Transaksi Ganda

Pada perspektif transaksi ganda, penerimaan piutang mempertimbangkan kejadian yang terpisah
dari penjualan yang memberikan tambahan pendapatan.

TRANSLASI MATA UANG ASING

Metode Nilai Tukar Tunggal

Metode Nilai Tukar Ganda


o

Metode Current-Noncurrent

Metode Moneter-Nonmoneter

Metode Kurs Sementara

KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN TRANSLASI MATA UANG ASING


Pendekatan akuntansi untuk penyesuaian translasi mata uang asing, yaitu:
1)

Penangguhan

2)

Penangguhan dan Amortisasi

3)

Penangguhan Sebagian

4)

Tidak Ada Penangguhan

PENGEMBANGAN AKUNTANSI TRANSLASI MATA UANG ASING


Beberapa perspektif historis tentang akuntansi translasi mata uang asing di Negara Amerika,
sebagai berikut:

1)

Pra-1965

Praktik translasi mata uang asing masih dipandu oleh BAB 12 dari Accounting Research Bulletin
No. 43.
2)

1965-1975

Translasi mata uang asing seluruh pembayaran dan penerimaan mata uang asing pada kurs saat
ini diperbolehkan setelah Accounting Principles Board Opinion No. 6 dikeluarkan pada tahun
1965.
3)

1975-1981

FASB mengeluarkan FAS No. 8 pada tahun 1975.


4)

1981-Sekarang

FASB mengeluarkan Satetement of Financial Accounting Standards No. 52 pada tahun 1981.
GAMBARAN STANDAR NO. 52/STANDAR AKUNTANSI INTERNATIONAL 21

Translasi saat Mata Uang Lokal adalah Mata Uang Fungsional

Prosedur kurs saat ini yang digunakan adalah:


1)

Seluruh asset dan kewajiban asing yang ditranslasikan terhadap dolar menggunakan nilai

tukar yang berlaku pada tanggal neraca; akun modal ditranslasikan pada kurs historis.
2)

Pendapatan dan beban ditranslasikan menggunakan nilai tukar yang berlaku pada waktu

transaksi, walaupun nilai tukar rata-rata tambahan dapat digunakan untuk kelayakan.
3)

Keuntungan dan kerugian dilaporkan dalam komponen ekuitas gabungan pemegang saham

yang terpisah. Penyesuaian nilai tukar tersebut tidak dimasukkan ke dalam laporan laba-rugi
hingga operasional luar negeri telah terjual atau investasi telah diputuskan tidak bernilai.

1)

Translasi saat Mata Uang Induk Perusahaan adalah Mata Uang Fungsional
Aset dan kewajiban serta nonmoneter bernilai pada harga pasar saat itu ditranslasikan

menggunakan nilai tukar yang berlaku pada saat laporan keuangan; item nonmoneter lainnya dan
modal ditranslasikan pada kurs historis.

2)

Pendapatan dan beban ditranslasikan menggunakan nilai tukar rata-rata untuk periode

kecuali item yang berhubungan dengan item nonmoneter (contoh: biaya penjualan dan beban
depresiasi), yang ditranslasikan menggunakan kurs historis.
3)

Keuntungan dan kerugian translasi mata uang asing direfleksikan dalam pendapatan lancar.

Translasi saat Mata Uang Asing adalah Mata Uang Fungsional

Usaha gabungan asing mungkin akan tetap mencatat pembukuannya dalam satu mata uang asing
saat mata uang fungsionalnya adalah mata uang asing lain. Dalam situasi ini, laporan keuangan
akan dihitung ulang dari mata uang local ke dalam mata uang fungsional (metode kurs
sementara) lalu ditranslasikan ke dalam dolar AS menggunakan metode kurs saat ini.

PERMASALAHAN PERHITUNGAN

Perspektif Laporan

Harga Perolehan

Konsep Pendapatan

Laba Terkelola

TRANSLASI MATA UANG ASING DAN INFLASI


Hubungan terbalik antara tingkat inflasi sebuah negara dengan nilai eksternal mata uangnya telah
ditunjukkan secara empiris. Sehingga penggunaan kurs saat ini untuk mentranslasikan biaya
asset nonmoneter yang bertempat dalam kondisi yang cenderung berinflasi akan menghasilkan
padanannya mata uang domestic jauh di bawah nilai aslinya

Pelaporan Keuangan dan perubahan Harga


Fluktuasi nilai mata uang dan perubahan harga uang atas barang dan jasa merupakan
karakteristik yang tak terpisahkan dalam bisnis internasional.
Para analis keuangan harus memahami cara untuk penentuan dan penyesuaian perubahan harga.

Definisi Perubahan Harga

* Perubahan harga umum


1. Inflasi adalah Kenaikan harga secara umum.
Penyebab inflasi :
1. Kebijakan moneter
2. Kebijakan fiscal
3. Biaya pemilihan umum yang terlalu besar
4. Penyebaran inflasi international
5. Deflasi adalah Penurunan harga secara umum
* Perubahan harga spesifik
Perlu memahami istilah akuntansi inflasi

Lap. Keuangan dan Perubahan Harga

Selama periode inflasi, Lap. Keuangan bisa menyesatkan


Nilai aktiva rendah

beban rendah

laba tinggi

Lalu akan berdampak pada pajak, deviden, gaji dan upah, dan kebijakan
perusahaan.Ketidakakuratan ini akan mendistorsi:
1. Proyeksi keuangan
2. Anggaran
3. Kinerja

Jenis Penyesuaian Inflasi

Penyesuaian tingkat harga umum


a. Indeks harga
Angka indeks harga digunakan dalam translasi jumlah uang yang dibayarkan di periode
sebelumnya ke dalam setara daya beli di akhir periodenya (yaitu daya beli tetap-biaya historis).
b. Penggunaan indeks harga
c. Obyek penyesuaian tingkat harga umum
Penyesuaian biaya kini
1.

Aktiva tetap dinilai berdasarkan biaya kini

2. Laba adalah resources yg bisa diditribusikan dalam suatu periode

Sudut pandang terhadap Akuntansi Inflasi

1.

negara mencoba metode akuntansi inflasi yang berbeda-beda.

2. AS pada tahun 1979 melalui FSAB mengeluarkan SFAS 33 tentang pelaporan keuangan
dan perubahan harga dan SFAS 89 melaporkan pengaruh atas harga yang berubah.
3. Inggris melalui ASC menerbitkan SSAP 16 untuk metode pelaporan akun-akun yang
disesuaikan karena inflasi.
4. Akuntansi inflasi di Brasil menentukan bahwa penyesuaian inflasi aktiva permanen dan
ekuitas disajikan bersih dan terpisah dengan laba kini.

Badan Standar Akuntansi Internasional

1. International Accounting Standards Board (IASB) menyatakan dalam International


Accounting Standards (IAS) 29 tentang Pelaporan Keuangan dalam Perekonomian
Hiperinflasi.
2. Perusahaan yang melakukan pelaporan harus mengungkapkan: Fakta, Kerangka dasar
penilaian aktiva, Identitas dan tingkat indeks harga, dan Keuntungan/kerugian moneter.

Isu-isu Tentang Inflasi

1. Perlakuan keuntungan dan kerugian inflasi.


2. Keuntungan dan kerugian Kepemilikan.
3. Akuntansi untuk inflasi di luar negeri.
4. Menghindari kejatuhan ganda.